The last member of the English school whom I need mention here is Thomas Simpson, who was born in Leicestershire on August 20, 1710, and died on May 14, 1761. His father was a weaver and he owed his education to his own efforts. His mathematical interests were first aroused by the solar eclipse which took place in 1724, and with the aid of a fortune-telling pedlar he mastered Cocker's Arithmetic and the elements of algebra. He then gave up his weaving and became an usher at a school, and by constant and laborious efforts improved his mathematical education, so that by 1735 he was able to solve several questions which had been recently proposed and which involved the infinitesimal calculus. He next moved to London, and in 1743 was appointed professor of mathematics at Woolwich, a post which he continued to occupy till his death.
The works published by Simpson prove him to have been a man of extraordinary natural genius and extreme industry. The most important of them are his Fluxions , 1737 and 1750, with numerous applications to physics and astronomy; his Laws of Chance and his Essays , 1740; his theory of Annuities and Reversions (a branch of mathematics that is due to James Dodson, died in 1757, who was a master at Christ's Hospital, London), with tables of the value of lives, 1742; his Dissertations , 1743, in which the figure of the earth, the force of attraction at the surface of a nearly spherical body, the theory of the tides, and the law of astronomical refraction are discussed; his Algebra , 1745; his Geometry , 1747; his Trigonometry , 1748, in which he introduced the current abbreviations for the trigonometrical functions; his Select Exercises , 1752, containing the solutions of numerous problems and a theory of gunnery; and lastly, his Miscellaneous Tracts , 1754.
The work last mentioned consists of eight memoirs, and these contain his best known investigations. The first three papers are on various problems in astronomy; the fourth is on the theory of mean observations; the fifth and sixth on problems in fluxions and algebra; the seventh contains a general solution of the isoperimetrical problem; the eighth contains a discussion of the third and ninth sections of the Principia , and their application to the lunar orbit. In this last memoir Simpson obtained a differential equation for the motion of the apse of the lunar orbit similar to that arrived at by Clairaut, but instead of solving it by successive approximations, he deduced a general solution by indeterminate coefficients. The result agrees with that given by Clairaut. Simpson solved this problem in 1747, two years later than the publication of Clairaut's memoir, but the solution was discovered independently of Clairaut's researches, of which Simpson first heard in 1748.
Latar Belakang dan Pengantar Penulis
Thomas Simpson adalah seorang matematikawan luar biasa yang lahir pada awal abad ke-18 di Leicestershire, Inggris. Meskipun berasal dari latar belakang yang sederhana—ayahnya adalah seorang penenun—kecintaan Simpson terhadap belajar dan matematika dipicu oleh menyaksikan gerhana matahari pada tahun 1724. Peristiwa ini memicu rasa ingin tahunya dan memotivasinya untuk belajar aritmatika dan aljabar secara mandiri, bahkan dengan bantuan seorang penjaja ramalan. Dedikasinya begitu kuat sehingga ia meninggalkan tenun untuk menjadi seorang guru sekolah dan terus mendidik dirinya sendiri secara ketat. Akhirnya, ia menjadi seorang profesor matematika di Woolwich, tempat ia bekerja hingga kematiannya pada tahun 1761.
Kisah Simpson menginspirasi karena menunjukkan bagaimana motivasi diri dan kerja keras dapat mengatasi rintangan seperti pendidikan formal yang terbatas dan status sosial. Kontribusinya terhadap matematika, terutama dalam kalkulus, probabilitas, dan astronomi, sangat mendasar dan berpengaruh.
Analisis Mendalam dan Signifikansi Karya Simpson
Karya-karya Simpson yang diterbitkan mencakup berbagai bidang matematika. Buku-bukunya tentang Fluxions (istilah awal untuk kalkulus) menunjukkan aplikasi praktis dalam fisika dan astronomi, membantu menjembatani matematika teoretis dengan fenomena dunia nyata. Studinya tentang hukum peluang meletakkan dasar penting bagi teori probabilitas, yang sangat penting dalam berbagai bidang mulai dari statistik hingga ekonomi.
salah satu pencapaiannya yang terkenal adalah karyanya tentang anuitas dan pengembalian, yang melibatkan perhitungan nilai harapan hidup—konsep yang masih penting dalam asuransi dan keuangan saat ini. Disertasinya mengeksplorasi topik-topik kompleks seperti bentuk Bumi, gaya pasang surut, dan pembengkokan cahaya dalam astronomi, yang menunjukkan minat ilmiahnya yang luas.
Simpson juga berkontribusi pada aljabar, geometri, dan trigonometri, memperkenalkan singkatan untuk fungsi trigonometri yang masih digunakan hingga saat ini. Keterampilan memecahkan masalahnya meluas ke persenjataan, di mana ia menerapkan matematika untuk meningkatkan akurasi artileri, menunjukkan dampak praktis dari penelitiannya.
koleksi memoarnya yang terakhir mencakup diskusi lanjutan tentang astronomi dan masalah kalkulus, seperti gerakan orbit bulan, yang ia pecahkan secara independen menggunakan metode inovatif. Hal ini menyoroti orisinalitas dan pemahamannya yang mendalam tentang prinsip-prinsip matematika.
Pelajaran dan Inspirasi untuk Siswa
-
Kekuatan Pendidikan Diri: Kehidupan Simpson mengajarkan kepada siswa bahwa rasa ingin tahu dan ketekunan dapat mengarah pada pencapaian besar, bahkan tanpa akses istimewa ke pendidikan. Hal ini mendorong pelajar muda untuk mengambil inisiatif dalam studi mereka dan tidak pernah berkecil hati oleh latar belakang mereka.
-
Pembelajaran Interdisipliner: Karya Simpson menunjukkan bagaimana matematika terhubung dengan fisika, astronomi, keuangan, dan bahkan ilmu militer. Siswa dapat mempelajari pentingnya menerapkan pengetahuan di berbagai bidang untuk memecahkan masalah yang kompleks.
-
Keterampilan Memecahkan Masalah: Dedikasinya untuk memecahkan soal matematika yang sulit menginspirasi siswa untuk mengembangkan pemikiran kritis dan ketekunan. Keterampilan ini sangat berharga tidak hanya dalam bidang akademis tetapi juga dalam tantangan kehidupan sehari-hari.
-
Inovasi dan Orisinalitas: Penemuan solusi independen Simpson menunjukkan pentingnya kreativitas dan pemikiran orisinal dalam kemajuan ilmiah. Siswa harus didorong untuk mengeksplorasi ide-ide mereka dan berpikir di luar metode standar.
Aplikasi Praktis dalam Kehidupan dan Pembelajaran
- Di Sekolah: Siswa dapat menggunakan contoh Simpson untuk tetap termotivasi dalam mata pelajaran yang mereka anggap sulit, memahami bahwa penguasaan datang dari upaya dan latihan yang konsisten.
- Dalam Pengaturan Sosial: Kisah ini mendorong kerendahan hati dan rasa hormat terhadap bakat dan latar belakang orang lain, karena kehebatan dapat datang dari tempat-tempat yang tak terduga.
- Dalam Karir Masa Depan: Belajar menghubungkan berbagai disiplin ilmu dan menerapkan pengetahuan secara praktis mempersiapkan siswa untuk jalur karir yang beragam, terutama di bidang STEM.
- Dalam Pertumbuhan Pribadi: Kehidupan Simpson mencontohkan pembelajaran dan ketahanan seumur hidup, kualitas yang membantu individu beradaptasi dan berhasil dalam dunia yang berubah dengan cepat.
Mengembangkan Sifat Positif dari Kisah Simpson
Untuk mewujudkan semangat Thomas Simpson, siswa dapat:
- Menetapkan tujuan belajar pribadi dan bekerja dengan mantap untuk mencapainya.
- Merangkul tantangan sebagai peluang untuk tumbuh daripada rintangan.
- Mencari pengetahuan di luar kelas melalui buku, eksperimen, dan proyek yang didorong oleh rasa ingin tahu.
- Berkolaborasi dengan teman sebaya untuk berbagi ide dan memecahkan masalah bersama.
- Merefleksikan kemajuan mereka dan merayakan keberhasilan kecil untuk membangun kepercayaan diri.
Dengan mempelajari perjalanan dan kontribusi Simpson, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang matematika dan sains tetapi juga mengembangkan pola pikir yang menghargai kerja keras, kreativitas, dan ketekunan—kualitas yang akan melayani mereka dengan baik sepanjang hidup mereka.


