Apa Itu Ucapan yang Dilaporkan: Pertanyaan?
Ucapan yang dilaporkan adalah cara untuk melaporkan atau memberi tahu seseorang apa yang telah dikatakan orang lain. Alih-alih mengutip kata-kata seseorang secara langsung (ucapan langsung), kita sering melaporkannya secara tidak langsung (ucapan yang dilaporkan). Ini sangat berguna saat berbagi percakapan atau cerita.
Saat kita melaporkan pertanyaan, ada aturan khusus yang harus diikuti. Ucapan yang dilaporkan memungkinkan kita mengubah pertanyaan menjadi pernyataan, sambil tetap menyampaikan makna aslinya. Contohnya:
Ucapan langsung: "Jam berapa sekarang?" Ucapan yang dilaporkan: Dia bertanya jam berapa sekarang.
Perhatikan bagaimana struktur pertanyaan berubah saat kita menggunakan ucapan yang dilaporkan. Perbedaan utamanya adalah kita tidak menggunakan tanda tanya, dan kita mengubah urutan kata agar sesuai dengan pernyataan.
Aturan Ucapan yang Dilaporkan: Pertanyaan
Untuk menggunakan ucapan yang dilaporkan dengan pertanyaan secara benar, ada beberapa aturan penting yang perlu diingat:
Perubahan Urutan Kata: Dalam pertanyaan langsung, urutan kata seringkali terbalik (subjek + kata kerja). Namun, dalam ucapan yang dilaporkan, kita kembali ke urutan kata biasa dari sebuah pernyataan (subjek + kata kerja).
Contoh:
Langsung: "Apakah kamu akan datang ke pesta?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya akan datang ke pesta.
Menghilangkan Tanda Tanya: Dalam ucapan yang dilaporkan, kita tidak menggunakan tanda tanya. Pertanyaan dilaporkan sebagai pernyataan.
Contoh:
Langsung: "Bisakah kamu membantuku?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya bisa membantunya.
Perubahan Tenses: Dalam ucapan yang dilaporkan, tenses kata kerja seringkali berubah. Ini karena kata kerja pelaporan berada dalam bentuk lampau.
Contoh:
Langsung: "Saya akan pergi ke toko." Dilaporkan: Dia berkata bahwa dia akan pergi ke toko.
Menggunakan “If” atau “Whether” untuk Pertanyaan Ya/Tidak: Untuk pertanyaan ya/tidak, kita menggunakan “if” atau “whether” untuk memperkenalkan ucapan yang dilaporkan.
Contoh:
Langsung: "Apakah kamu suka es krim?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya suka es krim.
Mengubah Kata Ganti: Kata ganti dapat berubah agar sesuai dengan perspektif pelapor.
Contoh:
Langsung: "Saya suka film ini," kata Tom. Dilaporkan: Tom berkata bahwa dia menyukai film itu.
Tidak Perlu Inversi: Dalam ucapan langsung, kita terkadang menggunakan inversi untuk pertanyaan. Tetapi dalam ucapan yang dilaporkan, kita tidak lagi memerlukan inversi.
Contoh:
Langsung: "Apa yang kamu lakukan kemarin?" Dilaporkan: Dia bertanya apa yang telah saya lakukan kemarin. Cara Menggunakan Ucapan yang Dilaporkan: Pertanyaan
Menggunakan ucapan yang dilaporkan untuk pertanyaan mengikuti proses yang sederhana. Berikut cara Anda dapat melaporkan sebuah pertanyaan:
Mulai dengan Kata Kerja Pelaporan: Mulai kalimat dengan kata kerja pelaporan seperti bertanya, menanyakan, atau bertanya-tanya. Ini memperkenalkan pertanyaan.
Pilih Kata Tanya yang Benar: Untuk pertanyaan langsung yang menggunakan kata tanya seperti siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, atau bagaimana, simpan kata tanya saat melaporkan pertanyaan.
Contoh:
Langsung: "Kamu mau ke mana?" Dilaporkan: Dia bertanya saya mau ke mana.
Ubah Urutan Kata: Seperti yang disebutkan sebelumnya, ubah urutan kata kembali ke pernyataan. Jadi, jika itu pertanyaan yang menggunakan inversi (kata kerja sebelum subjek), letakkan subjek terlebih dahulu dalam ucapan yang dilaporkan.
Contoh:
Langsung: "Apakah hujan?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah hujan.
Sesuaikan Tenses: Ubah tenses kata kerja dari sekarang menjadi lampau (jika perlu). Misalnya, present simple menjadi past simple, present continuous menjadi past continuous, dll.
Contoh:
Langsung: "Saya sedang makan siang." Dilaporkan: Dia berkata bahwa dia sedang makan siang.
Tambahkan “If” atau “Whether” untuk Pertanyaan Ya/Tidak: Saat pertanyaan asli dapat dijawab dengan ya atau tidak sederhana, gunakan “if” atau “whether” dalam ucapan yang dilaporkan.
Contoh:
Langsung: "Apakah kamu akan datang ke pesta?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya akan datang ke pesta. Contoh Ucapan yang Dilaporkan: Pertanyaan
Berikut adalah beberapa contoh ucapan yang dilaporkan dengan pertanyaan untuk membantu Anda memahami cara kerja strukturnya:
Pertanyaan Ya/Tidak: Langsung: "Apakah dia akan datang ke pesta?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah dia akan datang ke pesta. Langsung: "Apakah kamu sudah menyelesaikan pekerjaan rumahmu?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumah saya.
Pertanyaan Wh-: Langsung: "Apa yang sedang kamu lakukan?" Dilaporkan: Dia bertanya apa yang sedang saya lakukan. Langsung: "Di mana restoran terdekat?" Dilaporkan: Mereka bertanya di mana restoran terdekat.
Pertanyaan dengan Modal: Langsung: "Bisakah kamu membantuku?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya bisa membantunya. Langsung: "Maukah kamu bergabung dengan kami untuk makan malam?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya akan bergabung dengan mereka untuk makan malam.
Pertanyaan dengan Beberapa Kata: Langsung: "Jam berapa kereta berangkat?" Dilaporkan: Dia bertanya jam berapa kereta berangkat. Langsung: "Siapa yang memberitahumu tentang acara itu?" Dilaporkan: Dia bertanya siapa yang memberitahuku tentang acara itu. Kesalahan Umum
Meskipun ucapan yang dilaporkan adalah alat tata bahasa yang berguna, pelajar seringkali membuat kesalahan. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang harus dihindari saat melaporkan pertanyaan:
Lupa Menggunakan “If” atau “Whether”: Untuk pertanyaan ya/tidak, ingatlah untuk menambahkan if atau whether saat melaporkan pertanyaan. Salah: Dia bertanya apakah saya akan pergi ke toko. Benar: Dia bertanya apakah saya akan pergi ke toko.
Tidak Mengubah Urutan Kata: Seringkali, pelajar lupa untuk mengubah urutan kata dari format pertanyaan menjadi format pernyataan. Salah: Dia bertanya apakah kamu akan datang besok? Benar: Dia bertanya apakah saya akan datang besok.
Menggunakan Tenses Sekarang Alih-alih Tenses Lampau: Dalam ucapan yang dilaporkan, tenses kata kerja biasanya berubah kembali menjadi tenses lampau. Lupa untuk membuat perubahan ini adalah kesalahan umum. Salah: Dia bertanya apakah dia akan datang ke pesta. Benar: Dia bertanya apakah dia akan datang ke pesta.
Menghilangkan Tanda Tanya: Karena ucapan yang dilaporkan bukanlah pertanyaan langsung, tidak perlu tanda tanya. Salah: Dia bertanya, “Kamu berasal dari mana?” Benar: Dia bertanya dari mana saya berasal. Perbandingan: Ucapan Langsung vs. Ucapan yang Dilaporkan (Pertanyaan)
Untuk lebih memahami ucapan yang dilaporkan, ada baiknya untuk membandingkan pertanyaan langsung dan yang dilaporkan. Berikut adalah rincian perbedaan utama:
Ucapan Langsung: Ucapan langsung adalah saat kita mengutip kata-kata seseorang secara persis. Ini menggunakan tanda kutip dan tanda tanya untuk pertanyaan. Contoh: “Apakah kamu akan datang?” tanyanya. Ucapan yang Dilaporkan: Ucapan yang dilaporkan adalah saat kita melaporkan kata-kata seseorang tanpa mengutipnya secara langsung. Ini mengubah struktur pertanyaan dan tidak lagi menggunakan tanda kutip atau tanda tanya. Contoh: Dia bertanya apakah saya akan datang.
Perbedaan yang paling penting adalah penghapusan tanda kutip, perubahan urutan kata, dan perubahan tenses kata kerja.
Latihan Praktik
Sekarang saatnya untuk berlatih menggunakan ucapan yang dilaporkan dengan pertanyaan. Cobalah mengubah pertanyaan langsung ini menjadi ucapan yang dilaporkan:
"Apa yang kamu lakukan akhir pekan ini?" "Apakah kamu melihat kunci saya?" "Maukah kamu membantuku dengan pekerjaan rumahku?" "Di mana halte bus terdekat?" "Apakah kamu menikmati konser?" "Bagaimana cara membuat resep ini?" Jawaban dan Penjelasan
Berikut adalah jawaban untuk latihan praktik:
"Apa yang kamu lakukan akhir pekan ini?" Dilaporkan: Dia bertanya apa yang saya lakukan akhir pekan ini. "Apakah kamu melihat kunci saya?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya telah melihat kuncinya. "Maukah kamu membantuku dengan pekerjaan rumahku?" Dilaporkan: Mereka bertanya apakah saya akan membantu mereka dengan pekerjaan rumah mereka. "Di mana halte bus terdekat?" Dilaporkan: Dia bertanya di mana halte bus terdekat. "Apakah kamu menikmati konser?" Dilaporkan: Dia bertanya apakah saya telah menikmati konser. "Bagaimana cara membuat resep ini?" Dilaporkan: Dia bertanya bagaimana saya membuat resep itu. Tips Belajar
Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda menguasai ucapan yang dilaporkan untuk pertanyaan:
Berlatih dengan Percakapan Nyata: Cobalah untuk melaporkan percakapan dari kehidupan sehari-hari Anda. Ini akan membantu Anda terbiasa menggunakan ucapan yang dilaporkan secara alami. Perhatikan Tenses: Saat melaporkan ucapan, selalu ingat bahwa tenses kata kerja biasanya berubah menjadi lampau. Perhatikan perubahan ini! Gunakan Kartu Flash: Tulis pertanyaan dalam ucapan langsung di satu sisi kartu flash dan berlatih mengubahnya menjadi ucapan yang dilaporkan di sisi lain. Baca Lebih Banyak: Membaca cerita atau artikel yang menggunakan ucapan yang dilaporkan akan membantu Anda melihatnya digunakan dalam konteks.
Dengan berlatih dan menggunakan ucapan yang dilaporkan secara teratur, Anda akan merasa lebih percaya diri menggunakannya baik dalam berbicara maupun menulis.

