Apa yang Bisa Dipelajari Anak-Anak dari Lagu Anak-Anak "The Ants Go Marching with Lyrics"?

Apa yang Bisa Dipelajari Anak-Anak dari Lagu Anak-Anak "The Ants Go Marching with Lyrics"?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Halo semuanya! Hari ini kita akan mengikuti beberapa makhluk kecil yang sibuk. Mereka berbaris satu per satu, berbaris di tengah hujan. Mereka adalah semut. Mari kita jelajahi lagu "The Ants Go Marching with Lyrics" bersama-sama.

Lagu ini adalah favorit di kalangan anak-anak. Ia memiliki irama yang kuat. Ia memiliki hitungan. Ia memiliki aksi. Ia memiliki cerita kecil yang lucu tentang semut yang berhenti untuk melakukan hal-hal konyol.

Sebagai seorang guru, saya suka menggunakan lagu ini di kelas. Ia membuat anak-anak bergerak. Ia mengajarkan angka dengan cara yang alami. Ia mengulangi pola yang membantu bahasa melekat. Mari kita temukan lagu "The Ants Go Marching with Lyrics" bersama-sama.

Apa Itu Lagu Anak-Anak "Ants Go Marching"? Ini adalah lagu anak-anak klasik. Ia didasarkan pada nada lama dari Perang Saudara Amerika. Nadanya adalah "When Johnny Comes Marching Home". Seseorang menambahkan kata-kata tentang semut. Anak-anak menyukainya. Ia menjadi lagu anak-anak.

Lagu ini menceritakan tentang semut yang berbaris dalam satu barisan. Mereka berbaris satu per satu, dua per dua, tiga per tiga, dan seterusnya. Setiap bait menambahkan satu semut lagi. Setiap semut berhenti untuk melakukan sesuatu. Si kecil berhenti untuk melakukan aksi khusus.

Lagu ini memiliki banyak bait. Biasanya ia naik hingga sepuluh. Terkadang ia naik lebih tinggi. Setiap bait mengikuti pola yang sama. Pengulangan ini membantu anak-anak belajar. Mereka tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Mereka dapat ikut serta dengan cepat.

Semut dalam lagu ini lucu. Mereka berhenti untuk mengikat sepatu mereka. Mereka berhenti untuk memanjat pohon. Mereka berhenti untuk membenturkan lutut mereka. Anak-anak tertawa pada aksi konyol ini. Tawa membantu belajar.

Lirik Lagu Anak-Anak Mari kita lihat lagu "The Ants Go Marching with Lyrics". Saya akan menulis beberapa bait pertama.

Semut berbaris satu per satu. Hore! Hore! Semut berbaris satu per satu. Hore! Hore! Semut berbaris satu per satu. Si kecil berhenti untuk mengisap jempolnya. Dan mereka semua berbaris ke tanah. Untuk keluar dari hujan. Boom! Boom! Boom!

Semut berbaris dua per dua. Hore! Hore! Semut berbaris dua per dua. Hore! Hore! Semut berbaris dua per dua. Si kecil berhenti untuk mengikat sepatunya. Dan mereka semua berbaris ke tanah. Untuk keluar dari hujan. Boom! Boom! Boom!

Semut berbaris tiga per tiga. Hore! Hore! Semut berbaris tiga per tiga. Hore! Hore! Semut berbaris tiga per tiga. Si kecil berhenti untuk memanjat pohon. Dan mereka semua berbaris ke tanah. Untuk keluar dari hujan. Boom! Boom! Boom!

Pola berlanjut untuk setiap angka. Empat per empat, si kecil berhenti untuk menutup pintu. Lima per lima, si kecil berhenti untuk menyelam. Enam per enam, si kecil berhenti untuk memungut tongkat. Tujuh per tujuh, si kecil berhenti untuk berdoa ke surga. Delapan per delapan, si kecil berhenti untuk menutup gerbang. Sembilan per sembilan, si kecil berhenti untuk memeriksa waktu. Sepuluh per sepuluh, si kecil berhenti untuk berkata "The End!"

Lagu ini memiliki irama yang kuat. Bagian "Hore! Hore!" menyenangkan untuk diteriakkan. "Boom! Boom! Boom!" di akhir terdengar seperti guntur. Anak-anak suka membuat suara-suara ini.

Pembelajaran Kosakata dari Lagu Lagu "The Ants Go Marching with Lyrics" mengajarkan banyak kata.

Semut adalah serangga kecil. Mereka hidup dalam kelompok. Mereka bekerja sama. Mereka berbaris dalam barisan. Anak-anak melihat semut di luar. Mereka tahu apa itu semut. Lagu ini memberi mereka kata-kata untuk berbicara tentang semut.

Berbaris berarti berjalan dalam irama yang stabil. Tentara berbaris. Band berbaris. Semut juga berbaris. Berbaris memiliki irama yang kuat. Kiri, kanan, kiri, kanan. Anak-anak dapat berbaris sambil bernyanyi.

Satu, dua, tiga adalah angka. Lagu ini menghitung dari satu hingga sepuluh. Setiap bait menggunakan angka baru. Ini mengajarkan kata-kata angka secara berurutan. Anak-anak belajar menghitung sambil bersenang-senang.

Hore adalah sorakan. Orang-orang meneriakkan hore ketika mereka bahagia. Ketika sebuah tim menang, kerumunan meneriakkan hore. Dalam lagu ini, hore menambah kegembiraan. Anak-anak suka meneriakkannya.

Kecil berarti kecil. Si kecil adalah semut terkecil. Kata ini mengajarkan perbandingan ukuran. Besar dan kecil. Besar dan kecil.

Berhenti berarti tidak bergerak lagi. Si kecil berhenti berbaris. Ia melakukan hal lain. Kata ini berguna untuk kehidupan sehari-hari. Berhenti di lampu merah. Berhenti ketika guru mengatakan berhenti.

Mengisap berarti menarik dengan mulut. Bayi mengisap jempol mereka. Orang-orang mengisap jus melalui sedotan. Si kecil mengisap jempolnya. Ini adalah tindakan umum bagi anak-anak kecil.

Jempol adalah jari tebal pendek. Kita memiliki jempol di tangan kita. Jempol membantu kita memegang sesuatu. Si kecil mengisap jempolnya. Anak-anak tahu tindakan ini dengan baik.

Mengikat berarti mengencangkan tali bersama. Kita mengikat sepatu kita. Kita mengikat pita. Si kecil mengikat sepatunya. Ini mengajarkan kata tindakan yang berguna.

Sepatu adalah sesuatu yang kita pakai di kaki kita. Sepatu melindungi kaki kita. Sepatu datang dalam berbagai warna. Si kecil mengikat sepatunya. Anak-anak memakai sepatu setiap hari.

Memanjat berarti naik. Kita memanjat pohon. Kita memanjat tangga. Si kecil memanjat pohon. Ini adalah tindakan yang dinikmati anak-anak.

Pohon adalah tanaman tinggi. Pohon memiliki batang dan daun. Burung hidup di pohon. Si kecil memanjat pohon. Anak-anak melihat pohon di mana-mana.

Tanah adalah permukaan tempat kita berjalan. Tanah ada di bawah kaki kita. Semut berbaris ke tanah. Kata ini mengajarkan lokasi.

Hujan adalah air dari langit. Hujan turun dari awan. Semut keluar dari hujan. Anak-anak tahu hujan. Mereka menggunakan payung saat hujan.

Boom adalah suara keras. Guntur berbunyi boom. Drum berbunyi boom. Kata ini mengajarkan kata-kata suara. Onomatopoeia. Kata-kata yang terdengar seperti apa yang mereka maksudkan.

Semua kata ini berguna. Anak-anak dapat menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Mereka dapat berbicara tentang serangga. Mereka dapat berbicara tentang tindakan. Mereka dapat berbicara tentang cuaca.

Poin Fonik dalam Lagu Sekarang mari kita lihat bunyinya. Fonik membantu anak-anak membaca.

Bunyi "ANT" dalam Semut Semut memiliki bunyi ant. Ini adalah bunyi yang sama dalam plant dan can't. Ucapkan: ant. Semut. Anak-anak mempelajari pola bunyi ini. Mereka dapat membaca ant, pant, slant.

Bunyi "ARCH" dalam Berbaris Berbaris memiliki bunyi arch. Ini sama dalam arch dan march. Ucapkan: arch. Berbaris. Huruf "ar" membuat bunyi ini. Anak-anak belajar bahwa r mengubah bunyi vokal.

Bunyi "UR" dalam Hore Hore memiliki bunyi ur. Ini sama dalam hurry dan furry. Ucapkan: ur. Hore. "u" di sini membuat bunyi khusus. Tidak seperti dalam cup. Seperti dalam hurry.

Bunyi "UCK" dalam Mengisap Mengisap memiliki bunyi uck. Ini sama dalam duck dan truck. Ucapkan: uck. Mengisap. Ini adalah keluarga kata yang umum. Anak-anak mempelajari banyak kata dengan uck.

Bunyi "UM" dalam Jempol Jempol memiliki bunyi um. Ini sama dalam drum dan plum. Ucapkan: um. Jempol. b diam. Anak-anak belajar bahwa beberapa huruf tidak membuat bunyi.

Bunyi "IE" dalam Mengikat Mengikat memiliki bunyi ie. Ini sama dalam pie dan lie. Ucapkan: ie. Mengikat. Huruf "ie" bersama-sama membuat bunyi i panjang. Anak-anak mempelajari pola ini.

Bunyi "OO" dalam Sepatu Sepatu memiliki bunyi oo. Ini sama dalam too dan blue. Ucapkan: oo. Sepatu. Huruf "oe" di sini membuat bunyi oo. Bahasa Inggris memiliki banyak ejaan untuk bunyi ini.

Bunyi "IM" dalam Memanjat Memanjat memiliki bunyi im. Ini sama dalam time dan lime. Ucapkan: im. Memanjat. b diam. Anak-anak belajar bahwa climb terdengar seperti clime.

Bunyi "EE" dalam Pohon Pohon memiliki bunyi ee. Ini sama dalam see dan bee. Ucapkan: ee. Pohon. Huruf "ee" membuat bunyi e panjang. Ini adalah pola yang umum.

Bunyi "OUND" dalam Tanah Tanah memiliki bunyi ound. Ini sama dalam round dan sound. Ucapkan: ound. Tanah. Huruf "ou" membuat bunyi ini. Anak-anak mempelajari pola ini.

Bunyi "AIN" dalam Hujan Hujan memiliki bunyi ain. Ini sama dalam train dan pain. Ucapkan: ain. Hujan. Huruf "ai" membuat bunyi a panjang. Ini adalah pola yang umum.

Bunyi "OOM" dalam Boom Boom memiliki bunyi oom. Ini sama dalam room dan zoom. Ucapkan: oom. Boom. Huruf "oo" membuat bunyi ini. Ini adalah ejaan lain untuk bunyi oo.

Pola Tata Bahasa dalam Lagu Lagu ini juga mengajarkan tata bahasa.

Tenses Continuous Present Lagu ini menggunakan "are marching". Semut berbaris berarti mereka sedang berbaris sekarang. Ini adalah present continuous. Ia menunjukkan tindakan yang terjadi saat ini. Anak-anak belajar untuk menggambarkan apa yang sedang terjadi sekarang.

Pengulangan untuk Penekanan Lagu ini mengulangi baris. "Semut berbaris satu per satu. Hore! Hore!" Pengulangan membuat lagu mudah diingat. Ia juga menunjukkan bahwa dalam bahasa Inggris, kita mengulang untuk efek.

Kata-kata Angka Lagu ini menggunakan kata-kata angka sebagai kata sifat. Satu per satu. Dua per dua. Ini menunjukkan bagaimana kita menggunakan angka untuk menggambarkan kelompok. Anak-anak belajar bahwa angka dapat menggambarkan bagaimana sesuatu diatur.

Kata Kerja Aksi Setiap bait memiliki aksi. Mengisap, mengikat, memanjat, menutup, menyelam, memungut, berdoa, menutup, memeriksa, berkata. Ini semua adalah kata kerja. Anak-anak belajar banyak kata aksi dari satu lagu ini.

Frasa Preposisi Lagu ini menggunakan frasa seperti "ke tanah" dan "keluar dari hujan". Ini adalah frasa preposisi. Mereka memberi tahu di mana. Anak-anak belajar untuk menambahkan kata-kata lokasi ke kalimat mereka.

Konjungsi Lagu ini menggunakan "dan" untuk menghubungkan ide. "Dan mereka semua berbaris ke tanah." Ini mengajarkan cara menggabungkan kalimat. Anak-anak belajar bahwa dan menambahkan lebih banyak informasi.

Kegiatan Belajar untuk Lagu Berikut adalah kegiatan yang dapat digunakan dengan lagu ini.

Kegiatan 1: Berbaris dan Menghitung Anak-anak berbaris di sekitar ruangan. Mereka menghitung saat mereka berbaris. Satu, dua, tiga. Untuk setiap angka, mereka melakukan aksi dari lagu. Untuk satu, mereka mengisap jempol mereka. Untuk dua, mereka mengikat sepatu mereka. Ini menghubungkan gerakan dengan belajar.

Kegiatan 2: Kerajinan Semut Buat semut dari karton telur. Potong cangkirnya. Warnai hitam. Tambahkan kaki dan antena pembersih pipa. Gunakan mereka untuk memerankan lagu. Anak-anak menggerakkan semut mereka saat mereka bernyanyi.

Kegiatan 3: Garis Angka Buat garis angka di lantai. Tulis angka satu sampai sepuluh. Anak-anak berbaris ke setiap angka. Mereka mengucapkan bait untuk angka itu. Ini menggabungkan penghitungan dengan lagu.

Kegiatan 4: Menggambar Semut Berikan anak-anak kertas dan krayon. Minta mereka menggambar semut yang berbaris. Mereka menggambar satu semut untuk bait pertama. Dua semut untuk bait kedua. Ini membangun keterampilan menghitung dan kreativitas.

Kegiatan 5: Suara Badai Buat suara hujan bersama-sama. Gosok tangan untuk hujan ringan. Tepuk kaki untuk hujan sedang. Injak kaki untuk hujan deras. Ucapkan "Boom! Boom! Boom!" untuk guntur. Gunakan suara-suara ini dengan lagu.

Kegiatan 6: Charade Aksi Tulis aksi dari lagu di kartu. Mengisap jempol, mengikat sepatu, memanjat pohon, menutup pintu, menyelam, memungut tongkat, berdoa, menutup gerbang, memeriksa waktu, berkata The End. Anak-anak memerankan aksi tersebut. Yang lain menebak bait mana itu.

Materi Cetak untuk Lagu Berikut adalah materi yang dapat dibuat guru.

Kartu Flash Buat kartu untuk setiap angka dan aksi. Satu dengan gambar semut mengisap jempolnya. Dua dengan semut mengikat sepatunya. Gunakan mereka saat bernyanyi. Anak-anak mencocokkan kartu dengan bait.

Buku Mini Lipat kertas untuk membuat buku kecil. Setiap halaman memiliki satu bait. Halaman satu: Semut berbaris satu per satu. Halaman dua: Semut berbaris dua per dua. Anak-anak menggambar gambarnya. Mereka sekarang memiliki buku lagu mereka sendiri.

Kartu Angka Buat kartu dengan angka satu sampai sepuluh. Buat set lain dengan aksinya. Anak-anak mencocokkan angka dengan aksi. Satu cocok dengan mengisap jempol. Dua cocok dengan mengikat sepatu. Ini membangun koneksi angka-kata.

Halaman Mewarnai Cetak gambar semut yang berbaris. Anak-anak mewarnainya. Mereka dapat menambahkan aksi untuk setiap angka. Gambarlah si kecil mengisap jempolnya di halaman satu per satu.

Kartu Pengurutan Buat kartu gambar untuk setiap bait. Campurkan mereka. Anak-anak meletakkannya sesuai urutan dari satu hingga sepuluh. Ini membangun keterampilan pengurutan. Ia juga memeriksa pemahaman tentang urutan lagu.

Game Edukasi untuk Lagu Game membuat belajar menjadi menyenangkan. Berikut adalah beberapa game.

Game 1: Estafet Baris Semut Bagi menjadi tim. Anak-anak berbaris. Mereka berbaris ke dinding dan kembali. Dalam perjalanan, mereka harus melakukan aksi untuk angka mereka. Tim pertama yang selesai menang. Ini menggabungkan gerakan dengan belajar.

Game 2: Perburuan Angka Sembunyikan kartu angka di sekitar ruangan. Anak-anak menemukannya. Kemudian mereka meletakkannya sesuai urutan. Kemudian mereka menyanyikan bait untuk setiap angka. Ini membangun pengenalan angka dan pengetahuan lagu.

Game 3: Beku Berbaris Mainkan lagunya. Anak-anak berbaris berkeliling. Hentikan musiknya. Sebutkan sebuah angka. Anak-anak melakukan aksi untuk angka itu. Mulai lagi musiknya. Ini membangun pendengaran dan berpikir cepat.

Game 4: Bingo Semut Buat kartu bingo dengan gambar aksinya. Sebutkan bait. "Satu per satu." Anak-anak menutupi gambar mengisap jempol. Yang pertama menutupi semuanya menang. Ini membangun pendengaran dan pencocokan.

Game 5: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya? Nyanyikan lagunya. Berhenti di sebuah angka. Tanyakan "Apa yang akan terjadi selanjutnya?" Anak-anak mengucapkan angka dan aksi berikutnya. Ini membangun prediksi dan memori.

Game 6: Dadu Aksi Buat dadu dengan gambar aksinya. Lempar dadu. Lakukan aksi yang muncul. Nyanyikan bait untuk angka itu. Ini menambah keacakan dan kesenangan.

Game 7: Parade Semut Adakan parade kelas. Anak-anak berpakaian seperti semut. Mereka berbaris di sekitar sekolah. Mereka menyanyikan lagu. Kelas lain menonton dan belajar. Ini membangun kepercayaan diri dan komunitas.

Lagu "The Ants Go Marching with Lyrics" lebih dari sekadar lagu yang menyenangkan. Ia mengajarkan menghitung. Ia mengajarkan kata-kata aksi. Ia mengajarkan irama. Ia mengajarkan pengenalan pola. Semua saat anak-anak berbaris dan bermain.

Anak-anak mengingat apa yang mereka lakukan. Mereka mengingat apa yang mereka nyanyikan. Mereka mengingat apa yang membuat mereka tertawa. Lagu ini menyediakan ketiganya. Semut konyol yang menjulurkan jempol, mengikat sepatu, memanjat pohon. Gambar-gambar ini melekat dalam pikiran muda.

Guru dapat menggunakan lagu ini sepanjang tahun. Ia berfungsi untuk pelajaran matematika tentang menghitung. Ia berfungsi untuk pelajaran bahasa tentang kata kerja. Ia berfungsi untuk pelajaran musik tentang irama. Ia berfungsi untuk pendidikan jasmani tentang berbaris.

Orang tua juga dapat menyanyikannya di rumah. Di dalam mobil, anak-anak dapat menggerakkan jari-jari mereka. Saat mandi, mereka dapat bernyanyi tentang hujan. Sebelum tidur, mereka dapat melakukan aksi yang tenang. Lagu ini cocok untuk banyak momen.

Jadi, mari kita berbaris dengan semut. Mari kita hitung dari satu hingga sepuluh. Mari kita mengisap jempol dan mengikat sepatu. Mari kita belajar dan tertawa bersama. Semut sedang berbaris, dan mereka membawa bahasa Inggris bersama mereka. Selamat bernyanyi, semuanya!