Ucapan langsung dan tidak langsung adalah cara kita melaporkan apa yang dikatakan seseorang. Ucapan langsung menggunakan kata-kata persis yang diucapkan seseorang. Ucapan tidak langsung menceritakan maknanya tanpa menggunakan kata-kata yang persis. Bagi anak usia empat tahun, konsep-konsep ini membantu mereka berbagi cerita dan menceritakan apa yang terjadi selama hari mereka. Alih-alih hanya mengatakan "Ibu bilang ya," mereka dapat belajar mengatakan "Ibu berkata, 'Ya, kamu boleh makan kue'" atau "Ibu berkata bahwa aku boleh makan kue." Mempelajari 50 contoh ucapan langsung dan tidak langsung yang paling umum untuk anak usia 4 tahun memberi anak-anak alat untuk berbagi percakapan dan menceritakan cerita yang lebih baik. Keterampilan ini membantu mereka menjadi komunikator dan pendongeng yang lebih baik.
Apa Itu Ucapan Langsung dan Tidak Langsung? Ucapan langsung mengulangi kata-kata persis yang diucapkan seseorang. Kita menggunakan tanda kutip di sekitar kata-kata dalam tulisan. Dalam berbicara, kita mengubah suara kita sedikit untuk menunjukkan bahwa kita mengutip seseorang. Ucapan langsung seperti menjadi seorang reporter dan memberi tahu orang-orang persis apa yang dikatakan.
Ucapan langsung: Ayah berkata, "Waktunya makan malam."
Ucapan langsung: Nenek bertanya, "Apakah kamu mau peluk?"
Ucapan langsung: Temanku berkata, "Ayo bermain di luar."
Ucapan tidak langsung melaporkan apa yang dikatakan seseorang tanpa menggunakan kata-kata persis mereka. Kita tidak menggunakan tanda kutip. Kita sering menggunakan kata bahwa untuk menghubungkan kedua bagian. Tenses kata kerja terkadang berubah. Ucapan tidak langsung seperti memberi tahu seseorang makna dari apa yang dikatakan tanpa mengulangi setiap kata.
Ucapan tidak langsung: Ayah berkata bahwa sudah waktunya makan malam.
Ucapan tidak langsung: Nenek bertanya apakah aku mau peluk.
Ucapan tidak langsung: Temanku menyuruh bermain di luar.
Untuk anak usia empat tahun, kedua bentuk itu berguna. Ucapan langsung membantu mereka memerankan cerita dan bermain pura-pura. Ucapan tidak langsung membantu mereka menceritakan tentang hari mereka di sekolah atau apa yang teman mereka katakan.
Ketika kita berbicara tentang 50 contoh ucapan langsung dan tidak langsung yang paling umum untuk anak usia 4 tahun, yang kita maksud adalah kalimat sehari-hari yang digunakan anak-anak untuk melaporkan apa yang dikatakan orang. Ini adalah frasa yang membantu mereka berbagi percakapan dan menceritakan cerita.
Makna dan Penjelasan Ucapan Langsung dan Tidak Langsung Mari kita jelajahi bagaimana ucapan langsung dan tidak langsung bekerja. Perbedaannya sederhana setelah Anda memahami polanya.
Ucapan langsung memiliki dua bagian. Bagian pertama memberitahu siapa yang berbicara. Bagian kedua memberikan kata-kata yang tepat. Kami menempatkan koma setelah bagian berbicara dan tanda kutip di sekitar kata-kata yang tepat.
Anak laki-laki itu berkata, "Aku lapar."
Ibu bertanya, "Di mana sepatumu?"
Guru berkata, "Sudah waktunya untuk bersih-bersih."
Ketika anak-anak menggunakan ucapan langsung, mereka bisa menjadi karakternya. Mereka dapat mengubah suara mereka agar terdengar seperti orang yang mereka kutip. Ini membuat mendongeng lebih menyenangkan dan ekspresif.
Ucapan tidak langsung juga memiliki dua bagian, tetapi kita tidak menggunakan kata-kata yang tepat. Kami mengubah kata-kata agar sesuai dengan kalimat kami. Kami sering menggunakan kata-kata seperti itu, jika, atau untuk menghubungkan bagian-bagiannya.
Anak laki-laki itu berkata bahwa dia lapar.
Ibu bertanya di mana sepatuku.
Guru menyuruh membersihkan.
Perhatikan bagaimana kata-kata berubah. Dalam ucapan langsung, anak laki-laki itu berkata "Aku lapar." Dalam ucapan tidak langsung, dia menjadi "dia lapar." Kata ganti berubah dari saya menjadi dia. Kata kerja berubah dari am menjadi was. Perubahan ini terjadi secara alami saat anak-anak mendengar dan menggunakan bahasa.
Untuk anak kecil, hal terpenting adalah memahami perbedaan antara menceritakan kata-kata persis seseorang dan menceritakan apa yang mereka maksud. Mereka akan mempelajari aturan tata bahasa secara bertahap melalui latihan.
Kategori atau Daftar: Contoh Ucapan Langsung dan Tidak Langsung yang Umum Berikut adalah daftar praktis dari 50 contoh ucapan langsung dan tidak langsung yang paling umum untuk anak usia 4 tahun. Ini adalah jenis kalimat yang didengar dan digunakan anak-anak setiap hari.
Pernyataan
Langsung: "Aku mau susu," katanya. Tidak langsung: Dia berkata bahwa dia ingin susu.
Langsung: "Aku lelah," kata anak laki-laki itu. Tidak langsung: Anak laki-laki itu berkata bahwa dia lelah.
Langsung: "Ini menyenangkan," kata temanku. Tidak langsung: Temanku berkata bahwa itu menyenangkan.
Langsung: "Aku suka kue," kata Anna. Tidak langsung: Anna berkata bahwa dia suka kue.
Langsung: "Kita akan pergi ke taman," kata Ayah. Tidak langsung: Ayah berkata bahwa kita akan pergi ke taman.
Langsung: "Aku bisa mengikat tali sepatuku," katanya. Tidak langsung: Dia berkata bahwa dia bisa mengikat tali sepatunya.
Langsung: "Aku akan membantumu," kata Ibu. Tidak langsung: Ibu berkata bahwa dia akan membantuku.
Langsung: "Sudah waktunya tidur," kata Nenek. Tidak langsung: Nenek berkata bahwa sudah waktunya tidur.
Langsung: "Aku punya mainan baru," kata temanku. Tidak langsung: Temanku berkata bahwa dia punya mainan baru.
Langsung: "Kami melihat rusa," kata mereka. Tidak langsung: Mereka berkata bahwa mereka telah melihat rusa.
Pertanyaan 11. Langsung: "Apakah kamu lapar?" tanya Ibu. Tidak langsung: Ibu bertanya apakah aku lapar. 12. Langsung: "Di mana beruangku?" tanya gadis itu. Tidak langsung: Gadis itu bertanya di mana beruangnya. 13. Langsung: "Apakah kamu mau bermain?" tanya Tom. Tidak langsung: Tom bertanya apakah aku mau bermain. 14. Langsung: "Bolehkah aku minta kue?" tanyanya. Tidak langsung: Dia bertanya apakah dia boleh minta kue. 15. Langsung: "Siapa yang ada di pintu?" tanya Ayah. Tidak langsung: Ayah bertanya siapa yang ada di pintu. 16. Langsung: "Apakah ini cangkirmu?" tanya guru. Tidak langsung: Guru bertanya apakah itu cangkirku. 17. Langsung: "Jam berapa sekarang?" tanya Nenek. Tidak langsung: Nenek bertanya jam berapa sekarang. 18. Langsung: "Apakah kita sudah sampai?" tanya anak laki-laki itu. Tidak langsung: Anak laki-laki itu bertanya apakah mereka sudah sampai. 19. Langsung: "Mengapa langit berwarna biru?" tanyanya. Tidak langsung: Dia bertanya mengapa langit berwarna biru. 20. Langsung: "Bisakah kamu membantuku?" tanya bayi itu. Tidak langsung: Bayi itu bertanya apakah aku bisa membantunya.
Perintah dan Permintaan 21. Langsung: "Duduk," kata guru. Tidak langsung: Guru menyuruh kami duduk. 22. Langsung: "Tolong bagikan mainanmu," kata Ibu. Tidak langsung: Ibu menyuruhku untuk berbagi mainanku. 23. Langsung: "Kemarilah," kata Nenek. Tidak langsung: Nenek menyuruhku untuk datang ke sana. 24. Langsung: "Jangan lari," kata Ayah. Tidak langsung: Ayah menyuruhku untuk tidak berlari. 25. Langsung: "Hati-hati," kata ibu temanku. Tidak langsung: Ibu temanku menyuruhku untuk berhati-hati. 26. Langsung: "Makan sayuranmu," kata Ibu. Tidak langsung: Ibu menyuruhku untuk makan sayurku. 27. Langsung: "Sikat gigimu," kata Ayah. Tidak langsung: Ayah menyuruhku untuk menyikat gigiku. 28. Langsung: "Lihat aku," kata gadis kecil itu. Tidak langsung: Gadis kecil itu menyuruhku untuk melihatnya. 29. Langsung: "Jangan sentuh itu," kata guru. Tidak langsung: Guru menyuruh kami untuk tidak menyentuh itu. 30. Langsung: "Tunggu aku," kata temanku. Tidak langsung: Temanku menyuruhku untuk menunggunya.
Contoh yang Lebih Umum 31. Langsung: "Aku mencintaimu," kata Ibu. Tidak langsung: Ibu berkata bahwa dia mencintaiku. 32. Langsung: "Ini hari terbaik," kata anak laki-laki itu. Tidak langsung: Anak laki-laki itu berkata bahwa itu adalah hari terbaik. 33. Langsung: "Aku melihat kupu-kupu," kata gadis itu. Tidak langsung: Gadis itu berkata bahwa dia telah melihat kupu-kupu. 34. Langsung: "Kami punya anak anjing baru," kata Tom. Tidak langsung: Tom berkata bahwa mereka punya anak anjing baru. 35. Langsung: "Aku berusia empat tahun," kata Anna. Tidak langsung: Anna berkata bahwa dia berusia empat tahun. 36. Langsung: "Ini buku favoritku," katanya. Tidak langsung: Dia berkata bahwa itu adalah buku favoritnya. 37. Langsung: "Aku bisa melompat tinggi," kata anak laki-laki itu. Tidak langsung: Anak laki-laki itu berkata bahwa dia bisa melompat tinggi. 38. Langsung: "Kita akan berenang," kata Ayah. Tidak langsung: Ayah berkata bahwa kita akan berenang. 39. Langsung: "Aku mau cangkir biru," kata gadis itu. Tidak langsung: Gadis itu berkata bahwa dia ingin cangkir biru. 40. Langsung: "Ini terlalu berat," kata Ibu. Tidak langsung: Ibu berkata bahwa itu terlalu berat. 41. Langsung: "Aku menemukan sepatuku," kata anak laki-laki itu. Tidak langsung: Anak laki-laki itu berkata bahwa dia telah menemukan sepatunya. 42. Langsung: "Kita tersesat," kata anak-anak. Tidak langsung: Anak-anak berkata bahwa mereka tersesat. 43. Langsung: "Aku takut," bisik gadis itu. Tidak langsung: Gadis itu berbisik bahwa dia takut. 44. Langsung: "Ini enak," kata bayi itu. Tidak langsung: Bayi itu berkata bahwa itu enak. 45. Langsung: "Aku mau selimutku," tangis anak laki-laki itu. Tidak langsung: Anak laki-laki itu menangis bahwa dia ingin selimutnya. 46. Langsung: "Lihat bulan," kata Nenek. Tidak langsung: Nenek menyuruh kami untuk melihat bulan. 47. Langsung: "Jangan lupakan mantelmu," kata Ibu. Tidak langsung: Ibu menyuruhku untuk tidak melupakan mantelku. 48. Langsung: "Ayo bangun benteng," kata temanku. Tidak langsung: Temanku menyarankan untuk membangun benteng. 49. Langsung: "Aku akan segera kembali," kata Ayah. Tidak langsung: Ayah berkata bahwa dia akan segera kembali. 50. Langsung: "Terima kasih," kata gadis kecil itu. Tidak langsung: Gadis kecil itu mengucapkan terima kasih.
Contoh Kehidupan Sehari-hari dengan Ucapan Langsung dan Tidak Langsung Cara terbaik untuk mengajarkan ucapan langsung dan tidak langsung adalah dengan menggunakannya secara alami dalam percakapan sehari-hari Anda. Anak-anak mempelajari pola-pola ini dengan mendengarnya dan dengan didorong untuk menggunakannya.
Berbicara tentang hari itu: Ketika anak Anda pulang dari sekolah atau bermain, Anda dapat mengajukan pertanyaan yang mendorong mereka untuk melaporkan ucapan. "Apa yang dikatakan gurumu?" "Guruku berkata, 'Kerja bagus semuanya!'" "Apa yang temanmu tanyakan padamu?" "Dia bertanya apakah aku mau bermain boneka."
Berbagi berita keluarga: Ketika Ayah pulang dari kerja, Anda dapat mencontohkan pelaporan ucapan. "Ayah, tebak apa? Nenek menelepon. Dia berkata bahwa dia akan datang berkunjung minggu depan." "Dia berkata, 'Aku tidak sabar untuk bertemu denganmu!'"
Selama bermain pura-pura: Ketika anak-anak bermain pura-pura, mereka secara alami menggunakan ucapan langsung. "Aku adalah ibu. Aku berkata, 'Waktunya tidur, anak-anak.'" Anda juga dapat dengan lembut memperkenalkan ucapan tidak langsung. "Ibu berkata bahwa sudah waktunya tidur."
Menyelesaikan konflik: Ketika anak-anak memiliki perselisihan, Anda dapat membantu mereka melaporkan apa yang dikatakan. "Beri tahu saudaramu apa yang kamu katakan." "Aku berkata, 'Itu mainanku!'" "Dan apa yang dia katakan?" "Dia berkata bahwa dia ingin giliran."
Menceritakan kisah saat makan malam: Makan bersama keluarga sangat cocok untuk berbagi cerita. "Ceritakan pada Nenek apa yang terjadi di taman hari ini." "Seekor anjing datang! Dan pria itu berkata, 'Jangan khawatir, dia ramah.'" Ini membangun keterampilan mendongeng secara alami.
Kartu Flash yang Dapat Dicetak untuk Ucapan Langsung dan Tidak Langsung Kartu flash dapat membantu anak-anak melihat perbedaan antara ucapan langsung dan tidak langsung. Anda dapat membuatnya bersama-sama, yang membuat pembelajaran lebih bermakna.
Untuk membuat kartu flash, Anda memerlukan kartu indeks atau kertas tebal, spidol, dan mungkin beberapa stiker. Buat pasangan kartu yang menunjukkan pesan yang sama dalam ucapan langsung dan tidak langsung.
Pada satu kartu, tulis contoh ucapan langsung dengan tanda kutip:
Ayah berkata, "Waktunya tidur."
Ibu bertanya, "Apakah kamu lapar?"
Guru berkata, "Silakan berbaris."
Pada kartu yang cocok, tulis versi ucapan tidak langsung:
Ayah berkata bahwa sudah waktunya tidur.
Ibu bertanya apakah aku lapar.
Guru menyuruh kami untuk berbaris.
Berikut adalah beberapa cara menyenangkan untuk menggunakan kartu flash Anda:
Permainan mencocokkan: Letakkan semua kartu menghadap ke atas dan minta anak Anda mencocokkan kartu ucapan langsung dengan pasangannya yang ucapan tidak langsung. Bicaralah tentang bagaimana mereka berbeda.
Permainan memori: Buat dua set kartu yang sama dan mainkan memori yang cocok. Saat Anda menemukan kecocokan, baca kedua kartu dan bicarakan perbedaannya.
Permainan menyortir: Minta anak Anda menyortir kartu menjadi dua tumpukan. Satu tumpukan untuk ucapan langsung dan satu tumpukan untuk ucapan tidak langsung. Ini membantu mereka mengenali polanya.
Perankan: Pilih kartu ucapan langsung dan perankan adegannya. Gunakan suara Anda untuk menunjukkan siapa yang berbicara. Kemudian ucapkan versi ucapan tidak langsung untuk melaporkan apa yang terjadi.
Aktivitas atau Permainan Belajar Permainan membuat pembelajaran ucapan langsung dan tidak langsung menjadi menyenangkan dan alami. Berikut adalah beberapa permainan yang dapat Anda mainkan dengan anak Anda untuk melatih keterampilan bahasa yang penting ini.
Permainan Telepon: Permainan klasik ini sangat cocok untuk mengajarkan ucapan yang dilaporkan. Bisikkan pesan kepada anak Anda menggunakan ucapan langsung. "Nenek berkata, 'Aku suka pancake.'" Minta anak Anda membisikkannya kepada orang lain atau boneka binatang. Orang terakhir mengatakan apa yang mereka dengar. Kemudian bandingkan bagaimana pesan itu berubah. Ini menunjukkan mengapa kita perlu melaporkan dengan hati-hati.
Permainan Pertunjukan Boneka: Gunakan boneka atau boneka binatang untuk memerankan percakapan. Minta satu boneka mengatakan sesuatu secara langsung kepada boneka lain. Kemudian minta anak Anda melaporkan apa yang dikatakan. "Apa yang dikatakan beruang kepada kelinci?" "Beruang itu berkata, 'Ayo berteman.'" Kemudian Anda dapat bertanya, "Bisakah kamu memberi tahu saya dengan cara lain?" "Beruang itu berkata bahwa mereka harus berteman."
Permainan Reporter: Berpura-pura anak Anda adalah seorang reporter berita. Anda bisa menjadi karakter yang baru saja melakukan sesuatu yang menarik. "Saya baru saja melihat dinosaurus di halaman belakang!" Anak Anda, sang reporter, berkata, "Anda mengatakan bahwa Anda melihat dinosaurus di halaman belakang." Kemudian mereka melaporkan berita kepada audiens boneka binatang mereka.
Permainan Rantai Cerita: Mulai sebuah cerita dan minta anak Anda menambahkan bagian berikutnya menggunakan ucapan yang dilaporkan. "Gadis kecil itu pergi ke taman. Dia melihat temannya. Temannya berkata, 'Apakah kamu mau berayun?'" Anak Anda melanjutkan. "Jadi gadis kecil itu berkata bahwa dia ingin berayun." Teruslah dan lihat seberapa panjang cerita itu bisa menjadi.
Permainan Apa yang Saya Katakan?: Katakan sesuatu kepada anak Anda dengan suara lucu. "Saya adalah monster geli dan saya berkata, 'Saya akan menangkapmu!'" Kemudian minta anak Anda melaporkan apa yang dikatakan monster geli itu. "Monster geli itu berkata bahwa dia akan menangkapku." Kemudian Anda bisa mengejar dan menggelitik!
Permainan Memori: Setelah acara khusus seperti pesta ulang tahun atau perjalanan ke kebun binatang, duduk dan ingat bersama. "Apa yang dikatakan penjaga kebun binatang tentang singa?" "Dia berkata, 'Mereka makan daging.'" "Apa yang dikatakan Nenek ketika dia melihat kuemu?" "Dia berkata bahwa itu indah."
Dengan menggunakan contoh, kartu flash, dan permainan ini, Anda membantu anak Anda menguasai 50 contoh ucapan langsung dan tidak langsung yang paling umum untuk anak usia 4 tahun dengan cara yang alami dan menyenangkan. Keterampilan pelaporan ini akan menjadi bagian yang nyaman dari bahasa mereka. Mereka akan menggunakannya untuk menceritakan tentang hari mereka, untuk berbagi hal-hal lucu yang dikatakan teman mereka, dan untuk menjadi pendongeng yang lebih baik. Setiap percakapan memberi mereka lebih banyak latihan. Anak Anda akan mendapatkan kepercayaan diri saat mereka belajar melaporkan apa yang dikatakan orang dengan berbagai cara. Semakin sering mereka mendengar dan menggunakan ucapan langsung dan tidak langsung, semakin alami pola-pola ini akan mengalir dalam komunikasi sehari-hari mereka. Segera mereka akan menceritakan kepada Anda tentang siapa yang mengatakan apa, menggunakan kata-kata yang tepat dan ringkasan mereka sendiri, seperti ahli bahasa kecil.

