Kamu berjalan dari satu trotoar ke trotoar lainnya. Kamu melihat ke kiri dan ke kanan. Kamu menyeberang.
Itu adalah menyeberang. Hari ini kita akan belajar empat kata.
“Cross” (Menyeberang), “crossing” (penyeberangan), “crossly” (dengan marah), dan “crossword” (teka-teki silang).
Masing-masing kata berbagi ide tentang menyeberang atau merasa kesal. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.
Orang tua dan anak-anak dapat mempelajari kata-kata ini bersama-sama. Kata-kata ini membantu dalam keselamatan dan teka-teki.
Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”?
Satu ide mengambil bentuk yang berbeda. Ide di sini adalah bergerak melintasi atau mengungkapkan kejengkelan.
“Cross” adalah kata kerja. “Silakan menyeberang jalan di lampu lalu lintas.” Aksi.
“Cross” juga merupakan kata benda. “Salib di gereja itu tinggi.” Bentuk.
“Cross” juga merupakan kata sifat. “Ayah marah ketika saya memecahkan vas.” Marah.
“Crossing” adalah kata benda. “Penyeberangan kereta api memiliki lampu berkedip.” Tempat.
“Crossly” adalah kata keterangan. “Dia berbicara dengan marah ketika diinterupsi.” Menggambarkan kata kerja.
“Crossword” adalah kata benda. “Saya suka memecahkan teka-teki silang.” Permainan.
Akar yang sama. Akhiran yang berbeda. Fungsi yang berbeda. Gerakan atau suasana hati menyeberang tetap ada.
Kata Ganti Pribadi Mengubah Bentuknya
Kata ganti berubah untuk tata bahasa. “Saya” menjadi “saya.” “Kami” menjadi “kami.”
Kata-kata kita berubah untuk peran dan deskripsi. “Saya menyeberangi jembatan.” Aksi.
“Penyeberangan itu sibuk.” Tempat. “Dia menjawab dengan marah.” Bagaimana dia menjawab.
“Kerjakan teka-teki silang ini.” Teka-teki.
Kata ganti membantu kita berbicara lebih cepat. Keluarga kata membantu kita berbicara tentang jalan dan suasana hati.
Ketika anak-anak mengetahui keempat kata ini, mereka menggambarkan perjalanan dan perasaan.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata
“Cross” berfungsi sebagai kata kerja. “Coret nama Anda dari daftar.” Aksi.
“Cross” juga berfungsi sebagai kata benda. “Salib menandai tempatnya.” Bentuk.
“Cross” juga berfungsi sebagai kata sifat. “Dia marah tentang penantian itu.” Marah.
“Crossing” adalah kata benda. “Penyeberangan pejalan kaki dicat putih.” Tempat.
“Crossly” adalah kata keterangan. “Mengapa kamu berbicara dengan marah?” Menggambarkan kata kerja.
“Crossword” adalah kata benda. “Petunjuk teka-teki silang itu rumit.” Teka-teki.
Kita tidak memiliki kata keterangan tambahan. “Crossly” adalah yang utama.
Enam arti. Keluarga yang sangat berguna.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-Kata Tumbuh dari Tindakan ke Kualitas
Akar “cross” berasal dari bahasa Latin “crux,” yang berarti tiang atau bentuk salib.
Dari akar itu, kita menambahkan “-ing” untuk membuat kata benda yang berarti tempat untuk menyeberang.
Kita menambahkan “-ly” untuk membuat kata keterangan yang berarti “dengan cara yang marah.”
Kita menambahkan “-word” untuk membuat kata benda majemuk: “crossword” (kata-kata yang bersilangan).
Bantu anak Anda melihat pola ini. Cross adalah aksi, bentuk, atau suasana hati. Crossing adalah tempatnya. Crossly adalah cara yang marah. Crossword adalah teka-tekinya.
Makna yang Sama, Fungsi yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda?
Lihatlah “cross” dalam sebuah kalimat. Tanyakan: Apakah itu sebuah aksi? Sebuah bentuk? Atau suasana hati?
“Menyeberang jalan.” Aksi. Kata kerja. “Gambar salib.” Bentuk. Kata benda. “Saya merasa marah.” Suasana hati. Kata sifat.
Kata yang sama. Tiga fungsi! Konteks memberitahu Anda.
Sekarang lihatlah “crossing.” Selalu kata benda. “Penjaga penyeberangan membantu anak-anak.”
“Crossly” selalu merupakan kata keterangan. “Jangan berbicara dengan marah kepada saudara laki-lakimu.”
“Crossword” selalu merupakan kata benda. “Mari kita kerjakan teka-teki silang bersama.”
Ajarkan anak-anak untuk melihat fungsi kata tersebut. “Cross” bisa menjadi kata kerja, kata benda, atau kata sifat. Yang lainnya adalah kata dengan satu fungsi.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly?
Kita menambahkan “-ly” ke “cross” (kata sifat yang berarti marah) untuk membuat “crossly.” Ini adalah aturannya.
Kata sifat “cross” + ly = kata keterangan “crossly.”
Contoh: “Dia marah.” Kata sifat. “Dia berbicara dengan marah.” Kata keterangan.
Kita tidak menambahkan “-ly” ke “crossing” atau “crossword.”
Untuk anak-anak, “crossly” adalah kata yang bagus untuk menggambarkan perilaku yang pemarah.
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y menjadi i, dan Lainnya)
Ejaan di sini sangat teratur. Tidak ada huruf ganda. Tidak ada perubahan y menjadi i.
“Cross” menambahkan “-ing” untuk membuat “crossing.” Tambahkan saja. Pertahankan kedua s. (Cross memiliki ganda s? Sebenarnya “cross” memiliki satu ‘s’? Tunggu: C R O S S – ya, ganda S di akhir.)
“Cross” memiliki ganda S. Pertahankan dalam “crossing” dan “crossly” dan “crossword.”
“Cross” + “ing” = crossing (ganda s).
“Cross” + “ly” = crossly (ganda s). Cross + ly = crossly. Pertahankan kedua s.
“Cross” + “word” = crossword. Pertahankan ganda s.
Berlatih dengan anak Anda. Tulis “cross.” Tambahkan “ing.” Anda mendapatkan “crossing.” Tambahkan “ly.” Anda mendapatkan “crossly.” Tambahkan “word.” Anda mendapatkan “crossword.”
Tidak ada trik. Sangat bersih.
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat?
Coba kalimat-kalimat ini. Isilah bagian yang kosong dengan cross, crossing, crossly, atau crossword.
Silakan _____ jalan hanya di sudut. (kata kerja aksi)
_____ kereta api memiliki gerbang yang turun. (kata benda, tempat)
“Hentikan kebisingan itu!” katanya _____. (kata keterangan)
Saya suka mengerjakan teka-teki _____ di koran. (kata benda)
Dia menggambar _____ di peta untuk menandai harta karun. (kata benda, bentuk)
Ibu saya _____ karena saya meninggalkan sepatu saya di luar. (kata sifat, marah)
_____ pejalan kaki ditandai dengan garis putih. (kata benda)
Bisakah Anda membantu saya dengan petunjuk _____ ini? (kata benda, teka-teki)
Jawaban: 1 cross, 2 crossing, 3 crossly, 4 crossword, 5 cross, 6 cross, 7 crossing, 8 crossword.
Nomor 5 menggunakan “cross” sebagai kata benda (bentuk).
Nomor 6 menggunakan “cross” sebagai kata sifat (marah).
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan
Menyeberang jalan dengan aman. “Kita hanya menyeberang di penyeberangan.”
Tunjuk ke penyeberangan. “Ini adalah penyeberangan pejalan kaki.”
Gunakan suara yang marah untuk bersenang-senang. “Mengapa kamu berbicara dengan marah? Mari bersikap baik.”
Pecahkan teka-teki silang sederhana bersama-sama. Teka-teki silang ramah anak daring sangat bagus.
Gambar salib di peta. “X menandai tempatnya.”
Baca buku tentang emosi. “Ketika Sophie Marah” menunjukkan seorang anak yang marah.
Mainkan game. Anda bertindak marah. Anak Anda berkata “Kamu berbicara dengan marah.”
Jangan mengoreksi setiap kesalahan. Jika anak Anda menggunakan “cross” untuk teka-teki, katakan “Itu adalah teka-teki silang.”
Rayakan ketika anak Anda menggunakan “crossly.” Kata itu menambahkan emosi pada tulisan.
Jelaskan bahwa “cross” dapat berarti bentuk, aksi, atau perasaan. “Perasaan marah itu seperti sedang cemberut.”
Besok Anda akan menyeberangi taman bermain. Anda akan melihat penyeberangan zebra. Anda mungkin merasa marah tentang mimpi buruk. Anda akan memecahkan teka-teki silang.
Anak Anda mungkin berkata “Saya tidak marah; saya hanya lelah.” Anda akan mengangguk.
Teruslah menyeberang dengan aman. Teruslah memperhatikan penyeberangan. Teruslah berbicara dengan baik, jangan dengan marah. Teruslah berpikir tentang teka-teki silang.
Anak Anda akan tumbuh dalam bahasa dan kesabaran. Menyeberang membutuhkan perawatan. Teka-teki silang membutuhkan pemikiran. Crossly membutuhkan pengertian. Semuanya layak untuk dipelajari.
















