Setiap anak menghadapi aturan. Setiap anak terkadang melanggarnya. Memahami konsekuensi membantu anak-anak tumbuh. Bahasa Inggris memberi kita keluarga kata yang kuat untuk berbicara tentang disiplin. Akarnya adalah "punish" (menghukum). Dari akar ini muncul tiga kata lagi. "Punishment" (hukuman) menyebutkan konsekuensi karena melanggar aturan. "Punishing" (menghukum) menggambarkan pengalaman yang sulit atau keras. "Punishable" (dapat dihukum) menggambarkan tindakan yang pantas mendapatkan hukuman. Keempat kata ini membantu anak-anak memahami bahwa tindakan memiliki hasil. Mereka juga membantu orang tua berbicara tentang keadilan. Mari kita jelajahi keluarga yang instruktif ini.
Apa Maksud dari "Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda"? Satu tindakan mengambil bentuk kata yang berbeda. "Punish" adalah kata kerja. Orang tua dapat menghukum anak yang memukul. "Punishment" adalah kata benda. Waktu istirahat adalah salah satu bentuk hukuman. "Punishing" adalah kata sifat. Latihan yang menghukum membuat Anda lelah. "Punishable" adalah kata sifat. Berbohong di bawah sumpah adalah pelanggaran yang dapat dihukum. Anak Anda melihat pola ini dalam kata-kata lain. "Fine" (denda) menjadi "fineable" (dapat didenda). "Penalize" (menghukum) menjadi "penalty" (hukuman). "Punish" memberi kita lebih banyak kejelasan.
Kata Ganti Orang Berubah Bentuknya Kata ganti juga berubah bentuk. "I" (saya) menjadi "me" (saya). "She" (dia perempuan) menjadi "her" (dia perempuan). "We" (kami) menjadi "us" (kami). Ini menunjukkan bahwa bahasa Inggris mengubah kata untuk tata bahasa. Keluarga kata kita "punish" berubah untuk tata bahasa juga. Tetapi juga berubah untuk makna. Kata kerja menunjukkan tindakan. Kata benda menyebutkan konsekuensi. Kata sifat menggambarkan. Mempelajari peran-peran ini membantu anak Anda berbicara tentang aturan dan keadilan dengan jelas.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat – Satu Keluarga, Banyak Kata "Punish" adalah kata kerja. Guru dapat menghukum siswa karena curang. "Punishment" adalah kata benda konsekuensi. Hukuman itu sesuai dengan pelanggaran aturan. "Punishing" adalah kata sifat. Jadwal yang menghukum tidak menyisakan waktu untuk istirahat. "Punishable" adalah kata sifat. Pencurian adalah kejahatan yang dapat dihukum. Keluarga ini memberi anak Anda empat alat untuk memahami konsekuensi. Satu akar. Empat cara untuk berbicara tentang sebab dan akibat.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-kata Tumbuh dari Aturan ke Hasil Mari kita ikuti cerita hukuman. Seorang anak melanggar aturan dengan berlari di dalam. Orang tua harus menghukum perilaku yang tidak aman. Hukuman adalah duduk diam selama lima menit. Berlari adalah tindakan yang dapat dihukum karena dapat menyebabkan cedera. Lihat bagaimana "punish" berjalan melalui keempat kalimat. Setiap bentuk menambahkan lapisan baru. Anak Anda dapat mengatakan "Apakah kamu menghukumnya?" "Hukumannya adil." "Itu adalah hari yang menghukum." "Berbohong dapat dihukum." Satu akar menceritakan keseluruhan cerita tentang konsekuensi.
Makna yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Bagaimana anak Anda tahu pekerjaannya? Lihatlah posisi kalimat. Setelah "will" (akan), "may" (mungkin), atau "should" (harus), gunakan kata kerja. Contoh: "Haruskah saya menghukum anak saya karena lupa pekerjaan rumah?" Sebagai subjek atau objek, gunakan kata benda "punishment." Contoh: "Hukuman harus mengajar, bukan menyakiti." Sebelum kata benda atau setelah "be" (adalah), gunakan "punishing." Contoh: "Rutinitas yang menghukum membuat orang kelelahan." Sebelum kata benda atau setelah "be" (adalah), gunakan "punishable." Contoh: "Mencuri di toko adalah pelanggaran yang dapat dihukum." Akhiran memberikan petunjuk. "Punish" adalah kata kerja. "-ment" menandakan kata benda konsekuensi. "-ing" menandakan kata sifat yang sulit. "-able" menandakan "pantas mendapatkan hukuman."
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Dari "punishing" kita dapat membuat kata keterangan "punishingly." Contoh: "Matahari bersinar dengan menyakitkan." Kata ini sudah mahir. Dari "punishable" kita dapat membuat "punishably." Itu jarang terjadi. Fokuslah terlebih dahulu pada "punish," "punishment," "punishing," dan "punishable." Ajarkan aturan "-ly" secara singkat. Sebagian besar kata sifat menjadi kata keterangan dengan "-ly." "Quick" (cepat) menjadi "quickly" (dengan cepat). Anak Anda akan bertemu pola ini nanti. Untuk saat ini, rayakan empat kata utama.
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) "Punish" tidak memiliki huruf ganda. Berakhir dengan "ish." Ketika kita menambahkan "-ment" untuk membuat "punishment," pertahankan "h." Tidak ada perubahan. "Punish" + "ment" = "punishment." Ketika kita menambahkan "-ing" untuk membuat "punishing," pertahankan "h." "Punish" + "ing" = "punishing." Ketika kita menambahkan "-able" untuk membuat "punishable," pertahankan "h." "Punish" + "able" = "punishable." Tidak ada huruf ganda. Tidak ada huruf bisu. Satu-satunya tantangan adalah bunyi vokal. "Punish" memiliki "u" pendek seperti "put." Bukan "pew-nish." Latihan: PUN-ish.
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Cobalah kalimat sederhana ini dengan anak Anda. Haruskah kita (punish / punishment) (menghukum / hukuman) seorang anak karena tumpahan yang tidak disengaja? (Jawaban: punish) (Punish / punishment) (Hukuman / hukuman) yang adil terhubung dengan aturan yang dilanggar. (Jawaban: punishment) Jadwal kerja yang (punishing / punishable) (menghukum / dapat dihukum) tidak menyisakan waktu luang. (Jawaban: punishing) Menyakiti seseorang dengan sengaja adalah tindakan yang (punishing / punishable) (menghukum / dapat dihukum). (Jawaban: punishable) Guru harus (punish / punishment) (menghukum / hukuman) siswa karena curang. (Jawaban: punish) Buat kalimat Anda sendiri dari kehidupan sehari-hari. Katakan "Kami menghukum perilaku berbahaya, bukan kesalahan." Katakan "Hukumannya adalah menyingkirkan waktu layar." Katakan "Pendakian yang menghukum membuat kami lelah." Katakan "Mengebut adalah pelanggaran yang dapat dihukum."
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Hubungkan hukuman dengan aturan. "Hukuman karena memukul adalah waktu istirahat karena memukul tidak pernah baik-baik saja." "Hukuman karena tidak mengerjakan pekerjaan rumah adalah tidak ada TV sampai selesai." "Hukuman harus adil dan jelas." "Tindakan yang dapat dihukum adalah tindakan yang Anda tahu salah." Ini membangun pemikiran logis.
Gunakan "punishing" dengan hati-hati. Jelaskan tugas yang sulit, bukan orang. "Itu adalah pendakian yang menghukum." Bukan "Kamu menghukum." Ini membangun bahasa yang penuh hormat.
Baca buku tentang aturan, hukum, dan konsekuensi. Banyak buku anak-anak menunjukkan karakter yang menghadapi konsekuensi. Berhenti sejenak saat membaca. Tanyakan "Apakah karakter tersebut menghukum seseorang?" Tanyakan "Apa hukumannya?" Tanyakan "Apakah itu pengalaman yang menghukum?" Tanyakan "Tindakan apa yang dapat dihukum di sini?" Pertanyaan-pertanyaan ini membangun penalaran moral.
Buat bagan aturan dan konsekuensi keluarga. Daftar aturan. Daftar hukuman yang adil. "Aturan: Tidak memukul. Konsekuensi: Waktu istirahat." "Aturan: Pekerjaan rumah dulu. Konsekuensi: Tidak ada layar sampai selesai." Katakan "Hukuman mengajarkan pilihan yang lebih baik." "Hukuman yang baik terhubung dengan kesalahan." "Berbohong selalu dapat dihukum di rumah kami." Ini membangun prediktabilitas dan keamanan.
Bedakan "punishment" (hukuman) dari "discipline" (disiplin). Hukuman adalah konsekuensi. Disiplin adalah pengajaran. "Kami disiplin dengan menggunakan hukuman yang adil." "Disiplin membantu Anda belajar. Hukuman adalah salah satu alat." Nuansa ini membangun kosakata pengasuhan.
Gunakan "punish" tanpa amarah. "Saya tidak marah. Tetapi aturannya jelas, jadi inilah hukumannya." "Saya menghukum tindakannya, bukan Anda." Ini membangun keamanan.
Sekarang Anda memiliki panduan lengkap. Hukumlah secara adil, jangan dengan marah. Jelaskan hukumannya dengan jelas. Gunakan "punishing" untuk tugas yang sulit, bukan untuk orang. Ketahui tindakan apa yang dapat dihukum. Keluarga kata ini melakukan lebih dari sekadar mengajar bahasa Inggris. Itu mengajarkan bahwa aturan membuat kita aman. Itu mengajarkan bahwa konsekuensi mengajarkan lebih baik daripada amarah. Itu mengajarkan bahwa anak Anda dapat belajar dari hukuman dan tumbuh. Teruslah mengajar. Teruslah tumbuh bersama. Satu keluarga kata pada satu waktu.

