Bayangkan kamu adalah mualim pertama di kapal bajak laut. Kapten berteriak, "Naikkan layar!" Tugasmu adalah memberi tahu kru apa yang diperintahkan kapten. Tapi kamu tidak berteriak dengan cara yang sama. Kamu melaporkan perintah tersebut. Ucapan yang dilaporkan untuk perintah adalah "Relai Perintah"-mu. Ini adalah cara kita memberi tahu seseorang apa yang orang lain suruh kita lakukan. Mari belajar bagaimana menjadi pembawa pesan perintah yang hebat.
Apa Itu 'Relai Perintah'?
Perintah yang dilaporkan adalah ketika kamu memberi tahu seseorang tentang perintah atau instruksi yang telah diberikan. Kamu tidak memberikan perintah itu lagi. Kamu melaporkan bahwa sebuah perintah telah diberikan. Kamu mengubah perintah asli menjadi sebuah pernyataan. Di rumah, ayahmu berkata, "Bersihkan kamarmu." Kamu melaporkannya: "Ayah menyuruhku membersihkan kamarku." Di taman bermain, seorang pelatih berteriak, "Lari lebih cepat!" Kamu melaporkannya: "Pelatih menyuruh kami untuk berlari lebih cepat." Di sekolah, guru berkata, "Buka buku kalian." Kamu melaporkannya: "Guru menyuruh kelas untuk membuka buku mereka." Di alam, seorang pemandu menginstruksikan, "Jangan beri makan hewan." Kamu melaporkannya: "Pemandu menyuruh kami untuk tidak memberi makan hewan."
Mengapa Keterampilan Relai Ini Sangat Berharga?
Belajar melaporkan perintah membuatmu menjadi komunikator yang jelas. Ini membantu telingamu, suaramu, mata bacaanmu, dan tangan tulismu.
Pertama, ini membantu pendengaranmu. Kamu mendengar ibumu berkata, "Siapkan meja." Kemudian, kamu memberi tahu saudara kandungmu. Kamu berkata, "Ibu menyuruh kami untuk menyiapkan meja." Kamu tahu bagaimana menyampaikan instruksi. Kamu menangkap perintah kuncinya. Kamu dapat berbagi instruksi secara akurat. Kamu adalah penolong yang dapat diandalkan.
Selanjutnya, itu membuat bicaramu terorganisir dan jelas. Kamu dapat menceritakan kisah tentang petualangan. Kamu dapat berkata, "Raja menyuruh ksatria untuk menemukan harta karun." Ini terdengar alami. Kamu dapat berbagi apa yang diperintahkan orang tanpa mengulangi kata-kata yang tepat. Ceritamu menjadi lancar. Orang-orang mengikuti laporanmu dengan mudah.
Kemudian, itu memberimu kekuatan membaca super. Kamu membaca buku petualangan. Dikatakan, "Jenderal memerintahkan pasukannya untuk menyerang saat fajar." Kamu tahu ini adalah perintah yang dilaporkan. Ini memberitahumu apa yang diperintahkan jenderal. Ini membantumu memahami alurnya. Kamu dapat mengikuti aksinya tanpa kutipan langsung.
Terakhir, itu membuat tulisanmu bervariasi dan matang. Ceritamu dapat menunjukkan otoritas dan tindakan. Alih-alih menulis: "Pergi dari sini!" dia berteriak. Kamu dapat menulis: Dia berteriak kepada mereka untuk pergi. Ini mengubah gayanya. Laporan buku dan ringkasanmu menjadi lebih baik. Tulisanmu menunjukkan bahwa kamu memahami berbagai cara untuk berbagi dialog.
Aturan Sederhana untuk Melaporkan Perintah
Melaporkan perintah itu mudah. Kita menggunakan kata kerja pelaporan seperti 'menyuruh', 'memerintahkan', atau 'meminta'. Kemudian, kita menggunakan 'untuk' ditambah kata kerja dasar untuk perintah positif. Untuk perintah negatif, kita menggunakan 'tidak untuk' ditambah kata kerja dasar. Strukturnya sederhana. Lihatlah contoh-contoh ini.
Di rumah: Ibu berkata, "Tolong habiskan susumu." Kamu melaporkan: Ibu menyuruhku untuk menghabiskan susuku. Kata kerja 'menyuruh' digunakan, dan perintahnya menjadi 'untuk menghabiskan'.
Di taman bermain: Wasit berkata, "Berhenti mendorong." Kamu melaporkan: Wasit memerintahkan para pemain untuk berhenti mendorong.
Di sekolah: Pustakawan berkata, "Tenang." Kamu melaporkan: Pustakawan meminta kami untuk tenang.
Di alam: Tanda itu bertuliskan, "Jangan berjalan di atas rumput." Kamu melaporkan: Tanda itu memberi tahu orang-orang untuk tidak berjalan di atas rumput.
Untuk perintah negatif, kita hanya menambahkan 'tidak' sebelum 'untuk'. Kapten berkata, "Jangan tembak meriam!" Kamu melaporkan: Kapten memerintahkan mereka untuk tidak menembak meriam.
Alat Detektifmu: Cara Mengenali Mereka
Menemukan perintah yang dilaporkan itu mudah. Carilah kata kerja pelaporan seperti 'menyuruh', 'memerintahkan', 'menginstruksikan', atau 'meminta'. Kemudian, carilah kata 'untuk' atau 'tidak untuk' diikuti oleh kata kerja. Tanyakan pada diri sendiri: "Apakah kalimat ini memberitahuku apa yang orang lain suruh seseorang lakukan?" Jika ya, itu adalah perintah yang dilaporkan. Polanya adalah: [Seseorang] + [menyuruh/memerintahkan] + [orang] + [untuk/tidak untuk] + [kata kerja dasar].
Cara Menggunakan Keterampilan Relai-mu dengan Benar
Menggunakan perintah yang dilaporkan mengikuti langkah-langkah sederhana. Pertama, pilih kata kerja pelaporanmu. 'Menyuruh' sangat umum. Kemudian, sebutkan orang yang menerima perintah. Selanjutnya, ubah perintahnya. Jika perintah aslinya positif, gunakan 'untuk' dan kata kerja dasar. Jika negatif, gunakan 'tidak untuk' dan kata kerja dasar. Rumusnya adalah: Pembicara + menyuruh/memerintahkan + orang + (tidak) untuk + kata kerja dasar. Contohnya: "Tunggu di sini" menjadi "Dia menyuruhku untuk menunggu di sini." "Jangan tunggu" menjadi "Dia menyuruhku untuk tidak menunggu." Ingat, kata ganti bisa berubah. "Dia berkata, 'Bantu aku.'" menjadi "Dia menyuruhnya untuk membantunya."
Ups! Mari Perbaiki Kesalahan Umum
Semua orang membuat kesalahan. Mari perbaiki yang umum. Satu kesalahan adalah melupakan 'untuk'. Seorang anak mungkin melaporkan: "Dia menyuruhku pergi ke rumah." Ini salah. Cara yang benar adalah: "Dia menyuruhku untuk pulang." Kata 'untuk' sangat penting.
Kesalahan lainnya adalah menggunakan kata kerja pelaporan yang salah. Jangan gunakan 'berkata' dengan cara yang sama. Kita mengatakan "menyuruh seseorang untuk melakukan" bukan "berkata kepada seseorang untuk melakukan". "Dia berkata kepadaku, 'Pergi dari sini.'" dapat dilaporkan sebagai "Dia menyuruhku untuk pergi dari sini." Menggunakan 'menyuruh' lebih umum.
Kesalahan ketiga adalah mencampuradukkan positif dan negatif. Untuk perintah negatif, ingatlah untuk menggunakan 'tidak untuk'. Jangan katakan: "Dia menyuruhku untuk tidak berlari." Katakan: "Dia menyuruhku untuk tidak berlari." 'Tidak' datang sebelum 'untuk'.
Apakah Kamu Siap untuk Tantangan Relai?
Mari uji keterampilanmu. Dengarkan orang tua memberikan instruksi. Tuliskan. Kemudian, laporkan kepada saudara kandungmu menggunakan ucapan yang dilaporkan. Sekarang, bayangkan seorang pelatih berkata, "Lakukan sepuluh push-up." Laporkan itu kepada seorang teman. Pikirkan tentang baris film terkenal yang merupakan perintah. Laporkan itu. Contoh: "Yoda menyuruh Luke untuk menggunakan Kekuatan." Terakhir, tulis cerita pendek tentang misi luar angkasa. Gunakan perintah yang dilaporkan untuk menceritakan apa yang diperintahkan pusat misi kepada astronot untuk dilakukan. Jadilah kreatif!
Kamu Sekarang adalah Ahli Relai
Kamu telah mempelajari semua tentang perintah yang dilaporkan. Kamu tahu itu adalah cara kita berbagi apa yang diperintahkan seseorang. Kamu memahami struktur sederhana dengan 'untuk' dan 'tidak untuk'. Kamu memiliki rumus untuk menggunakannya. Kamu bahkan dapat menemukan mereka dalam kalimat. Kamu bahkan dapat memperbaiki kesalahan umum. Kamu sekarang dapat menyampaikan perintah seperti seorang profesional.
Kamu dapat mempelajari banyak hal dari artikel ini. Kamu sekarang tahu bahwa ucapan yang dilaporkan untuk perintah digunakan untuk memberi tahu seseorang apa yang diperintahkan orang lain. Kamu memahami strukturnya: subjek + menyuruh/memerintahkan + orang + untuk/tidak untuk + kata kerja dasar. Kamu belajar bahwa untuk perintah positif kita menggunakan 'untuk', dan untuk perintah negatif kita menggunakan 'tidak untuk'. Kamu melihat perbedaan antara menggunakan 'menyuruh' dan 'berkata'. Kamu juga tahu bagaimana menghindari kesalahan umum seperti melupakan kata 'untuk'.
Sekarang, cobalah menggunakan pengetahuan barumu dalam kehidupan nyata. Berikut adalah dua ide yang menyenangkan. Pertama, mainkan permainan "Rantai Pesan". Satu orang memberikan perintah. Orang berikutnya melaporkannya kepada orang ketiga. Lihat seberapa akurat kamu dapat menyampaikan perintah tersebut. Kedua, tonton adegan dari film dengan seorang pemimpin yang memberikan perintah. Tuliskan dua perintah. Ubah mereka menjadi ucapan yang dilaporkan. Bagikan perintah yang dilaporkan dengan keluargamu. Selamat bersenang-senang menyampaikan perintah!

