Anda berbicara untuk berbagi pikiran Anda. Seorang pembicara berdiri di depan kerumunan. Kata-kata “berbicara, pembicara, berbicara, pidato, tak terkatakan” semuanya berasal dari satu keluarga. Setiap kata berbicara tentang menggunakan kata-kata untuk berkomunikasi. Tetapi masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat. Mempelajari keluarga ini membantu anak-anak mengekspresikan diri dan memahami bahasa yang kuat. Mari kita jelajahi kelima kata ini bersama-sama.
Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu ide inti dapat tumbuh menjadi banyak bentuk kata. Makna tetap sama di intinya. Tetapi kata tersebut mengubah akhirnya atau menambahkan awalan untuk peran baru. Misalnya, “berbicara” adalah kata kerja. “Pembicara” adalah kata benda. “Berbicara” adalah kata benda atau bentuk kata kerja. “Pidato” adalah kata benda. “Tak terkatakan” adalah kata sifat. Mengetahui kelima bentuk ini membantu seorang anak berbicara tentang komunikasi dan perasaan yang kuat.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Kata ganti berubah dari “dia” menjadi “dia” atau “miliknya”. Keluarga kata kita berubah dengan menambahkan akhiran dan awalan. Pikirkan “berbicara” sebagai tindakan inti dari berbicara. “Pembicara” mengubah tindakan itu menjadi seseorang. “Berbicara” mengubah tindakan itu menjadi sebuah aktivitas. “Pidato” mengubah tindakan itu menjadi pembicaraan formal. “Tak terkatakan” menambahkan “tak-” yang berarti terlalu mengerikan untuk dibicarakan. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan sederhana. Tindakan apa? Berbicara. Siapa yang berbicara? Pembicara. Aktivitas apa? Berbicara. Pembicaraan formal apa? Pidato. Apa yang terlalu mengerikan untuk diucapkan? Tak terkatakan.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini memiliki kata kerja, kata benda, dan kata sifat. Mari kita mulai dengan kata kerja “berbicara”. Kata Kerja: Silakan berbicara lebih keras. Saya tidak bisa mendengar Anda. “Berbicara” berarti mengucapkan kata-kata.
Berikutnya adalah kata benda “pembicara”. Kata Benda: Pembicara memberikan presentasi yang panjang. “Pembicara” berarti seseorang yang berbicara atau perangkat yang memutar suara.
Kemudian kita memiliki “berbicara” sebagai kata benda. Kata Benda: Berbicara di depan umum membuat sebagian orang gugup. “Berbicara” juga bisa menjadi bentuk kata kerja. Kata Kerja (sedang berlangsung): Kepala sekolah sedang berbicara kepada kelas.
Kemudian kata benda “pidato”. Kata Benda: Pidato presiden menginspirasi bangsa. “Pidato” berarti pembicaraan formal atau kemampuan untuk berbicara.
Terakhir kata sifat “tak terkatakan”. Kata Sifat: Gempa bumi menyebabkan kerusakan yang tak terkatakan. “Tak terkatakan” berarti terlalu buruk atau terlalu mengejutkan untuk dijelaskan dengan kata-kata. Keluarga ini tidak memiliki bentuk kata keterangan yang umum.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas Kata bahasa Inggris Kuno “specan” berarti berbicara. Dari akar ini, kami membangun keluarga komunikasi. “Berbicara” mempertahankan arti kata kerja utama. Menambahkan -er membuat “pembicara” (orang yang berbicara). Menambahkan -ing membuat “berbicara” (aktivitas). Menambahkan -ech (dari bentuk yang lebih tua) membuat “pidato” (pembicaraan formal). Menambahkan “tak-” dan -able membuat “tak terkatakan” (tidak dapat diucapkan). Anak-anak dapat melihat pola yang sama dalam keluarga lain. Misalnya “bicara, pembicara, berbicara, bicara, tak terbicara (jarang)”. Mempelajari awalan seperti “tak-” membantu anak-anak memahami lawan kata.
Makna yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Perhatikan dengan seksama peran masing-masing kata. “Berbicara” adalah kata kerja. Contoh: Ucapkan kebenaran bahkan ketika itu sulit.
“Pembicara” adalah kata benda. Contoh: Pembicara di pertemuan itu lucu.
“Berbicara” adalah kata benda atau bentuk kata kerja. Contoh kata benda: Berbicara dengan jelas membutuhkan latihan. Contoh kata kerja: Mereka sedang berbicara dalam bahasa Prancis.
“Pidato” adalah kata benda. Contoh: Dia menulis pidato untuk ulang tahun sahabatnya.
“Tak terkatakan” adalah kata sifat. Contoh: Penjahat melakukan tindakan yang tak terkatakan. Masing-masing bentuk memiliki peran yang jelas. Hanya “berbicara” yang memiliki dua peran.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Kita dapat membuat kata keterangan dari “tak terkatakan”. Tambahkan -ly untuk mendapatkan “tak terkatakan”. Tak terkatakan + ly = tak terkatakan. Contoh: Makanannya sangat buruk. Kita juga bisa membuat “terkatakan”, tetapi itu jarang terjadi. Untuk pelajar muda, fokuslah pada “tak terkatakan” sebagai kata sifat yang kuat. Peringatan sederhana: “Tak terkatakan berarti Anda bahkan tidak dapat membicarakannya.”
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) “Berbicara” tidak memiliki huruf ganda. Tambahkan -er untuk membuat “pembicara”. Berbicara + er = pembicara (tidak ada perubahan). Tambahkan -ing untuk membuat “berbicara”. Berbicara + ing = berbicara (tidak ada perubahan). Tambahkan -ech? Tidak, “pidato” berasal dari ejaan yang lebih tua. “Pidato” mengubah “ea” menjadi “ee” dan menambahkan “ch”. Berbicara → pidato (ubah vokal dan akhiran). Tambahkan awalan “tak-” ke “terkatakan” untuk membuat “tak terkatakan”. Tak + bicara + able = tak terkatakan (pertahankan e? Hilangkan? Terkatakan mempertahankan e). Kesalahan umum adalah menulis “speach” untuk “pidato”. Katakan “Pidato memiliki dua e dan diakhiri dengan ch, seperti pantai.” Kesalahan lainnya adalah “tak terkatakan” dieja “unspeackable”. Katakan “Tak terkatakan tidak memiliki ck. Bicara + mampu.” Kesalahan lainnya adalah “pembicara” dieja “speeker”. Katakan “Pembicara memiliki ea, seperti berbicara dan lemah.”
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Bacalah masing-masing dengan lantang. Pilih kata yang benar dari keluarga tersebut.
Silakan ______ perlahan agar saya mengerti. Jawaban: berbicara (kata kerja)
______ menggunakan mikrofon di atas panggung. Jawaban: pembicara (kata benda)
______ di depan umum adalah keterampilan yang dapat Anda pelajari. Jawaban: berbicara (kata benda)
Kelas memberikan ______ tentang penghematan air. Jawaban: pidato (kata benda)
Perang menyebabkan penderitaan yang ______. Jawaban: tak terkatakan (kata sifat)
Dia ______ tiga bahasa dengan lancar. Jawaban: berbicara (bentuk kata kerja)
Komputer saya memiliki ______ bawaan. Jawaban: pembicara (kata benda)
______ presiden berlangsung selama dua puluh menit. Jawaban: pidato (kata benda)
Kekejaman cerita itu ______. Jawaban: tak terkatakan (kata sifat)
Dia lupa bagaimana cara ______ sejenak. Jawaban: berbicara (kata kerja)
Setelah latihan, tanyakan satu pertanyaan kepada anak Anda. Apakah kata ini merupakan tindakan, orang, aktivitas, pembicaraan formal, atau deskripsi yang mengerikan? Pertanyaan sederhana itu mengajarkan tata bahasa melalui komunikasi.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Gunakan panggilan telepon untuk mengajar “berbicara”. Katakan “Silakan berbicara dengan jelas agar Nenek dapat mendengar Anda.” Gunakan acara sekolah untuk mengajar “pembicara”. Katakan “Pembicara hari ini memberi tahu kami tentang keselamatan kebakaran.” Gunakan waktu cerita untuk mengajar “berbicara”. Katakan “Berbicara di depan orang lain menjadi lebih mudah dengan latihan.” Gunakan pesta ulang tahun untuk mengajar “pidato”. Katakan “Anda dapat memberikan pidato singkat untuk berterima kasih kepada semua orang.” Gunakan buku atau film sedih untuk mengajar “tak terkatakan”. Katakan “Karakter tersebut mengalami kesedihan yang tak terkatakan.” Gunakan kata ini dengan lembut. Itu sangat kuat.
Mainkan “isi bagian yang kosong” saat berkendara. Katakan “Silakan ______ keras. Saya tidak bisa mendengar Anda.” (berbicara) Katakan “______ di radio memiliki suara yang bagus.” (pembicara) Katakan “______ terlalu cepat membuatnya sulit untuk diikuti.” (berbicara) Katakan “Guru memberikan ______ tentang kebaikan.” (pidato) Katakan “Badai menyebabkan kerusakan yang ______ pada kota.” (tak terkatakan)
Bacalah cerita tentang pidato terkenal. Tanyakan “Apa yang ingin dibagikan oleh pembicara?”
Ubah aktivitas menggambar menjadi pelajaran kata. Gambar mulut dengan garis suara. Beri label “berbicara”. Gambar seseorang di podium. Beri label “pembicara”. Gambar kerumunan yang mendengarkan. Beri label “berbicara”. Gambar kertas dengan garis. Beri label “pidato”. Gambar wajah menangis dengan mulut tertutup. Beri label “rasa sakit yang tak terkatakan”.
Saat anak Anda melakukan kesalahan, tetap tenang. Jika mereka mengatakan “Saya memberikan pidato,” katakan “Hampir. Anda memberikan pidato. Berbicara adalah tindakannya. Pidato adalah pembicaraan formal.” Jika mereka mengatakan “Dia sedang berpidato,” katakan “Dekat. Dia sedang berbicara. Pidato adalah apa yang dia berikan.”
Tuliskan kelima kata tersebut di catatan tempel. Letakkan di dekat cermin. Setiap kali anak Anda berlatih pidato atau presentasi, tunjuklah kata-kata tersebut.
Ingatlah bahwa berbicara adalah sebuah anugerah. Gunakan kata-kata ini untuk mendorong keberanian. Segera anak Anda akan berbicara dengan percaya diri. Mereka akan belajar dari setiap pembicara yang mereka dengar. Mereka akan berlatih berbicara di depan Anda. Mereka akan menulis pidato singkat untuk malam keluarga. Dan mereka akan mengerti apa arti tak terkatakan dalam cerita. Itulah anugerah yang kuat dari mempelajari satu keluarga kata kecil bersama-sama.

