Seseorang mengatakan sesuatu tentang seorang anak yang tidak benar. "Kamu pasti lelah." Anak itu penuh energi. Bagaimana mereka menjawabnya? Dua frasa muncul di benak. "Sama sekali tidak." "Justru sebaliknya."
Keduanya berarti "apa yang kamu katakan salah." Keduanya mengoreksi kesalahpahaman. Tetapi mereka terasa berbeda. Yang satu adalah penyangkalan sederhana. Yang satu mengarah pada kebalikannya.
Anak-anak membutuhkan kedua frasa tersebut. Memahami perbedaannya membantu mereka mengoreksi orang lain dengan jelas dan baik.
Artikel ini membantu keluarga menjelajahi frasa ketidaksetujuan ini. Anak Anda akan belajar kapan harus mengatakan "sama sekali tidak" dan kapan harus mengatakan "justru sebaliknya."
Apa Arti Ekspresi Ini?
"Sama sekali tidak" berarti "apa yang kamu katakan sama sekali tidak benar. Tidak ada kebenaran di dalamnya." Frasa ini adalah penyangkalan yang kuat. Itu mengatakan "kamu 100 persen salah."
Untuk seorang anak, pikirkan ini seperti seseorang yang mengatakan "kamu terlihat sedih." Kamu merasa bahagia. Kamu berkata "sama sekali tidak. Aku sedang menjalani hari yang menyenangkan." Kamu menyangkal pernyataan mereka sepenuhnya.
"Justru sebaliknya" berarti "tidak hanya kamu salah, tetapi kebalikan dari apa yang kamu katakan adalah benar." Frasa ini menyangkal dan kemudian menyatakan kebalikannya. Itu mengatakan "kebalikannya yang tepat adalah benar."
Untuk seorang anak, pikirkan ini seperti seseorang yang mengatakan "kamu pasti kedinginan." Kamu sebenarnya sangat kepanasan. Kamu berkata "justru sebaliknya. Aku berkeringat." Kamu menyatakan kebalikannya yang tepat.
Kedua ekspresi ini tampak serupa karena keduanya mengatakan "kamu salah." Keduanya mengoreksi pernyataan yang salah. Keduanya membantu orang memahami kebenaran.
Tetapi yang satu hanya menyangkal. Yang satu menyangkal dan mengganti.
Apa Perbedaannya?
Perbedaan utama terletak pada apakah kamu menyatakan kebalikannya. "Sama sekali tidak" hanya menyangkal. "Justru sebaliknya" menyangkal dan memberikan kebalikannya.
Yang satu tentang mengatakan tidak. Yang satu tentang mengatakan kebalikannya.
"Sama sekali tidak" terdengar seperti penyangkalan yang bersih. Kamu menolak pernyataan itu. Kamu tidak menawarkan informasi yang benar kecuali kamu menambahkannya secara terpisah.
"Justru sebaliknya" terdengar seperti koreksi yang menyertakan kebenaran. Kamu berkata "salah, dan inilah jawaban yang benar: kebalikannya."
Perbedaan lainnya melibatkan situasi. "Sama sekali tidak" berfungsi untuk pernyataan yang salah. "Justru sebaliknya" berfungsi ketika kebenarannya adalah kebalikan dari apa yang dikatakan.
Juga, "justru sebaliknya" lebih spesifik dan kurang umum. "Sama sekali tidak" sangat umum dalam percakapan sehari-hari.
Jadi ingat: sama sekali tidak = penyangkalan sederhana, kamu salah. justru sebaliknya = penyangkalan ditambah kebalikan, kebalikannya benar.
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing?
Gunakan "sama sekali tidak" untuk menyangkal pernyataan yang salah tanpa menambahkan detail. Gunakan itu ketika seseorang menganggap sesuatu yang salah tentang perasaan atau keadaanmu. Gunakan itu untuk kontradiksi sederhana.
Misalnya, seseorang berkata "kamu pasti gugup tentang ujian." Kamu tidak gugup. Kamu berkata "sama sekali tidak. Aku siap." Kamu menyangkal asumsi mereka.
Gunakan "sama sekali tidak" untuk menanggapi ucapan terima kasih dalam beberapa situasi. "Terima kasih sudah membantu." "Sama sekali tidak. Aku senang melakukannya." (Ini berarti "jangan berterima kasih padaku, itu bukan apa-apa.")
Gunakan "justru sebaliknya" ketika kebenarannya adalah kebalikannya yang tepat. Gunakan itu untuk mengoreksi kesalahpahaman dengan kuat. Gunakan itu ketika kamu ingin sangat jelas.
Misalnya, seseorang berkata "kamu terlihat pendiam. Apakah kamu kesal?" Kamu sebenarnya sangat bahagia dan tenang. Kamu berkata "justru sebaliknya. Aku merasa damai dan puas."
Gunakan "justru sebaliknya" untuk koreksi yang kuat. "Kupikir kamu tidak menyukai hadiah itu." "Justru sebaliknya. Aku menyukainya. Itu adalah favoritku."
Juga gunakan "justru sebaliknya" ketika seseorang memiliki hal-hal yang benar-benar terbalik. "Kamu pikir aku marah? Justru sebaliknya. Aku bersyukur."
Ingat: penyangkalan sederhana tanpa menyatakan kebalikannya = "sama sekali tidak." Penyangkalan ditambah menyatakan kebalikannya yang tepat = "justru sebaliknya."
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak
Berikut adalah kalimat sederhana untuk "sama sekali tidak":
Apakah kamu lelah? Sama sekali tidak. Aku tidur nyenyak tadi malam.
(Ini menyangkal asumsi tentang kelelahan.)
Kamu terlihat khawatir tentang permainan. Sama sekali tidak. Aku bersemangat untuk bermain.
(Ini menyangkal asumsi yang salah tentang perasaan.)
Terima kasih sudah membantuku membersihkan. Sama sekali tidak. Aku senang membantu.
(Ini menanggapi ucapan terima kasih dengan mengatakan bantuan itu tidak masalah.)
Berikut adalah kalimat sederhana untuk "justru sebaliknya":
Kamu pikir aku sedih karena kalah dalam permainan? Justru sebaliknya. Aku bangga dengan cara kami bermain.
(Ini menyangkal kesedihan dan menyatakan kebalikannya: kebanggaan.)
Kupikir kamu tidak ingin datang ke pesta. Justru sebaliknya. Aku sudah menantikannya sepanjang minggu.
(Ini menyangkal ketidakminatan dan menyatakan kegembiraan.)
Kamu pikir gelap itu menakutkan? Justru sebaliknya. Kegelapan bisa nyaman dan tenang.
(Ini menyangkal ketakutan dan menyatakan kebalikan yang positif.)
Perhatikan bagaimana "sama sekali tidak" hanya menyangkal. "Justru sebaliknya" menyangkal dan kemudian menyatakan kebalikannya yang tepat.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak orang mengatakan "justru sebaliknya" ketika penyangkalan sederhana akan berhasil. Ini bisa terdengar terlalu dramatis. Seseorang bertanya "apakah kamu kedinginan?" Kamu tidak kedinginan. Kamu berkata "justru sebaliknya."
Salah: "Apakah kamu kedinginan?" (tidak kedinginan) "Justru sebaliknya."
Benar: "Sama sekali tidak. Aku baik-baik saja."
Simpan "justru sebaliknya" untuk saat kebenarannya benar-benar terbalik.
Kesalahan lain: menggunakan "sama sekali tidak" ketika kamu perlu menyatakan kebalikannya dengan jelas. Seseorang sangat bingung. "Kamu benci sayuran, kan?" Kamu suka sayuran. Kamu berkata "sama sekali tidak."
Salah: "Kamu benci sayuran?" "Sama sekali tidak." (samar)
Benar: "Justru sebaliknya. Aku suka sayuran."
Ketika kebingungan kuat, nyatakan kebalikannya dengan jelas.
Kesalahan ketiga: melupakan nada bicaramu. "Sama sekali tidak" yang diucapkan dengan kasar bisa terdengar marah. "Justru sebaliknya" yang diucapkan dengan seringai terdengar kasar.
Ucapkan "sama sekali tidak" dengan suara yang tenang dan lembut. Ucapkan "justru sebaliknya" dengan nada yang jelas dan membantu. Kamu sedang mengoreksi, bukan menyerang.
Tips Memori Mudah
Berikut adalah trik yang menyenangkan untuk anak-anak. Pikirkan gelengan kepala dan putaran 180 derajat.
"Sama sekali tidak" = gelengan kepala. Kamu menggelengkan kepala tidak. Kamu tidak mengatakan apa yang ya. Hanya tidak. Itulah "sama sekali tidak."
"Justru sebaliknya" = putaran 180 derajat. Kamu menghadap satu arah. Kemudian kamu berputar sepenuhnya. Sekarang kamu menghadap kebalikannya. Kamu menunjukkan kebalikannya.
Tip memori lainnya: lihat kata-katanya. "Sama sekali tidak" memiliki kata "tidak" yang berarti tidak. "Sebaliknya" memiliki kata "sebaliknya" seperti mundur.
Gambarlah gambar sederhana. Gambarlah seorang anak menggelengkan kepalanya di samping "sama sekali tidak." Gambarlah seorang anak berputar sepenuhnya untuk menghadap ke arah lain di samping "justru sebaliknya." Gambar-gambar itu membantu anak-anak merasakan perbedaannya.
Coba juga pertanyaan ini: "Apakah aku hanya perlu mengatakan tidak, atau apakah aku perlu menyatakan kebalikannya yang tepat?" Jika hanya tidak, katakan "sama sekali tidak." Jika kebalikannya yang tepat, katakan "justru sebaliknya."
Waktu Latihan Cepat
Cobalah latihan mudah ini dengan anakmu. Isilah bagian yang kosong dengan "sama sekali tidak" atau "justru sebaliknya."
Seseorang berkata "kamu terlihat kesal." Kamu sebenarnya bahagia. Kamu berkata "________________. Aku sedang menjalani hari yang menyenangkan."
Seseorang berkata "kurasa kamu tidak suka pizza." Kamu suka pizza. Kamu berkata "________________. Pizza adalah makanan favoritku."
Seseorang bertanya "apakah kamu takut pada roller coaster?" Kamu tidak takut. Kamu berkata "________________. Aku suka sensasinya."
Seseorang berkata "kamu pasti bosan dengan buku ini." Kamu benar-benar terlibat. Kamu berkata "________________. Aku tidak bisa meletakkannya."
Jawaban:
Sama sekali tidak (penyangkalan sederhana karena kesal)
Justru sebaliknya (nyatakan kebalikannya: suka pizza)
Sama sekali tidak (penyangkalan sederhana karena ketakutan)
Justru sebaliknya (nyatakan kebalikannya: tidak bisa meletakkannya)
Sekarang berlatihlah menggunakan kedua frasa di rumah. Ketika anakmu hanya perlu mengatakan "tidak, itu tidak benar," gunakan "sama sekali tidak." Ketika kebenarannya adalah kebalikan dari apa yang dikatakan seseorang, gunakan "justru sebaliknya" dengan senyuman. Anakmu akan belajar untuk mengoreksi kesalahpahaman dengan kejelasan dan kebaikan.
Penutup
Gunakan "sama sekali tidak" untuk menyangkal pernyataan atau asumsi yang salah tanpa memberikan kebalikannya. Gunakan "justru sebaliknya" untuk menyangkal pernyataan dan kemudian dengan jelas menyatakan bahwa kebalikannya yang tepat adalah benar. Keduanya mengoreksi kesalahpahaman, tetapi yang satu mengatakan tidak sementara yang satu membalikkan dunia.

