Kapan Anda Menggunakan Continue, Continuation, Continuous, dan Continually dengan Benar?

Kapan Anda Menggunakan Continue, Continuation, Continuous, dan Continually dengan Benar?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu kata dasar dapat berkembang menjadi empat bentuk yang berkelanjutan. “Continue, continuation, continuous, continually” memiliki satu arti. Arti tersebut adalah “terus berlanjut tanpa berhenti.” Masing-masing bentuk memiliki fungsi yang berbeda dalam sebuah kalimat. Satu kata menunjukkan sebuah tindakan. Satu kata menamai tindakan untuk terus berlanjut. Satu kata menggambarkan sesuatu yang tidak pernah berhenti. Satu kata memberitahu bagaimana sesuatu terjadi berulang kali. Memahami keempat bentuk ini membangun kosakata waktu dan kesabaran.

Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti “kita, kami, kita punya.” Tetapi keluarga kata bekerja dengan cara yang sama untuk kata-kata lain. “Continue” adalah kata kerja. “Continuation” adalah kata benda. “Continuous” adalah kata sifat. “Continually” adalah kata keterangan. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan yang berbeda. Tindakan apa? Continue. Hal atau tindakan apa? Continuation. Aliran atau garis seperti apa? Continuous. Bagaimana sesuatu terjadi? Continually.

Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini dimulai dengan kata kerja “continue.” Anda continue membaca buku. Anda continue bermain setelah istirahat. Dari “continue,” kita membuat kata benda “continuation.” “Continuation” menamai tindakan untuk terus melanjutkan sesuatu. Contoh: “The continuation of the story was exciting.” Dari “continue,” kita membuat kata sifat “continuous.” “Continuous” menggambarkan sesuatu yang tidak pernah berhenti. Contoh: “Hujan continuous membanjiri jalanan.” Dari “continue,” kita membuat kata keterangan “continually.” “Continually” memberitahu bagaimana sesuatu terjadi berulang kali atau tanpa akhir. Contoh: “Bayi itu continually menjatuhkan sendoknya.”

Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan ke Kualitas Pikirkan tentang keran yang menetes. Air akan “continue” menetes sepanjang malam. Itu adalah kata kerja. Tetesan yang tak pernah berakhir adalah “continuation” dari masalah. Itu adalah kata benda. Tetesan itu sendiri bersifat “continuous” tanpa jeda. Itu adalah kata sifat. Tetesan itu terjadi “continually” setiap beberapa detik. Itu adalah kata keterangan. Arti akar tetap “terus berlanjut.” Peran berubah dengan setiap kalimat.

Arti yang Sama, Fungsi yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? “Continue” selalu menjadi kata kerja. Itu menunjukkan tindakan untuk terus berlanjut. Contoh: “Silakan continue berjalan lurus.” “Continuation” selalu menjadi kata benda. Itu menamai tindakan atau bagian yang terus berlanjut. Contoh: “The continuation of the movie comes next week.” “Continuous” selalu menjadi kata sifat. Itu menggambarkan sesuatu tanpa jeda. Contoh: “Garis continuous mengelilingi halaman.” “Continually” selalu menjadi kata keterangan. Itu menggambarkan bagaimana sesuatu terjadi berulang kali. Contoh: “Dia continually memeriksa jam.” Satu keluarga. Fungsi yang berbeda.

Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? “Continuous” menjadi “continuously” dengan menambahkan -ly. Tetapi keluarga ini menggunakan “continually,” bukan “continuously.” “Continually” berasal dari “continual,” yang berarti berulang. “Continuously” berarti tanpa henti. Ada sedikit perbedaan. “Continual” + “ly” = continually (berulang). “Continuous” + “ly” = continuously (tanpa jeda). Pelajaran ini berfokus pada “continually.” Pola yang sama: tambahkan -ly ke kata sifat. Contoh: “Telepon berdering continually sepanjang makan malam.”

Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya) “Continue” tidak memiliki huruf ganda. Itu diakhiri dengan “e” yang tidak bersuara. Ketika kita menambahkan “-ation,” kita menghilangkan “e.” Continue – hilangkan “e” – tambahkan ation = continuation. Ketika kita menambahkan “-ous,” kita menghilangkan “e.” Continue – hilangkan “e” – tambahkan ous = continuous. Ketika kita menambahkan “-ally” ke “continual,” kita tidak mengubah apa pun? Continual + ly = continually (pertahankan “l” lalu tambahkan “ly” – dua l). Kesalahan umum adalah menulis “continuation” dengan satu “n” (contiuation). Ejaan yang benar memiliki “nu” – continuation. Kesalahan lain adalah menulis “continuous” dengan “e” (continueous). Ejaan yang benar menghilangkan “e” – continuous. Kesalahan lain adalah menulis “continually” dengan satu “l” (continualy). Ejaan yang benar memiliki dua “l” – continually. Tulis perlahan pada awalnya. Ingat: continue, continuation, continuous, continually.

Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Isi bagian yang kosong dengan continue, continuation, continuous, atau continually.

Silakan _______ berjalan sampai Anda melihat rumah merah.

_______ dari acara TV akan ditayangkan minggu depan.

Suara _______ dari kipas membuat sulit untuk tidur.

Anjing itu _______ menggonggong pada tukang pos setiap hari.

Mari _______ permainan kita setelah makan siang.

Garis _______ mobil membentang bermil-mil.

Dia _______ bertanya “Apakah kita sudah sampai?” selama perjalanan.

_______ dari cerita berlanjut tepat di tempat ia berhenti.

Jawaban:

continue

continuation

continuous

continually

continue

continuous

continually

continuation

Periksa setiap jawaban secara perlahan. Tanyakan kepada anak Anda mengapa kata itu cocok. Puji usaha dan pemikiran yang sabar. Latihanlah secara singkat dan teratur.

Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Anda dapat mengajarkan “continue, continuation, continuous, continually” melalui kehidupan sehari-hari. Gunakan rutinitas, cuaca, dan pengulangan.

Di rumah, katakan “Silakan continue membersihkan kamarmu.” Tanyakan “Kata tindakan apa yang saya gunakan?”

Saat Anda menjeda film, katakan “The continuation will happen later.” Tanyakan “Apa itu continuation?”

Pada hari hujan, katakan “Hujannya continuous.” Tanyakan “Apa arti continuous?”

Saat anak Anda mengajukan banyak pertanyaan, katakan “Anda bertanya continually.” Tanyakan “Apa arti continually?”

Mainkan permainan “terus berlanjut.” Tuliskan keempat kata tersebut di catatan tempel. Ucapkan sebuah kalimat. Biarkan anak Anda memegang kata yang benar. Contoh: “Continue pekerjaanmu.” Anak memegang “continue.” “The continuation comes next.” Anak memegang “continuation.” “The hum is continuous.” Anak memegang “continuous.” “He continually taps his foot.” Anak memegang “continually.” Gambar poster empat bagian. Tulis “continue” dengan gambar pelari yang berjalan maju. Tulis “continuation” dengan gambar buku dengan panah “berikutnya.” Tulis “continuous” dengan gambar garis lurus. Tulis “continually” dengan gambar keran yang menetes. Gantungkan di dinding. Gunakan permainan “berapa kali.” Tanyakan “Apakah jam berdetak secara continuous atau continually?” Biarkan anak Anda berpikir. Jelaskan: “Tanpa jeda = continuous. Berulang kali = continually.”

Lakukan setiap sesi di bawah lima menit. Ulangi permainan di hari yang berbeda. Anak-anak belajar melalui pemberitahuan yang menyenangkan tentang berhenti dan mulai.

Saat anak Anda melakukan kesalahan, tersenyumlah. Katakan “Usaha yang bagus. Biarkan saya tunjukkan lagi.” Gunakan kata yang benar dalam kalimat sederhana. Kemudian lanjutkan.

Tidak perlu latihan tata bahasa. Tidak perlu ujian. Hanya contoh yang hangat dan percakapan yang stabil setiap hari. Segera anak Anda akan menguasai “continue, continuation, continuous, continually.” Keterampilan itu akan membantu mereka menggambarkan waktu, kesabaran, dan hal-hal yang terus berlanjut.