Selamat datang, semuanya, di pelajaran yang menyenangkan dan berirama! Hari ini, kita akan bernyanyi, berteuk tangan, dan belajar dengan lagu klasik. Kita akan menjelajahi "lirik and bingo was his name". Lagu tercinta ini adalah alat yang fantastis untuk mengajarkan ejaan, huruf, dan irama dalam bahasa Inggris. Hal ini mengubah pembelajaran menjadi permainan tepuk tangan yang menyenangkan. Mari kita temukan kesenangan dan pembelajaran yang tersembunyi dalam lagu yang menarik ini.
Apa itu sajak? Sajak yang sedang kita pelajari adalah lagu anak-anak tradisional "Bingo." Frasa lengkap dari lagu tersebut adalah: "And Bingo was his name-o." Lagu ini menceritakan kisah sederhana dan ceria tentang seorang petani dan anjingnya bernama Bingo. Lagu ini terkenal dengan struktur ejaan dan tepuk tangan kumulatifnya. Setiap bait mengulangi cerita tetapi mengganti satu huruf nama anjing dengan tepuk tangan. Pola yang menarik ini menjadikannya favorit panggilan-dan-respons, sempurna untuk partisipasi kelompok dan membangun keterampilan memori.
Lirik sajak anak-anak Mari kita lihat lirik tradisionalnya. Pola intinya jelas dan berulang.
Ada seorang petani yang punya seekor anjing, Dan Bingo adalah namanya. B-I-N-G-O, B-I-N-G-O, B-I-N-G-O, Dan Bingo adalah namanya.
Bait ini berulang. Namun, dengan setiap bait baru, kita mengganti huruf pertama dalam urutan ejaan dengan tepuk tangan. Bait kedua berbunyi: (tepuk tangan)-I-N-G-O. Bait ketiga: (tepuk tangan)-(tepuk tangan)-N-G-O. Ini berlanjut sampai kelima huruf ditepuk. Akhirnya, kita sering menyanyikan nama lengkapnya lagi. Struktur ini adalah inti dari keajaiban pendidikan lagu tersebut.
Pembelajaran kosakata Sajak ini memperkenalkan kosakata bahasa Inggris yang jelas dan berguna.
Kita belajar tentang seorang petani, seseorang yang bekerja di pertanian.
Kita belajar kata anjing, hewan peliharaan dan hewan ternak yang umum.
Kata yang paling penting adalah nama, yaitu apa yang kita sebut seseorang atau sesuatu.
Inti dari lagu ini adalah mengeja nama Bingo. Ini mengajarkan kelima huruf: B, I, N, G, O. Kita belajar tidak hanya nama huruf, tetapi urutan spesifiknya untuk membentuk sebuah kata. Ini adalah keterampilan pra-membaca dasar.
Lagu ini juga memperkuat kata ganti posesif his ("his name-o"), yang menunjukkan kepemilikan.
Poin fonik Lagu ini sangat bagus untuk mengajarkan fonik awal dan pengetahuan huruf.
Lagu ini dengan jelas mengucapkan setiap nama huruf: Bee, Eye, En, Gee, Oh. Ini membantu anak-anak mengenali dan mengingat alfabet.
Kita juga dapat menjelajahi bunyi huruf. Huruf B menghasilkan bunyi /b/, seperti pada ball. Huruf O menghasilkan bunyi /oʊ/ dalam Bingo.
Ejaan berulang memecah kata "Bingo" menjadi komponen fonemiknya (B-I-N-G-O). Latihan membagi sebuah kata menjadi bunyinya ini adalah keterampilan pra-membaca yang penting. Menyanyikannya membuat pengembangan keterampilan ini terasa seperti sebuah permainan.
Pola tata bahasa Bahkan lagu sederhana menunjukkan kepada kita tata bahasa dasar yang sedang beraksi.
Struktur kalimat utama dalam bentuk lampau: "There was a farmer... Bingo was his name." Ini memaparkan pelajar pada tenses naratif yang umum ini.
Frasa "his name-o" menggunakan kata ganti posesif (his). Ini menunjukkan anjing itu milik petani. Kita dapat membandingkannya dengan "her name" atau "my name."
Nyanyian "B-I-N-G-O" adalah contoh yang bagus dari daftar item dalam urutan tetap, pola bahasa yang mendasar.
Lagu ini juga melatih elipsis (menghilangkan kata) dengan cara yang dipahami anak-anak secara alami. Baris lengkap "There was a farmer who had a dog" dipersingkat menjadi "There was a farmer had a dog."
Kegiatan belajar Berikut adalah beberapa kegiatan menarik untuk memperluas pembelajaran dari sajak ini.
-
Nyanyian Ejaan Nama: Gunakan nada dan pola Bingo untuk mengeja nama pendek atau kata-kata pandang lainnya. Coba eja "M-O-M" atau "C-A-T." Ini memperkuat konsep bahwa kata-kata terdiri dari huruf dalam urutan tertentu.
-
Perburuan Bunyi Huruf: Setelah bernyanyi tentang huruf 'B', lakukan perburuan untuk mencari benda yang dimulai dengan bunyi /b/ (ball, book, block, button). Lakukan hal yang sama untuk huruf lain dalam lagu.
-
Kerajinan "Huruf yang Hilang": Tulis B I N G O pada lima kartu atau jepitan jemuran terpisah. Pasang secara berurutan ke tali atau tongkat. Saat Anda menyanyikan setiap bait, hapus atau balik kartu huruf pertama, ganti dengan gambar tangan bertepuk. Ini memberikan visual yang kuat untuk struktur lagu.
-
Parade Hewan Ternak: Setelah bernyanyi tentang anjing petani, buat parade hewan ternak lainnya. Beri setiap hewan nama 3-5 huruf. Eja dan tepuk tangan untuk "C-O-W" atau "P-I-G." Ini menggabungkan kosakata hewan dengan ejaan.
Materi yang dapat dicetak Sumber daya yang dapat dicetak dapat membuat pembelajaran dari lagu ini berwujud dan menyenangkan.
Buat lembar "Urutan Lagu Bingo". Memiliki enam kotak yang menunjukkan perkembangan: 1) BINGO, 2) (tepuk tangan)INGO, 3) (tepuk tangan)(tepuk tangan)NGO, dll. Anak-anak dapat menggambar huruf atau simbol tepuk tangan di setiap kotak.
Rancang kartu huruf besar untuk B, I, N, G, O. Di bagian belakang, sertakan gambar sesuatu dengan bunyi awal itu (B untuk Bola). Anak-anak dapat memegangnya secara berurutan saat kelas bernyanyi.
Lembar kerja "Nama Saya Seperti Bingo" bersifat pribadi dan menarik. Memiliki ruang bagi anak untuk menulis nama mereka sendiri, melingkari huruf, dan menghitung berapa banyak huruf yang dimilikinya.
Sediakan lembar lirik dengan simbol tepuk tangan yang ditandai dengan jelas dalam warna berbeda untuk setiap bait, mendukung pra-pembaca dalam mengikuti.
Permainan edukasi Mari ubah sajak ini menjadi permainan terstruktur dengan tujuan pembelajaran yang jelas.
-
Huruf Musik: Tempatkan lima kartu huruf (B,I,N,G,O) di lantai. Mainkan lagu atau nyanyikan. Saat musik berhenti, sebutkan bunyi huruf (misalnya, "/g/"). Anak harus berdiri di huruf yang menghasilkan bunyi itu. Permainan ini menghubungkan fonik dengan gerakan fisik.
-
Tantangan Tepuk Ejaan: Ini adalah permainan langsung dari lagu tersebut. Tulis BINGO di papan tulis. Nyanyikan bait pertama. Hapus atau tutup 'B'. Nyanyikan lagi, bertepuk tangan untuk huruf yang hilang. Terus hapus huruf satu per satu. Ini mengembangkan memori, pengurutan, dan diskriminasi pendengaran.
-
Estafet "Bangun Sebuah Kata": Miliki dua set kartu huruf (B,I,N,G,O). Bagi anak-anak menjadi dua tim. Sebutkan kata CVC seperti "BIN" atau "GOT." Tim harus berlomba untuk menemukan huruf yang benar dari set mereka dan mengangkatnya secara berurutan. Tim pertama yang benar memenangkan satu poin. Ini memperluas fokus ejaan lagu.
"Lirik and bingo was his name" melakukan lebih dari sekadar menceritakan sebuah cerita. Mereka menyediakan kerangka kerja yang menyenangkan dan terstruktur untuk membangun keterampilan literasi awal. Irama membantu memori, tepuk tangan mengembangkan keterampilan motorik, dan fokus ejaan membangun kesadaran fonemik. Dengan bernyanyi dan bermain, anak-anak belajar bahwa kata-kata terdiri dari bunyi, dan bunyi-bunyi itu diwakili oleh huruf—wawasan mendasar untuk membaca. Jadi teruslah bertepuk tangan, mengeja, dan bersenang-senang dengan bahasa

