Kapan Anda Menggunakan Fright, Frighten, Frightening, Frightened, dan Frightful?

Kapan Anda Menggunakan Fright, Frighten, Frightening, Frightened, dan Frightful?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Arti “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”?

Satu kata dasar dapat tumbuh menjadi lima bentuk rasa takut.

“Fright, frighten, frightening, frightened, frightful” memiliki satu arti yang sama.

Arti tersebut adalah “rasa takut yang tiba-tiba atau menyebabkan rasa takut.”

Masing-masing bentuk memiliki tugas yang berbeda dalam sebuah kalimat.

Satu kata menyebutkan perasaan takut.

Satu kata menunjukkan tindakan menyebabkan rasa takut.

Satu kata menggambarkan sesuatu yang menyebabkan rasa takut.

Satu kata menggambarkan seseorang yang merasakan takut.

Satu kata menggambarkan sesuatu yang sangat buruk atau menakutkan.

Memelajari kelima bentuk ini membangun kosakata rasa takut dan emosi.

Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya

Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti “it dan its.”

Tetapi keluarga kata bekerja dengan cara yang sama untuk kata-kata lain.

“Fright” adalah kata benda.

“Frighten” adalah kata kerja.

“Frightening” adalah kata sifat.

“Frightened” adalah kata sifat.

“Frightful” adalah kata sifat.

Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan yang berbeda.

Perasaan apa? Fright.

Tindakan apa? Frighten.

Jenis benda atau peristiwa apa? Frightening.

Jenis orang apa? Frightened.

Jenis hal yang mengerikan apa? Frightful.

Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata

Keluarga ini dimulai dengan kata benda “fright.”

Fright adalah perasaan takut.

Contoh: “Suara keras itu membuatku terkejut.”

Dari “fright,” kita membuat kata kerja “frighten.”

“Frighten” berarti membuat seseorang merasa takut.

Contoh: “Guruh yang keras dapat menakuti anak kecil.”

Dari “frighten,” kita membuat kata sifat “frightening.”

“Frightening” menggambarkan sesuatu yang menyebabkan rasa takut.

Contoh: “Film horor itu menakutkan.”

Dari “frighten,” kita membuat kata sifat “frightened.”

“Frightened” menggambarkan seseorang yang merasakan takut.

Contoh: “Anak anjing yang ketakutan itu bersembunyi di bawah tempat tidur.”

Dari “fright,” kita membuat kata sifat “frightful.”

“Frightful” berarti sangat buruk atau mengejutkan.

Contoh: “Cuacanya mengerikan, dengan salju dan angin yang lebat.”

Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan menjadi Kualitas

Pikirkan seorang anak yang mendengar suara keras.

Anak itu merasakan “fright” di dalam.

Itu adalah kata benda.

Suara itu mungkin “frighten” anak itu.

Itu adalah kata kerja.

Suara itu sendiri “frightening.”

Itu adalah kata sifat benda.

Mata anak yang terbuka lebar menunjukkan bahwa dia “frightened.”

Itu adalah kata sifat orang.

Seluruh pengalaman itu “frightful” dan membuat kesal.

Itu adalah kata sifat yang menggambarkan.

Arti akarnya tetap “takut atau menyebabkan rasa takut.”

Peran berubah dengan setiap kalimat.

Arti yang Sama, Pekerjaan yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda?

“Fright” selalu menjadi kata benda.

Itu menyebutkan perasaan takut.

Contoh: “Dia terkejut ketika balon itu meletus.”

“Frighten” selalu menjadi kata kerja.

Itu menunjukkan tindakan menyebabkan rasa takut.

Contoh: “Jangan menakuti kucing itu.”

“Frightening” selalu menjadi kata sifat.

Itu menggambarkan hal-hal yang menyebabkan rasa takut.

Contoh: “Gang yang gelap itu tampak menakutkan.”

“Frightened” selalu menjadi kata sifat.

Itu menggambarkan seseorang atau hewan yang merasakan takut.

Contoh: “Kelinci yang ketakutan itu lari.”

“Frightful” selalu menjadi kata sifat.

Itu menggambarkan sesuatu yang sangat buruk atau tidak menyenangkan.

Contoh: “Bau dari sampah itu mengerikan.”

Satu keluarga. Pekerjaan yang berbeda.

Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly?

Keluarga ini tidak memiliki kata keterangan yang umum.

Anda bisa mengatakan “frighteningly” atau “frightfully,” tetapi itu jarang terjadi.

Contoh: “Badai itu sangat keras.”

Contoh: “Ruangan itu sangat dingin.”

Aturan -ly berlaku untuk kata sifat ini.

Tetapi pelajaran ini berfokus pada lima bentuk utama.

Fokus pada “fright, frighten, frightening, frightened, frightful” untuk saat ini.

Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya)

“Fright” tidak memiliki huruf ganda.

Itu dimulai dengan “fr” dan diakhiri dengan “ight.”

Saat kita menambahkan “-en,” kita mempertahankan kata tersebut.

Fright + en = frighten.

Saat kita menambahkan “-ing,” kita mempertahankan “frighten” dan menambahkan “ing.”

Frighten + ing = frightening (pertahankan “en”).

Saat kita menambahkan “-ed,” kita mempertahankan “frighten” dan menambahkan “ed.”

Frighten + ed = frightened.

Saat kita menambahkan “-ful,” kita mempertahankan “fright” dan menambahkan “ful.”

Fright + ful = frightful.

Kesalahan umum adalah menulis “frighten” dengan “t” setelah “gh” (frighten benar – “gh” lalu “t”).

Kesalahan lainnya adalah menulis “frightening” dengan satu “n” (frightenig).

Ejaan yang benar memiliki “ten” – frightening.

Kesalahan lainnya adalah menulis “frightful” dengan satu “l” (frightful memiliki satu “l” di akhir “ful” – benar).

Tulis perlahan pada awalnya.

Ingat: fright, frighten, frightening, frightened, frightful.

Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat?

Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda.

Isi bagian yang kosong dengan fright, frighten, frightening, frightened, atau frightful.

Kecelakaan yang tiba-tiba itu membuatku _______.

Jangan _______ bayi dengan suara keras.

Badai yang _______ membuat kita tetap di dalam sepanjang malam.

Anak yang _______ memanggil ibunya.

Dapur adalah kekacauan yang _______ setelah memanggang.

Suara berat dari kegelapan dapat _______ siapa pun.

Film yang _______ membuatku menutup mata.

Dia tampak _______ ketika laba-laba merayap di dekatnya.

Cuacanya _______ dengan angin kencang.

Dia melompat dalam _______ ketika pintu terbanting.

Jawaban:

fright

frighten

frightening

frightened

frightful

frighten

frightening

frightened

frightful

Periksa setiap jawaban secara perlahan.

Tanyakan kepada anak Anda mengapa kata itu cocok.

Puji upaya dan keberanian menyebutkan rasa takut.

Jaga agar latihan tetap singkat dan menenangkan.

Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan

Anda dapat mengajarkan “fright, frighten, frightening, frightened, frightful” melalui kehidupan sehari-hari.

Gunakan cerita, badai, dan jaminan yang lembut.

Pada waktu tidur, katakan “Suara keras dapat membuat terkejut.”

Tanyakan “Apa itu fright?”

Ketika balon meletus, katakan “Apakah itu membuatmu takut?”

Tanyakan “Apa arti frighten?”

Ketika sebuah film menakutkan, katakan “Itu menakutkan.”

Tanyakan “Apa arti frightening?”

Ketika anak Anda terlihat ketakutan, katakan “Kamu terlihat ketakutan.”

Tanyakan “Apa arti frightened?”

Ketika sebuah ruangan sangat berantakan, katakan “Ini mengerikan!”

Tanyakan “Apa arti frightful di sini?”

Mainkan game “menakutkan atau tidak”.

Tuliskan kelima kata tersebut di catatan tempel.

Ucapkan sebuah kalimat.

Biarkan anak Anda memegang kata yang benar.

Contoh: “Saya merasakan fright.” Anak memegang “fright.”

“Jangan menakutiku.” Anak memegang “frighten.”

“Film itu menakutkan.” Anak memegang “frightening.”

“Anjing itu ketakutan.” Anak memegang “frightened.”

“Kekacauan itu mengerikan.” Anak memegang “frightful.”

Gambar poster lima bagian.

Tulis “fright” dengan gambar wajah terkejut.

Tulis “frighten” dengan gambar balon yang meletus.

Tulis “frightening” dengan gambar badai gelap.

Tulis “frightened” dengan gambar anak yang gemetar.

Tulis “frightful” dengan gambar ruangan yang sangat berantakan.

Gantung di dinding.

Gunakan game “percakapan berani”.

Tanyakan “Apa yang membuatmu takut?”

Biarkan anak Anda menjawab.

Katakan “Tidak apa-apa untuk merasa ketakutan.”

Jaga setiap sesi di bawah lima menit.

Ulangi permainan di hari yang berbeda.

Anak-anak belajar melalui penamaan rasa takut dan kenyamanan yang menyenangkan.

Ketika anak Anda melakukan kesalahan, tersenyumlah.

Katakan “Usaha yang bagus.

Biar saya tunjukkan lagi.”

Gunakan kata yang benar dalam kalimat sederhana.

Kemudian lanjutkan.

Tidak perlu latihan tata bahasa.

Tidak perlu ujian.

Hanya contoh hangat dan pembicaraan tentang rasa takut yang lembut setiap hari.

Segera anak Anda akan menguasai “fright, frighten, frightening, frightened, frightful.”

Keterampilan itu akan membantu mereka menyebutkan rasa takut, menggambarkan hal-hal yang menakutkan, dan berbicara tentang perasaan mereka.