'It's Raining, It's Pouring' adalah sajak anak-anak klasik yang telah dinyanyikan kepada anak-anak selama beberapa generasi. Melodi yang lembut dan ceritanya yang unik menjadikannya favorit di hari hujan. Hari ini, kita akan menjelajahi lirik lagu its raining its pouring dan menemukan bagaimana sajak sederhana ini dapat mengajarkan kosakata cuaca, bercerita, dan pola bahasa kepada anak-anak.
Apa Itu Sajak Anak-Anak It's Raining, It's Pouring? 'It's Raining, It's Pouring' adalah sajak anak-anak dan lagu anak-anak tradisional berbahasa Inggris. Pertama kali muncul dalam bentuk cetak pada awal abad ke-20, tetapi kemungkinan diturunkan secara lisan selama bertahun-tahun sebelum itu. Lagu ini menceritakan tentang seorang lelaki tua yang tidak bisa tidur saat badai.
Sajak ini memiliki kualitas yang lembut, seperti lagu pengantar tidur. Kata-katanya menciptakan perasaan nyaman berada di dalam ruangan saat hujan turun di luar. Anak-anak berhubungan dengan gagasan tidak bisa tidur dan kenyamanan bermimpi.
Lagu ini pendek dan mudah dipelajari. Sebagian besar versi hanya memiliki empat baris, meskipun beberapa menambahkan bait tambahan. Kesederhanaannya membuatnya sempurna bahkan untuk anak-anak yang paling kecil.
Lirik It's Raining, It's Pouring Mari kita lihat lirik lagu its raining its pouring standar. Berikut adalah versi yang paling umum:
It's raining, it's pouring, The old man is snoring. He went to bed and bumped his head, And couldn't get up in the morning.
Itulah sajak tradisional yang lengkap. Beberapa versi menambahkan bait tambahan:
He woke up in the morning, The sun was brightly dawning. He rubbed his eyes and in surprise, He found it had stopped storming.
He jumped out of his bed, And this is what he said: "The rain is gone, I'm not alone, The sun is out instead!"
Kisah sederhana ini menangkap imajinasi anak-anak. Seorang lelaki tua, malam hujan, kepala terbentur, dan kejutan pagi.
Pembelajaran Kosakata dari Lagu Lirik lagu its raining its pouring memperkenalkan beberapa kata kosakata penting.
Kata-Kata Cuaca: Raining, pouring, storming, sun, dawning. Anak-anak belajar kata-kata untuk menggambarkan kondisi cuaca yang berbeda. 'Pouring' berarti hujan sangat deras.
Kata-Kata Aksi: Snoring, went, bumped, get up, woke, rubbed, jumped, said. Kata kerja ini menggambarkan apa yang dilakukan lelaki tua itu sepanjang sajak.
Kata-Kata Tubuh: Head, eyes. Anak-anak mempelajari bagian tubuh ini dalam konteks.
Kata-Kata Waktu: Morning, night, dawning. Anak-anak belajar tentang waktu yang berbeda dalam sehari.
Kata-Kata Deskriptif: Old, brightly, surprised, alone. Kata sifat ini menambahkan detail pada cerita.
Poin Fonik dalam Lagu Kita dapat menggunakan lagu ini untuk melatih suara tertentu. Pengulangan membantu anak-anak mendengar dan menghasilkan suara ini dengan benar.
Suara /r/ muncul dalam 'raining' dan 'pouring.' Suara ini bisa jadi rumit. Berlatih perlahan: 'rrraining, rrraining.'
Suara /p/ muncul dalam 'pouring.' Ini adalah suara tak bersuara yang dibuat dengan bibir bersatu.
Suara /s/ muncul dalam 'snoring' dan 'sun.' Suara desis ini membutuhkan lidah di dekat gigi.
Suara /b/ muncul dalam 'bed' dan 'bumped.' Suara bersuara ini membutuhkan bibir bersatu.
Suara /m/ muncul dalam 'morning' dan 'more.' Suara sengau ini membutuhkan bibir tertutup.
Pola Tata Bahasa dalam Lirik Sajak ini berisi beberapa pola tata bahasa penting yang diserap anak-anak secara alami.
Tenses Present Continuous: 'It's raining' menggunakan bentuk present continuous. Anak-anak belajar untuk menggambarkan tindakan yang sedang terjadi sekarang.
Tenses Lampau: 'Went,' 'bumped,' 'woke,' 'rubbed,' 'jumped,' 'said' semuanya adalah kata kerja lampau. Anak-anak mempelajari bentuk lampau tidak beraturan dan beraturan ini.
Kontraksi: 'It's' dan 'couldn't' mengajarkan kontraksi umum. Anak-anak belajar bahwa ini adalah bentuk pendek dari 'it is' dan 'could not.'
Frasa Preposisi: 'In the morning,' 'out of bed' mengajarkan preposisi waktu dan tempat.
Kalimat Majemuk: 'He went to bed and bumped his head' menggunakan 'and' untuk menggabungkan dua tindakan. Anak-anak belajar untuk menghubungkan ide.
Kegiatan Belajar dengan Lagu Lagu ini bisa menjadi pusat dari banyak kegiatan yang menarik. Berikut adalah beberapa cara untuk memperluas pembelajaran.
Seni Hari Hujan: Anak-anak membuat gambar hari hujan. Mereka menggambar hujan turun, awan, dan mungkin lelaki tua di tempat tidur. Mereka dapat menggunakan bola kapas untuk awan dan garis biru untuk hujan.
Grafik Cuaca: Buat grafik cuaca harian. Setiap hari, anak-anak mengamati dan mencatat cuaca. Apakah hujan? Menuang? Cerah? Ini menghubungkan lagu dengan pengamatan kehidupan nyata.
Boneka Lelaki Tua: Buat boneka lelaki tua sederhana di tongkat kerajinan. Anak-anak memerankan cerita sambil melafalkan sajak. Boneka itu pergi tidur, membentur kepalanya, dan bangun di pagi hari.
Suara Mendengkur: Berlatih membuat suara mendengkur. Mendengkur keras, mendengkur lembut, dengkuran panjang, dengkuran pendek. Ini membangun kesadaran fonologis dan sangat menyenangkan.
Penyortiran Pagi/Malam: Urutkan gambar dan kegiatan menjadi pagi dan malam. Apa yang kita lakukan di pagi hari? Apa yang kita lakukan di malam hari? Kapan lelaki tua itu membentur kepalanya?
Bahan Cetak untuk Lagu Sumber daya yang dapat dicetak dapat meningkatkan pengalaman belajar. Berikut adalah beberapa materi untuk dibuat.
Poster Lirik: Buat poster berwarna dengan lirik lagu its raining its pouring. Tambahkan gambar di samping kata kunci. Tetes hujan di samping 'raining.' Seorang lelaki tua mendengkur di samping 'snoring.' Tempat tidur di samping 'bed.'
Kartu Urutan: Buat kartu yang menunjukkan urutan cerita. Hujan turun. Lelaki tua di tempat tidur. Lelaki tua membentur kepala. Lelaki tua masih di tempat tidur di pagi hari. Matahari terbit. Lelaki tua melompat dari tempat tidur. Anak-anak mengaturnya secara berurutan.
Halaman Mewarnai Lelaki Tua: Buat halaman mewarnai yang menunjukkan lelaki tua di tempat tidur dengan hujan di luar. Anak-anak mewarnai sambil mendengarkan lagu.
Roda Cuaca: Buat roda cuaca dengan kondisi cuaca yang berbeda. Matahari, awan, hujan, badai. Anak-anak memutar roda agar sesuai dengan cuaca hari itu.
Buku Lagu Mini: Buat buku lipat sederhana dengan lirik lagu dan gambar. Anak-anak dapat 'membaca' buku mereka di rumah.
Game Edukasi dengan Lagu Game membuat lagu semakin menarik. Berikut adalah beberapa game yang bisa dicoba.
Menghitung Tetes Hujan: Potong tetes hujan kertas. Tempatkan mereka di sekitar ruangan. Anak-anak menemukan dan menghitungnya. Berapa banyak tetes hujan yang kita temukan? Ini terhubung ke tema hujan.
Lelaki Tua, Lelaki Tua, Apa yang Kamu Lihat? Mainkan versi 'Brown Bear' dengan lelaki tua. 'Lelaki tua, lelaki tua, apa yang kamu lihat? Saya melihat hujan turun pada saya.' Ini membangun kosakata dan pengenalan pola.
Weather Freeze Dance: Putar musik untuk cuaca yang berbeda. Untuk hujan, anak-anak menggoyangkan jari ke bawah seperti tetes hujan. Untuk matahari, mereka meregangkan dan tersenyum. Saat musik berhenti, mereka membeku dalam pose cuaca.
Game Kepala Terbentur: Berlatih keselamatan dengan berbicara tentang membentur kepala. Bagaimana kita bisa berhati-hati? Apa yang kita lakukan jika kita membentur kepala kita? Ini terhubung ke diskusi kesehatan dan keselamatan.
Charade Pagi/Malam: Perankan kegiatan pagi dan kegiatan malam. Orang lain menebak apakah itu pagi atau malam. Menyikat gigi bisa jadi keduanya! Bangun adalah pagi. Pergi tidur adalah malam.
Koneksi Cuaca Lagu ini menyediakan titik masuk alami untuk belajar tentang cuaca. Kita dapat menjelajahi berbagai jenis cuaca sepanjang tahun.
Apa perbedaan antara hujan dan menuang? Menuang berarti hujan sangat deras. Kita bisa melihat ke luar jendela dan menggambarkan apa yang kita lihat.
Apa yang terjadi setelah hujan? Terkadang kita melihat pelangi. Terkadang matahari terbit. Lelaki tua itu bangun dengan sinar matahari di versi yang diperluas.
Kita dapat belajar tentang guntur dan kilat. Kita dapat berbicara tentang tetap aman selama badai. Lelaki tua itu aman di tempat tidurnya.
Membuat Bait Baru Anak-anak suka membuat bait baru untuk lagu-lagu yang sudah dikenal. Ini membangun kreativitas dan keterampilan bahasa.
Bagaimana jika salju turun alih-alih hujan? 'It's snowing, it's blowing, the old man is snoring. He went to bed and bumped his head, and couldn't get up in the morning.'
Bagaimana jika cerah? 'It's sunny, it's bright, the old man feels all right. He went outside for a lovely ride, and played until the night.'
Bagaimana jika seorang anak ada dalam cerita? 'It's raining, it's pouring, the children all are snoring. They went to bed and bumped their heads, and couldn't get up in the morning.'
Menulis bait baru bersama membangun kepercayaan diri dan menunjukkan kepada anak-anak bahwa mereka dapat bermain dengan bahasa.
Irama dan Rima Lagu ini memiliki irama yang kuat dan pola rima yang jelas. Raining/pouring, snoring/morning. Anak-anak mengembangkan kesadaran fonemik melalui pendengaran rima ini.
Kita dapat bertepuk tangan saat kita menyanyikan. Kita bisa mengetuk lutut kita. Kita bisa bergoyang maju mundur. Merasakan irama membantu anak-anak memproses pola.
Kita dapat menemukan kata-kata lain yang berima dengan kata kunci. Rain/pain/train. Pour/more/store. Head/bed/red. Morning/dawning/warning.
Rutin Sebelum Tidur Lagu ini terhubung dengan pengalaman anak-anak sendiri dengan waktu tidur. Kita dapat berbicara tentang rutinitas waktu tidur kita sendiri.
Apa yang kita lakukan sebelum tidur? Sikat gigi, pakai piyama, baca cerita, ucapkan selamat malam. Lelaki tua itu hanya pergi tidur dan membentur kepalanya!
Apakah kita pernah kesulitan tidur? Apa yang membantu kita tertidur? Boneka binatang, lampu malam, lagu? Lelaki tua itu mendengkur, jadi dia pasti tertidur pada akhirnya.
Apa yang kita lakukan di pagi hari? Bangun, meregangkan tubuh, makan sarapan, berpakaian. Lelaki tua itu tidak bisa bangun di pagi hari karena dia membentur kepalanya!
Koneksi ini membuat lagu itu bermakna secara pribadi.
Diskusi Keselamatan Kepala terbentur dalam lagu mengarah secara alami ke diskusi keselamatan. Kita dapat berbicara tentang berhati-hati dalam gelap.
Mengapa seseorang bisa membentur kepalanya di malam hari? Gelap. Mereka mungkin tidak melihat ke mana mereka pergi. Lampu malam dapat membantu.
Apa yang harus kita lakukan jika kita membentur kepala kita? Beri tahu orang dewasa. Letakkan es di atasnya jika ada benjolan. Istirahat jika kita merasa pusing.
Kita dapat berlatih berjalan dengan hati-hati dalam gelap. Kita dapat berbicara tentang menjaga jalur tetap bersih dari mainan dan rintangan.
Kosakata Pagi/Malam Lagu ini memperkenalkan kosakata untuk waktu yang berbeda dalam sehari. Kita dapat menjelajahi konsep ini lebih lanjut.
Pagi adalah saat kita bangun. Matahari terbit. Kita makan sarapan. Kita pergi ke sekolah atau bekerja.
Malam adalah saat kita tidur. Bulan dan bintang muncul. Gelap. Kita beristirahat.
Kita dapat mengurutkan kegiatan menjadi pagi dan malam. Kita dapat berbicara tentang apa yang dilakukan hewan di malam hari. Hewan nokturnal terjaga saat lelaki tua itu mendengkur.
Saat kita menjelajahi lirik lagu its raining its pouring dengan anak-anak kecil, kita menemukan sajak sederhana dengan potensi pembelajaran yang kaya. Itu mengajarkan kosakata cuaca dan konsep waktu. Itu membangun kesadaran fonemik melalui rima. Itu terhubung dengan pengalaman anak-anak sendiri dengan waktu tidur dan bangun. Melalui seni, permainan, dan diskusi, anak-anak terlibat secara mendalam dengan sajak anak-anak klasik ini. Lelaki tua yang mendengkur melalui hujan menjadi teman yang akrab, dan hari hujan menjadi peluang untuk belajar yang nyaman.

