Apa Itu Alfabet dan Bunyi, dan Bagaimana Anak-Anak Belajar Keduanya Bersama?

Apa Itu Alfabet dan Bunyi, dan Bagaimana Anak-Anak Belajar Keduanya Bersama?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Halo, pendengar super dan pembangun kata. Selamat datang di petualangan ajaib. Hari ini kita akan belajar tentang dua sahabat terbaik. Sahabat-sahabat ini adalah alfabet dan bunyi. Mereka selalu bekerja sama. Yang satu adalah huruf yang kamu lihat. Yang lainnya adalah suara yang kamu buat. Belajar tentang alfabet dan bunyi seperti belajar kode rahasia. Kode ini membantumu membaca kata apa pun. Mari kita temukan bagaimana huruf dan bunyi membuat membaca menjadi mungkin.

Apa itu alfabet dan bunyi?

Alfabet dan bunyi adalah sebuah tim. Alfabet adalah kumpulan huruf. Kita memiliki dua puluh enam huruf. A, B, C, sampai Z. Bunyi adalah suara yang kita buat ketika kita berbicara. Setiap huruf mewakili satu atau lebih bunyi. Misalnya, huruf B mewakili bunyi /b/. Kamu membuat bunyi itu dengan menyatukan bibirmu dan mengucapkan "buh." Jadi, "alfabet dan bunyi" berarti belajar bunyi mana yang sesuai dengan huruf mana. Ini adalah langkah besar pertama dalam membaca. Kamu melihat hurufnya, kamu mengingat bunyinya, dan kamu mengucapkannya dengan keras.

Pikirkan seperti bel pintu. Huruf adalah tombol yang kamu lihat. Bunyi adalah "ding-dong" yang kamu dengar. Kamu menekan tombol B, kamu mendengar bunyi /b/. Hubungan ini sangat penting. Tanpa itu, huruf hanyalah bentuk yang sunyi. Ketika kamu belajar alfabet dan bunyi bersama-sama, bentuk-bentuk itu mulai berbicara. Mereka menceritakan kisah-kisah. Mereka membantumu menulis namamu. Inilah keajaiban fonik. Fonik hanyalah kata mewah untuk belajar alfabet dan bunyi.

Makna dan penjelasan

Makna dari mempelajari alfabet dan bunyi sangat jelas. Ini memberimu kekuatan untuk membaca. Mari kita jelaskan caranya. Dalam bahasa Inggris, kita menulis dengan huruf. Tetapi kita berbicara dengan bunyi. Alfabet adalah jembatan antara kata tertulis dan kata yang diucapkan. Ketika kamu melihat kata "cat," kamu tidak melihat hewan berbulu. Kamu melihat huruf C, A, T. Kamu perlu tahu bahwa C mengucapkan /k/, A mengucapkan /a/, dan T mengucapkan /t/. Kamu menggabungkan bunyi-bunyi itu. /k/ - /a/ - /t/. Cat. Maknanya menjadi jelas. Simbol-simbol tertulis sekarang memiliki suara. Suara itu mengatakan "cat."

Penjelasannya adalah tentang hubungan. Otakmu belajar menghubungkan simbol visual (huruf) dengan peristiwa pendengaran (bunyi). Ini tidak otomatis. Itu harus dipelajari. Itulah mengapa kita berlatih. Kita mengatakan "A mengucapkan /a/ seperti pada apple." Kita mengatakan "M mengucapkan /m/ seperti pada monkey." Latihan ini membangun jalur yang kuat di otakmu. Segera, kamu melihat huruf M dan kamu langsung berpikir /m/. Ini adalah tujuannya. Belajar alfabet dan bunyi adalah dasar untuk semua membaca dan mengeja. Ini adalah pelajaran terpenting dalam bahasa Inggris awal.

Kategori atau daftar

Kita dapat mengelompokkan alfabet dan bunyi ke dalam kelompok-kelompok pintar. Ini membuat belajar lebih mudah. Satu kategori besar adalah Konsonan dan Vokal. Konsonan adalah huruf seperti B, C, D, F, G. Mereka sering memblokir udara sedikit. Vokal adalah A, E, I, O, U. Mereka membiarkan udara mengalir bebas. Bunyi vokal adalah jantung dari kata-kata. Setiap kata harus memiliki bunyi vokal. Kategori lain adalah Bunyi Huruf vs. Nama Huruf. Setiap huruf memiliki nama. Nama B adalah "bee." Tetapi bunyi B adalah /b/. Kita perlu tahu keduanya. Kita menggunakan nama ketika kita mengeja. "Nama saya B-E-N." Kita menggunakan bunyi ketika kita membaca.

Kita juga dapat mendaftarkan huruf berdasarkan jenis bunyinya. Beberapa konsonan adalah Bunyi Berhenti. Kamu menghentikan udara sepenuhnya. P, B, T, D, K, G. Ucapkan "puh." Kamu memecah bibirmu. Beberapa adalah Bunyi Berkelanjutan. Kamu dapat menahan bunyinya. S, F, M, N, L. Ucapkan "ssss." Kamu bisa menahannya. Vokal memiliki Bunyi Pendek dan Bunyi Panjang. A pendek adalah /a/ seperti pada "apple." A panjang mengucapkan namanya /ay/ seperti pada "cake." Berpikir dalam kategori-kategori ini membantumu mengajar dan mempelajari alfabet dan bunyi. Ini memecah tugas besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan ramah.

Contoh kehidupan sehari-hari

Kamu dapat melatih alfabet dan bunyi setiap hari. Berikut adalah beberapa adegan yang mudah. Pertama, waktu sarapan. Lihat makananmu. Sereal itu disebut "Cheerios." Tunjuk ke C. Katakan, "C mengucapkan /k/. Cheerios dimulai dengan /k/." Minumlah susumu. "M mengucapkan /m/. Milk dimulai dengan /m/." Makan pisang. "B mengucapkan /b/. Banana dimulai dengan /b/." Pembicaraan sederhana ini menghubungkan huruf dengan hal-hal yang kamu gunakan.

Kedua, saat berjalan-jalan atau berkendara. Mainkan "Saya Mendengar dengan Telinga Kecilku." Dengarkan bunyi yang dimulai dengan huruf tertentu. "Saya mendengar dengan telinga kecilku sesuatu yang dimulai dengan /s/." Apakah itu sirene. Apakah itu burung bernyanyi. Kamu juga dapat mencari huruf di rambu-rambu. "Saya melihat rambu berhenti. S-T-O-P. S mengucapkan /s/." Permainan ini membuatmu mendengarkan dan melihat dengan hati-hati. Ini melatih telingamu untuk alfabet dan bunyi.

Ketiga, saat mandi atau bermain. Gunakan huruf busa. Tempelkan huruf A di dinding. Katakan, "A mengucapkan /a/ seperti pada apple." Temukan apel mainan. Buatlah koneksi. Gambarlah huruf dengan krim cukur di baki. Ucapkan bunyinya saat kamu menggambar. Ketika kamu bermain dengan balok, temukan balok dengan huruf. Ucapkan bunyi huruf di balok sebelum kamu menumpuknya. Kehidupan sehari-hari penuh dengan kesempatan untuk bermain dengan alfabet dan bunyi. Kamu tidak memerlukan waktu khusus. Cukup gunakan waktu yang kamu miliki.

Kartu flash yang dapat dicetak

Kartu flash yang dapat dicetak adalah alat super untuk alfabet dan bunyi. Cara membuatnya. Buatlah satu set kartu. Di satu sisi, ada huruf besar. Seperti S raksasa dan berwarna-warni. Di sisi lain, ada gambar sesuatu yang dimulai dengan bunyi itu. Untuk S, gambar matahari. Tulis kata "sun" dan bunyi "/s/". Kamu juga dapat membuat kartu yang menunjukkan bentuk mulut. Untuk bunyi /m/, tunjukkan bibir tertutup.

Cara menggunakan kartu. Cara dasarnya adalah dengan menunjukkan sisi huruf. Anak mengucapkan bunyinya, bukan namanya. Tunjukkan "M." Mereka mengucapkan "/m/." Kemudian balik untuk melihat gambar (monyet) untuk memeriksa. Kamu dapat bermain "Sound Bingo." Buat kartu bingo dengan gambar. Pemanggil memegang kartu huruf. Pemain menemukan gambar di kartu mereka yang dimulai dengan bunyi itu dan menutupinya. Ini melatih pencocokan bunyi-huruf dengan cepat.

Permainan lain adalah "Sound Sort." Miliki kartu dengan gambar berbagai objek. Juga miliki kartu header dengan huruf seperti S, M, T. Anak memilah gambar berdasarkan bunyi awalnya. Gambar kaus kaki masuk ke bawah kartu S. Gambar pel masuk ke bawah kartu M. Kartu flash yang dapat dicetak membuat alfabet dan bunyi menjadi sesuatu yang dapat kamu sentuh dan pindahkan. Ini jauh lebih baik daripada hanya melihat halaman.

Kegiatan atau permainan belajar

Belajar alfabet dan bunyi harus menjadi pesta. Mari kita mainkan beberapa permainan. Pertama, "Perburuan Harta Karun Alfabet dan Bunyi." Sembunyikan benda-benda kecil di sekitar ruangan. Berikan tas kepada anakmu. Sebutkan bunyi. "/p/" Mereka harus menemukan sesuatu yang dimulai dengan bunyi itu dan memasukkannya ke dalam tas. Mereka mungkin menemukan pena, pensil, uang receh. Permainan ini penuh dengan aksi dan mendengarkan.

Kedua, mainkan "Sound Jump." Tulis huruf di piring kertas. Sebarkan di lantai. Sebutkan bunyi. "/t/" Anakmu harus melompat ke huruf yang membuat bunyi itu. Sebutkan sebuah kata. "Cat." Mereka harus melompat ke C, lalu A, lalu T, secara berurutan, mengucapkan setiap bunyi. Ini menghubungkan bunyi dengan huruf secara fisik.

Ketiga, coba "Mystery Bag." Masukkan benda ke dalam tas. Jangan biarkan anak melihatnya. Beri mereka petunjuk menggunakan bunyi. "Sesuatu di dalam tas ini dimulai dengan bunyi /b/." Mereka merasakan tas dan menebak. Apakah itu bola. Sebuah balok. Sebuah pisang. Mereka menariknya keluar. "Ya. Ball dimulai dengan /b/." Ini berfokus pada bunyi awal kata.

Untuk kerajinan, buat "Sound Wheels." Gambarlah lingkaran. Bagilah menjadi irisan. Di setiap irisan, tuliskan sebuah huruf. Di tengah, pasang lingkaran yang lebih kecil dengan jendela. Pasang dengan paku payung. Pada lingkaran yang lebih besar, di sekitar setiap huruf, gambarlah gambar-gambar kecil dari hal-hal yang dimulai dengan bunyi itu. Putar roda. Jendela menunjukkan sebuah huruf. Anak harus menyebutkan salah satu gambar untuk bunyi itu. Ini adalah alat yang menyenangkan dan dapat digunakan kembali. Untuk grup, mainkan "Pass the Sound." Duduklah dalam lingkaran. Bisikkan bunyi, seperti /m/, kepada anak pertama. Mereka harus meneruskan bunyi (dengan membisikkan /m/) di sekeliling lingkaran. Orang terakhir mengucapkan bunyinya dengan keras dan memegang kartu huruf yang benar. Ini mengajarkan pendengaran yang cermat. Mainkan permainan ini sering-sering. Segera, alfabet dan bunyi akan menjadi sahabat terbaik anakmu. Mereka akan siap untuk membaca dan menjelajahi dunia kata-kata.