Apa yang Dapat Cerita Alkitab Anak-anak tentang Nikodemus Ajarkan kepada Kita tentang Kelahiran Baru?

Apa yang Dapat Cerita Alkitab Anak-anak tentang Nikodemus Ajarkan kepada Kita tentang Kelahiran Baru?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Seorang pria datang melalui kegelapan. Dia penting. Dia terpelajar. Dia seorang pemimpin. Tetapi dia datang pada malam hari karena dia takut apa yang mungkin dipikirkan orang lain. Kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus memperkenalkan kita kepada seorang pria yang memiliki pertanyaan. Dia datang kepada Yesus di bawah selubung kegelapan dan pergi dengan terang untuk seluruh hidupnya.

Kisah ini tentang mencari kebenaran. Ini tentang bersedia mengajukan pertanyaan. Ini tentang percakapan paling terkenal dalam Alkitab. Mari kita berjalan bersama melalui malam dan bertemu dengan Nikodemus.

<h2>Apa kisahnya?</h2> Kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus muncul dalam Injil Yohanes. Nikodemus adalah seorang Farisi, seorang pemimpin agama. Dia juga anggota dewan penguasa Yahudi, Sanhedrin. Dia penting dan dihormati.

Nikodemus telah mendengar tentang Yesus. Dia telah melihat mukjizat atau mendengar laporan tentangnya. Dia ingin tahu lebih banyak. Tetapi dia takut untuk datang pada siang hari. Orang Farisi lainnya membenci Yesus. Mereka ingin menjebaknya. Nikodemus tidak ingin mereka melihatnya.

Jadi Nikodemus datang kepada Yesus pada malam hari. Kegelapan menutupi dia. Tidak ada yang akan tahu.

“Rabi,” kata Nikodemus, “kami tahu bahwa Engkau adalah guru yang datang dari Allah. Sebab tidak seorang pun dapat melakukan tanda-tanda yang Engkau lakukan jika Allah tidak menyertai Dia.”

Yesus menjawab dengan kata-kata yang membingungkan Nikodemus. “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

Nikodemus bingung. “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?” tanyanya. “Dapatkah seseorang dilahirkan kembali, kalau ia sudah tua? Tidak mungkin ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi!”

Yesus menjelaskan. “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jika seseorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang dan ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.”

Nikodemus masih bergumul. “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?” tanyanya.

Yesus dengan lembut menantangnya. “Engkau adalah guru Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui, dan kami bersaksi tentang apa yang telah kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.”

Kemudian Yesus mengatakan sesuatu yang menakjubkan. Dia menjelaskan mengapa dia datang. “Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya dunia diselamatkan oleh-Nya.”

Kata-kata ini menjadi ayat paling terkenal dalam Alkitab. Yesus memberi tahu Nikodemus tentang kasih Allah yang besar.

Percakapan itu berakhir. Nikodemus kembali ke malam. Tetapi dia berbeda sekarang. Dia telah bertemu Yesus. Dia telah mendengar kebenaran.

Kita melihat Nikodemus dua kali lagi dalam Alkitab. Kemudian, ketika orang Farisi ingin menangkap Yesus, Nikodemus angkat bicara. “Apakah hukum kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar?” tanyanya. Mereka mengejeknya. “Apakah engkau juga orang Galilea?” kata mereka.

Setelah Yesus mati di kayu salib, Nikodemus datang lagi. Kali ini dia datang di siang hari, tidak peduli siapa yang melihat. Dia membawa tujuh puluh lima pon rempah-rempah mahal untuk mengurapi tubuh Yesus. Dia membantu Yusuf dari Arimatea menguburkan Yesus. Pengunjung malam itu telah menjadi pengikut yang berani.

<h2>Pesan dari kisah tersebut</h2> Kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus membawa pesan-pesan indah tentang mencari Tuhan. Nikodemus punya pertanyaan. Dia tidak berpura-pura mengerti segalanya. Dia datang kepada Yesus untuk mencari jawaban. Tuhan menyambut pertanyaan yang jujur.

Kisah ini juga menunjukkan bahwa datang kepada Yesus dapat dimulai dari hal kecil. Nikodemus datang pada malam hari, secara rahasia. Tetapi imannya tumbuh. Pada akhirnya, dia cukup berani untuk meminta tubuh Yesus dan menguburkannya. Langkah-langkah kecil iman itu penting.

Kata-kata Yesus kepada Nikodemus mengungkapkan inti dari Injil. Allah begitu mengasihi dunia. Bukan hanya satu bangsa. Bukan hanya orang baik. Seluruh dunia. Setiap orang. Kasih Allah sebesar itu.

Dilahirkan kembali berarti awal yang baru. Itu berarti Roh Allah datang ke dalam hidup kita dan menjadikan kita baru. Seperti angin, kita tidak dapat melihat Roh, tetapi kita dapat melihat apa yang dilakukan Roh.

Kita dapat bertanya kepada anak-anak kita, “Apakah kamu pernah memiliki pertanyaan tentang Tuhan? Kepada siapa kamu dapat bertanya? Apa yang membantumu mengerti lebih baik?”

<h2>Pembelajaran kosakata</h2> Kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus memperkenalkan kata-kata penting yang membantu anak-anak memahami percakapan ini.

Farisi berarti seorang pemimpin agama di zaman Yesus. Orang Farisi tahu Kitab Suci dengan baik tetapi seringkali melewatkan apa yang sebenarnya dikatakan Tuhan.

Dilahirkan kembali berarti memiliki awal yang baru secara rohani. Ini bukan tentang kelahiran fisik tetapi tentang Roh Allah yang memberikan hidup baru.

Roh berarti kehadiran dan kuasa Allah yang bekerja dalam hidup kita. Roh Kudus menjadikan kita baru.

Kerajaan Allah berarti pemerintahan dan kekuasaan Allah. Di sanalah Tuhan dihormati dan ditaati.

Hidup kekal berarti hidup yang tidak pernah berakhir, dimulai sekarang dan berlanjut selamanya bersama Tuhan.

Mengutuk berarti menyatakan seseorang bersalah dan menghukumnya. Yesus datang bukan untuk menghukum tetapi untuk menyelamatkan.

Setelah membaca, kita dapat menggunakan kata-kata ini secara alami. Ketika Anda melihat kehidupan baru di musim semi, Anda mungkin berkata, “Itu mengingatkan saya tentang kelahiran kembali.” Ketika angin bertiup, Anda mungkin berkata, “Roh itu seperti angin itu.”

<h2>Poin fonetik</h2> Nama-nama dalam kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus memberi kita latihan fonetik.

Nikodemus memiliki empat suku kata. Nik-o-de-mus. N di awal bersifat nasal. C di akhir suku kata pertama bisa terdengar seperti K. O di suku kata kedua pendek. D di ketiga membutuhkan sentuhan lidah ke langit-langit mulut. Nik-o-de-mus.

Farisi memiliki tiga suku kata. Far-i-see. PH membuat suara F. Fff-farisi. R melengkung. SEE di akhir adalah E panjang. Far-i-see.

Yesus memiliki dua suku kata. Je-sus. J mendorong udara melalui gigi. U di suku kata kedua pendek seperti di bus. Je-sus.

Sanhedrin memiliki tiga suku kata. San-hed-rin. S mendesis. H adalah napas. D membutuhkan lidah ke langit-langit mulut. N di akhir bersifat nasal. San-hed-rin.

Kita dapat bermain dengan suara-suara ini dengan menemukan kata-kata lain dengan pola yang sama. Nikodemus dan nikel keduanya dimulai dengan Ni. Farisi dan lucu keduanya memiliki suara F tetapi ejaan yang berbeda. Yesus dan jeli keduanya dimulai dengan Je.

<h2>Pola tata bahasa</h2> Kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus menggunakan pola bahasa yang membantu anak-anak memahami percakapan yang mendalam ini.

Pertanyaan mendorong seluruh cerita. “Bagaimanakah mungkin seseorang dilahirkan, kalau ia sudah tua?” “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?” tanya Nikodemus. Yesus menjawab dengan lebih banyak pengajaran. Pertanyaan mengarah pada pemahaman.

Yesus menggunakan perbandingan. Angin bertiup ke mana ia mau. Anda mendengarnya tetapi tidak dapat melihatnya. Demikianlah halnya dengan Roh. Perbandingan ini membantu menjelaskan gagasan yang sulit.

Ayat yang paling terkenal menggunakan struktur yang jelas. Karena Allah begitu mengasihi... sehingga Ia mengaruniakan... supaya setiap orang yang percaya... tidak binasa... melainkan beroleh hidup yang kekal. Pola ini menunjukkan seluruh Injil dalam satu kalimat.

Kontras muncul dalam misi Yesus. Bukan untuk menghukum tetapi untuk menyelamatkan. Tidak binasa tetapi hidup kekal. Kontras ini menunjukkan apa yang diinginkan Tuhan versus apa yang pantas kita dapatkan.

Setelah membaca, kita dapat memperhatikan pola-pola ini. Yesus berkata Tuhan mengasihi dunia. Bukan hanya keluarga kita atau teman-teman kita. Seluruh dunia. Siapa yang ada di seluruh dunia? Semua orang!

<h2>Kegiatan belajar</h2> Kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus menginspirasi kegiatan lembut yang membantu anak-anak terhubung dengan tema-temanya.

Bicaralah tentang malam dan siang hari. Kapan Anda merasa berani? Kapan Anda merasa malu? Nikodemus datang pada malam hari karena dia takut. Kemudian dia datang di siang hari. Apa yang membantu kita menjadi lebih berani?

Gambar angin yang bertiup. Anda tidak dapat melihat angin, tetapi Anda dapat melihat apa yang dilakukannya. Daun bergerak. Pohon membungkuk. Gambarlah apa yang dilakukan angin. Bicaralah tentang bagaimana kita tidak dapat melihat Roh Allah tetapi kita dapat melihat apa yang dilakukan Roh.

Latih ayat yang terkenal bersama-sama. Karena Allah begitu mengasihi dunia, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal. Ucapkan bersama sampai anak Anda menghafalnya. Ayat ini akan tetap bersama mereka selamanya.

Buat kerajinan tentang kelahiran baru. Gunakan piring kertas untuk membuat bunga yang mekar. Lipat kelopak ke bawah, lalu buka untuk menunjukkan bunga di dalamnya. Bicaralah tentang bagaimana dilahirkan kembali membuka kita pada kehidupan baru.

<h2>Materi cetak</h2> Banyak materi cetak yang luar biasa ada untuk kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus.

Carilah halaman mewarnai yang menunjukkan Nikodemus datang kepada Yesus pada malam hari, angin bertiup, dan Nikodemus membantu menguburkan Yesus. Anak-anak dapat mewarnai saat Anda berbicara tentang setiap adegan.

Temukan boneka jari cetak Nikodemus dan Yesus. Potong dan perankan percakapan malam hari. Anak Anda bisa menjadi Nikodemus yang mengajukan pertanyaan.

Beberapa situs web menawarkan kartu ayat cetak dengan Yohanes 3:16. Karena Allah begitu mengasihi dunia. Hiasi dan tampilkan di tempat yang dapat dilihat anak Anda.

Anda mungkin juga menemukan kartu sortir malam dan siang yang dapat dicetak. Urutkan hal-hal yang terjadi di malam hari dan hal-hal yang terjadi di siang hari. Kunjungan pertama Nikodemus masuk di malam hari. Kunjungan terakhirnya masuk di siang hari.

<h2>Permainan edukasi</h2> Permainan berdasarkan Nikodemus membantu anak-anak menghayati pelajaran ini melalui bermain.

Mainkan permainan pertanyaan. Bergantian mengajukan pertanyaan tentang Tuhan. Tidak ada pertanyaan yang konyol. Nikodemus mengajukan pertanyaan. Kita juga bisa. Lihat berapa banyak pertanyaan yang bisa Anda pikirkan bersama.

Buat permainan mencocokkan malam dan siang. Cocokkan gambar malam hari dengan hal-hal yang dilakukan Nikodemus di malam hari. Cocokkan gambar siang hari dengan hal-hal yang dia lakukan kemudian. Ini membangun pemahaman tentang perjalanannya.

Mainkan permainan angin dan roh. Tutup mata Anda dan rasakan angin dari kipas angin. Anda tidak dapat melihatnya tetapi Anda merasakannya. Bicaralah tentang bagaimana kita tidak dapat melihat Tuhan tetapi kita dapat merasakan kehadiran-Nya.

Untuk anak-anak yang lebih kecil, mainkan permainan sortir sederhana yang menyortir hal-hal yang lahir secara fisik (anak anjing, bayi, bunga) dan hal-hal yang lahir secara rohani (hati baru, iman, kasih kepada Tuhan).

Permainan ini menunjukkan bahwa kisah Nikodemus menawarkan peluang luar biasa untuk belajar melalui bermain. Anak-anak menyerap pesan sambil bersenang-senang bersama.

<h2>Mengapa Nikodemus penting</h2> Kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus menunjukkan kepada kita bahwa mencari Tuhan adalah sebuah perjalanan. Nikodemus mulai dalam kegelapan. Dia berakhir dalam terang. Dia mulai takut. Dia berakhir berani. Itulah yang dilakukan dengan mengenal Yesus.

Nikodemus juga menunjukkan kepada kita bahwa pengetahuan agama tidaklah cukup. Dia adalah guru Israel. Dia tahu Kitab Suci. Tetapi dia tidak mengerti dilahirkan kembali sampai Yesus menjelaskan. Pengetahuan kepala membutuhkan transformasi hati.

Kisah ini juga mengajarkan bahwa Yesus menyambut pencari yang jujur. Dia tidak mengusir Nikodemus. Dia tidak mengejek pertanyaannya. Dia menjelaskan dengan lembut. Yesus menyambut kita juga, dengan semua pertanyaan kita.

<h2>Apa yang kita pelajari dari Nikodemus</h2> Nikodemus mengajari kita bahwa tidak apa-apa untuk datang kepada Yesus dengan pertanyaan. Kita tidak harus mengerti segalanya terlebih dahulu. Kita bisa datang apa adanya, bahkan dalam kegelapan, bahkan takut. Yesus menemui kita di sana.

Nikodemus juga mengajari kita bahwa iman tumbuh. Dia mulai secara rahasia. Dia berakhir dengan berani. Iman kita juga bisa tumbuh. Setiap langkah menuju Yesus mengarah ke langkah lainnya.

Yang terpenting, Nikodemus mendengar kata-kata terpenting yang pernah diucapkan. Allah begitu mengasihi dunia. Itu termasuk Nikodemus. Itu termasuk kita. Itu termasuk semua orang.

Ketika kita membagikan kisah Alkitab anak-anak tentang Nikodemus ini kepada anak-anak kita, kita memberi mereka izin untuk mengajukan pertanyaan. Kita menunjukkan kepada mereka bahwa iman adalah sebuah perjalanan. Kita menanamkan ayat yang paling terkenal di hati mereka.

Jadi temukan Alkitab anak-anak dengan kisah ini. Duduklah bersama. Datanglah melalui kegelapan bersama Nikodemus. Duduklah di kaki Yesus dan dengarkan. Dengarkan tentang kelahiran kembali. Rasakan angin Roh. Kemudian kembalilah ke dunia dengan mengetahui bahwa Allah begitu mengasihi-Nya, dan Allah begitu mengasihi Anda.