Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”?
Satu kata dasar dapat berkembang menjadi lima bentuk humor.
“Fun, funny, funnily, funnier, funniest” memiliki satu arti yang sama.
Arti tersebut adalah “menyenangkan atau menyebabkan tawa.”
Masing-masing bentuk memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat.
Satu kata menggambarkan aktivitas yang menyenangkan.
Satu kata menggambarkan sesuatu yang membuatmu tertawa.
Satu kata memberi tahu bagaimana seseorang melakukan sesuatu dengan cara yang konyol.
Satu kata membandingkan dua hal.
Satu kata membandingkan tiga hal atau lebih.
Memelajari kelima bentuk ini membangun kosakata kegembiraan dan humor.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya
Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti “it and its.”
Tetapi keluarga kata bekerja dengan cara yang sama untuk kata-kata lain.
“Fun” adalah kata benda atau kata sifat.
“Funny” adalah kata sifat.
“Funnily” adalah kata keterangan.
“Funnier” adalah kata sifat komparatif.
“Funniest” adalah kata sifat superlatif.
Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan yang berbeda.
Hal atau kualitas menyenangkan apa? Fun.
Jenis lelucon atau orang seperti apa? Funny.
Bagaimana sesuatu dilakukan dengan cara yang konyol? Funnily.
Yang mana yang lebih lucu? Funnier.
Yang mana yang paling lucu? Funniest.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata
Keluarga ini dimulai dengan kata benda “fun.”
Fun berarti kesenangan atau kegembiraan.
Contoh: “Bermain game itu menyenangkan.”
“Fun” juga bisa menjadi kata sifat.
Contoh: “Itu adalah film yang menyenangkan.”
Dari “fun,” kita membuat kata sifat “funny.”
“Funny” menggambarkan sesuatu yang membuatmu tertawa.
Contoh: “Badut itu menceritakan lelucon yang lucu.”
Dari “funny,” kita membuat kata keterangan “funnily.”
“Funnily” memberi tahu bagaimana sesuatu dilakukan dengan cara yang lucu.
Contoh: “Dia dengan lucu menggoyangkan telinganya.”
Dari “funny,” kita membuat bentuk komparatif “funnier.”
“Funnier” berarti lebih lucu dari sesuatu yang lain.
Contoh: “Kartun ini lebih lucu dari yang itu.”
Dari “funny,” kita membuat bentuk superlatif “funniest.”
“Funniest” berarti paling lucu dari semuanya.
Contoh: “Itu adalah cerita paling lucu yang pernah saya dengar.”
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan ke Kualitas
Pikirkan tentang sebuah keluarga yang bermain game konyol.
Game ini “fun” untuk semua orang. Itu adalah kata sifat.
Aturan konyol dari game ini adalah “funny.” Itu adalah kata sifat.
Ayah “funnily” jatuh dengan sengaja. Itu adalah kata keterangan.
Lelucon ibu “funnier” daripada lelucon ayah. Itu adalah bentuk komparatif.
Tawa bayi adalah suara “funniest” dari semuanya. Itu adalah bentuk superlatif.
Arti akar tetap “menyenangkan atau tawa.”
Peran dan tingkatannya berubah dengan setiap kalimat.
Arti yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda?
“Fun” bisa menjadi kata benda atau kata sifat.
Sebagai kata benda: “Kami bersenang-senang di pesta itu.”
Sebagai kata sifat: “Itu adalah game yang menyenangkan.”
“Funny” selalu menjadi kata sifat.
Itu menggambarkan sesuatu yang menggelikan.
Contoh: “Wajah monyet itu lucu.”
“Funnily” selalu menjadi kata keterangan.
Itu menggambarkan bagaimana suatu tindakan dilakukan.
Contoh: “Kucing itu dengan lucu mengejar ekornya.”
“Funnier” selalu menjadi kata sifat (komparatif).
Itu membandingkan dua hal.
Contoh: “Leluconmu lebih lucu dari leluconku.”
“Funniest” selalu menjadi kata sifat (superlatif).
Itu membandingkan tiga hal atau lebih.
Contoh: “Itu adalah film paling lucu yang pernah ada.”
Satu keluarga. Peran yang berbeda.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly?
“Funny” menjadi “funnily” dengan mengubah “y” menjadi “i” dan menambahkan “ly.”
Ini mengikuti aturan “y to i” yang umum.
Happy menjadi happily.
Lucky menjadi luckily.
Silly menjadi sillily.
“Funnily” mengikuti aturan yang sama.
Kata keterangan menggambarkan tindakan yang dilakukan dengan cara yang konyol atau lucu.
Contoh: “Dia dengan lucu berpura-pura tersandung.”
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y to i, dan Lainnya)
“Fun” tidak memiliki huruf ganda.
Itu pendek dan sederhana.
Saat kita menambahkan “-ny,” kita menggandakan “n.”
Fun + ny = funny (ganda n).
Saat kita menambahkan “-ly,” kita mengubah “y” menjadi “i” dan menambahkan “ly.”
Funny – ubah y menjadi i – tambahkan ly = funnily (ganda n, lalu y to i).
Saat kita menambahkan “-er,” kita mengubah “y” menjadi “i” dan menambahkan “er.”
Funny – ubah y menjadi i – tambahkan er = funnier (ganda n).
Saat kita menambahkan “-est,” kita mengubah “y” menjadi “i” dan menambahkan “est.”
Funny – ubah y menjadi i – tambahkan est = funniest (ganda n).
Kesalahan umum adalah menulis “funny” dengan satu “n” (funy).
Ejaan yang benar memiliki ganda “n” – funny.
Kesalahan lain adalah menulis “funnily” dengan satu “n” (funily).
Ejaan yang benar memiliki ganda “n” – funnily.
Tulis perlahan pada awalnya.
Ingat: fun, funny, funnily, funnier, funniest.
Mari Berlatih – Bisakah Kamu Memilih Bentuk yang Tepat?
Coba kalimat-kalimat ini bersama anakmu.
Isi bagian yang kosong dengan fun, funny, funnily, funnier, atau funniest.
Pesta ulang tahun itu sangat _______.
Komedian itu menceritakan lelucon yang sangat _______.
Badut itu _______ berjalan berputar-putar.
Game ini _______ daripada yang terakhir.
Itu adalah kartun _______ yang pernah saya lihat.
Kami bersenang-senang _______ membangun benteng bersama.
Ceritanya _______, tetapi ceritanya bahkan lebih _______.
Bagian _______ dari pertunjukan itu adalah anjing yang menari.
Dia _______ mengedipkan mata pada saudara perempuannya.
Dari semua lelucon, yang itu adalah yang _______.
Jawaban:
fun
funny
funnily
funnier
funniest
fun
funny, funnier
funniest
funnily
funniest
Periksa setiap jawaban secara perlahan.
Tanyakan kepada anakmu mengapa kata itu cocok.
Puji usaha dan tawa.
Jaga agar latihan tetap singkat dan konyol.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anakmu Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan
Kamu dapat mengajarkan “fun, funny, funnily, funnier, funniest” melalui kehidupan sehari-hari.
Gunakan game, lelucon, dan momen konyol.
Di rumah, katakan “Game ini menyenangkan.”
Tanyakan “Apa arti fun?”
Saat anakmu membuat lelucon, katakan “Itu lucu.”
Tanyakan “Apa arti funny?”
Saat anakmu bertingkah konyol, katakan “Kamu berjalan dengan funnily.”
Tanyakan “Apa arti funnily?”
Bandingkan dua lelucon. Katakan “Yang ini lebih lucu.”
Tanyakan “Apa arti funnier?”
Bandingkan tiga. Katakan “Itu yang paling lucu.”
Tanyakan “Apa arti funniest?”
Mainkan game “jalan konyol”.
Tuliskan kelima kata itu di catatan tempel.
Ucapkan sebuah kalimat. Biarkan anakmu memegang kata yang benar.
Contoh: “Kami bersenang-senang.” Anak memegang “fun.”
“Itu lucu.” Anak memegang “funny.”
“Dia berjalan funnily.” Anak memegang “funnily.”
“Ini lebih lucu.” Anak memegang “funnier.”
“Itu yang paling lucu.” Anak memegang “funniest.”
Gambar poster lima bagian.
Tulis “fun” dengan gambar wajah tersenyum.
Tulis “funny” dengan gambar emoji tertawa.
Tulis “funnily” dengan gambar jalan konyol.
Tulis “funnier” dengan gambar dua lelucon, satu dengan tawa yang lebih besar.
Tulis “funniest” dengan gambar piala.
Gantungkan di dinding.
Gunakan game “kontes lelucon”.
Ceritakan dua lelucon. Tanyakan “Mana yang lebih lucu?”
Ceritakan yang ketiga. Tanyakan “Mana yang paling lucu?”
Jaga agar setiap sesi di bawah lima menit.
Ulangi game di hari yang berbeda.
Anak-anak belajar melalui tawa dan perbandingan yang menyenangkan.
Saat anakmu membuat kesalahan, tersenyumlah.
Katakan “Usaha yang bagus. Biarkan saya tunjukkan lagi.”
Gunakan kata yang benar dalam kalimat sederhana.
Kemudian lanjutkan.
Tidak perlu latihan tata bahasa.
Tidak perlu tes.
Hanya contoh hangat dan kesenangan nyata setiap hari.
Segera anakmu akan menguasai “fun, funny, funnily, funnier, funniest.”
Keterampilan itu akan membantu mereka berbagi kegembiraan, menggambarkan humor, dan membandingkan hal-hal konyol.

