Bagaimana Seseorang Berubah dari Dewasa Menjadi Pribadi yang Matang dan Bisakah Anda Menjadi Salah Satunya Tanpa yang Lain?

Bagaimana Seseorang Berubah dari Dewasa Menjadi Pribadi yang Matang dan Bisakah Anda Menjadi Salah Satunya Tanpa yang Lain?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Setiap anak-anak mengamati orang dewasa. Mereka membayar tagihan. Mereka membuat aturan. Mereka sepertinya tahu segalanya.

Tetapi anak-anak juga memperhatikan hal lain. Beberapa orang dewasa bertingkah seperti anak-anak. Beberapa anak muda bertingkah sangat bijaksana.

Ada dua frasa yang menggambarkan menjadi dewasa sepenuhnya. "Dewasa" dan "Pribadi yang matang" keduanya berarti bukan anak-anak. Tetapi mereka mengukur hal yang berbeda.

Artikel ini membantu keluarga memahami kedua gagasan tersebut. Anda akan belajar apa yang membuat seseorang menjadi dewasa. Anda juga akan belajar apa yang membuat seseorang menjadi pribadi yang matang. Mari kita jelajahi konsep-konsep penting ini bersama-sama.

Apa Arti Ekspresi Ini?
"Dewasa" berarti seseorang yang telah mencapai usia tertentu. Biasanya delapan belas atau dua puluh satu tahun. Hukum menyebut Anda dewasa. Anda dapat memilih, mengemudi, dan menandatangani kontrak. Dewasa adalah tentang biologi dan hukum.

Untuk seorang anak, jelaskan dengan cara ini. "Dewasa berarti Anda cukup umur untuk melakukan hal-hal orang dewasa. Anda bisa hidup sendiri. Anda bisa mendapatkan pekerjaan. Pemerintah mengatakan Anda sudah dewasa."

"Pribadi yang matang" berarti seseorang yang bertindak bijaksana dan bertanggung jawab. Pribadi yang matang berpikir sebelum bertindak. Mereka mengendalikan emosi mereka. Mereka menepati janji. Matang adalah tentang perilaku, bukan usia.

Beri tahu anak Anda ini. "Pribadi yang matang berarti Anda membuat pilihan yang baik. Anda meminta maaf ketika salah. Anda membantu orang lain. Anda tidak mengamuk. Beberapa anak-anak sudah matang. Beberapa orang dewasa tidak."

Kedua kata tersebut menggambarkan menjadi dewasa. Tidak ada kata yang terjadi dalam semalam. Keduanya membutuhkan waktu.

Mengapa mereka tampak mirip? Karena orang dewasa harusnya sudah matang. Dan orang yang matang biasanya sudah dewasa. Tetapi keduanya tidak selalu berjalan bersama.

Apa Perbedaannya?
Perbedaan utama terletak pada apa yang dibutuhkan masing-masing kata.

"Dewasa" hanya membutuhkan satu hal: ulang tahun. Berusia delapan belas tahun. Anda sudah dewasa. Tidak ada tes. Tidak ada wawancara. Hanya waktu yang berlalu.

"Pribadi yang matang" membutuhkan banyak hal. Pengendalian diri. Empati. Tanggung jawab. Kesabaran. Kebijaksanaan. Hal ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berlatih. Beberapa orang tidak pernah mempelajarinya.

Yang satu tentang status hukum. Yang lainnya tentang karakter.

Perbedaan lain melibatkan perubahan. Status dewasa berubah dalam semalam. Pada ulang tahun ketujuh belas Anda, Anda adalah seorang anak di bawah umur. Pada usia delapan belas tahun, Anda sudah dewasa. Suatu hari mengubah segalanya.

Kematangan berubah secara perlahan. Anda tidak bisa menjadi matang pada tanggal tertentu. Kematangan tumbuh seperti pohon. Tahun demi tahun. Kesalahan demi kesalahan. Pelajaran demi pelajaran.

Tona juga berbeda. "Dewasa" terdengar faktual dan legal. "Pribadi yang matang" terdengar pujian dan aspiratif.

Gunakan perbandingan sederhana ini dengan anak Anda. "Dewasa adalah kartu yang mengatakan Anda sudah cukup umur. Pribadi yang matang adalah medali yang Anda peroleh melalui pilihan yang baik."

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?
Kita menggunakan "dewasa" untuk masalah hukum dan resmi. Pikirkan tentang memilih. Pikirkan tentang menandatangani sewa. Pikirkan tentang membeli alkohol.

Di sekolah, dewasa berarti guru dan orang tua. Siswa dewasa kuliah di usia berapa pun.

Di rumah, orang dewasa membayar hipotek. Orang dewasa memutuskan waktu tidur. Orang dewasa menandatangani surat izin.

Di masyarakat, orang dewasa bertugas di juri. Orang dewasa mengadopsi hewan peliharaan. Orang dewasa membuka rekening bank.

Kita menggunakan "pribadi yang matang" untuk perilaku dan karakter. Pikirkan tentang seseorang yang mengakui kesalahan. Pikirkan tentang seseorang yang menunggu dengan tenang dalam antrean. Pikirkan tentang seseorang yang menyimpan rahasia.

Di sekolah, siswa yang matang membantu teman sekelas yang di-bully. Mereka menyelesaikan pekerjaan tanpa pengingat. Mereka menerima kritik dengan anggun.

Di rumah, pribadi yang matang melakukan pekerjaan rumah tanpa mengeluh. Mereka meminta maaf setelah berdebat. Mereka memikirkan bagaimana tindakan mereka memengaruhi orang lain.

Dengan teman, pribadi yang matang lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Mereka merayakan keberhasilan orang lain. Mereka tidak menyebarkan gosip.

Tips penggunaan alami. Gunakan "dewasa" untuk usia dan hak hukum. Gunakan "pribadi yang matang" untuk perilaku dan kebijaksanaan.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak
Berikut adalah kalimat sederhana agar anak Anda pelajari.

Dewasa untuk:

"Adikku menjadi dewasa pada usia delapan belas tahun. Dia memilih untuk pertama kalinya minggu lalu."

"Orang dewasa harus membayar pajak setiap tahun. Itu adalah salah satu bagian yang tidak menyenangkan dari tumbuh dewasa."

"Orang dewasa yang bertanggung jawab atas kolam renang mengawasi semua orang berenang. Dia meniup peluit jika ada yang berlari."

Pribadi yang matang untuk:

"Pribadi yang matang mengatakan 'Saya salah' alih-alih membuat alasan. Itu membutuhkan keberanian."

"Ayah saya adalah pribadi yang matang. Dia tetap tenang ketika mobil mogok."

"Meskipun baru berusia sepuluh tahun, Mia bertingkah seperti pribadi yang matang. Dia membantu adik laki-lakinya mengatasi ketakutannya pada kegelapan."

Bacalah kalimat-kalimat ini bersama-sama. Tanyakan pada anak Anda. "Siapa yang sudah dewasa di keluarga kita? Siapa yang bertingkah seperti pribadi yang matang?"

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak orang mencampuradukkan ide-ide ini. Berikut adalah kesalahan yang paling umum.

Kesalahan 1: Berpikir semua orang dewasa sudah matang.

Salah: "Dia berusia tiga puluh lima tahun, jadi dia pasti pribadi yang matang."

Benar: "Dia berusia tiga puluh lima tahun, tetapi dia masih bertingkah seperti remaja. Usia tidak menjamin kedewasaan."

Mengapa? Banyak orang dewasa bertingkah kekanak-kanakan. Usia hanyalah angka.

Kesalahan 2: Mengatakan anak-anak tidak bisa matang.

Salah: "Kamu baru berusia dua belas tahun. Kamu tidak bisa menjadi pribadi yang matang."

Benar: "Kamu baru berusia dua belas tahun, tetapi kamu menunjukkan perilaku yang matang ketika kamu membantu tanpa diminta."

Mengapa? Anak-anak bisa bertingkah matang. Kematangan adalah tentang pilihan, bukan usia.

Kesalahan 3: Menggunakan pribadi yang matang sebagai kata mewah untuk orang dewasa.

Salah: "Semua pribadi yang matang dapat mengemudi."

Benar: "Semua orang dewasa di atas usia enam belas tahun dapat mengemudi di sebagian besar negara bagian. Beberapa pribadi yang matang terlalu muda untuk mengemudi."

Mengapa? Kematangan dan mengemudi tidak memiliki hubungan. Usia menentukan mengemudi, bukan karakter.

Beri tahu anak Anda ini. "Dewasa berarti usia Anda. Pribadi yang matang berarti tindakan Anda. Anda bisa menjadi keduanya, salah satunya, atau tidak keduanya. Bertujuan untuk keduanya."

Tips Memori Mudah
Bantu anak Anda mengingat perbedaannya dengan trik menyenangkan ini.

Tip 1: Kartu Ulang Tahun dan Trofi
Gambar kartu ulang tahun bertuliskan "18." Kartu itu berarti dewasa. Suatu hari mengubah segalanya.

Gambar piala bertuliskan "Pilihan yang Baik." Trofi itu berarti pribadi yang matang. Diperoleh melalui banyak tindakan.

Tanyakan pada anak Anda. "Apakah Anda mendapatkan ini dari kalender atau dari perilaku Anda?"

Tip 2: Kalender dan Cermin
Dewasa berasal dari kalender. Perhatikan tanggalnya. Berusia delapan belas tahun. Selesai.

Pribadi yang matang berasal dari cermin. Lihatlah diri Anda sendiri. Tanyakan "Apakah saya bertindak baik hari ini?" Bekerja setiap hari.

Anak Anda dapat menunjuk ke kalender untuk dewasa dan cermin untuk matang.

Tip 3: Uji Pertanyaan
Ajarkan anak Anda untuk mengajukan dua pertanyaan. "Berapa usia orang ini? Bagaimana orang ini bertindak?"

Usia menjawab status dewasa. Perilaku menjawab status matang.

Tes dua pertanyaan ini berfungsi untuk siapa saja.

Tip 4: Game Suara
Dewasa terdengar seperti "resmi" — legal dan faktual.

Pribadi yang matang terdengar seperti "bijaksana" — bijaksana dan baik hati.

Buat suaranya bersama-sama. Tertawa sambil belajar.

Waktu Latihan Cepat
Cobalah latihan sederhana ini dengan anak Anda.

Latihan 1: Pilihan Ganda
Bacalah setiap kalimat. Pilih dewasa atau pribadi yang matang.

"_____ menandatangani surat izin. Dia berusia dua puluh dua tahun."

Jawaban: dewasa

"Bahkan ketika frustrasi, seorang _____ tidak berteriak. Mereka menggunakan kata-kata yang tenang."

Jawaban: pribadi yang matang

"Paman saya adalah seorang _____. Dia membayar tagihannya tepat waktu, tetapi dia masih makan sereal untuk makan malam."

Jawaban: dewasa

"_____ mendengarkan kedua belah pihak sebelum memutuskan. Dia tidak berpihak dengan cepat."

Jawaban: pribadi yang matang

Latihan 2: Isian
Gunakan dewasa atau pribadi yang matang untuk melengkapi setiap kalimat.

"Di mata hukum, seorang _____ dapat membeli rumah dan menandatangani kontrak."

Jawaban: dewasa

"Seorang _____ mengakui ketika mereka membutuhkan bantuan. Mereka tidak berpura-pura tahu segalanya."

Jawaban: pribadi yang matang

"_____ begadang sampai tengah malam. Tidak ada yang memberi tahu dia kapan harus tidur."

Jawaban: dewasa

"Seorang _____ memikirkan masa depan. Mereka menabung dan membuat rencana."

Jawaban: pribadi yang matang

Periksa jawaban bersama-sama. Pujilah setiap upaya. Jika anak Anda melakukan kesalahan, katakan ini. "Usaha yang bagus. Mari kita ingat kartu ulang tahun dan trofi."

Penutup
Perbedaan utamanya sederhana. Dewasa berarti Anda mencapai usia tertentu, biasanya delapan belas tahun. Pribadi yang matang berarti Anda bertindak bijaksana, baik hati, dan bertanggung jawab. Sekarang Anda dan anak Anda memahami bahwa usia dan perilaku adalah hal yang berbeda. Anda bisa menjadi dewasa tanpa menjadi matang. Anda bisa menjadi matang tanpa menjadi dewasa. Tujuannya adalah untuk menjadi keduanya. Rayakan ulang tahun dewasa. Latih pilihan yang matang setiap hari. Tumbuh dewasa membutuhkan waktu. Tumbuh bijaksana membutuhkan waktu lebih lama lagi. Teruslah mencoba. Keluarga Anda akan sampai di sana bersama-sama.