Setiap anak ingin punya teman. Setiap anak ingin disukai. Kata-kata kecil membuat perbedaan besar. “Tolong.” “Terima kasih.” “Permisi.” Bahasa Inggris memberi kita keluarga kata yang ramah untuk perilaku yang baik. Akarnya adalah “polite” (sopan). Dari akar ini muncul tiga kata lagi. “Politeness” (kesopanan) menyebutkan kualitas bersikap baik dan hormat. “Politely” (dengan sopan) menggambarkan suatu tindakan yang dilakukan dengan tata krama yang baik. “Impolite” (tidak sopan) menggambarkan perilaku yang kasar atau tidak hormat. Keempat kata ini membantu anak-anak memahami cara memperlakukan orang lain. Mereka juga membantu anak-anak mengenali kapan seseorang membutuhkan koreksi yang lembut. Mari kita jelajahi keluarga yang penuh hormat ini.
Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu kualitas mengambil bentuk kata yang berbeda. “Polite” (sopan) adalah kata sifat. Anak yang sopan mengatakan “terima kasih.” “Politeness” (kesopanan) adalah kata benda. Kesopanan membuat rumah menjadi damai. “Politely” (dengan sopan) adalah kata keterangan. Silakan minta giliran dengan sopan. “Impolite” (tidak sopan) adalah kata sifat yang berlawanan. Menyela itu tidak sopan. Anak Anda melihat pola ini dalam kata-kata lain. “Kind” (baik) menjadi “kindness” (kebaikan). “Rude” (kasar) menjadi “rudeness” (kekasaran). “Polite” (sopan) memberi kita lebih banyak rahmat.
Kata Ganti Orang Berubah Bentuknya Kata ganti juga berubah bentuk. “I” (saya) menjadi “me” (saya). “She” (dia perempuan) menjadi “her” (dia perempuan). “We” (kami) menjadi “us” (kami). Ini menunjukkan bahwa bahasa Inggris mengubah kata untuk tata bahasa. Keluarga kata kita “polite” (sopan) berubah untuk tata bahasa juga. Tetapi juga berubah untuk makna. Kata sifat menggambarkan. Kata benda menyebutkan suatu kualitas. Kata keterangan menggambarkan suatu tindakan. Mempelajari peran-peran ini membantu anak Anda berbicara tentang sopan santun dengan jelas.
Dari Kata Sifat ke Kata Benda ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata “Polite” (sopan) adalah kata sifat. Orang yang sopan menunggu gilirannya. “Politeness” (kesopanan) adalah kata benda kualitas. Kesopanan membuka pintu. “Politely” (dengan sopan) adalah kata keterangan. Dia dengan sopan tidak setuju tanpa berteriak. “Impolite” (tidak sopan) adalah kata sifat yang berlawanan. Tidak sopan mengunyah dengan mulut terbuka. Keluarga ini memberi anak Anda empat alat untuk membangun hubungan. Satu akar. Empat cara untuk menunjukkan rasa hormat.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-kata Tumbuh dari Kebaikan Menuju Karakter Mari kita ikuti kisah kesopanan. Seorang anak ingin bermain ayunan. Anak itu mengucapkan kata-kata “sopan” seperti “tolong” dan “bolehkah saya.” Kesopanan anak itu membuat anak lain ingin berbagi. Anak itu menunggu dengan sopan tanpa merebut atau merengek. Anak itu menghindari perilaku yang tidak sopan seperti mendorong atau berteriak. Lihat bagaimana “polite” (sopan) berjalan melalui keempat kalimat. Setiap bentuk menambahkan lapisan baru. Anak Anda dapat mengatakan “Saya akan bersikap sopan.” “Kesopanan saya membantu saya berteman.” “Saya meminta dengan sopan untuk giliran.” “Memotong antrean itu tidak sopan.” Satu akar menceritakan keseluruhan kisah tentang sopan santun.
Makna yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Sifat atau Kata Benda? Bagaimana anak Anda tahu pekerjaannya? Lihat posisi kalimatnya. Sebelum kata benda atau setelah “be” (menjadi), gunakan kata sifat “polite” (sopan). Contoh: “She is a polite girl.” (Dia adalah gadis yang sopan.) Sebagai subjek atau objek, gunakan kata benda “politeness” (kesopanan). Contoh: “Politeness is free.” (Kesopanan itu gratis.) Sebelum kata kerja atau di akhir klausa, gunakan kata keterangan “politely” (dengan sopan). Contoh: “He asked politely.” (Dia bertanya dengan sopan.) Sebelum kata benda atau setelah “be” (menjadi), gunakan kata sifat “impolite” (tidak sopan). Contoh: “It was impolite to leave without saying goodbye.” (Tidak sopan untuk pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal.) Akhiran memberikan petunjuk. “Polite” (sopan) adalah kata sifat dasar. “-ness” menandakan kata benda kualitas. “-ly” menandakan kata keterangan. “Im-” menandakan kebalikannya.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Keluarga ini menunjukkan aturan “-ly” dengan jelas. Ambil kata sifat “polite” (sopan). Tambahkan “-ly” untuk membuat “politely” (dengan sopan). Tidak ada perubahan ejaan. Banyak kata sifat bekerja dengan cara ini. “Quick” (cepat) menjadi “quickly” (dengan cepat). “Kind” (baik) menjadi “kindly” (dengan ramah). “Polite” (sopan) menjadi “politely” (dengan sopan). Juga dari “impolite” (tidak sopan) kita dapat membuat “impolitely” (dengan tidak sopan). Contoh: “He acted impolitely.” (Dia bertindak dengan tidak sopan.) Itu juga berguna. Sebagian besar kata sifat yang berakhiran “-ite” menjadi kata keterangan “-itely”. “Definite” (pasti) menjadi “definitely” (tentu saja). “Polite” (sopan) menjadi “politely” (dengan sopan).
Hati-hati dengan Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) “Polite” (sopan) tidak memiliki huruf ganda. Memiliki “e” yang tidak bersuara di akhir. Ketika kita menambahkan “-ness” untuk membuat “politeness” (kesopanan), kita mempertahankan “e”. Tidak ada perubahan. “Polite” + “ness” = “politeness.” (Sopan + -ness = kesopanan.) Ketika kita menambahkan “-ly” untuk membuat “politely” (dengan sopan), kita mempertahankan “e”. Tidak ada perubahan. “Polite” + “ly” = “politely.” (Sopan + -ly = dengan sopan.) Ketika kita menambahkan “im-” untuk membuat “impolite” (tidak sopan), kita mempertahankan “polite” (sopan). “Im” + “polite” = “impolite.” (Im + sopan = tidak sopan.) Tidak ada huruf ganda. Tantangan utamanya adalah mengingat awalan “im-”. Untuk kata-kata yang dimulai dengan “p,” kebalikannya sering menggunakan “im-” bukan “in-.” “Polite” (sopan) menjadi “impolite” (tidak sopan). “Possible” (mungkin) menjadi “impossible” (tidak mungkin). Latihan “im” sebelum kata-kata “p”. Perhatikan juga bahwa “impolite” (tidak sopan) tidak memiliki ganda “p.” “Im” memiliki satu “m.” “Polite” (sopan) memiliki satu “p.” Bersama-sama mereka membuat satu “m” dan satu “p.” Bukan “imm” atau “ipp.”
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba kalimat sederhana ini dengan anak Anda.
Anak yang (polite / politeness) (sopan / kesopanan) mengatakan “permisi.” (Jawaban: polite (sopan))
(Polite / Politeness) (Sopan / Kesopanan) membuat dunia lebih baik. (Jawaban: Politeness (Kesopanan))
Silakan berbicara (polite / politely) (sopan / dengan sopan) kepada saudara perempuan Anda. (Jawaban: politely (dengan sopan))
Tidak (polite / impolite) (sopan / tidak sopan) untuk berbicara dengan makanan di mulut Anda. (Jawaban: impolite (tidak sopan))
Dia (polite / politely) (sopan / dengan sopan) membukakan pintu untuk orang di belakangnya. (Jawaban: politely (dengan sopan))
Buat kalimat Anda sendiri dari kehidupan sehari-hari. Katakan “Kamu sangat sopan di toko.” Katakan “Kesopananmu membuat guru terkesan.” Katakan “Silakan minta air lagi dengan sopan.” Katakan “Berbisik di kelas itu tidak sopan.”
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Modelkan kesopanan di rumah. Ucapkan “tolong” dan “terima kasih” kepada anak Anda. Katakan “Permisi” saat Anda menyela. Katakan “Kamu menunjukkan kesopanan yang luar biasa saat kamu menunggu.” Katakan “Kamu meminta kue dengan sangat sopan.” Katakan “Berteriak di seberang ruangan itu tidak sopan.” Pemodelan ini mengajarkan lebih dari pelajaran apa pun.
Mainkan permainan kesopanan. Berikan skenario. “Apa hal yang sopan untuk dilakukan ketika seseorang menjatuhkan bukunya?” “Apa hal yang sopan untuk dikatakan ketika Anda bersendawa?” “Apa yang tidak sopan untuk dilakukan di meja makan?” Gunakan kata-katanya. “Kesopanan berarti memikirkan orang lain.” “Orang yang sopan mendengarkan.” “Anda dapat tidak setuju dengan sopan.” “Tidak sopan untuk mengabaikan seseorang.” Permainan ini membangun keterampilan sosial.
Bacalah buku tentang sopan santun dan persahabatan. Banyak buku anak-anak menunjukkan karakter yang mempelajari kesopanan. Berhenti selama membaca. Tanyakan “Apakah karakter ini bersikap sopan atau tidak sopan?” Tanyakan “Seperti apa kesopanan di sini?” Tanyakan “Bagaimana mereka bisa meminta lebih sopan?” Tanyakan “Bagaimana perilaku yang tidak sopan membuat orang lain merasa?” Pertanyaan-pertanyaan ini membangun empati.
Buat bagan kesopanan keluarga. Daftar frasa yang sopan. “Tolong.” “Terima kasih.” “Permisi.” “Bolehkah saya?” “Saya minta maaf.” Katakan “Kesopanan adalah nilai keluarga kita.” “Kami berbicara dengan sopan satu sama lain.” “Bahkan ketika kesal, kita bisa bersikap sopan.” “Ketidaksopanan memiliki konsekuensi.” Ini membangun budaya rasa hormat.
Mainkan peran tidak sopan vs. sopan. Perankan keduanya. Katakan “Itu tidak sopan. Sekarang mari kita coba versi yang sopan.” “Lihat betapa lebih baiknya rasa sopan?” “Kesopanan membuka pintu. Ketidaksopanan menutupnya.” Ini membangun pemahaman.
Bedakan “sopan” dari “palsu.” Kesopanan bukanlah berpura-pura. Itu adalah memilih kebaikan. Katakan “Bersikap sopan tidak berarti menyembunyikan perasaan Anda. Itu berarti membaginya dengan hormat.” Nuansa ini membangun kecerdasan emosional.
Sekarang Anda memiliki panduan lengkap. Bersikap sopan dalam kata-kata dan tindakan. Hargai kesopanan pada diri sendiri dan orang lain. Bicaralah dengan sopan bahkan ketika kesal. Hindari perilaku yang tidak sopan. Keluarga kata ini melakukan lebih dari sekadar mengajar bahasa Inggris. Itu mengajarkan bahwa kebaikan adalah pilihan. Itu mengajarkan bahwa tindakan sopan kecil membangun persahabatan besar. Itu mengajarkan bahwa setiap anak dapat membuat dunia lebih baik. Teruslah bersikap sopan. Teruslah tumbuh bersama. Satu keluarga kata pada satu waktu.

