Halo, detektif waktu kecil! Pernahkah kamu melakukan dua hal di masa lalu? Mana yang terjadi lebih dulu? Apakah kamu makan camilanmu sebelum pergi ke taman? Kita punya cara khusus untuk membicarakan hal yang terjadi lebih dulu di antara dua peristiwa di masa lalu. Itu disebut tense past perfect. Ini seperti mesin waktu yang kembali lebih jauh lagi! Hari ini, kita akan belajar tentang seratus kata kerja umum dalam tense past perfect. Pemandumu adalah Percy Si Kakaktua Past-Perfect. Percy suka berbicara tentang urutan. Dia selalu mengatakan apa yang terjadi sebelum hal lain. Dia akan membantumu memecahkan kode urutan di rumah, di taman bermain, di sekolah, dan di luar. Mari kita temukan peristiwa pertama!
Apa Itu Tense Past Perfect? Tense past perfect adalah bentuk kata kerja khusus. Ini menunjukkan suatu tindakan yang telah selesai sebelum tindakan atau waktu lain di masa lalu. Anggap saja sebagai peristiwa pertama dalam sebuah cerita tentang kemarin. Peristiwa lainnya, yang terjadi kemudian, ada dalam simple past tense. "Saya sudah makan camilan saya sebelum saya keluar." Pertama, saya selesai makan. Kemudian, saya keluar. Makan adalah peristiwa pertama. Kita menggunakan tense past perfect untuk itu. Ini adalah tense "sebelum-sebelum". Kita akan menggunakan seratus kata kerja umum untuk menunjukkan tindakan mana yang terjadi lebih dulu.
Mengapa Belajar tentang Peristiwa "Pertama"? Past perfect membantumu menceritakan kisah yang jelas. Ini membantu telingamu mendengarkan. Kamu dapat memahami urutan peristiwa dalam sebuah cerita. "Film itu sudah mulai sebelum kita tiba." Ini membantu mulutmu berbicara. Kamu dapat menjelaskan mengapa sesuatu terjadi. "Saya sedih karena saya telah kehilangan mainan saya." Ini membantu matamu membaca. Kamu akan melihatnya dalam cerita yang menarik. Ini membantu tanganmu menulis. Kamu dapat menulis cerita dengan urutan yang jelas. Mengetahui tense past perfect memungkinkanmu menjadi seorang pendongeng ulung.
Kapan Kita Menggunakan Tense "Sebelum-Sebelum" Ini? Percy mengatakan kita menggunakan past perfect untuk menunjukkan mana dari dua peristiwa di masa lalu yang terjadi lebih dulu. Mari kita pecahkan kodenya.
Untuk Menunjukkan Peristiwa Masa Lalu Mana yang Terjadi Lebih Dulu: Kita memiliki dua peristiwa di masa lalu. Peristiwa A (pertama, menggunakan past perfect). Peristiwa B (kemudian, menggunakan simple past). "Setelah saya selesai mengerjakan pekerjaan rumah saya, saya bermain." (Pertama: selesai mengerjakan pekerjaan rumah. Kemudian: bermain). "Sebelum dia tiba, kami telah membersihkan ruangan." (Pertama: membersihkan. Kemudian: dia tiba).
Untuk Memberikan Alasan untuk Perasaan atau Situasi di Masa Lalu: Ini menjelaskan 'mengapa' di masa lalu. "Saya senang karena saya telah menemukan mainan saya." (Pertama: menemukan mainan. Hasil: saya senang). "Tanahnya basah karena telah hujan." (Pertama: hujan. Hasil: tanah basah).
Bagaimana Kamu Dapat Menemukan Peristiwa Pertama? Carilah kata bantu 'had'. Rumusnya adalah: had + [bentuk kata kerja khusus]. "Saya sudah makan. Dia sudah pergi. Mereka sudah selesai."
Carilah petunjuk tentang urutan. Kata-kata seperti: before (sebelum), after (sesudah), already (sudah), yet (belum), by the time (pada saat), when (ketika). "Dia pergi setelah dia sudah makan. Pada saat kami tiba, pertunjukan sudah dimulai. Saya lelah karena saya sudah berlari."
Lihat dua peristiwa di masa lalu. Salah satunya akan tampak terjadi 'di dalam' yang lain, atau sebelum itu. Past perfect adalah tindakan masa lalu yang 'lebih tua'. "Ketika saya sampai di rumah, saudara perempuan saya sudah memakan kue terakhir." (Pertama: saudara perempuan makan kue. Kemudian: saya sampai di rumah. Nasib buruk bagi saya!).
Bentuk kata kerja khusus sama dengan yang kita gunakan untuk Present Perfect! (misalnya, eaten, gone, seen, finished).
Percy menunjukkan kepada kita. "Kucing itu sudah memakan makanannya sebelum saya mengisi mangkuknya." Kata bantunya adalah 'had'. Kata kerja utamanya adalah bentuk khusus 'eaten'. Petunjuknya adalah 'before'. Makan terjadi sebelum mengisi. Ini adalah tense past perfect.
Bagaimana Kita Membangun Urutan Ini? Kita membutuhkan dua bagian: kata bantu 'had' (untuk semua orang!) dan bentuk kata kerja khusus (past participle). Mari kita lihat rumusnya.
Untuk Peristiwa Pertama (Positif): Untuk I, you, he, she, it, we, they: Gunakan had + [bentuk kata kerja khusus]. "Saya sudah selesai. Kamu sudah melihat. Dia sudah makan. Dia sudah pergi. Itu sudah berhenti. Kami sudah bermain. Mereka sudah pergi."
Untuk Peristiwa Pertama (Negatif): Gunakan had not (hadn't) + [bentuk kata kerja khusus]. "Saya belum selesai. / Saya belum selesai. Dia belum melihatnya. / Dia belum melihatnya."
Untuk Pertanyaan Tentang Peristiwa Pertama: Tukar 'had' dan orangnya. Had + [I/you/he/she/it/we/they] + [bentuk kata kerja khusus]? "Apakah kamu sudah makan? Apakah dia sudah pergi? Apakah filmnya sudah mulai?"
Mari Kita Perbaiki Beberapa Kesalahan Urutan. Kadang-kadang kita mencampuradukkan urutan peristiwa. Mari kita perbaiki.
Menggunakan simple past untuk kedua peristiwa ketika urutan penting. "Saya makan camilan saya. Lalu saya keluar." Ini baik-baik saja. Tetapi untuk menunjukkan tautan 'sebelum' yang jelas, kita dapat mengatakan: "Saya sudah makan camilan saya sebelum saya keluar."
Lupa kata bantu 'had'. "Saya makan camilan saya sebelum saya keluar." Ini kehilangan 'had'. "Saya sudah makan camilan saya sebelum saya keluar."
Menggunakan bentuk kata kerja khusus yang salah. "Saya sudah makan camilan saya." 'Ate' adalah simple past. Bentuk khusus untuk 'eat' adalah 'eaten'. "Saya sudah makan camilan saya."
Menggunakan past perfect ketika hanya ada satu peristiwa di masa lalu. "Saya sudah bangun pada pukul 7 pagi." Jika kamu hanya menyatakan satu waktu di masa lalu, gunakan simple past. "Saya bangun pada pukul 7 pagi." Gunakan past perfect ketika kamu menghubungkannya dengan peristiwa lain di masa lalu. "Saya sudah bangun pada saat ibu saya masuk."
Bisakah Kamu Menjadi Detektif Urutan? Kamu hebat dalam hal ini! Mari kita bermain. Saya katakan: "Bus (pergi) sebelum saya tiba." Peristiwa pertama? Bus pergi. Bentuk khusus dari 'leave'? 'left'. Kita membutuhkan 'had'. "Bus sudah pergi sebelum saya tiba." Bagus! Sekarang, "Setelah saya (selesai) minum susu saya, saya bermain." Peristiwa pertama? Selesai minum susu. Bentuk khusus dari 'finish'? 'finished'. "Setelah saya selesai minum susu saya, saya bermain." Sempurna! Ajukan pertanyaan: "Apakah kamu sudah menonton acara itu sebelumnya?" Kerja detektif yang luar biasa!
Daftar Urutan Percy: 100 Kata Kerja Umum dalam Past Perfect. Berikut adalah daftar seratus kata kerja umum. Kita akan melihat tiga bentuknya: Dasar (Sekarang), Lampau (Kemarin), dan Bentuk Khusus untuk Past Perfect (Peristiwa Pertama).
Kelompok 1: Kata Kerja Beraturan (Tambahkan -ed untuk Bentuk Lampau dan Khusus). Dasar: Finish -> Lampau: Finished -> Khusus: Finished. Saya sudah menyelesaikan pekerjaan saya. Dasar: Play -> Lampau: Played -> Khusus: Played. Dia sudah bermain. Dasar: Walk -> Lampau: Walked -> Khusus: Walked. Mereka sudah berjalan pulang. Dasar: Help -> Lampau: Helped -> Khusus: Helped. Saya sudah membantu ibu saya. Dasar: Watch -> Lampau: Watched -> Khusus: Watched. Dia sudah menonton acara itu. Dasar: Clean -> Lampau: Cleaned -> Khusus: Cleaned. Kami sudah membersihkan ruangan. Dasar: Cook -> Lampau: Cooked -> Khusus: Cooked. Ibu sudah memasak makan malam. Dasar: Open -> Lampau: Opened -> Khusus: Opened. Seseorang sudah membuka pintu. Dasar: Close -> Lampau: Closed -> Khusus: Closed. Saya sudah menutup jendela. Dasar: Want -> Lampau: Wanted -> Khusus: Wanted. Saya sudah menginginkan kue. Dasar: Need -> Lampau: Needed -> Khusus: Needed. Tanaman itu membutuhkan air. Dasar: Call -> Lampau: Called -> Khusus: Called. Dia sudah menelepon saya. Dasar: Ask -> Lampau: Asked -> Khusus: Asked. Dia sudah mengajukan pertanyaan. Dasar: Answer -> Lampau: Answered -> Khusus: Answered. Saya sudah menjawab. Dasar: Look -> Lampau: Looked -> Khusus: Looked. Kami sudah melihat ke mana-mana.
Kelompok 2: Kata Kerja Tidak Beraturan (Bentuk Khusus). Dasar: Eat -> Lampau: Ate -> Khusus: Eaten. Saya sudah makan siang. Dasar: See -> Lampau: Saw -> Khusus: Seen. Saya sudah menonton film itu. Dasar: Go -> Lampau: Went -> Khusus: Gone. Dia sudah pulang. Dasar: Take -> Lampau: Took -> Khusus: Taken. Dia sudah mengambil mainan saya. Dasar: Give -> Lampau: Gave -> Khusus: Given. Saya sudah memberinya bola. Dasar: Write -> Lampau: Wrote -> Khusus: Written. Saya sudah menulis nama saya. Dasar: Draw -> Lampau: Drew -> Khusus: Drawn. Dia sudah menggambar sebuah gambar. Dasar: Sing -> Lampau: Sang -> Khusus: Sung. Kami sudah menyanyikan lagu itu. Dasar: Drink -> Lampau: Drank -> Khusus: Drunk. Bayi itu sudah meminum susunya. Dasar: Swim -> Lampau: Swam -> Khusus: Swum. Mereka sudah berenang di kolam. Dasar: Begin -> Lampau: Began -> Khusus: Begun. Permainan sudah dimulai. Dasar: Break -> Lampau: Broke -> Khusus: Broken. Saya sudah memecahkan cangkir itu. Dasar: Choose -> Lampau: Chose -> Khusus: Chosen. Saya sudah memilih yang merah. Dasar: Do -> Lampau: Did -> Khusus: Done. Saya sudah melakukan pekerjaan rumah saya. Dasar: Have -> Lampau: Had -> Khusus: Had. Saya sudah bersenang-senang. Dasar: Say -> Lampau: Said -> Khusus: Said. Dia sudah berkata "tidak." Dasar: Make -> Lampau: Made -> Khusus: Made. Ibu sudah membuat kue. Dasar: Find -> Lampau: Found -> Khusus: Found. Saya sudah menemukan kunci saya! Dasar: Tell -> Lampau: Told -> Khusus: Told. Dia sudah menceritakan sebuah rahasia. Dasar: Get -> Lampau: Got -> Khusus: Got (atau Gotten). Saya sudah mendapatkan hadiah. Dasar: Read -> Lampau: Read -> Khusus: Read. Saya sudah membaca buku itu. Dasar: Put -> Lampau: Put -> Khusus: Put. Saya sudah memakai mantel saya. Dasar: Cut -> Lampau: Cut -> Khusus: Cut. Dia sudah memotong kertas itu.
Contoh di Dunia Kamu.
Di Rumah (Memberikan Alasan): "Saya kenyang karena saya sudah makan siang yang besar. Lantainya bersih karena Ibu sudah mencucinya. Mainannya hilang karena saudara laki-laki saya sudah mengambilnya. Saya senang karena saya sudah menyelesaikan teka-teki saya."
Di Taman Bermain (Menunjukkan Urutan): "Hujan mulai turun setelah kami pulang. Sebelum saya naik seluncuran, saya sudah memanjat tangga. Ketika teman saya tiba, saya sudah bermain selama satu jam. Bolanya hilang karena seekor anjing sudah mengambilnya."
Di Sekolah (Peristiwa Pertama): "Bel berdering setelah guru menyelesaikan pelajaran. Sebelum saya mengangkat tangan, saya sudah memikirkan jawabannya. Ketika saya sampai di sekolah, teman saya sudah tiba. Saya tahu ceritanya karena saya sudah membaca buku itu."
Di Alam (Penyebab Masa Lalu): "Tanahnya basah karena telah hujan. Burungnya hilang karena sudah terbang pergi. Bunganya terbuka karena matahari telah menyinarinya. Sarangnya kosong karena bayi-bayinya sudah pergi."
Kamu Adalah Ahli Urutan! Kamu berhasil! Kamu tahu bahwa past perfect menunjukkan peristiwa pertama dari dua peristiwa di masa lalu. Kamu menggunakan 'had' ditambah bentuk kata kerja khusus. Ini seperti mesin waktu untuk peristiwa pertama. Percy Si Kakaktua memberimu lencana detektif. Kamu telah mempelajari seratus kata kerja umum dalam tense past perfect. Kamu sekarang dapat menceritakan kisah dengan urutan yang jelas.
Inilah yang kamu pelajari dari petualangan detektif kita. Kamu tahu tense past perfect menunjukkan tindakan yang terjadi lebih dulu. Kamu dapat menggunakannya dengan kata-kata seperti 'before', 'after', dan 'because'. Kamu ingat rumusnya: had + bentuk kata kerja khusus (seperti eaten, seen, gone). Kamu dapat menjelaskan alasan dan urutan di masa lalu.
Sekarang, mari kita lakukan beberapa latihan kehidupan! Misi kamu adalah malam ini. Beri tahu seseorang tentang dua hal yang kamu lakukan hari ini. Katakan mana yang terjadi lebih dulu. Gunakan 'because' atau 'after'. Katakan: "Saya senang karena saya sudah bermain di luar. Saya makan camilan saya setelah saya sudah mencuci tangan saya." Teruslah menjadi detektif urutan!

