Setiap kalimat membutuhkan kata kerja. Banyak kalimat membutuhkan kata kerja yang paling penting dari semuanya. Kata kerja itu adalah “to be.” Kata kerja ini memberi tahu kita siapa seseorang itu, bagaimana perasaan seseorang, dan di mana sesuatu itu berada.
Simple present: 'to be' memiliki tiga bentuk. Am. Is. Are. Tiga kata kecil ini membawa makna yang sangat besar. “I am happy.” “She is a doctor.” “They are outside.”
Anak-anak menggunakan “to be” sebelum kata kerja lainnya. “I am hungry.” “He is my friend.” “We are tired.” Mereka tidak memikirkannya. Mereka hanya berbicara.
Orang tua dapat membantu dengan memperhatikan “to be” dalam percakapan sehari-hari. Ketika Anda mengatakan “It is cold today,” Anda menggunakan simple present dari “to be.” Ketika anak Anda mengatakan “I am five years old,” mereka juga menggunakannya.
Kata kerja ini melanggar aturan normal. Kata kerja ini tidak menambahkan -s seperti kata kerja lainnya. Kata kerja ini berubah sepenuhnya. Am, is, are. Tidak ada pola. Hanya hafalan.
Tapi tidak apa-apa. “To be” itu singkat. Kata kerja ini umum. Anak-anak mempelajarinya dengan cepat karena mereka mendengarnya ratusan kali setiap hari.
Mari kita jelajahi kata kerja penting ini bersama-sama.
Apa Itu Simple Present: 'To Be'? Simple present: 'to be' menggambarkan keadaan. Kata kerja ini tidak menunjukkan tindakan. Kata kerja ini menunjukkan keberadaan, identitas, atau kondisi.
Pikirkan “to be” sebagai tanda sama dengan. “She is a teacher” berarti she = teacher. “The sky is blue” berarti sky = blue. “I am tired” berarti I = keadaan lelah.
Bahasa Inggris menggunakan “to be” untuk banyak tujuan. Untuk menyebutkan nama Anda: “I am Maria.” Untuk menyebutkan usia Anda: “He is seven.” Untuk menggambarkan perasaan: “We are excited.” Untuk mengatakan di mana sesuatu berada: “The book is on the table.”
Kata kerja lain menunjukkan tindakan. Lari, lompat, makan, tidur. “To be” tidak menunjukkan tindakan. Kata kerja ini hanya menghubungkan subjek dengan informasi lebih lanjut.
Anak-anak mempelajari “to be” terlebih dahulu karena kata kerja ini menjawab pertanyaan dasar. “Who are you?” “I am Leo.” “How are you?” “I am fine.” “Where is Dad?” “He is at work.”
Ketiga bentuk dalam simple present adalah: am, is, are. Am digunakan dengan I. Is digunakan dengan he, she, it. Are digunakan dengan you, we, they.
Orang tua dapat menunjukkan bahwa “to be” berubah lebih dari kata kerja lainnya. Sebagian besar kata kerja menambahkan -s untuk he/she/it. “To be” berubah sepenuhnya. Itu membuatnya istimewa. Itu juga membuatnya layak untuk dilatih.
Nama “simple present: 'to be'” mengingatkan kita bahwa ini adalah bentuk sekarang. Bukan masa lalu (was/were). Bukan masa depan (will be). Hanya sekarang.
Aturan Simple Present: 'To Be' Aturan untuk “to be” berbeda dari semua kata kerja lainnya. Pelajari lima aturan ini. Aturan-aturan ini tidak pernah berubah.
Aturan pertama: Gunakan 'am' dengan kata ganti I I am a student. I am hungry. I am here. Selalu “I am.” Tidak pernah “I is.” Tidak pernah “I are.” I am adalah pasangan tetap.
Aturan kedua: Gunakan 'is' dengan he, she, it He is my brother. She is a dentist. It is a sunny day. He is. She is. It is. Setiap orang, tempat, atau benda tunggal menggunakan is.
Aturan ketiga: Gunakan 'are' dengan you, we, they You are my best friend. We are ready. They are late. You selalu menggunakan are. Bahkan satu orang. “You are kind” menggunakan are untuk satu orang.
Aturan keempat: Bentuk pertanyaan dengan memindahkan am/is/are ke depan Am I late? Is she sleeping? Are you okay? Where is the bathroom? Jangan gunakan do atau does. Cukup pindahkan kata kerjanya. “Is he happy?” Bukan “Does he be happy?”
Aturan kelima: Bentuk kalimat negatif dengan menambahkan 'not' setelah am/is/are I am not tired. He is not here. They are not home. Gunakan kontraksi: I'm not, isn't, aren't. “She isn't ready.” “We aren't lost.”
Kelima aturan ini mencakup semuanya. “To be” tidak memiliki pengecualian. Latih setiap aturan secara terpisah. Kuasai am, is, are satu per satu.
Cara Menggunakan Simple Present: 'To Be' Gunakan simple present: 'to be' dalam delapan situasi sehari-hari. Setiap situasi terasa alami untuk percakapan keluarga.
Situasi pertama: Mengidentifikasi orang dan benda Beritahu siapa atau apa sesuatu itu. “I am your father.” “This is my house.” “That is a butterfly.”
Situasi kedua: Menggambarkan karakteristik Bicaralah tentang kualitas. “She is tall.” “He is funny.” “The soup is hot.” Deskripsi ini menggunakan kata sifat setelah “to be.”
Situasi ketiga: Menyatakan perasaan dan emosi Bagikan bagaimana perasaan Anda. “I am happy.” “We are worried.” “She is excited about the party.”
Situasi keempat: Memberi tahu usia Katakan berapa usia seseorang. “I am eight years old.” “My sister is five.” “They are teenagers.”
Situasi kelima: Berbicara tentang lokasi Katakan di mana sesuatu itu berada. “The keys are on the table.” “Mom is in the kitchen.” “We are at the park.”
Situasi keenam: Menggambarkan cuaca Bicaralah tentang kondisi di luar. “It is rainy.” “The sky is cloudy.” “It is very hot today.”
Situasi ketujuh: Menyatakan pekerjaan Katakan pekerjaan apa yang dimiliki seseorang. “She is a teacher.” “He is a firefighter.” “I am a student.”
Situasi kedelapan: Menyatakan waktu Beritahu jam berapa sekarang. “It is three o'clock.” “It is time for bed.” “Lunch is at noon.”
Orang tua dapat menggunakan “to be” sepanjang hari. “It is time to wake up.” “You are doing great.” “Where is your shoe?” Setiap kalimat mengajar secara alami.
Anak-anak dapat bermain “I am...” sebelum tidur. Katakan tiga hal tentang diri Anda. “I am tired. I am happy. I am ready for a story.” Ini membangun ekspresi diri dan tata bahasa bersama-sama.
Contoh Simple Present: 'To Be' Bacalah contoh-contoh ini dengan lantang. Kelompokkan berdasarkan subjek dan penggunaan.
Contoh dengan I am
I am a kind person.
I am seven years old.
I am in my bedroom.
I am hungry for breakfast.
I am not afraid of the dark.
Am I late for dinner?
Contoh dengan he, she, it
He is my best friend from school.
She is a wonderful painter.
It is a beautiful morning.
The cat is sleeping on the couch.
My grandpa is seventy years old.
Is she your sister?
He isn't feeling well today.
Contoh dengan you, we, they
You are very good at drawing.
We are all ready to go.
They are outside playing soccer.
You are my favorite person.
We are excited about the trip.
Are they coming to the party?
You aren't wearing shoes!
Pertanyaan dengan am, is, are
Am I in the right classroom?
Is the movie starting soon?
Are you listening to me?
Where is my blue backpack?
Why are they so happy?
How old is your dog?
Negatif dengan not
I am not tired. I am wide awake.
He is not here right now.
She isn't a doctor. She is a nurse.
We are not lost. We know where we are.
They aren't ready yet.
Bacalah tiga contoh sebelum setiap kali makan. Minta anak Anda untuk mengubah “I am” menjadi “She is.” Ubah “They are” menjadi “He is.” Perubahan kecil ini membangun fleksibilitas.
Kesalahan Umum Lima kesalahan ini sering terjadi. Perbaiki dengan lembut dengan latihan.
Kesalahan pertama: Menggunakan is dengan I Salah: “I is happy.” Benar: “I am happy.” I selalu menggunakan am. Tidak pernah is. Ini adalah kesalahan paling umum bagi anak-anak kecil. Perbaiki dengan baik setiap saat.
Kesalahan kedua: Menggunakan are dengan he/she/it Salah: “She are a teacher.” Benar: “She is a teacher.” He, she, it menggunakan is. Bukan are. Subjek tunggal membutuhkan is.
Kesalahan ketiga: Lupa to be dalam pertanyaan Salah: “Where the bathroom?” Benar: “Where is the bathroom?” Pertanyaan membutuhkan am, is, atau are. Jangan hilangkan kata kerjanya.
Kesalahan keempat: Menggunakan do/does dengan to be Salah: “Does she be happy?” Benar: “Is she happy?” To be tidak menggunakan do atau does. Pindahkan kata kerjanya ke depan sebagai gantinya.
Kesalahan kelima: Membingungkan it's dan its Salah: “The dog wagged it's tail.” Benar: “The dog wagged its tail.” (kepemilikan) Benar: “It's a beautiful day.” (it is) It's = it is. Its = milik itu. Tidak ada tanda kutip untuk kepemilikan.
Tuliskan kesalahan ini di lemari es. Setiap kali seseorang menangkap kesalahan, mereka menaruh bintang di sebelahnya. Lima bintang mendapatkan hadiah kecil. Ini mengubah koreksi menjadi permainan.
Perbandingan: 'To Be' vs. Kata Kerja Lainnya Bandingkan “to be” dengan kata kerja tindakan biasa. Mereka bekerja sangat berbeda.
Perbedaan makna To be: menggambarkan keadaan. “I am tired.” (kondisi) Kata kerja tindakan: menggambarkan tindakan. “I sleep.” (apa yang Anda lakukan)
Perbedaan pertanyaan To be: pindahkan kata kerja ke depan. “Are you ready?” Kata kerja tindakan: tambahkan do/does. “Do you sleep well?”
Perbedaan negatif To be: tambahkan not setelah kata kerja. “She is not here.” Kata kerja tindakan: tambahkan don't/doesn't. “She doesn't sleep here.”
Perbedaan kesepakatan subjek-kata kerja To be: berubah sepenuhnya. I am, he is, you are. Kata kerja tindakan: hanya menambahkan -s untuk he/she/it. I eat, he eats, you eat.
Dengan kata sifat To be + kata sifat: “The flower is red.” Kata kerja tindakan jarang menggunakan kata sifat. “The flower smells red” salah.
Aturan sederhana untuk anak-anak: Gunakan “to be” untuk bagaimana sesuatu itu ada. Gunakan kata kerja tindakan untuk apa yang dilakukan sesuatu.
Orang tua dapat memainkan permainan “Keadaan atau tindakan?” Ucapkan sebuah kalimat. “The baby sleeps.” Tindakan. “The baby is tired.” Keadaan. “The dog runs.” Tindakan. “The dog is fast.” Keadaan. Permainan ini membutuhkan waktu dua menit. Ini membangun pemikiran yang jelas.
Latihan Praktik Selesaikan latihan ini bersama-sama. Tuliskan jawabannya di atas kertas.
Latihan satu: Pilih am, is, atau are I ______ a student at this school. She ______ my best friend. They ______ playing in the garden. He ______ a very good cook. We ______ ready for the test. It ______ cold outside today. You ______ so kind to me. The books ______ on the shelf.
Latihan dua: Buat pertanyaan Ubah setiap pernyataan menjadi pertanyaan. You are happy. He is a doctor. They are at home. She is seven years old. We are late.
Latihan tiga: Buat kalimat negatif Ubah setiap pernyataan menjadi negatif menggunakan not. I am tired. She is a teacher. They are ready. He is my brother. We are lost.
Latihan empat: Perbaiki kesalahan Setiap kalimat memiliki satu kesalahan. Tulis ulang dengan benar. I is hungry for lunch. Where the nearest bathroom? She are a wonderful singer. Does he be a firefighter? The dog wagged it's tail.
Latihan lima: Isi bagian yang kosong dengan bentuk yang benar 24. ______ (I / be) late for school? 25. The children ______ (be) very noisy today.
Jawaban dan Penjelasan Periksa jawaban Anda bersama-sama. Bacalah setiap penjelasan.
Jawaban latihan satu: am (I + am) is (she + is) are (they + are) is (he + is) are (we + are) is (it + is) are (you + are) are (the books = they)
Jawaban latihan dua: 9. Are you happy? 10. Is he a doctor? 11. Are they at home? 12. Is she seven years old? 13. Are we late?
Jawaban latihan tiga: 14. I am not tired. / I'm not tired. 15. She is not a teacher. / She isn't a teacher. 16. They are not ready. / They aren't ready. 17. He is not my brother. / He isn't my brother. 18. We are not lost. / We aren't lost.
Jawaban latihan empat: 19. I am hungry for lunch. (I membutuhkan am) 20. Where is the nearest bathroom? (Membutuhkan is) 21. She is a wonderful singer. (She membutuhkan is) 22. Is he a firefighter? (Tidak ada does. Pindahkan is) 23. The dog wagged its tail. (Its, tidak ada tanda kutip)
Jawaban latihan lima: 24. Am I late for school? (I + am dalam bentuk pertanyaan) 25. The children are very noisy today. (children = they)
Penjelasan kunci: Pertanyaan 22 menunjukkan kesalahan yang paling umum. Jangan pernah menggunakan “does” dengan “to be.” Cukup pindahkan “is” ke depan.
Pertanyaan 24 menggunakan “am I” karena subjeknya adalah I. Bahkan dalam pertanyaan, I tetap menggunakan am.
Rayakan setiap jawaban yang benar. Tinjau kesalahan dengan tenang. Mempelajari “to be” membutuhkan waktu bagi semua orang.
Tips Belajar Jadikan simple present: 'to be' bagian dari setiap percakapan. Tujuh tips ini berfungsi untuk keluarga yang sibuk.
Tip satu: Mulailah setiap pagi dengan perasaan Saat sarapan, tanyakan “How are you?” Jawab “I am happy.” “I am sleepy.” “I am excited.” Semua orang berlatih “to be” sebelum hari dimulai.
Tip dua: Mainkan “I spy” dengan lokasi “I spy with my little eye something that is on the wall.” “I spy something that is under the table.” Permainan ini melatih is dan are secara alami.
Tip tiga: Gambarkan orang yang Anda lihat Saat berjalan-jalan, gambarkan orang asing. “That man is tall.” “Those children are young.” “The dog is brown.” Deskripsi cepat menggunakan “to be” lagi dan lagi.
Tip empat: Gunakan catatan tempel untuk am, is, are Tulis “I am” pada catatan biru. Tulis “He is / She is / It is” pada catatan kuning. Tulis “You are / We are / They are” pada catatan hijau. Tempelkan di dinding. Tunjuklah saat latihan.
Tip lima: Nyanyikan lagu dengan “to be” Banyak lagu anak-anak menggunakan “to be.” “I am the music man.” “If you are happy and you know it.” “Row, row, row your boat” menggunakan “are” dalam “are you listening?” Bernyanyi bersama.
Tip enam: Buat poster “About Me” Tulis “I am...” di bagian atas. Bantu anak Anda menyelesaikan kalimatnya. “I am 7 years old. I am a sister. I am good at drawing. I am brave.” Gantung poster di pintu kamar tidur.
Tip tujuh: Koreksi dengan senyuman Ketika anak Anda mengatakan “She are nice,” katakan “She is nice. She is one person. One person uses is. Can you say it for me?” Tersenyumlah saat Anda mengoreksi. Tidak ada tekanan. Hanya latihan.
Simple present: 'to be' adalah kata kerja yang paling banyak digunakan dalam bahasa Inggris. Anda tidak dapat melakukan percakapan nyata tanpanya. Menguasai am, is, dan are membuka setiap pintu.
Berlatih selama lima menit setiap hari. Gambarkan dunia Anda. “The sky is blue. The grass is green. I am happy we are learning together.”
Sekarang ucapkan tiga kalimat dengan “to be” tentang saat ini. “I am reading. The words are clear. This lesson is helpful.” Anda baru saja mempraktikkan kata kerja yang paling penting dalam bahasa Inggris. Teruslah. Anda melakukannya dengan indah.

