"Berjalan, Berjalan" adalah salah satu lagu aksi yang paling disukai untuk anak-anak kecil. Liriknya yang sederhana dan gerakan yang menyenangkan menjadikannya favorit di kelas. Anak-anak suka berjalan, melompat, berlari, dan berhenti bersama musik. Hari ini, kita akan menjelajahi lagu berjalan dan menemukan bagaimana lagu yang menyenangkan ini membangun keterampilan bahasa, koordinasi motorik kasar, dan kemampuan mendengarkan.
Apa Itu Lagu Berjalan? "Berjalan, Berjalan" adalah lagu aksi anak-anak klasik. Lagu ini juga dikenal sebagai "Berjalan, Berjalan, Lompat, Lompat, Lompat" atau terkadang hanya "Lagu Aksi." Lagu ini menggunakan nada sederhana dan berulang yang cepat dipelajari anak-anak.
Lagu ini menginstruksikan anak-anak untuk melakukan gerakan yang berbeda. Pertama mereka berjalan, lalu mereka melompat, lalu mereka berlari, lalu mereka berhenti. Pola ini berulang dengan aksi baru seperti berjinjit, melompat, dan berbaris.
Lagu ini sangat cocok untuk waktu lingkaran atau waktu transisi. Lagu ini membuat anak-anak bergerak dan mengikuti arahan. Lagu ini membangun keterampilan motorik kasar dan koordinasi. Lagu ini juga mengajarkan kosakata untuk berbagai cara bergerak.
Lirik Berjalan Mari kita lihat lirik berjalan standar. Berikut adalah versi yang paling umum:
Berjalan, berjalan, berjalan, berjalan, Lompat, lompat, lompat, lompat, lompat, lompat. Berlari, berlari, berlari, berlari, berlari, berlari, Sekarang kita berhenti, sekarang kita berhenti.
Pola kemudian berulang dengan aksi yang berbeda:
Berjinjit, berjinjit, berjinjit, berjinjit, Lompat, lompat, lompat, lompat, lompat, lompat. Berenang, berenang, berenang, berenang, berenang, berenang, Sekarang kita berhenti, sekarang kita berhenti.
Berbaris, berbaris, berbaris, berbaris, Injak, injak, injak, injak, injak, injak. Terbang, terbang, terbang, terbang, terbang, terbang, Sekarang kita berhenti, sekarang kita berhenti.
Beberapa versi menyertakan bagian yang lebih lambat:
Berjalan perlahan, berjalan perlahan, Berjalan cepat, berjalan cepat. Berjalan dengan berjinjit, berjalan dengan berjinjit, Sekarang kita berhenti, sekarang kita berhenti.
Struktur yang sederhana membuatnya mudah untuk membuat bait baru dengan kata kerja aksi apa pun.
Pembelajaran Kosakata dari Lagu Lirik berjalan memperkenalkan kosakata aksi penting.
Kata Gerakan: Berjalan, melompat, berlari, berhenti, berjinjit, melompat, berenang, berbaris, menginjak, terbang. Anak-anak belajar berbagai cara untuk menggerakkan tubuh mereka.
Kata Kecepatan: Perlahan, cepat. Anak-anak belajar untuk menggambarkan kecepatan gerakan.
Kata Arah: Maju, mundur (dapat ditambahkan ke bait). Anak-anak belajar tentang arah gerakan.
Kata Aksi: Berhenti, pergi. Anak-anak mempelajari kata transisi penting ini.
Kata Tubuh: Kaki, kaki, lengan, seluruh tubuh. Gerakan melibatkan berbagai bagian tubuh.
Poin Fonetik dalam Lagu Kita dapat menggunakan lagu ini untuk melatih suara tertentu. Pengulangan membantu anak-anak mendengar dan menghasilkan suara ini dengan benar.
Suara /w/ muncul dalam "berjalan." Suara ini membutuhkan bibir yang membulat. Anak-anak berlatih dengan membuat suara "w".
Suara /h/ muncul dalam "lompat." Ini adalah suara napas yang lembut. Anak-anak meletakkan tangan mereka di depan mulut mereka dan merasakan udaranya.
Suara /r/ muncul dalam "berlari." Suara ini bisa jadi rumit. Berlatih perlahan: "berrrrlari".
Suara /t/ muncul dalam "berjinjit" dan "berhenti." Suara cepat ini membutuhkan lidah di belakang gigi.
Suara /j/ muncul dalam "melompat." Suara ini membutuhkan lidah di dekat langit-langit mulut.
Pola Tata Bahasa dalam Lirik Lagu ini berisi beberapa pola tata bahasa penting yang diserap anak-anak secara alami.
Tenses Continuous Present: "Berjalan" dan "berlari" menggunakan bentuk -ing. Anak-anak belajar untuk menggambarkan tindakan yang sedang terjadi sekarang.
Bentuk Imperatif: Lagu memberikan perintah untuk bergerak. Anak-anak belajar untuk mengikuti instruksi.
Struktur Berulang: Pola yang berulang membangun kepercayaan diri dan kesadaran bahasa.
Kata Keterangan: "Perlahan" dan "cepat" mengajarkan bagaimana kita melakukan tindakan. Anak-anak belajar untuk memodifikasi kata kerja.
Frasa Preposisional: "Dengan berjinjit" mengajarkan cara menggambarkan cara kita bergerak.
Kegiatan Belajar dengan Lagu Lagu ini dapat menjadi pusat dari banyak kegiatan yang menarik. Berikut adalah beberapa cara untuk memperluas pembelajaran.
Ikuti Pemimpin: Satu anak memimpin gerakan sementara semua orang bernyanyi. Pemimpin memilih tindakan mana yang harus dilakukan. Ini membangun kepemimpinan dan kreativitas.
Kartu Aksi: Buat kartu dengan kata dan gambar gerakan yang berbeda. Angkat kartu, dan anak-anak melakukan tindakan itu sambil bernyanyi.
Lintasan Rintangan: Siapkan lintasan rintangan sederhana. Anak-anak berjalan, melompat, berlari, dan berjinjit melalui bagian yang berbeda. Nyanyikan lagu saat mereka pergi.
Permainan Tempo: Nyanyikan lagu dengan kecepatan yang berbeda. Sangat lambat, lalu sedang, lalu cepat. Anak-anak mencocokkan gerakan mereka dengan tempo.
Tari Beku: Mainkan lagu. Anak-anak bergerak sesuai dengan liriknya. Ketika mereka mendengar "sekarang kita berhenti," mereka membeku. Ini membangun pendengaran dan pengendalian diri.
Bahan Cetak untuk Lagu Sumber daya yang dapat dicetak dapat meningkatkan pengalaman belajar. Berikut adalah beberapa materi untuk dibuat.
Kartu Aksi: Buat kartu dengan gambar setiap aksi. Berjalan, melompat, berlari, berhenti, berjinjit, melompat, berenang, berbaris, menginjak, terbang. Anak-anak memilih kartu dan melakukan tindakan itu.
Poster Lirik Lagu: Buat poster berwarna-warni dengan lirik berjalan. Tambahkan gambar di samping kata kunci. Tampilkan selama waktu bernyanyi.
Grafik Gerakan: Buat grafik yang menunjukkan urutan tindakan. Anak-anak dapat mengikuti secara visual.
Buku Mini Lagu: Buat buku lipat sederhana dengan satu aksi di setiap halaman. Anak-anak dapat "membaca" buku mereka di rumah.
Halaman Mewarnai: Buat halaman mewarnai yang menunjukkan anak-anak melakukan setiap tindakan. Anak-anak mewarnai sambil mendengarkan lagu.
Permainan Edukasi dengan Lagu Permainan membuat lagu semakin menarik. Berikut adalah beberapa permainan yang bisa dicoba.
Aksi Beku: Nyanyikan lagu. Ketika Anda berhenti, anak-anak harus membeku dalam posisi aksi terakhir. "Berjalan, berjalan, berjalan, berjalan..." (jeda) Anak-anak membeku di tengah langkah.
Permainan Apa Berikutnya?: Nyanyikan lagu tetapi jeda sebelum menyebutkan tindakan berikutnya. Anak-anak menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. "Berjalan, berjalan, berjalan, berjalan, lompat, lompat, lompat, lompat, lompat, lompat, berlari, berlari, berlari, berlari, berlari, berlari, sekarang kita..." Anak-anak berteriak "berhenti!"
Charade Aksi: Satu anak memerankan suatu tindakan tanpa bernyanyi. Yang lain menebak aksinya. Kemudian semua orang menyanyikan bait itu.
Bingo Aksi: Buat kartu bingo dengan gambar aksi. Sebutkan tindakan dari lagu. Anak-anak menutupi gambar yang cocok.
Cermin Saya: Pasangan anak-anak saling berhadapan. Satu memimpin tindakan sambil bernyanyi. Yang lain mencerminkan gerakan. Kemudian mereka bertukar.
Pengembangan Motorik Kasar Lagu ini sangat bagus untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar. Aksi yang berbeda melatih kelompok otot yang berbeda.
Berjalan membangun kekuatan kaki dan koordinasi. Melompat mengembangkan keseimbangan dan kekuatan satu kaki. Berlari membangun kebugaran kardiovaskular. Berjinjit memperkuat otot betis. Melompat membangun kekuatan kaki. Berbaris membangun koordinasi. Menginjak mengembangkan kontrol kaki dan kaki.
Lagu gerakan yang teratur membantu anak-anak mengembangkan kesadaran dan kontrol tubuh. Ini mendukung semua perkembangan fisik.
Keterampilan Mendengarkan Lagu ini membangun keterampilan mendengarkan yang penting. Anak-anak harus mendengarkan dengan cermat untuk mengetahui tindakan apa yang akan datang selanjutnya.
Mereka belajar untuk memproses informasi pendengaran dengan cepat. Mereka belajar untuk mencocokkan gerakan mereka dengan apa yang mereka dengar. Mereka belajar untuk berhenti ketika lagu menyuruh mereka.
Keterampilan mendengarkan ini berpindah ke mengikuti arahan dalam konteks lain.
Menciptakan Bait Baru Anak-anak suka membuat bait baru untuk lagu. Ini membangun kreativitas dan keterampilan bahasa.
Aksi apa lagi yang bisa kita lakukan? Melompat, merangkak, berputar, bergoyang, membungkuk, meregangkan, menendang, bertepuk tangan.
Anak-anak menyarankan tindakan dan mencobanya. Beberapa berhasil, beberapa konyol. Semuanya menyenangkan.
Kita juga dapat menambahkan bait tentang hewan. "Bergoyang seperti penguin, bergoyang seperti penguin..." "Menginjak seperti gajah, menginjak seperti gajah..."
Menulis bait baru bersama membangun kepercayaan diri. Anak-anak melihat bahwa mereka dapat berkreasi dengan bahasa.
Berjalan Berjalan dalam Berbagai Bahasa Lagu ini ada dalam banyak bahasa di seluruh dunia. Anak-anak dapat belajar menyanyikan aksi dalam bahasa lain.
Dalam bahasa Spanyol: "Caminando, caminando, saltando, saltando, corriendo, corriendo, ahora paramos."
Dalam bahasa Prancis: "Marchons, marchons, sautons, sautons, courons, courons, maintenant arrĂȘtons."
Ini membangun kesadaran budaya dan menunjukkan bahwa anak-anak di mana pun suka bergerak dan bernyanyi.
Waktu Transisi Lagu ini sangat cocok untuk waktu transisi. Ketika anak-anak perlu berpindah dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya, nyanyikan lagu tersebut.
Berbaris sambil berjalan dan berbaris. Pergi ke pintu sambil melompat dan berjinjit. Datang ke waktu lingkaran sambil berlari dan berhenti.
Lagu membuat transisi menjadi menyenangkan dan menarik. Anak-anak fokus pada gerakan daripada perubahan kegiatan.
Reses Dalam Ruangan Pada hari hujan ketika anak-anak tidak bisa keluar, lagu ini memberikan kesempatan bergerak.
Nyanyikan beberapa kali dengan aksi yang berbeda. Tambahkan bait baru. Biarkan anak-anak memimpin.
Anak-anak mengeluarkan kegembiraan mereka sambil tetap berada di kelas. Mereka kembali ke kegiatan duduk siap untuk fokus.
Saat kita menjelajahi lagu berjalan dengan anak-anak kecil, kita menemukan alat sederhana dengan efek yang kuat. Ini membangun keterampilan motorik kasar melalui berbagai gerakan. Ini mengembangkan keterampilan mendengarkan melalui mengikuti arahan. Ini mengajarkan kosakata aksi dengan cara yang menarik. Yang terpenting, itu membawa kegembiraan melalui musik dan gerakan. Anak-anak berjalan, melompat, berlari, dan berhenti dengan senang hati. Lagu aksi klasik ini akan terus membuat anak-anak bergerak selama generasi mendatang.

