Halo, teman kata! Apakah kamu punya remote control? Remote control itu punya tombol "sekarang". Kamu menekan tombol itu untuk menonton acara sekarang. Kata-katamu juga punya tombol "sekarang"! Tombol itu disebut simple present tense. Simple present tense memberi tahu kita tentang hal-hal yang terjadi sekarang, terjadi setiap hari, atau selalu benar. Ini adalah tenses untuk rutinitas dan fakta. Hari ini, kita akan menekan tombol "sekarang" delapan puluh kali! Pemandu kita adalah Robbie, Robot Rutinitas. Robbie suka rutinitas! Dia akan menunjukkan kepada kita simple present tense di rumah, di taman bermain, di sekolah, dan di laboratorium robot. Mari kita mulai!
Apa Itu Simple Present Tense? Simple present tense adalah tombol "sekarang" kata-katamu. Ini adalah bentuk kata kerja. Tenses ini tidak berbicara tentang kemarin atau besok. Tenses ini berbicara tentang sekarang, setiap hari, atau selalu. Tenses ini menggambarkan kebiasaan, rutinitas, dan fakta. Di rumah, kamu mengatakan "Saya makan sarapan setiap hari." Kata "makan" dalam simple present. Ini adalah rutinitas. Kamu juga mengatakan "Matahari terbit di timur." Ini adalah fakta, selalu benar. Di taman bermain, kamu mengatakan "Kami bermain setelah sekolah." Di sekolah, kamu mengatakan "Guru saya mengajar kami." Di alam, Robbie mengatakan "Robot membutuhkan daya. Bunga membutuhkan sinar matahari." "Robbie menggunakan delapan puluh kata kerja simple present yang wajib dikuasai setiap hari." Mempelajari tenses ini membantumu berbicara tentang hidupmu dan dunia.
Mengapa Kita Menekan Tombol "Sekarang"? Simple present tense adalah alat rutinitasmu! Ini membantu telingamu mendengarkan. Kamu dapat memahami kebiasaan sehari-hari orang dan kebenaran umum. Ini membantu mulutmu berbicara. Kamu dapat memberi tahu orang lain tentang harimu. "Saya menyikat gigi setiap pagi." Ini membantu matamu membaca. Kamu akan melihatnya dalam instruksi, fakta, dan cerita tentang kehidupan tokoh. Ini membantu tanganmu menulis. Kamu dapat menulis tentang jadwalmu dan tentang hal-hal yang selalu benar. Menekan tombol "sekarang" kata-katamu membuatmu menjadi pembicara yang jelas dan faktual.
Bagaimana Cara Kerja Tombol "Sekarang"? Simple present tense memiliki dua tugas utama. Tenses ini berbicara tentang rutinitas dan fakta.
Rutinitas: Hal-hal yang kamu lakukan secara teratur. "Saya pergi ke sekolah pada hari kerja. Ayah saya mengendarai mobil." Fakta: Hal-hal yang selalu benar. "Air itu basah. Dua tambah dua sama dengan empat."
Bentuk kata kerja sangat penting. Untuk saya, kamu, kami, dan mereka, gunakan bentuk dasar dari kata kerja. "Saya menyukaimu. Mereka berlari." Untuk dia, dia, dan itu, biasanya tambahkan "-s" ke kata kerja dasar. "Dia suka es krim. Dia berlari cepat. Anjing itu menggonggong."
Bagaimana Kamu Dapat Mengenali Tombol "Sekarang"? Mengenali simple present tense itu mudah. Gunakan petunjuk ini.
Pertama, cari kata-kata waktu yang menunjukkan kebiasaan. Kata-kata seperti setiap hari, selalu, biasanya, sering, kadang-kadang, tidak pernah.
Kedua, lihat kata kerjanya. Apakah itu menggambarkan kebenaran umum atau tindakan rutin?
Ketiga, periksa subjeknya. Jika subjeknya adalah dia, dia, atau itu, kata kerjanya kemungkinan diakhiri dengan "-s".
Lihat jadwal Robbie. "Saya bangun jam tujuh setiap hari. Sistem saya membutuhkan daya. Bumi berputar." Semua ini adalah simple present. Mereka menunjukkan rutinitas dan fakta.
Bagaimana Kita Menekan Tombol dengan Benar? Menggunakan simple present tense adalah tentang bentuk kata kerja yang tepat. Ingat aturannya.
Untuk Saya, Kamu, Kami, Mereka: Gunakan kata kerja dasar. "Saya bermain. Kamu membaca. Kami belajar. Mereka melompat." Untuk Dia, Dia, Itu: Tambahkan -s, -es, atau -ies ke kata kerja dasar. "Dia bermain. Dia menonton. Bayi itu menangis."
Untuk membuat kalimat negatif, gunakan don't (do not) atau doesn't (does not) + kata kerja dasar. "Saya tidak suka bayam. Dia tidak bermain sepak bola." Untuk mengajukan pertanyaan, gunakan Do atau Does di awal. "Apakah kamu suka sekolah? Apakah dia punya anjing?"
Robbie menunjukkan kepada kita. "Saya menikmati pekerjaan saya. Dia memperbaiki sesuatu. Kami tidak (don't) membuang waktu. Apakah komputer berfungsi?"
Mari Perbaiki Beberapa Masalah Tombol. Kadang-kadang kita menekan tombol yang salah. Mari kita perbaiki itu.
Masalah umum adalah melupakan "-s" untuk dia/dia/itu. "Ibu saya masak makan malam" itu salah. "Ibu saya memasak makan malam" itu benar.
Yang lainnya adalah menggunakan simple present untuk sesuatu yang terjadi saat ini juga. Untuk itu, kita sering menggunakan present continuous. "Saya makan siang" (sebuah kebiasaan) vs. "Saya sedang makan siang" (sekarang).
Juga, menggunakan bentuk yang salah dalam pertanyaan dan kalimat negatif. "Dia tidak bermain" itu salah. Setelah doesn't, gunakan kata kerja dasar: "Dia tidak bermain."
Bisakah Kamu Menjadi Ahli Tombol? Kamu adalah ahli yang hebat! Mari kita mainkan game "Sekarang atau Tidak?". Saya akan mengucapkan sebuah kalimat. Kamu beri tahu saya apakah itu simple present (menekan tombol "sekarang" untuk kebiasaan/fakta). "Saya bermain sepak bola kemarin." Kamu katakan: "Tidak! Itu lampau." "Kucing memiliki kumis." Kamu katakan: "Sekarang! Itu fakta." "Dia sedang menyanyikan sebuah lagu." Kamu katakan: "Tidak! Itu terjadi sekarang." Hebat! Ini tantangan yang lebih sulit. Lihat jadwal minggumu. Beri tahu saya tiga hal yang selalu kamu lakukan, menggunakan simple present tense.
Daftar 80 Kata Kerja yang Wajib Dikuasai dengan Tombol "Sekarang". Siap melihat daftarnya? Berikut adalah delapan puluh kalimat yang luar biasa dalam simple present tense. Robbie Robot menggunakan semuanya. Mereka dikelompokkan berdasarkan adegan. Setiap kelompok memiliki dua puluh contoh. Kita melihat rutinitas dan fakta.
Rutinitas dan Fakta di Rumah (20). Saya bangun jam tujuh. Ayah saya membuat sarapan. Saya makan sereal setiap pagi. Kami minum jus jeruk. Adik perempuan saya menyisir rambutnya. Ibu saya mengendarai mobil. Keluarga kami makan malam bersama. Saya membantu menyiapkan meja. Kami menonton acara kadang-kadang. Saya membaca buku sebelum tidur. Anjing saya menggonggong pada tukang pos. Kucing itu tidur di sofa. Saudara laki-laki saya berbagi mainannya. Saya membersihkan kamar saya pada hari Sabtu. Rumah kami memiliki pintu merah. Jam berdetak. Malam mengikuti siang. Rumah adalah tempat keluarga saya tinggal. Saya mencintai rumah saya. Keluarga berarti segalanya.
Rutinitas dan Fakta di Taman Bermain (20). Saya pergi ke taman setelah sekolah. Teman-teman saya dan saya bermain petak umpet. Kami berlari mengelilingi lapangan. Dia berayun di atas ayunan. Dia memanjat gym hutan. Anak-anak tertawa dan berteriak. Matahari bersinar di taman bermain. Kami bergantian menggunakan seluncuran. Bolanya memantul. Saya menendang bola ke teman saya. Kami bersenang-senang setiap saat. Aturan membuat kita aman. Saya melihat teman-teman saya di sana. Taman itu buka saat fajar. Taman itu tutup saat senja. Bermain adalah olahraga yang baik. Teman berbagi permainan mereka. Saya menikmati udara segar. Taman bermain memiliki kotak pasir. Kesenangan terjadi di sini.
Rutinitas dan Fakta di Sekolah (20). Saya belajar hal-hal baru di sekolah. Guru saya mengajar kami matematika. Kami membaca buku setiap hari. Dia menulis di papan tulis. Dia mendengarkan guru. Siswa mengangkat tangan. Bel berdering untuk istirahat. Kami berbaris dengan tenang. Saya membawa tas punggung saya. Sekolah memiliki perpustakaan. Pensil menulis. Penghapus menghapus. Angka menghitung. Huruf membuat kata. Membaca membantumu belajar. Latihan membuat sempurna. Saya berusaha sebaik mungkin. Kami mengikuti aturan. Sekolah dimulai di pagi hari. Pendidikan itu penting.
Rutinitas dan Fakta Alam (20). Matahari terbit di timur. Matahari terbenam di barat. Burung terbang di langit. Ikan berenang di air. Bunga mekar di musim semi. Pohon tumbuh tinggi. Lebah membuat madu. Bulan bersinar di malam hari. Bintang berkelap-kelip. Sungai mengalir ke laut. Bumi berputar. Musim berubah. Hujan turun dari awan. Angin bertiup. Tumbuhan membutuhkan sinar matahari. Hewan makan makanan. Siang mengikuti malam. Alam itu indah. Saya menghormati lingkungan. Dunia ini penuh dengan keajaiban.
Selengkapnya Tentang Tombol "Sekarang". Ingat, kata kerja "to be" itu istimewa dalam simple present. Saya senang. Kamu pintar. Dia/Dia/Itu ada di sini. Kami/Kamu/Mereka adalah teman. Dan kata kerja "to have": Saya/Kamu/Kami/Mereka memiliki. Dia/Dia/Itu memiliki.
Delapan puluh kalimat ini adalah contoh simple present yang wajib kamu kuasai. Latihlah setiap hari.
Berbicara Tentang Duniamu dengan Tombol "Sekarang". Kamu berhasil! Kamu sekarang adalah ahli simple present tense. Kamu tahu simple present adalah tombol "sekarang" kata-katamu untuk rutinitas dan fakta. Kamu tahu untuk menambahkan "-s" untuk dia, dia, dan itu. Kamu dapat mengenalinya dan menggunakannya dengan benar. Robbie Robot Rutinitas bangga dengan waktumu. Sekarang kamu dapat berbicara tentang kehidupan sehari-harimu dan berbagi fakta yang benar tentang dunia. Kalimatmu akan jelas dan benar.
Inilah yang dapat kamu pelajari dari petualangan tombol "sekarang" kita. Kamu akan tahu apa itu simple present tense. Kamu akan mengerti bahwa itu digunakan untuk kebiasaan dan kebenaran umum. Kamu dapat membentuk simple present dengan benar untuk semua subjek. Kamu dapat mengidentifikasi simple present dalam kalimat. Kamu memiliki daftar delapan puluh kalimat kata kerja simple present yang wajib dikuasai.
Sekarang, mari kita lakukan beberapa latihan kehidupan! Misimu adalah hari ini. Jadilah seorang reporter kata. Jelaskan harimu menggunakan simple present tense. Beri tahu orang dewasa: "Saya bangun. Saya makan sarapan. Saya pergi ke sekolah. Saya belajar hal-hal baru. Saya bermain dengan teman-teman. Saya pulang." Kamu baru saja menggunakan simple present tense! Teruslah menekan tombol "sekarang" kata-katamu setiap hari. Selamat bersenang-senang, teman kecil!

