Bagaimana “Picture, Pictorial, Picturesque” Dapat Membantu Anak Anda Melihat Keindahan dalam Kata-kata dan Dunia?

Bagaimana “Picture, Pictorial, Picturesque” Dapat Membantu Anak Anda Melihat Keindahan dalam Kata-kata dan Dunia?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Setiap anak menyukai gambar. Gambar di dalam buku. Foto di dinding. Pemandangan dari gunung. Bahasa Inggris memberi kita keluarga kata visual untuk menangkap gambar dengan bahasa. Akarnya adalah “picture.” Dari akar ini muncul dua kata lagi. “Pictorial” menggambarkan sesuatu yang diekspresikan melalui gambar. “Picturesque” menggambarkan sebuah pemandangan yang begitu indah sehingga tampak seperti lukisan. Ketiga kata ini membantu anak-anak menggambarkan apa yang mereka lihat. Mereka juga membantu anak-anak menghargai seni dan alam. Mari kita jelajahi keluarga indah ini.

Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu ide mengambil bentuk kata yang berbeda. “Picture” adalah kata benda. Sebuah gambar tergantung di dinding. “Picture” juga bisa menjadi kata kerja. Bayangkan dunia tanpa perang. “Pictorial” adalah kata sifat. Sebuah buku sejarah bergambar menunjukkan foto-foto masa lalu. “Picturesque” adalah kata sifat untuk keindahan. Sebuah desa yang indah terletak di tepi sungai. Anak Anda melihat pola ini dalam kata-kata lain. “Image” menjadi “imagery.” “Paint” menjadi “painterly.” “Picture” memberi kita lebih banyak cara untuk melihat.

Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Kata ganti juga mengubah bentuk. “I” menjadi “me.” “She” menjadi “her.” “We” menjadi “us.” Ini menunjukkan bahwa bahasa Inggris mengubah kata untuk tata bahasa. Keluarga kata kita “picture” berubah untuk tata bahasa juga. Tetapi juga berubah untuk makna. Kata benda menamai sebuah gambar. Kata kerja menunjukkan tindakan. Kata sifat menggambarkan. Mempelajari peran-peran ini membantu anak Anda berbicara tentang keindahan visual dengan jelas.

Dari Kata Benda ke Kata Kerja ke Kata Sifat – Satu Keluarga, Banyak Kata “Picture” adalah kata benda. Gambarlah sebuah gambar keluarga Anda. “Picture” adalah kata kerja. Bisakah kamu membayangkan jerapah ungu? “Pictorial” adalah kata sifat. Panduan bergambar menggunakan gambar alih-alih kata-kata. “Picturesque” adalah kata sifat keindahan. Matahari terbenam yang indah membuat semua orang berhenti dan menatap. Keluarga ini memberi anak Anda empat alat untuk melihat dan menggambarkan. Satu akar. Empat cara untuk menangkap sebuah pemandangan.

Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-kata Tumbuh dari Jepretan ke Mahakarya Mari kita ikuti sebuah cerita yang indah. Seorang anak mengambil gambar danau saat matahari terbit. Anak itu menyimpan jurnal bergambar tentang pemandangan alam. Anak itu menggambarkan pemandangan itu sebagai indah, seperti sebuah lukisan. Lihat bagaimana “picture” berjalan melalui ketiga kalimat. Setiap bentuk menambahkan lapisan baru. Anak Anda dapat mengatakan “Saya mengambil gambar rusa.” “Buku bergambar membantu saya belajar.” “Lembah ini sangat indah.” Satu akar menceritakan keseluruhan kisah tentang keindahan dan pengamatan.

Makna yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Bagaimana anak Anda tahu pekerjaannya? Lihatlah posisi kalimat. Sebagai subjek atau objek, gunakan kata benda “picture.” Contoh: “The picture shows a storm.” Setelah “can” atau “try to,” gunakan kata kerja “picture.” Contoh: “Try to picture your dream house.” Sebelum kata benda atau setelah “be,” gunakan “pictorial.” Contoh: “The pictorial timeline helped me study.” Sebelum kata benda atau setelah “be,” gunakan “picturesque.” Contoh: “That is a picturesque spot for a picnic.” Akhiran memberikan petunjuk. “Picture” adalah kata benda atau kata kerja. “-ial” menandakan kata sifat yang berarti “berkaitan dengan gambar.” “-esque” menandakan kata sifat yang berarti “dalam gaya gambar.”

Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Dari “pictorial” kita dapat membuat kata keterangan “pictorially.” Contoh: “The guide explained pictorially.” Dari “picturesque” kita dapat membuat “picturesquely.” Contoh: “The village nestles picturesquely in the hills.” Keduanya berguna untuk pelajar yang lebih tua. Banyak kata sifat yang berakhiran “-ial” menjadi kata keterangan “-ially.” “Editorial” menjadi “editorially.” “Pictorial” menjadi “pictorially.” Kata sifat yang berakhiran “-esque” menjadi “-esquely.” “Grotesque” menjadi “grotesquely.” “Picturesque” menjadi “picturesquely.”

Hati-hati dengan Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) “Picture” tidak memiliki huruf ganda. Berakhir dengan “ure.” Ketika kita menambahkan “-ial” untuk membuat “pictorial,” kita menghilangkan “ure” dan menambahkan “orial.” “Picture” menjadi “pictorial.” Huruf “c” tetap. Ini adalah sebuah perubahan. “Pictorial” tidak memiliki “u.” Ketika kita menambahkan “-esque” untuk membuat “picturesque,” kita mempertahankan “ture.” “Picture” + “esque” = “picturesque.” Pertahankan “c” dan “t.” Tidak ada perubahan. Tetapi perhatikan ganda “e”? Tidak. “Picturesque” memiliki “esque” dengan “e” setelah “c.” Tantangan utamanya adalah mengeja “picturesque.” Ia memiliki “pi-c-tur-esque.” Bukan “picturesk.” “Que” seperti “k” dalam bahasa Prancis. Berlatih perlahan.

Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Cobalah kalimat sederhana ini dengan anak Anda.

Gambar (picture / pictorial) hewan kesukaanmu. (Jawaban: picture)

Kamus (picture / pictorial) menunjukkan gambar untuk setiap kata. (Jawaban: pictorial)

Pemandangan dari bukit itu benar-benar (picture / picturesque). (Jawaban: picturesque)

Bisakah kamu (picture / pictorial) dunia tanpa mobil? (Jawaban: picture)

Pemandu (pictorial / picturesque) membantu kami merakit mainan itu. (Jawaban: pictorial)

Buat kalimat Anda sendiri dari kehidupan sehari-hari. Katakan “Ambil gambar bunga itu.” Katakan “Peta bergambar ini mudah dibaca.” Katakan “Sungguh taman bermain yang indah!”

Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Buat gambar bersama setiap hari. Menggambar. Mewarnai. Ambil foto. Gunakan kata-katanya. Katakan “Mari kita ambil gambar menara Anda.” Katakan “Resep bergambar ini menggunakan gambar.” Katakan “Gambar matahari terbenam Anda indah.” Pembelajaran langsung ini membangun kreativitas dan kosakata.

Mainkan permainan “picturesque”. Pergi jalan-jalan. Tanyakan “Apa yang menurutmu indah?” Sehelai daun. Genangan air yang memantulkan langit. Seekor burung di pagar. Katakan “Itu adalah pemandangan yang indah.” Katakan “Bisakah kamu menggambarkannya seperti sebuah gambar?” Ini membangun pengamatan dan bahasa deskriptif.

Lihatlah buku bergambar. Banyak buku anak-anak yang diilustrasikan secara ekstensif. Tunjuk ke sebuah halaman. Katakan “Ini adalah sebaran bergambar.” Katakan “Gambar-gambar itu menceritakan kisahnya.” Katakan “Ilustratornya adalah seorang seniman bergambar.” Ini membangun apresiasi untuk penceritaan visual.

Bacalah buku tentang seni, pemandangan, dan lukisan terkenal. Berhenti sejenak saat membaca. Tanyakan “Apa yang ditunjukkan gambar ini?” Tanyakan “Apakah ini garis waktu bergambar?” Tanyakan “Apa yang membuat pemandangan ini indah?” Tanyakan “Bisakah kamu membayangkan dirimu di sana?” Pertanyaan-pertanyaan ini membangun literasi visual.

Buat galeri foto keluarga. Bingkai gambar anak Anda. Gantungkan di dinding. Beri judul “Galeri Bergambar Kami.” Katakan “Setiap gambar menceritakan sebuah kisah.” “Ini adalah catatan bergambar tentang tahun kami.” “Seni Anda sangat indah.” Ini membangun kebanggaan dan kosakata.

Bedakan “pictorial” dari “picturesque.” Pictorial berarti menggunakan gambar. Picturesque berarti indah seperti gambar. Katakan “Sebuah buku bergambar memiliki banyak gambar. Pemandangan yang indah cukup indah untuk menjadi sebuah gambar.” Perbedaan ini membangun bahasa yang tepat.

Sekarang Anda memiliki panduan lengkap. Ambil gambar momen-momen spesial. Gunakan panduan bergambar untuk belajar. Carilah pemandangan yang indah di mana saja. Keluarga kata ini melakukan lebih dari sekadar mengajar bahasa Inggris. Ia mengajarkan bahwa keindahan mengelilingi kita. Ia mengajarkan bahwa gambar berbicara dengan bahasanya sendiri. Ia mengajarkan bahwa setiap anak memiliki mata seorang seniman. Teruslah melihat. Teruslah berkreasi. Teruslah tumbuh bersama. Satu keluarga kata pada satu waktu.