Bagaimana Siswa Prasekolah Berusia 5 Tahun Melukis dengan 60 Partisip Kunci? Gunakan Kuas Kata-katamu!

Bagaimana Siswa Prasekolah Berusia 5 Tahun Melukis dengan 60 Partisip Kunci? Gunakan Kuas Kata-katamu!

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Halo, seniman kata kecil! Apakah kamu tahu tentang melukis? Seorang seniman menggunakan kuas. Kuas menambahkan warna dan detail. Kata-katamu juga bisa menjadi kuas! Kuas kata ini disebut partisip. Partisip adalah bentuk kata kerja. Ia bisa bertindak seperti kata sifat. Ia menjelaskan kata benda. Kita punya dua kuas utama. Kuas pertama menambahkan "-ing". Kuas kedua menambahkan "-ed" atau "-en". Hari ini, kita akan melukis enam puluh gambar kata yang indah. Pemandu kita adalah Patty Sang Pelukis Partisip. Patty suka melukis dengan kata-kata! Ia akan menunjukkan kepada kita partisip di rumah, di taman bermain, di sekolah, dan di studio seni. Mari mulai melukis!

Apa Itu Partisip? Partisip adalah kuas katamu. Ia adalah bentuk khusus dari kata kerja. Ia bisa melukis gambar tentang kata benda. Ia menjelaskan kata benda. Kuas partisip sekarang menambahkan "-ing". Ia menunjukkan tindakan yang sedang terjadi. Kuas partisip lampau sering menambahkan "-ed", "-d", "-t", "-en", atau "-n". Ia menunjukkan tindakan yang sudah selesai. Di rumah, kamu melihat "bayi yang tersenyum." Kata "tersenyum" adalah partisip sekarang. Ia melukis bayi. Ia menjelaskan bayi. Di taman bermain, kamu melihat "ayunan yang rusak." Kata "rusak" adalah partisip lampau. Ia melukis ayunan. Di sekolah, kamu mendengar "guru yang berbicara." Di alam, Patty berkata "Lihatlah matahari yang bersinar." "Patty memegang kuas yang dicat." Mempelajari partisip yang harus diketahui ini membantumu menambahkan detail berwarna-warni ke dalam kalimatmu.

Mengapa Kita Membutuhkan Kuas Kata? Partisip adalah alat detailmu! Mereka membantumu mendengarkan. Kamu bisa mendengar gambaran yang jelas tentang seseorang atau sesuatu. Mereka membantumu berbicara. Kamu bisa menjelaskan persis apa yang kamu lihat. "Aku melihat daun yang berguguran." Mereka membantumu membaca. Kamu akan melihat partisip dalam cerita yang menciptakan gambar yang kuat. Mereka membantumu menulis. Kamu bisa menulis kalimat yang penuh kehidupan. Menggunakan kuas katamu membuatmu menjadi pendongeng yang hebat.

Apa Dua Kuas Utama Itu? Kita punya dua kuas kata utama. Masing-masing melukis jenis gambar yang berbeda.

Kuas pertama adalah partisip sekarang. Ia berakhiran "-ing". Ia menunjukkan tindakan yang sedang berlangsung. Ia menjelaskan apa yang sedang dilakukan seseorang atau sesuatu. "Bayi yang menangis membutuhkan pelukan."

Kuas kedua adalah partisip lampau. Ia sering berakhiran "-ed", tetapi bisa tidak beraturan. Ia menunjukkan tindakan yang selesai atau suatu keadaan. Ia menjelaskan bagaimana sesuatu itu atau dulunya. "Pintu yang tertutup berwarna merah."

Bagaimana Kamu Bisa Mengenali Kuas Kata? Mengenali partisip adalah permainan seni yang menyenangkan. Gunakan petunjuk sederhana ini.

Pertama, cari kata-kata yang berakhiran "-ing" atau "-ed". Tapi hati-hati! Tidak semua kata "-ing" adalah partisip. Ia harus menjelaskan kata benda.

Kedua, lihat apakah kata itu menjelaskan kata benda. Apakah ia memberitahumu lebih banyak tentang seseorang, tempat, atau sesuatu?

Ketiga, tanyakan pada diri sendiri: "Bisakah aku menghapus kata ini dan kalimatnya masih masuk akal, tetapi dengan lebih sedikit detail?" Jika ya, itu mungkin partisip.

Lihatlah kanvas Patty. "Kucing yang sedang tidur ada di atas tikar." Kata "sedang tidur" berakhiran -ing. Ia menjelaskan kucing. Kamu menemukan partisip! Trik lainnya: Partisip bisa berdiri sendiri atau dalam frasa. "Bersemangat karena berita itu, aku melompat." Di sini, "Bersemangat" menjelaskan "aku".

Bagaimana Kita Menggunakan Kuas Kata Kita? Menggunakan partisip adalah tentang menempatkannya di dekat kata benda yang dijelaskannya. Kamu bisa meletakkannya tepat sebelum kata benda. Polanya adalah: Partisip + Kata Benda. "Aku suka kue yang dipanggang." Kamu juga bisa menggunakannya setelah kata kerja penghubung. Kata bendanya adalah subjek. Pola: Kata Benda + Kata Kerja Penghubung + Partisip. "Kue-kue itu dipanggang." Patty menunjukkan kepada kita. "Aku melihat anjing yang berlari. Anjing itu lelah karena berlari." Mulailah dengan melukis satu kata benda dengan kata "-ing" atau "-ed" yang sederhana.

Mari Perbaiki Beberapa Kesalahan Melukis. Kadang-kadang kuas kata kita menjadi sedikit berantakan. Mari kita perbaiki itu. Kesalahan umum adalah menggunakan partisip yang salah. Seorang anak mungkin berkata "Aku membosankan." Ini berarti kamu tidak menyenangkan. Jika kamu merasa tidak tertarik, katakan "Aku bosan." Kesalahan lainnya adalah menempatkan partisip terlalu jauh dari kata benda. "Aku melihat burung terbang di langit" sudah jelas. "Aku melihat burung di langit terbang" agak canggung. Juga, ingatlah bahwa partisip lampau tidak beraturan tidak berakhiran "-ed". "Aku sudah makan" bukan "Aku sudah makaned."

Bisakah Kamu Menjadi Master Melukis? Kamu adalah master yang hebat! Mari kita mainkan permainan "Kuas yang Mana?" Aku akan mengucapkan partisip. Kamu beri tahu aku apakah itu kuas sekarang (-ing) atau lampau (-ed/-en). "Melompat" Kamu berkata: "Sekarang!" "Rusak" Kamu berkata: "Lampau!" Hebat! Ini tantangan yang lebih sulit. Lihatlah mainan. Bisakah kamu menjelaskannya dengan partisip sekarang dan lampau? "Mainanku adalah mobil yang bergerak. Ia dicintai."

Galeri Seni-mu yang Berisi 60 Partisip yang Harus Diketahui. Siap melihat galeri? Berikut adalah enam puluh frasa dan kalimat partisip yang indah. Patty Sang Pelukis membuatnya. Mereka dikelompokkan berdasarkan pemandangan. Partisipnya ada di bintang. Ia melukis kata bendanya.

Galeri Rumah (15). Aku mendengar bayi menangis. Aku melihat anjing yang sedang tidur. Aku makan kentang yang dipanggang. Aku minum susu yang mengepul. Aku punya mainan yang rusak. Aku duduk di kursi yang nyaman. Aku melihat cahaya yang bersinar. Aku membantu ibuku yang bekerja. Aku bermain dengan bola yang menggelinding. Aku membaca buku yang menarik. Aku mencintai keluargaku yang penyayang. Aku memakai kemeja yang dicuci. Aku melihat pintu yang tertutup. Aku mendengar telepon berdering. Aku merasa dicintai di rumah.

Galeri Taman Bermain (15). Aku melihat anak yang berayun. Aku memanjat tangga yang berputar. Aku menendang bola yang bergerak. Aku meluncur di seluncuran yang licin. Aku mendengar teman-teman tertawa. Aku menemukan sarung tangan yang hilang. Aku bermain di bangku yang dicat. Aku minum dari air mancur yang mengalir. Aku berlari di jalan yang beraspal. Aku melihat layang-layang yang terbang. Aku menangkap frisbee yang dilempar. Aku menghindari cabang yang jatuh. Aku menikmati matahari yang menghangatkan. Aku merasa bersemangat di taman. Aku lelah karena bermain.

Galeri Sekolah (15). Aku mendengarkan guru membaca. Aku menggunakan pensil yang diraut. Aku menulis di atas kertas bergaris. Aku melihat tangan yang terangkat. Aku mendengar bel berdering. Aku mengikuti aturan yang tertulis. Aku mengerjakan proyek yang sudah selesai. Aku melihat tanda yang dipasang. Aku mendengar kata yang diucapkan. Aku membawa tumpukan buku yang ditumpuk. Aku duduk di meja yang ditugaskan. Aku siap untuk kelas. Aku merasa tertarik pada pelajaran. Aku belajar banyak hal. Aku berpendidikan di sekolah.

Galeri Alam dan Hewan (15). Aku melihat matahari yang bersinar. Aku merasakan angin yang bertiup. Aku mendengar burung berkicau. Aku menyentuh kulit kayu yang kasar. Aku mencium bunga yang mekar. Aku minum dari sungai yang mengalir. Aku melihat pelangi yang berwarna-warni. Aku berjalan di atas daun yang berguguran. Aku melihat hewan yang tersembunyi. Aku mendengar lebah berdengung. Aku memanjat pohon yang tumbuh. Aku melindungi spesies yang terancam punah. Aku mengagumi kolam yang membeku. Aku kagum dengan alam. Aku merasa segar di luar.

Selengkapnya Tentang Partisip. Partisip juga bisa memulai frasa yang menjelaskan kata benda. Ini disebut frasa partisip. Untuk anak-anak berusia 5 tahun, kita bisa memperhatikannya dalam bentuk sederhana. Menggenggam kuasnya, Patty melukis. (Frasa "Menggenggam kuasnya" menjelaskan Patty.) Dibangun tahun lalu, taman bermain itu baru. (Frasa "Dibangun tahun lalu" menjelaskan taman bermain.)

Enam puluh contoh ini adalah partisip yang harus kamu ketahui. Mereka adalah kuas katamu. Berlatihlah dengan mereka setiap hari.

Melukis Gambar yang Jelas dengan Kata-katamu. Kamu berhasil! Kamu sekarang adalah ahli partisip. Kamu tahu partisip adalah kuas kata. Partisip sekarang berakhiran "-ing". Partisip lampau sering berakhiran "-ed". Mereka menjelaskan kata benda. Kamu bisa mengenalinya dan menggunakannya. Patty Sang Pelukis Partisip bangga dengan senimu. Sekarang kamu bisa menambahkan aksi dan detail yang berwarna-warni ke dalam kalimatmu. Ceritamu akan cerah dan jelas.

Inilah yang bisa kamu pelajari dari petualangan seni kita. Kamu akan tahu apa itu partisip. Kamu akan memahami perbedaan antara partisip sekarang dan lampau. Kamu bisa mengidentifikasi partisip yang menjelaskan kata benda. Kamu bisa menempatkan partisip dengan benar dalam sebuah kalimat. Kamu punya galeri seni yang berisi enam puluh partisip kunci.

Sekarang, mari lakukan beberapa latihan kehidupan! Misimu adalah hari ini. Jadilah pelukis kata. Jelaskan dua hal yang kamu lihat dengan partisip. Beri tahu orang dewasa: "Aku melihat burung terbang. Aku punya krayon yang rusak." Kamu baru saja menggunakan dua partisip! Teruslah melukis dengan kuas katamu setiap hari. Selamat bersenang-senang, seniman kecil!