Apa Arti dari Ungkapan-ungkapan Ini? “Kapan itu?” dan “jam berapa?” keduanya menanyakan tentang waktu. Mereka mencari informasi tentang acara atau janji temu. Anak-anak menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini tentang ulang tahun, makanan, dan perjalanan. Keduanya membantu mengatur hari.
“Kapan itu?” berarti beri tahu saya tanggal atau waktu umum. Itu menanyakan jawaban yang lebih luas. Seorang anak menanyakannya tentang acara di masa depan. Itu mengharapkan jawaban seperti “besok” atau “di musim panas.”
“Jam berapa?” berarti beri saya jam yang tepat di jam. Itu menanyakan angka tertentu di jam. Seorang anak menanyakannya tentang aktivitas sehari-hari. Itu mengharapkan jawaban seperti “jam 3:00” atau “setengah tujuh.”
Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya bertanya tentang kapan sesuatu terjadi. Keduanya membantu anak-anak menunggu dan merencanakan. Tetapi yang satu menanyakan waktu umum sementara yang lain menanyakan waktu yang tepat.
Apa Perbedaannya? Yang satu untuk jawaban yang lebih luas. Yang lainnya untuk jawaban yang tepat. “Kapan itu?” menerima hari, bulan, atau musim. Kamu bisa menjawab “minggu depan” atau “saat makan malam.” Jawabannya tidak membutuhkan jam.
“Jam berapa?” hanya menerima jam. Kamu harus menjawab dengan angka dan menit. Jawabannya terlihat seperti “8:15 AM” atau “tengah hari.” Itu membutuhkan jam tangan atau telepon.
Pikirkan seorang anak yang bertanya tentang pesta ulang tahun. “Kapan itu?” mendapat jawaban “Sabtu.” Itu berhasil. “Jam berapa?” mendapat jawaban “jam 2:00 PM.” Keduanya berguna. Yang satu kurang spesifik.
Yang satu untuk tanggal dan hari. Yang lainnya untuk jam dan menit. “Kapan itu?” mencakup kalender. “Jam berapa?” mencakup jam. Anak-anak membutuhkan keduanya untuk sepenuhnya memahami waktu.
Juga, “kapan itu?” berfungsi untuk acara-acara di masa lalu juga. “Jam berapa?” biasanya bertanya tentang masa depan atau saat ini. Kamu bisa mengatakan “kapan filmnya?” Tetapi “jam berapa filmnya?” terasa kurang umum.
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing? Gunakan “kapan itu?” untuk tanggal dan acara besar. Gunakan itu untuk ulang tahun, hari libur, dan liburan. Gunakan itu untuk apa pun tanpa jam tertentu. Itu cocok dengan pertanyaan kalender.
Contoh untuk tanggal: “Kapan janji temu doktermu?” “Kapan hari terakhir sekolah?” “Kapan Nenek akan datang berkunjung?”
Gunakan “jam berapa?” untuk jadwal harian. Gunakan itu untuk makanan, kelas, dan waktu tidur. Gunakan itu untuk apa pun dengan jawaban jam. Itu cocok dengan pertanyaan rutin.
Contoh untuk jam: “Jam berapa filmnya mulai?” “Jam berapa kita berangkat ke bandara?” “Jam berapa les pianomu?”
Anak-anak belajar “jam berapa?” terlebih dahulu. Itu terhubung ke makanan dan waktu tidur mereka sehari-hari. “Kapan itu?” datang kemudian untuk acara-acara di masa depan yang lebih besar. Keduanya tumbuh secara alami dengan latihan.
Contoh Kalimat untuk Anak-anak Kapan itu? “Kapan waktunya menanam benih?” “Kapan boleh membuka hadiah?” “Kapan akan turun salju?”
Jam berapa? “Jam berapa sekolah selesai?” “Jam berapa aku harus bangun pada hari Sabtu?” “Jam berapa toko roti tutup?”
Perhatikan “kapan itu?” seringkali menghilangkan jam. “Jam berapa?” selalu menuntut angka. Orang tua dapat menjawab “kapan” dengan “pagi.” Orang tua harus menjawab “jam berapa” dengan “jam 8:00 AM.”
Anak-anak harus belajar untuk bertanya keduanya. Untuk bermain: “Kapan itu?” (hari) Lalu “jam berapa?” (jam) Dua pertanyaan memberikan jawaban lengkap.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Beberapa anak bertanya “jam berapa?” untuk tanggal. Itu tidak berhasil. Jika kamu ingin hari, tanyakan “kapan itu?” “Jam berapa hari Rabu?” salah.
Salah: “Jam berapa ulang tahunmu?” Benar: “Kapan ulang tahunmu?”
Kesalahan lain: menanyakan “kapan itu?” untuk jawaban jam. Jika kamu membutuhkan jam yang tepat, tanyakan “jam berapa?” “Kapan busnya datang?” mungkin mendapat “segera.” “Jam berapa busnya datang?” mendapat “jam 3:15 PM.”
Salah: “Kapan pertunjukannya dimulai?” (membutuhkan jam) Benar: “Jam berapa pertunjukannya dimulai?”
Beberapa siswa lupa “itu” atau “itu.” Pertahankan struktur pertanyaan lengkap. “Kapan pestanya?” salah. “Kapan pestanya?” benar.
Salah: “Jam berapa pertandingannya?” Benar: “Jam berapa pertandingannya?”
Juga hindari mengajukan pertanyaan saat kamu memiliki jawabannya. Periksa jam atau kalender terlebih dahulu. Hormati waktu orang lain. Hanya bertanya jika kamu benar-benar tidak tahu.
Tips Memori Mudah Pikirkan “kapan itu?” sebagai halaman kalender. Halaman menunjukkan bulan. Kamu melingkari tanggal. Hari dan minggu tinggal di sini.
Pikirkan “jam berapa?” sebagai tampilan jam. Jam menunjukkan angka. Kamu menunjuk ke satu jam. Menit dan jam tinggal di sini.
Trik lain: ingat kata-kata W. “Kapan” memiliki W untuk “lebar” (waktu besar). “Apa” memiliki W untuk “jam tangan” (waktu jam). Jawaban lebar mendapat “kapan.” Jawaban jam tangan mendapat “jam berapa.”
Orang tua dapat mengatakan: “Kapan untuk hari. Jam berapa untuk jam.” Aturan sederhana itu tetap ada. Berlatih melihat kalender untuk “kapan.” Berlatih melihat jam untuk “jam berapa.”
Tunjuk ke tanggal. Katakan “kapan ini?” Tunjuk ke jam. Katakan “jam berapa ini?” Anakmu akan belajar perbedaannya secara alami. Waktu menjadi konsep yang ramah.
Waktu Latihan Cepat Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.
Anakmu ingin tahu hari perjalanan lapangan mereka. a) “Jam berapa perjalanan lapangan?” b) “Kapan perjalanan lapangan?”
Anakmu ingin tahu jam berapa makan malam akan siap. a) “Kapan makan malam siap?” b) “Jam berapa makan malam siap?”
Jawaban: 1 – b. Hari perjalanan lapangan membutuhkan jawaban hari. 2 – b. Jam makan malam membutuhkan jawaban jam.
Isi bagian yang kosong: “Ketika saya ingin tahu bulan Halloween, saya bertanya ______.” (“Kapan itu” berfungsi karena bulan bukan jam.)
Satu lagi: “Ketika saya ingin tahu persis kapan kartun saya dimulai, saya bertanya ______.” (“Jam berapa” sangat cocok dengan jadwal TV.)
Pertanyaan waktu membangun kesabaran. Anak-anak belajar bahwa hal-hal baik datang pada saat-saat tertentu. Jawabanmu mengajari mereka untuk menunggu dan percaya. Terus jawab pertanyaan waktu mereka setiap hari.
Ringkasan “Kapan itu?” menanyakan tanggal atau waktu umum. “Jam berapa?” menanyakan jam tertentu. Gunakan “kapan” untuk ulang tahun dan musim. Gunakan “jam berapa” untuk makanan dan pertunjukan. Keduanya membantu anak-anak memahami hari mereka. Waktu menjadi teman, bukan misteri.

