'She'll Be Coming Round the Mountain' adalah salah satu lagu rakyat Amerika yang paling dicintai sepanjang masa. Anak-anak telah menyanyikannya selama lebih dari satu abad. Irama yang energik dan efek suara yang menyenangkan membuatnya menjadi favorit di kelas. Hari ini, kita akan menjelajahi lirik klasik 'she coming round the mountain' dan menemukan bagaimana lagu yang meriah ini mengajarkan bahasa, irama, dan sejarah budaya.
Apa Itu Lagu She Coming Round the Mountain? 'She'll Be Coming Round the Mountain' adalah lagu rakyat tradisional Amerika. Lagu ini berasal dari akhir tahun 1800-an. Lagu ini awalnya merayakan kedatangan kereta api ke komunitas pegunungan yang terpencil. Orang-orang akan bernyanyi tentang kereta yang membawa perbekalan, berita, dan pengunjung dari jauh.
Lagu ini memiliki struktur panggilan dan respons. Satu orang menyanyikan sebuah baris, dan semua orang bergabung dalam paduan suara dan efek suara. Ini membuatnya sempurna untuk bernyanyi bersama. Anak-anak menyukai pola yang berulang dan kesempatan untuk menambahkan aksi dan suara.
Seiring waktu, banyak bait telah ditambahkan. Setiap bait memperkenalkan acara atau aksi baru. Anak-anak dapat memerankan setiap bait saat mereka bernyanyi. Kombinasi musik dan gerakan ini membuat lagu ini tak terlupakan.
Lirik She Coming Round the Mountain Mari kita lihat lirik she coming round the mountain yang standar. Berikut adalah versi yang paling umum:
She'll be coming round the mountain when she comes (Toot, toot!) She'll be coming round the mountain when she comes (Toot, toot!) She'll be coming round the mountain, She'll be coming round the mountain, She'll be coming round the mountain when she comes (Toot, toot!)
She'll be driving six white horses when she comes (Whoa back!) She'll be driving six white horses when she comes (Whoa back!) She'll be driving six white horses, She'll be driving six white horses, She'll be driving six white horses when she comes (Whoa back!)
Oh, we'll all go out to meet her when she comes (Hi there!) Oh, we'll all go out to meet her when she comes (Hi there!) Oh, we'll all go out to meet her, Oh, we'll all go out to meet her, Oh, we'll all go out to meet her when she comes (Hi there!)
Bait tradisional tambahan meliputi: Oh, we'll kill the old red rooster when she comes (Chop, chop!) Oh, we'll all have chicken and dumplings when she comes (Yum, yum!) She will have to sleep with Grandma when she comes (Snore, snore!) Oh, we'll all be singin' hallelujah when she comes (Amen!)
Masing-masing bait mengikuti pola yang sama dengan kata-kata baru dan efek suara baru.
Pembelajaran Kosakata dari Lagu Lirik she coming round the mountain memperkenalkan kosakata yang kaya melalui konteks yang menyenangkan dan bersejarah.
Kata-Kata Transportasi: Lagu ini tentang perjalanan. Anak-anak belajar kata-kata seperti coming, round, mountain, driving, horses, dan konsep terkait kereta api. Kata-kata ini membangun pemahaman tentang gerakan dan transportasi dari masa sebelumnya.
Kata-Kata Hewan: Kuda putih dan ayam jantan merah memperkenalkan kosakata hewan. Anak-anak belajar memvisualisasikan hewan-hewan ini dan menghubungkannya dengan cerita lagu.
Kata-Kata Makanan: Ayam dan pangsit memperkenalkan kosakata makanan dari budaya rakyat Amerika. Bait ini menciptakan gambaran yang menyenangkan tentang perayaan makan.
Kata-Kata Aksi: Coming, driving, meet, kill, sleep, sing adalah semua kata kerja aksi. Anak-anak belajar kata kerja ini melalui narasi lagu.
Kata-Kata Efek Suara: Toot, toot! Whoa back! Hi there! Chop, chop! Yum, yum! Snore, snore! Amen! Kata-kata suara ini menyenangkan untuk diucapkan. Mereka menambah kegembiraan dan membantu anak-anak mengingat setiap bait.
Poin Fonetik dalam Lagu Kita dapat menggunakan lagu ini untuk melatih suara tertentu. Pengulangan membantu anak-anak mendengar dan menghasilkan suara-suara ini dengan benar.
Suara /sh/ muncul dalam "she'll" dan "she." Ini adalah digraf di mana dua huruf membuat satu suara. Anak-anak berlatih membuat suara dengan bibir membulat.
Suara /k/ muncul dalam "coming" dan "kill." Ini adalah suara tak bersuara yang dibuat di bagian belakang mulut. Anak-anak dapat merasakan perbedaan antara /k/ dan /g/.
Suara /h/ muncul dalam "horses" dan "her." Ini adalah suara napas lembut. Anak-anak meletakkan tangan mereka di depan mulut mereka dan merasakan udara.
Suara /ch/ muncul dalam "chicken" dan "chop." Ini adalah digraf yang membutuhkan penggabungan /t/ dan /sh/. Anak-anak melatih suara yang lebih maju ini.
Suara /m/ muncul dalam "mountain" dan "meet." Suara hidung ini membutuhkan bibir tertutup.
Pola Tata Bahasa dalam Lirik Lagu ini berisi beberapa pola tata bahasa penting yang diserap anak-anak secara alami.
Tenses Masa Depan dengan "Will": "She'll be coming" adalah kontraksi dari "She will be coming." Ini memperkenalkan tenses masa depan berkelanjutan. Anak-anak belajar berbicara tentang tindakan yang akan terjadi di masa depan.
Kontraksi: "She'll" dan "we'll" muncul di seluruh. Anak-anak belajar bahwa ini adalah bentuk pendek dari "she will" dan "we will." Ini membangun pemahaman tentang bahasa Inggris informal.
Present Continuous: "Coming" dan "driving" adalah partisip masa kini. Anak-anak mempelajari bentuk -ing ini melalui pengulangan.
Struktur Berulang: Pola berulang "She'll be ___ when she comes" mengajarkan struktur kalimat. Anak-anak menginternalisasi pola ini dan dapat membuat bait mereka sendiri.
Frasa Preposisional: "Round the mountain" dan "out to meet her" mengajarkan preposisi gerakan dan lokasi.
Aktivitas Belajar dengan Lagu Lagu ini dapat menjadi pusat dari banyak kegiatan yang menarik. Berikut adalah beberapa cara untuk memperluas pembelajaran.
Penciptaan Bait Aksi: Anak-anak membuat bait baru untuk lagu tersebut. Apa lagi yang mungkin terjadi ketika dia datang? "She'll be bringing us some presents when she comes" (Presents! Presents!) "She'll be playing us some music when she comes" (La la la!) Ini membangun kreativitas dan keterampilan bahasa.
Seni Gunung: Anak-anak menggambar atau melukis gambar gunung. Mereka menambahkan kereta yang datang mengelilingi gunung. Mereka dapat menambahkan enam kuda putih. Mereka dapat menambahkan orang-orang yang menunggu untuk menemuinya. Ini menghubungkan seni dengan lagu.
Barisan Kereta: Anak-anak berbaris seperti kereta. Mereka mendengus di sekitar ruangan sambil bernyanyi. Pemimpin membuat suara kereta. Ketika mereka sampai di tikungan, semua orang berteriak "Toot, toot!" Ini menambahkan gerakan fisik ke musik.
Orkestra Efek Suara: Tetapkan efek suara yang berbeda ke grup yang berbeda. Satu grup melakukan "toot, toot!" Grup lain melakukan "whoa back!" Grup lain melakukan "yum, yum!" Grup lain melakukan "snore, snore!" Anak-anak mendengarkan bagian mereka dan tampil pada waktu yang tepat.
Urutan Cerita: Buat kartu bergambar untuk setiap bait. Anak-anak meletakkannya sesuai urutan saat lagu berlangsung. Apa yang terjadi pertama kali? Apa yang terjadi selanjutnya? Ini membangun keterampilan pengurutan.
Materi yang Dapat Dicetak untuk Lagu Sumber daya yang dapat dicetak dapat meningkatkan pengalaman belajar. Berikut adalah beberapa materi untuk dibuat.
Poster Lirik: Buat poster berwarna-warni dengan lirik she coming round the mountain. Tambahkan gambar di samping kata kunci. Sebuah gunung di samping "mountain." Peluit kereta di samping "toot, toot!" Enam kuda putih di samping bait itu. Tampilkan selama waktu bernyanyi.
Kartu Gambar Bait: Buat kartu yang menampilkan setiap bait. Enam kuda putih, orang-orang menemuinya, ayam jantan merah, ayam dan pangsit, Nenek tidur. Anak-anak menggunakan kartu-kartu ini untuk mengikuti lagu.
Kartu Efek Suara: Buat kartu dengan setiap efek suara yang ditulis. Toot, toot! Whoa back! Hi there! Chop, chop! Yum, yum! Snore, snore! Anak-anak memegang kartu yang tepat ketika efek suara itu terjadi.
Buku Lagu Mini: Buat buku lipat sederhana dengan semua bait. Anak-anak dapat "membaca" buku mereka di rumah. Ini membangun kebanggaan dan memperluas pembelajaran di luar kelas.
Game Edukasi dengan Lagu Game membuat lagu semakin menarik. Berikut adalah beberapa game yang bisa dicoba.
Game Memori Bait: Nyanyikan lagu tetapi hilangkan sebuah kata. Anak-anak menebak kata yang hilang. "She'll be coming round the ___ when she comes." Kata apa yang hilang? Ini membangun pendengaran dan memori.
Pembekuan Efek Suara: Nyanyikan lagu. Ketika anak-anak mendengar efek suara yang ditugaskan, mereka membeku dalam pose. "Toot, toot!" mungkin memegang pose peluit kereta. "Yum, yum!" mungkin menggosok perut mereka. "Snore, snore!" mungkin berpura-pura tidur. Ini membangun pendengaran dan respons.
Urutkan Bait: Tulis setiap bait pada strip terpisah. Campur mereka. Anak-anak bekerja sama untuk menempatkannya dalam urutan tradisional. Ini membangun kerja sama dan pengurutan.
Charade Aksi: Satu anak memerankan sebuah bait tanpa bernyanyi. Yang lain menebak bait mana itu. Apakah mereka mengendarai kuda? Membunuh ayam jantan? Makan ayam dan pangsit? Tidur? Ini membangun pengamatan dan kesimpulan.
Gerakan Gunung: Buat jalur di sekitar ruangan dengan kursi dan meja yang mewakili gunung. Anak-anak mengikuti jalur sambil bernyanyi. Ketika mereka sampai di tikungan, mereka berteriak "Toot, toot!" Ini menambahkan permainan fisik ke musik.
Koneksi Sejarah dan Budaya Lagu ini menawarkan kesempatan untuk berbicara tentang sejarah Amerika. Kita dapat menjelaskan bahwa dahulu kala, kereta api adalah hal baru dan menarik. Ketika orang mendengar kereta datang, itu berarti berita, perbekalan, dan pengunjung dari jauh.
Komunitas pegunungan seringkali terisolasi. Kereta menghubungkan mereka ke dunia yang lebih luas. Inilah sebabnya mengapa lagu ini merayakan kedatangan kereta. Itu membawa orang dan hal-hal yang telah mereka tunggu.
Kita dapat menunjukkan gambar kereta tua. Kita dapat berbicara tentang bagaimana transportasi telah berubah. Sekarang kita memiliki mobil dan pesawat terbang. Tetapi kegembiraan seseorang yang datang untuk berkunjung tetap sama.
Kita juga dapat membahas mengapa lagu itu mengatakan "she." Dalam sejarah kereta api awal, lokomotif sering disebut sebagai "she" dengan cara yang penuh kasih, seperti orang mengacu pada kapal.
Menambahkan Instrumen Lagu ini sangat cocok untuk menambahkan instrumen sederhana. Tongkat ritme dapat mengetuk bersama dengan irama. Lonceng dapat berdering pada efek suara. Drum dapat bergemuruh pada paduan suara.
Anak-anak suka membuat musik dengan instrumen. Ini membangun keterampilan irama dan koordinasi. Itu juga membuat lagu lebih menarik dan mudah diingat.
Kita dapat membuat band kelas. Anak-anak yang berbeda memainkan instrumen yang berbeda pada waktu yang berbeda. Ini membangun pendengaran dan kerja sama.
Membuat Pertunjukan Lagu ini sangat bagus untuk pertunjukan kelas. Anak-anak dapat berdandan sebagai karakter dari lagu. Seseorang bisa menjadi pengunjung yang datang dengan kereta. Yang lain bisa menjadi komunitas pegunungan yang menunggu.
Kita dapat membuat alat peraga sederhana. Kereta kardus. Kuda kertas. Boneka ayam jantan. Ayam dan pangsit digambar di atas piring kertas. Seorang Nenek tidur dengan selimut.
Orang tua senang melihat anak-anak mereka tampil. Pertunjukan membangun kepercayaan diri dan kebanggaan. Itu juga menunjukkan kepada keluarga apa yang dipelajari anak-anak.
Saat kita menjelajahi lirik she coming round the mountain dengan anak-anak kecil, kita menemukan lagu yang kaya akan potensi belajar. Ini membangun kosakata melalui banyak baitnya. Ini mengajarkan tata bahasa melalui pengulangan. Ini mengembangkan fonetik melalui efek suara. Ini menghubungkan anak-anak dengan budaya rakyat Amerika. Yang terpenting, itu membawa kegembiraan melalui musik dan gerakan. Lagu lama ini, yang diwariskan dari generasi ke generasi, terus menyenangkan dan mendidik anak-anak saat ini.

