Bisakah Kamu Menguasai Penggunaan “as” dan “like” dalam Kalimat Bahasa Inggris Sehari-hari?

Bisakah Kamu Menguasai Penggunaan “as” dan “like” dalam Kalimat Bahasa Inggris Sehari-hari?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Orang tua dan anak-anak seringkali menanyakan pertanyaan yang sama. Kapan kita menggunakan “as”? Kapan kita menggunakan “like”? Kedua kata kecil ini dapat menyebabkan kebingungan besar. Tapi jangan khawatir. Kamu bisa mempelajari perbedaannya bersama-sama. Panduan ini akan membantumu menguasai penggunaan “as” dan “like” langkah demi langkah. Mari buat tata bahasa Inggris menjadi sederhana dan menyenangkan.

Apa Itu “as” dan “like”? “As” dan “like” keduanya menunjukkan hubungan antara dua hal. Keduanya membantu kita membandingkan orang, tindakan, atau benda. Tetapi keduanya bekerja dengan cara yang berbeda. Anggap saja mereka sebagai dua alat yang ramah. Setiap alat memiliki pekerjaannya sendiri.

“Like” membandingkan kata benda atau kata ganti. Artinya “mirip dengan” atau “dengan cara yang sama seperti.” Misalnya, “He runs like a cheetah.” ⟦PRESERVE_1⟧ Di sini, “like” menghubungkan “he” dan “cheetah.” ⟦PRESERVE_2⟧ Ini menunjukkan kesamaan.

“As” dapat melakukan lebih banyak pekerjaan. ⟦PRESERVE_3⟧ Artinya bisa “dalam peran sebagai” atau “dengan cara yang sama.” ⟦PRESERVE_4⟧ Misalnya, “She works as a teacher.” ⟦PRESERVE_5⟧ Ini menunjukkan peran pekerjaannya. ⟦PRESERVE_6⟧ “As” juga muncul dalam perbandingan dengan tindakan. ⟦PRESERVE_7⟧ Misalnya, “Do as I say.”

Pemahaman dasar ini membuat penggunaan “as” dan “like” menjadi jauh lebih mudah. Mari kita jelajahi aturan-aturannya selanjutnya.

Aturan “as” dan “like” Aturan pertama sederhana. Gunakan “like” sebelum kata benda atau kata ganti. Jangan gunakan kata kerja setelah “like.” Misalnya, “You look like your mother.” ⟦PRESERVE_8⟧ “Your mother” adalah frasa kata benda. ⟦PRESERVE_9⟧ Tidak ada kata kerja yang mengikuti.

Aturan kedua mencakup “as.” Gunakan “as” sebelum subjek dan kata kerja. Misalnya, “Please do as I asked.” ⟦PRESERVE_10⟧ “I asked” memiliki subjek (“I”) dan kata kerja (“asked”). ⟦PRESERVE_11⟧ Kamu juga dapat menggunakan “as” sebelum frasa preposisi. ⟦PRESERVE_12⟧ Misalnya, “As in the past, we won.”

Aturan ketiga berfokus pada “as” untuk peran. Gunakan “as” untuk menggambarkan pekerjaan atau fungsi seseorang. Misalnya, “He works as a doctor.” ⟦PRESERVE_13⟧ Jangan pernah menggunakan “like” di sini. ⟦PRESERVE_14⟧ “He works like a doctor” berarti dia bukan seorang dokter. ⟦PRESERVE_15⟧ Dia hanya bertindak mirip dengan seorang dokter.

Aturan keempat membantu dengan frasa umum. Beberapa ungkapan selalu menggunakan “as.” Ini termasuk “as usual,” “as well as,” dan “as long as.” Ungkapan lain selalu menggunakan “like.” Ini termasuk “feel like” dan “look like.” Mempelajari frasa tetap ini menghemat waktu.

Cara Menggunakan “as” dan “like” Mulai dengan kalimat pendek. Lihat kata setelah bagian yang kosong. Apakah itu kata benda atau kata ganti? Gunakan “like.” “She sings like a bird.” ⟦PRESERVE_16⟧ “Bird” adalah kata benda. ⟦PRESERVE_17⟧ Bagus.

Apakah ada kata kerja setelah bagian yang kosong? Gunakan “as.” “Nobody paints as he does.” ⟦PRESERVE_18⟧ “He does” berisi kata kerja. ⟦PRESERVE_19⟧ Sempurna.

Cobalah menggunakan “as” untuk peran nyata. “My sister works as a nurse.” ⟦PRESERVE_20⟧ Ini adalah pekerjaan aslinya. ⟦PRESERVE_21⟧ Gunakan “like” untuk perbandingan yang tidak nyata. “My sister works like a robot.” ⟦PRESERVE_22⟧ Dia bukan robot. ⟦PRESERVE_23⟧ Tetapi dia bekerja sangat keras.

Gunakan “as” dalam perbandingan tingkat. “This book is as good as that one.” ⟦PRESERVE_24⟧ Gunakan “like” untuk kesamaan. “This book is like that one.” ⟦PRESERVE_25⟧ Perhatikan perbedaan kecil dalam maknanya.

Saat kamu merasa tidak yakin, bacalah kalimat itu dengan lantang. Telingamu seringkali mengetahui aturannya. Banyak penutur asli belajar dengan cara ini. Percayalah pada instingmu setelah mempelajari dasar-dasarnya.

Contoh “as” dan “like” Mari kita lihat contoh yang jelas untuk anak-anak. Kalimat-kalimat ini pendek dan mudah.

Contoh dengan “like”:

The baby sleeps like a log.

This ice cream tastes like candy.

You run like the wind.

My dog looks like a fox.

She laughs like her father.

Contoh dengan “as”:

He works as a waiter on weekends.

Please come as you are.

As your friend, I want to help.

She sings as an angel would.

Do as the sign says.

Contoh dengan keduanya dalam satu kalimat:

He acts like a child, as his mother often says.

She works as a chef, and she cooks like a professional.

As I told you, this tastes like chocolate.

Bacalah contoh-contoh ini bersama anakmu. Bergantian membuat kalimat baru. Latihan ini membangun kepercayaan diri.

Kesalahan Umum Kesalahan pertama adalah menggunakan “like” sebelum kata kerja. Salah: “Do like I do.” Benar: “Do as I do.” Ingat, “like” membutuhkan kata benda atau kata ganti setelahnya. Tidak ada kata kerja yang diizinkan langsung setelah “like.”

Kesalahan kedua adalah menggunakan “as” untuk perbandingan sederhana. Salah: “He runs as a rabbit.” Benar: “He runs like a rabbit.” Untuk perbandingan kata benda sederhana, “like” benar.

Kesalahan ketiga adalah membingungkan peran dengan tindakan. Salah: “She acts like a manager at her job.” (Jika dia adalah manajer yang sebenarnya) Benar: “She acts as a manager at her job.” Gunakan “as” untuk peran nyata. Gunakan “like” untuk peran palsu atau imajiner.

Kesalahan keempat terjadi dengan kalimat negatif. Beberapa orang menulis “not like” padahal “not as” lebih baik. Misalnya, “He is not as tall as his brother.” Bukan “not like.” Ini membutuhkan latihan.

Kesalahan kelima adalah melupakan frasa tetap. “As well as” benar. “Like well as” salah. “As if” benar. “Like if” salah dalam penulisan formal. Pelajari frasa-frasa ini sebagai potongan bahasa.

Perbandingan: “as” vs. “like” Mari kita bandingkan keduanya berdampingan. Ini membuat perbedaannya jelas.

Makna:

“Like” menunjukkan kesamaan. Ini membandingkan dua hal yang berbeda.

“As” menunjukkan kesetaraan atau peran. Itu juga bisa berarti “dengan cara itu.”

Pola tata bahasa:

“Like” + kata benda/kata ganti (tidak ada kata kerja)

“As” + subjek + kata kerja ATAU “as” + kata benda (untuk peran)

Pasangan contoh satu:

“You sound like your mother.” (Mirip dengan ibu)

“You sound as your mother does.” (Dengan cara yang sama seperti suara ibu)

Pasangan contoh dua:

“He works like a horse.” (Sangat keras, tetapi bukan kuda)

“He works as a horse trainer.” (Pekerjaan nyata)

Pasangan contoh tiga:

“She dresses like a queen.” (Gaya yang mirip)

“She dresses as a queen in the play.” (Peran dalam sebuah drama)

Dalam percakapan santai, banyak orang menggunakan “like” lebih sering. Tetapi penulisan formal membutuhkan pilihan yang benar. Anakmu akan mempelajari kedua gaya ini. Keterampilan ini membantu dalam ujian dan esai di sekolah.

Latihan Praktik Cobalah latihan ini bersama anakmu. Tulis jawabanmu di kertas. Kemudian periksa dengan bagian jawaban di bawah ini.

Latihan 1: Isilah bagian yang kosong dengan “as” atau “like”.

Please do _____ I say.

This pillow feels _____ a cloud.

He works _____ a firefighter.

She sings _____ a professional singer would.

You look just _____ your grandma.

_____ your doctor, I advise more rest.

Nobody cooks _____ she does.

That sounds _____ a good idea.

Latihan 2: Perbaiki kesalahannya.

He runs as a cheetah.

Do like your teacher shows you.

She acts like a boss at her real job.

This tastes as chocolate.

Like usual, he is late.

Latihan 3: Tulis kalimatmu sendiri.

Tulis satu kalimat dengan “like” yang membandingkan seorang teman dengan seekor binatang.

Tulis satu kalimat dengan “as” yang menggambarkan pekerjaan anggota keluarga.

Tulis satu kalimat menggunakan keduanya “as” dan “like.”

Luangkan waktumu. Latihan-latihan ini membantu otakmu mengingat aturan. Pembelajaran terjadi melalui latihan, bukan kesempurnaan.

Jawaban dan Penjelasan Jawaban Latihan 1:

as (“as I say” memiliki subjek “I” dan kata kerja “say”)

like (“a cloud” adalah frasa kata benda, tidak ada kata kerja)

as (peran pekerjaan nyata)

as (“a professional singer would” memiliki kata kerja “would”)

like (“your grandma” adalah frasa kata benda)

As (“your doctor” adalah sebuah peran)

as (“she does” memiliki subjek dan kata kerja)

like (“a good idea” adalah frasa kata benda)

Koreksi Latihan 2:

He runs like a cheetah. (Perbandingan kata benda sederhana membutuhkan “like”)

Do as your teacher shows you. (“Your teacher shows you” memiliki kata kerja)

She acts as a boss at her real job. (Peran nyata, jadi gunakan “as”)

This tastes like chocolate. (Perbandingan sederhana dengan kata benda “chocolate”)

As usual, he is late. (“As usual” adalah frasa tetap)

Jawaban Contoh Latihan 3:

Teman terbaikku berenang seperti ikan.

Tanteku bekerja sebagai pustakawan.

Seperti yang kukatakan, taman ini berbau seperti mawar.

Bandingkan jawabanmu dengan ini. Apakah kamu mendapatkan jawaban yang benar? Jika tidak, bacalah penjelasannya lagi. Setiap kesalahan mengajarimu sesuatu yang baru.

Tips Belajar untuk Keluarga Tip satu adalah pengamatan harian. Setiap hari, temukan satu kalimat dengan “as” atau “like” di sebuah buku atau daring. Bacalah dengan lantang. Katakan mengapa penulis memilih kata itu.

Tip dua adalah membangun kalimat. Bergantianlah dengan anakmu. Satu orang mengucapkan kalimat dengan “like.” Yang lain mengubahnya menjadi “as” jika memungkinkan. Tidak semua kalimat dapat diubah. Tidak apa-apa.

Tip tiga adalah menggunakan catatan tempel. Tulis “like” di catatan kuning. Tulis “as” di catatan biru. Letakkan di dinding. Ketika seseorang berbicara dengan benar, tambahkan bintang. Ini membuat tata bahasa terlihat.

Tip empat adalah mendengarkan lagu. Banyak lagu menggunakan “like” untuk perbandingan. “Like a virgin,” “Like a rolling stone.” Perhatikan bagaimana “like” selalu terhubung ke kata benda. Lagu jarang menggunakan “as” dengan cara ini. Itu memberitahumu sesuatu tentang ucapan umum.

Tip lima adalah bersabar. Anak-anak belajar tata bahasa secara perlahan. Begitu juga orang dewasa. Buat jurnal kesalahan kecil. Tulis satu kesalahan setiap minggu. Kemudian tulis koreksinya. Tinjau jurnal sebulan sekali. Kamu akan melihat kemajuan nyata.

Ingat, menggunakan “as” dan “like” dengan benar membutuhkan waktu. Bahkan penutur asli pun membuat kesalahan. Tujuannya bukanlah kesempurnaan. Tujuannya adalah komunikasi yang jelas. Pujilah setiap keberhasilan kecil. Bacalah bersama. Menulislah bersama. Tertawalah atas kesalahan bersama. Itulah cara bahasa tumbuh di rumah yang bahagia.