Setiap hari, kita berbicara tentang hal-hal yang terjadi berulang kali. Matahari terbit. Burung bernyanyi. Anak-anak sarapan. Tindakan-tindakan ini menggunakan tenses khusus.
Tenses itu adalah simple present. Tenses ini menjelaskan kebiasaan. Tenses ini menyatakan fakta. Tenses ini juga berbicara tentang acara yang terjadwal. Penutur bahasa Inggris menggunakannya ratusan kali setiap hari.
Anak-anak sudah tahu tenses ini. “Aku suka es krim.” “Dia bermain sepak bola.” “Kami tinggal di rumah besar.” Mereka hanya belum tahu namanya.
Orang tua dapat membantu dengan menunjukkan simple present dalam kehidupan sehari-hari. Ketika Anda mengatakan “Ayah bekerja di kantor,” Anda menggunakan simple present. Ketika anak Anda mengatakan “Bus datang pukul delapan,” mereka juga menggunakannya.
Tenses ini terasa sederhana karena memang sederhana. Tidak ada aturan yang rumit. Tidak ada kata waktu yang membingungkan. Hanya pernyataan yang jelas tentang sekarang dan selalu.
Mari kita temukan kekuatan simple present.
Apa Itu Simple Present? Simple present menjelaskan tindakan yang terjadi secara teratur. Tenses ini juga menjelaskan hal-hal yang tetap benar untuk waktu yang lama. Anggap saja sebagai “tenses sehari-hari.”
Kita menggunakan simple present untuk kebiasaan. “Aku menggosok gigi dua kali sehari.” Menggosok gigi terjadi secara teratur. Itu adalah rutinitas.
Kita menggunakan simple present untuk fakta. “Air mendidih pada suhu 100 derajat.” Ini tidak pernah berubah. Itu selalu benar.
Kita menggunakan simple present untuk perasaan dan pikiran. “Aku mencintai keluargaku.” “Dia percaya pada keajaiban.” Keadaan ini tidak berubah dengan cepat.
Kita menggunakan simple present untuk acara yang terjadwal. “Kereta berangkat pukul 6 sore.” “Film dimulai dalam sepuluh menit.” Jadwal ini terasa tetap.
Anak-anak memahami simple present sebagai tenses “sekarang dan selalu”. Bukan kemarin. Bukan besok. Sekarang dan selalu.
Orang tua dapat bertanya “Apa yang kamu lakukan setiap pagi?” Jawabannya menggunakan simple present. “Aku bangun. Aku berpakaian. Aku makan sereal.” Tiga kata kerja simple present dalam satu kalimat.
Nama “simple present” berarti persis seperti itu. Present = sekarang. Simple = mudah. Tidak ada kata kerja bantu tambahan. Tidak ada perubahan urutan kata. Hanya kata kerja itu sendiri.
Aturan Simple Present Aturan untuk simple present mudah dipelajari. Sebagian besar kata kerja mengikuti satu pola. Hanya satu perubahan kecil yang terjadi.
Aturan satu: Gunakan kata kerja dasar untuk I, you, we, they Aku makan sarapan. Kamu makan sarapan. Kami makan sarapan. Mereka makan sarapan. Kata kerja tetap sama. Tidak ada huruf tambahan.
Aturan dua: Tambahkan -s atau -es untuk he, she, it Dia makan sarapan. Dia makan sarapan. Itu makan sarapan. Tambahkan S ke sebagian besar kata kerja. Makan menjadi makanS. Bermain menjadi bermainS. Membaca menjadi membacaS.
Aturan tiga: Ejaan khusus untuk -es Kata kerja yang berakhiran -ch, -sh, -s, -x, atau -z menambahkan -es. Menonton menjadi menontonES. Mencuci menjadi mencuciES. Mencium menjadi menciumES. Memperbaiki menjadi memperbaikiES. Mendengung menjadi mendengungES.
Kata kerja yang berakhiran konsonan + y mengubah y menjadi i dan menambahkan -es. Menangis menjadi menangisES. Belajar menjadi belajarES. Terbang menjadi terbangES. Tetapi bermain menjadi bermainS. Mengapa? Vokal + y mempertahankan y.
Aturan empat: Gunakan do dan does untuk pertanyaan dan negatif Pertanyaan: Apakah kamu suka pizza? Apakah dia suka pizza? Negatif: Aku tidak suka laba-laba. Dia tidak suka laba-laba.
Do digunakan dengan I, you, we, they. Does digunakan dengan he, she, it. Setelah does, kata kerja kembali ke bentuk dasar. Apakah dia suka? Bukan apakah dia sukaS.
Aturan lima: Gunakan don't dan doesn't untuk negatif pendek Don't = do not. Doesn't = does not. “Mereka tidak menonton TV.” “Dia tidak menonton TV.” Kontraksi ini terdengar alami dalam berbicara.
Kelima aturan ini mencakup semuanya. Latih satu aturan pada satu waktu. Kuasai penambahan -s terlebih dahulu. Kemudian pelajari pertanyaan. Kemudian pelajari negatif.
Cara Menggunakan Simple Present Gunakan simple present dalam tujuh situasi sehari-hari. Setiap situasi terasa alami untuk percakapan keluarga.
Situasi satu: Rutinitas harian “Aku bangun pukul 7 pagi.” “Dia mandi.” “Kami makan malam bersama.” Rutinitas mengisi hari-hari kita. Simple present menggambarkannya dengan sempurna.
Situasi dua: Situasi permanen “Dia bekerja di rumah sakit.” “Mereka tinggal di Boston.” “Ayahku mengendarai mobil biru.” Fakta-fakta ini tetap benar selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
Situasi tiga: Kebenaran umum “Bulan mengorbit Bumi.” “Burung memiliki bulu.” “Es krim meleleh di bawah sinar matahari.” Fakta-fakta ini tidak pernah berubah. Simple present membuatnya terdengar pasti.
Situasi empat: Perasaan dan pendapat “Aku suka cokelat.” “Dia benci suara bising.” “Kami percaya pada kebaikan.” Perasaan hidup di masa sekarang. Gunakan simple present untuk membagikannya.
Situasi lima: Indra dan persepsi “Sup ini terasa asin.” “Bunga itu berbau harum.” “Aku melihat kupu-kupu.” “Apakah kamu mendengar suara itu?” Indra terjadi sekarang juga. Simple present berfungsi untuk kata kerja indra.
Situasi enam: Instruksi dan petunjuk “Kamu belok kiri di lampu lalu lintas.” “Pertama, kamu pecahkan telurnya.” “Kemudian kamu tambahkan tepungnya.” Instruksi menggunakan simple present untuk kejelasan.
Situasi tujuh: Komentar olahraga dan ulasan “Messi mengoper bola.” “Dia menembak. Dia mencetak gol!” “Buku itu berakhir dengan bahagia.” Komentar langsung menggunakan simple present untuk tindakan langsung.
Orang tua dapat menunjukkan simple present selama aktivitas apa pun. “Lihat, anjing itu tidur di atas permadani. Itu adalah simple present. Itu terjadi setiap sore.”
Anak-anak dapat menyimpan “buku harian simple present.” Tulis tiga hal yang kamu lakukan setiap hari. Tulis tiga fakta yang kamu ketahui. Tulis tiga perasaan yang kamu miliki. Ini membangun kepercayaan diri.
Contoh Simple Present Contoh membantu anak-anak melihat polanya. Bacalah ini dengan lantang. Kelompokkan mereka berdasarkan penggunaan.
Kebiasaan dan rutinitas
Aku minum air setiap pagi.
Dia berjalan ke sekolah bersama temannya.
Mereka menonton kartun setelah makan malam.
Dia selalu lupa topinya.
Kami berlatih piano pada hari Selasa.
Fakta dan kebenaran umum
Matahari terbit di timur.
Kucing tidur selama berjam-jam.
Es mengapung di atas air.
Tumbuhan membutuhkan sinar matahari dan air.
Bumi mengelilingi matahari.
Perasaan dan pendapat
Aku menikmati hari hujan.
Dia lebih suka teh daripada kopi.
Kami mencintai anak anjing baru kami.
Dia benci mengantre.
Lagu ini terdengar indah.
Acara yang terjadwal
Toko buka pukul 9 pagi.
Penerbangan kami berangkat besok pagi.
Kelas dimulai dalam lima menit.
Makan malam berakhir pukul 7 malam tepat.
Bus tiba setiap jam.
Pertanyaan dengan do dan does
Apakah kamu suka brokoli?
Apakah dia bermain gitar?
Di mana mereka tinggal?
Jam berapa film dimulai?
Mengapa kita perlu tidur?
Negatif dengan don't dan doesn't
Aku tidak makan daging.
Dia tidak berbicara bahasa Prancis.
Kami tidak punya hewan peliharaan.
Dia tidak suka cuaca dingin.
Mereka tidak menonton film horor.
Bacalah tiga contoh setiap malam sebelum tidur. Mintalah anak Anda untuk membuat satu contoh baru. “Apa fakta yang kamu ketahui?” “Langit berwarna biru.” Sempurna. Simple present.
Kesalahan Umum Kesalahan terjadi. Perbaiki dengan lembut. Berikut adalah lima kesalahan yang sering terjadi dengan simple present.
Kesalahan satu: Lupa -s untuk he, she, it Salah: “Dia suka es krim.” Benar: “Dia sukaS es krim.” He, she, it membutuhkan S. Selalu periksa subjeknya.
Kesalahan dua: Menambahkan -s setelah does Salah: “Apakah dia sukaS pizza?” Benar: “Apakah dia suka pizza?” Setelah does, kata kerja kembali ke bentuk dasar. Tidak ada S. Ini membingungkan banyak pelajar. Latih yang satu ini paling banyak.
Kesalahan tiga: Menggunakan do not dengan he, she, it Salah: “Dia do not bermain sepak bola.” Benar: “Dia does not bermain sepak bola.” atau “Dia doesn't bermain sepak bola.” Gunakan does not atau doesn't untuk he, she, it. Do not berfungsi untuk I, you, we, they.
Kesalahan empat: Lupa kata kerja dalam pertanyaan Salah: “Jam berapa film dimulai?” Benar: “Jam berapa film dimulai?” Pertanyaan membutuhkan do atau does. Tambahkan kata kerja bantu sebelum subjek.
Kesalahan lima: Menggunakan simple present untuk tindakan sekarang Salah: “Aku makan malam sekarang.” Benar: “Aku sedang makan malam sekarang.” Simple present untuk kebiasaan. Tindakan sekarang membutuhkan present continuous. “Aku makan malam pukul 6 malam setiap hari” adalah benar. “Aku makan malam sekarang” adalah salah.
Tulis kesalahan di catatan tempel. Letakkan di lemari es. Setiap kali seseorang menggunakan bentuk yang benar, pindahkan catatan ke toples “diperbaiki”. Rayakan kemajuan.
Perbandingan: Simple Present vs. Present Continuous Simple present dan present continuous sama-sama berbicara tentang sekarang. Tetapi mereka tidak sama. Bandingkan mereka berdampingan.
Simple present: Kebiasaan dan selalu “Aku membaca sebelum tidur.” Ini terjadi setiap malam. Itu adalah rutinitas.
Present continuous: Sekarang juga “Aku sedang membaca buku.” Ini terjadi pada saat ini juga. Itu akan segera berakhir.
Simple present: Fakta “Air mendidih pada suhu 100 derajat.” Ini tidak pernah berubah.
Present continuous: Tindakan sementara “Airnya sedang mendidih.” Ini terjadi sekarang. Dalam sepuluh menit, itu berhenti.
Simple present: Perasaan dan pikiran “Aku percaya pada hantu.” Ini adalah keyakinan jangka panjang.
Present continuous: Situasi yang berubah “Aku merasa lebih baik hari ini.” Ini dibandingkan dengan kemarin. Mungkin berubah besok.
Kata sinyal untuk simple present Selalu, biasanya, sering, kadang-kadang, tidak pernah, setiap hari, pada hari Senin.
Kata sinyal untuk present continuous Sekarang, sekarang juga, saat ini, hari ini, minggu ini.
Aturan sederhana untuk anak-anak: Gunakan simple present untuk selalu. Gunakan present continuous untuk sekarang juga.
Orang tua dapat memainkan permainan “Selalu atau sekarang juga?” Ucapkan sebuah kalimat. “Aku makan sarapan.” Selalu atau sekarang juga? Selalu. “Aku sedang makan sarapan.” Sekarang juga. Permainan ini membutuhkan waktu dua menit. Ini membangun naluri yang kuat.
Latihan Praktik Selesaikan latihan ini bersama-sama. Tulis jawabannya di atas kertas.
Latihan satu: Pilih bentuk kata kerja yang benar Isi bagian yang kosong dengan bentuk simple present.
Dia ______ (berjalan) ke sekolah setiap hari.
Mereka ______ (makan) malam pukul 7 malam.
Dia ______ (belajar) keras untuk ujian.
Matahari ______ (terbit) di pagi hari.
Kami ______ (tinggal) di kota kecil.
Itu ______ (hujan) banyak di bulan April.
Aku ______ (suka) es krim cokelat.
Kereta ______ (berangkat) pada siang hari.
Kamu ______ (berbicara) tiga bahasa.
Kucingku ______ (tidur) sepanjang hari.
Latihan dua: Buat pertanyaan Ubah setiap pernyataan menjadi pertanyaan menggunakan do atau does.
Kamu suka pizza.
Dia bermain piano.
Mereka tinggal di dekat taman.
Dia bekerja di bank.
Toko buka lebih awal.
Latihan tiga: Buat negatif Ubah setiap pernyataan menjadi kalimat negatif.
Aku makan daging.
Dia berbicara bahasa Italia.
Mereka punya anjing.
Dia suka cuaca dingin.
Kami menonton TV di pagi hari.
Latihan empat: Perbaiki kesalahan Setiap kalimat memiliki satu kesalahan. Tulis ulang dengan benar.
Dia pergi ke sekolah dengan bus.
Apakah dia sukaS apel?
Mereka tidak bermain di luar.
Dia minum kopi setiap pagi.
Jam berapa kelas dimulai?
Jawaban dan Penjelasan Periksa jawaban Anda bersama-sama. Bacalah setiap penjelasannya.
Jawaban latihan satu:
berjalanS (dia + -s)
makan (mereka, tidak ada -s)
belajarS (dia + konsonan+y → ies)
terbitS (matahari = itu, + -s)
tinggal (kami, tidak ada -s)
hujanS (itu, + -s)
suka (Aku, tidak ada -s)
berangkatS (kereta = itu, + -s)
berbicara (kamu, tidak ada -s)
tidurS (kucingku = itu, + -s)
Jawaban latihan dua: 11. Apakah kamu suka pizza? 12. Apakah dia bermain piano? 13. Apakah mereka tinggal di dekat taman? 14. Apakah dia bekerja di bank? 15. Apakah toko buka lebih awal?
Jawaban latihan tiga: 16. Aku tidak makan daging. / Aku tidak makan daging. 17. Dia tidak berbicara bahasa Italia. / Dia tidak berbicara bahasa Italia. 18. Mereka tidak punya anjing. / Mereka tidak punya anjing. 19. Dia tidak suka cuaca dingin. / Dia tidak suka cuaca dingin. 20. Kami tidak menonton TV di pagi hari. / Kami tidak menonton TV di pagi hari.
Jawaban latihan empat: 21. Dia pergi ke sekolah dengan bus. (dia membutuhkan -s) 22. Apakah dia suka apel? (tidak ada -s setelah does) 23. Mereka tidak bermain di luar. (mereka menggunakan don't, bukan doesn't) 24. Dia minum kopi setiap pagi. (dia membutuhkan -s) 25. Jam berapa kelas dimulai? (membutuhkan does)
Penjelasan utama: Pertanyaan 22 adalah kesalahan yang paling umum. Setelah does, kata kerja kembali ke bentuk dasar. Suka, bukan sukaS.
Pertanyaan 25 membutuhkan does karena “jam berapa” meminta informasi. Selalu tambahkan do atau does ke pertanyaan.
Rayakan jawaban yang benar. Tinjau kesalahan tanpa tekanan. Mempelajari simple present membutuhkan latihan.
Tips Belajar Jadikan simple present bagian dari kehidupan keluarga Anda sehari-hari. Tujuh tips ini berfungsi untuk keluarga yang sibuk.
Tip satu: Jelaskan rutinitas pagi Anda Setiap pagi, katakan apa yang Anda lakukan. “Aku menggosok gigi. Lalu aku mencuci muka. Lalu aku sarapan.” Anak Anda mendengar simple present sepuluh kali sebelum sekolah dimulai.
Tip dua: Mainkan permainan “Fakta atau perasaan?” Ucapkan sebuah kalimat. “Langit berwarna biru.” Fakta. “Aku suka biru.” Perasaan. Keduanya menggunakan simple present. Mengkategorikan membantu anak-anak memahami kegunaannya.
Tip tiga: Buat poster jadwal harian Tulis jadwal keluarga Anda. “7 pagi: Kami bangun. 8 pagi: Ayah berangkat kerja. 3 sore: Sekolah selesai. 6 sore: Kami makan malam.” Bacalah jadwal bersama setiap pagi.
Tip empat: Gunakan catatan tempel untuk he/she/it Tulis “Dia __s” di catatan kuning. Tulis “Dia __s” di catatan merah muda. Tulis “Itu __s” di catatan biru. Tempelkan di dinding. Setiap kali anak Anda menggunakan he, she, atau it, ingatkan mereka tentang S.
Tip lima: Nyanyikan lagu dengan simple present Banyak lagu anak-anak menggunakan simple present. “Roda di bus berputar dan berputar.” “Dayung, dayung, dayung perahumu.” Bernyanyi bersama. Tata bahasa bersembunyi di dalam kesenangan.
Tip enam: Tanyakan “Apa yang selalu kamu lakukan?” Saat makan malam, tanyakan kepada setiap anggota keluarga “Apa yang selalu kamu lakukan pada hari Sabtu?” “Aku selalu mengunjungi Nenek.” “Aku selalu bermain sepak bola.” Semua orang berlatih simple present secara alami.
Tip tujuh: Perbaiki dengan kebaikan Ketika anak Anda mengatakan “Dia suka kucing,” katakan “Dia sukaS kucing. Dia adalah seorang dia. Dia membutuhkan S. Bisakah kamu mengatakannya lagi?” Koreksi yang lembut berfungsi lebih baik daripada koreksi yang keras.
Simple present adalah tenses pertama yang dipelajari anak-anak. Itu juga yang paling berguna. Anda menggunakannya di setiap percakapan. Anak Anda akan menggunakannya selamanya.
Berlatih selama lima menit setiap hari. Gunakan kehidupan nyata. Gunakan permainan. Gunakan lagu. Anak Anda akan menguasai simple present tanpa merasa bosan.
Sekarang ucapkan tiga kalimat simple present tentang hari Anda. “Aku membaca artikel ini. Aku mempelajari aturan baru. Aku akan membantu anakku.” Anda baru saja berlatih. Teruslah. Anda melakukannya dengan luar biasa.

