Tidak semua hal terjadi setiap hari. Tidak semuanya tidak pernah terjadi. Beberapa hal terjadi di antaranya. Dua frasa umum menggambarkan frekuensi sedang. “Kadang-kadang” dan “Sesekali.” Keduanya berarti “tidak sering, tidak pernah.” Keduanya mengatakan “pada beberapa kesempatan.” Tetapi yang satu lebih umum. Yang satu terasa lebih seperti hadiah. Orang tua dan anak-anak dapat belajar bersama. Menggambarkan seberapa sering sesuatu terjadi membantu orang lain memahami hidup Anda. Kata-kata yang tepat membuat makna Anda jelas. Mari kita jelajahi dua ungkapan sesekali ini.
Apa Arti Ungkapan Ini? “Kadang-kadang” berarti “pada beberapa kesempatan tetapi tidak selalu.” Ini adalah kata yang paling umum untuk frekuensi sedang. Ini mencakup berbagai rentang, dari 10 persen hingga 40 persen dari waktu.
Untuk seorang anak, pikirkan tentang minggu yang cerah dan berawan. “Kadang-kadang” mengatakan “Itu terjadi di beberapa hari. Tidak semua. Tidak ada.”
“Sesekali” juga berarti “kadang-kadang tetapi tidak sering.” Ini menunjukkan frekuensi yang lebih rendah daripada “kadang-kadang.” Rasanya lebih istimewa. Itu berarti setiap beberapa minggu atau bulan.
Untuk seorang anak, pikirkan tentang makan kue di pesta ulang tahun. “Sesekali” mengatakan “Ini tidak sering terjadi. Ketika itu terjadi, rasanya seperti hadiah.” Kedua frasa berarti tidak teratur. Keduanya mengatakan “tidak setiap hari.” Mereka tampak serupa karena orang menggunakan keduanya untuk hal-hal yang terkadang terjadi. Namun yang satu berarti sedikit lebih sering. Yang satu berarti jarang.
Apa Perbedaannya? Perbedaan utama adalah frekuensi. “Kadang-kadang” menunjukkan frekuensi yang lebih tinggi. Sesuatu yang terkadang terjadi mungkin terjadi setiap beberapa hari atau setiap minggu.
“Sesekali” menunjukkan frekuensi yang lebih rendah. Sesuatu yang terjadi sesekali mungkin terjadi sebulan sekali atau sekali dalam satu musim.
Perbedaan lainnya adalah perasaan. “Kadang-kadang” terasa netral. Itu hanya menyatakan fakta. “Sesekali” terasa lebih istimewa. Ini sering menggambarkan hadiah atau acara langka.
Satu lagi perbedaan adalah formalitas. “Kadang-kadang” berfungsi di pengaturan apa pun. Sekolah. Rumah. Menulis. “Sesekali” terdengar sedikit lebih percakapan. Rasanya lebih hangat.
Juga, “sesekali” tidak dapat menggambarkan perasaan semudah “kadang-kadang.” “Kadang-kadang saya merasa sedih” berhasil. “Sesekali saya merasa sedih” terdengar aneh.
Ajarkan anak-anak bahwa keduanya berarti tidak sering. Yang satu berarti cukup sering. Yang satu berarti jarang.
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing? Gunakan “Kadang-kadang” untuk acara mingguan atau dua kali seminggu. “Kadang-kadang kita makan pizza untuk makan malam.” “Kadang-kadang saya berjalan kaki ke sekolah.” “Kadang-kadang ayah saya membacakan cerita untuk saya.”
Gunakan “Kadang-kadang” untuk perasaan dan suasana hati. “Kadang-kadang saya takut gelap.” “Kadang-kadang dia merasa malu.” Perasaan membutuhkan “kadang-kadang,” bukan “sesekali.”
Gunakan “Kadang-kadang” untuk penjelasan sekolah. “Kadang-kadang jawabannya tidak jelas.” “Kadang-kadang kita bekerja dalam kelompok.”
Gunakan “Sesekali” untuk hadiah langka. “Sesekali kita pergi makan es krim.” “Sesekali saya boleh begadang.”
Gunakan “Sesekali” untuk acara khusus. “Sesekali kita mengunjungi Nenek di negara bagian lain.” “Sesekali salju turun di sini.”
Gunakan “Sesekali” ketika Anda ingin menekankan bahwa sesuatu itu tidak umum. “Saya membersihkan kamar saya sesekali” terdengar kurang sering daripada “Saya membersihkan kamar saya kadang-kadang.”
Orang tua dapat mencontoh keduanya. Katakan “kadang-kadang” untuk acara mingguan. Katakan “sesekali” untuk hadiah bulanan atau musiman.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Berikut adalah kalimat sederhana yang dapat diucapkan anak-anak.
Kadang-kadang:
Kadang-kadang saya makan sereal untuk makan malam.
Kadang-kadang teman saya berjalan pulang bersama saya.
Kadang-kadang guru memberi kita istirahat tambahan.
Kadang-kadang saya merasa kesepian.
Kadang-kadang kita menonton film pada hari Jumat.
Sesekali:
Sesekali kita pergi ke pantai.
Sesekali ibu saya membeli donat.
Sesekali saya menemukan uang di saku saya.
Sesekali kita piknik di taman.
Sesekali saya mendapatkan mainan baru.
Bacalah ini dengan lantang. Perhatikan bagaimana “kadang-kadang” terdengar seperti kehidupan normal. Perhatikan bagaimana “sesekali” terdengar seperti kejutan khusus.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Anak-anak membuat kesalahan dengan frasa ini. Berikut adalah kesalahan umum.
Kesalahan 1: Menggunakan “sesekali” untuk acara harian. Contoh: “Sesekali saya menyikat gigi.” Itu salah. Anda menyikat setiap hari. Benar: Katakan “Saya menyikat gigi setiap hari” atau “kadang-kadang dua kali sehari.”
Kesalahan 2: Menggunakan “kadang-kadang” untuk acara yang sangat langka. Contoh: “Kadang-kadang kita pergi ke Disney World.” Jika Anda pergi setiap beberapa tahun, “kadang-kadang” terdengar terlalu sering. Benar: Katakan “Sesekali kita pergi ke Disney World” atau “jarang.”
Kesalahan 3: Lupa “a” dalam “sesekali.” Contoh: “Sesekali” kehilangan “a.” Ini salah. Benar: Katakan “sesekali.”
Kesalahan 4: Menggunakan “sesekali” untuk perasaan. Contoh: “Sesekali saya bahagia.” Ini terdengar aneh. Perasaan sering berubah. Benar: Katakan “Kadang-kadang saya bahagia.”
Kesalahan 5: Menempatkan “sesekali” di awal kalimat tanpa koma. “Sesekali kita bermain game” baik-baik saja. Tetapi untuk kejelasan, koma membantu. “Sesekali, kita bermain game.” Benar: Tambahkan koma untuk jeda yang lebih lama.
Tips Memori Mudah Berikut adalah trik memori sederhana.
Tip memori 1: Pikirkan tentang kalender dan ulang tahun. “Kadang-kadang” ditandai di kalender setiap minggu. “Sesekali” ditandai sebulan sekali atau kurang.
Tip memori 2: Gunakan jari Anda. Angkat tiga jari untuk “kadang-kadang” (mungkin 3 hari seminggu). Angkat satu jari untuk “sesekali” (1 kali dalam beberapa minggu).
Tip memori 3: Pikirkan tentang kata “sementara.” “Sementara” berarti jangka waktu. “Sesekali” berarti satu kali dalam jangka waktu yang lama.
Tip memori 4: Gambarlah sebuah garis. Satu ujung adalah “selalu.” Ujung lainnya adalah “tidak pernah.” “Kadang-kadang” lebih dekat ke tengah. “Sesekali” lebih dekat ke “tidak pernah.”
Tip memori 5: Gunakan “tes hadiah.” Jika acara tersebut terasa seperti hadiah, katakan “sesekali.” Jika acara itu hanya kehidupan normal, katakan “kadang-kadang.”
Latih kiat-kiat ini selama percakapan keluarga. Bagikan hal-hal yang Anda lakukan kadang-kadang versus sesekali.
Waktu Latihan Cepat Coba latihan ini. Orang tua membaca dengan lantang. Anak-anak menjawab.
Latihan 1: Pilih frasa terbaik.
Anda makan pancake untuk sarapan sekitar dua kali seminggu. Apakah Anda mengatakan: a) Kadang-kadang b) Sesekali
Anda pergi ke taman air sekali setiap dua tahun. Rasanya istimewa. Apakah Anda mengatakan: a) Kadang-kadang b) Sesekali
Anda merasa gugup sebelum ujian. Tidak setiap ujian, tetapi banyak ujian. Apakah Anda mengatakan: a) Kadang-kadang saya merasa gugup b) Sesekali saya merasa gugup
Jawaban: 1(a), 2(b), 3(a)
Latihan 2: Isilah bagian yang kosong.
“__________ saya mengajak anjing berjalan-jalan setelah sekolah.” (mingguan, normal)
“__________ kami memesan pizza pada Jumat malam.” (khusus, kurang sering)
Jawaban: 1. Kadang-kadang, 2. Sesekali
Bonus: Mainkan game “Garis Frekuensi”. Gambarlah garis di atas kertas. Tandai “selalu” di satu ujung dan “tidak pernah” di ujung lainnya. Tempatkan “kadang-kadang” dan “sesekali” pada garis. Kemudian sebutkan aktivitas. Tempatkan mereka di garis. Bicaralah tentang di mana masing-masing berada.
Ringkasan Gunakan “kadang-kadang” untuk hal-hal yang sering terjadi, seperti mingguan atau beberapa kali seminggu. Gunakan “sesekali” untuk hal-hal yang jarang terjadi, seperti sebulan sekali atau kurang. Keduanya berarti tidak selalu dan tidak pernah. Yang satu teratur tetapi tidak konstan. Yang satu adalah hadiah khusus. Pilih berdasarkan seberapa sering itu benar-benar terjadi.
















