Mengajarkan anak-anak tentang kata kerja modal membantu mereka mengungkapkan nasihat, kewajiban, serta benar dan salah. Frasa "ought not" adalah cara yang sopan namun tegas untuk memberi tahu seseorang bahwa sesuatu bukanlah ide yang baik. Hari ini, kita akan menjelajahi makna dari ought not dan menemukan cara untuk membantu pelajar muda memahami dan menggunakan frasa penting ini dengan benar.
Makna Mari kita mulai dengan pertanyaan dasar. Apa arti "ought not"? "Ought not" adalah frasa yang digunakan untuk mengungkapkan bahwa sesuatu tidak disarankan, tidak benar secara moral, atau bukan hal yang tepat untuk dilakukan. Ini adalah bentuk negatif dari "ought to."
"Kita seharusnya tidak berlari di lorong." Ini berarti berlari di lorong bukanlah ide yang baik. Mungkin berbahaya atau melanggar aturan.
"Kamu seharusnya tidak makan terlalu banyak permen." Ini berarti makan terlalu banyak permen tidak sehat. Itu tidak disarankan untuk tubuhmu.
"Mereka seharusnya tidak terlambat ke sekolah." Ini berarti terlambat bukanlah hal yang tepat untuk dilakukan. Penting untuk tepat waktu.
"Ought not" mirip dalam maknanya dengan "should not" tetapi sedikit lebih formal dan membawa rasa kewajiban moral yang lebih kuat.
Konjugasi Frasa "ought not" tidak dikonjugasikan seperti kata kerja biasa. "Ought" adalah kata kerja bantu modal. Ini berarti tidak berubah bentuk berdasarkan subjek. Tetap sama untuk semua orang.
Saya seharusnya tidak Kamu seharusnya tidak Kita seharusnya tidak Mereka seharusnya tidak Dia seharusnya tidak Dia seharusnya tidak Itu seharusnya tidak
Perhatikan bahwa kita tidak menambahkan "s" untuk dia, dia, atau itu. "Dia seharusnya tidak" itu benar. "Dia oughts not" itu salah.
Setelah "ought not," kita menggunakan bentuk dasar dari kata kerja utama. Kita tidak menambahkan "to" setelah "not" dalam bentuk negatif, meskipun dalam pernyataan positif kita menggunakan "ought to."
Positif: "Kamu seharusnya mendengarkan." Negatif: "Kamu seharusnya tidak mendengarkan."
Tenses Sekarang Kita menggunakan "ought not" dalam tenses sekarang untuk membicarakan hal-hal yang tidak disarankan sekarang atau secara umum.
"Kita seharusnya tidak membuat terlalu banyak kebisingan. Bayinya sedang tidur." Ini adalah nasihat untuk saat ini.
"Dia seharusnya tidak memakai sandal di salju. Kakinya akan kedinginan." Ini adalah nasihat umum tentang pakaian yang sesuai.
"Mereka seharusnya tidak bermain bola di dalam rumah. Mereka mungkin merusak sesuatu." Ini adalah aturan tentang perilaku.
"Dia seharusnya tidak makan terlalu cepat. Itu buruk untuk pencernaan." Ini adalah nasihat kesehatan umum.
Dalam tenses sekarang, "ought not" mengungkapkan bahwa sesuatu bukanlah ide yang baik secara umum atau saat ini.
Tenses Lampau Untuk membicarakan situasi lampau di mana sesuatu tidak disarankan, kita menggunakan "ought not have" diikuti oleh past participle dari kata kerja utama.
"Saya seharusnya tidak makan begitu banyak kue. Sekarang saya merasa sakit." Ini berarti makan terlalu banyak kue adalah ide yang buruk, dan sekarang ada konsekuensinya.
"Dia seharusnya tidak keluar tanpa mantel. Dia masuk angin." Ini berarti keluar tanpa mantel tidak disarankan, dan itu menyebabkan sakit.
"Mereka seharusnya tidak bermain terlalu kasar. Seseorang terluka." Ini berarti bermain kasar adalah pilihan yang buruk, dan seseorang terluka.
Perhatikan polanya: ought not + have + past participle. Struktur ini berbicara tentang tindakan masa lalu yang tidak disarankan.
Tenses Mendatang Untuk situasi di masa depan, kita menggunakan "ought not" dengan kata-kata waktu mendatang. Kata kerja modal itu sendiri membawa makna, jadi kita tidak menambahkan "will."
"Kita seharusnya tidak pergi ke pantai besok jika hujan." Ini berarti pergi ke pantai tidak disarankan jika cuacanya buruk.
"Kamu seharusnya tidak begadang terlalu larut malam ini. Kamu ada sekolah besok." Ini berarti begadang tidaklah baik untuk masa depan.
"Mereka seharusnya tidak membeli mobil itu. Kelihatannya rusak." Ini adalah nasihat tentang pembelian di masa mendatang.
Konteks waktu mendatang ditunjukkan oleh kata-kata seperti "besok," "malam ini," atau "minggu depan," bukan dengan mengubah kata kerja.
Pertanyaan Membentuk pertanyaan dengan "ought" kurang umum dalam bahasa Inggris modern, tetapi anak-anak mungkin akan menemukannya dalam cerita. Biasanya, kita menggunakan "should" untuk pertanyaan sebagai gantinya.
Bentuk pertanyaan tradisional: "Ought we to go now?" Ini benar secara tata bahasa tetapi terdengar sangat formal.
Lebih umum: "Should we go now?" Anak-anak akan mendengar "should" jauh lebih sering dalam pertanyaan.
Untuk pertanyaan negatif dengan "ought," polanya adalah: "Ought we not to go?" atau kontraksi "Oughtn't we to go?"
Dalam bahasa Inggris sehari-hari, anak-anak jarang perlu membentuk pertanyaan dengan "ought." Kita mengajari mereka untuk mengenalinya tetapi menggunakan "should" untuk pertanyaan mereka sendiri.
Penggunaan Lain dari Ought Not Selain nasihat dan kewajiban, "ought not" memiliki kegunaan lain dalam bahasa Inggris.
Kesalahan Moral: "Kamu seharusnya tidak berbohong kepada orang tuamu." Ini mengungkapkan bahwa berbohong salah secara moral.
Harapan Sosial: "Kita seharusnya tidak memakai jins ke pernikahan." Ini mengungkapkan apa yang pantas secara sosial.
Pengurangan Logis: "Dia seharusnya belum pulang. Dia baru saja pergi lima menit yang lalu." Ini mengungkapkan kesimpulan logis tentang apa yang mungkin tidak benar.
Penolakan Sopan: "Saya seharusnya tidak makan sepotong kue lagi, terima kasih." Ini adalah cara yang sopan untuk menolak sesuatu yang ditawarkan.
Penggunaan yang berbeda ini menunjukkan bagaimana "ought not" mengungkapkan berbagai jenis situasi "tidak disarankan."
Tips Belajar untuk Ought Not Mengajarkan "ought not" membutuhkan strategi khusus. Berikut adalah tips yang berhasil dengan baik untuk pelajar muda.
Mulai dengan contoh konkret dari kehidupan anak-anak. "Kita seharusnya tidak berlari di kelas." "Kamu seharusnya tidak menyentuh kompor panas." Ini adalah aturan yang sudah mereka pahami.
Bandingkan dengan "should not" yang lebih umum. Jelaskan bahwa "ought not" berarti hal yang sama tetapi sedikit lebih formal.
Gunakan cerita untuk menunjukkan situasi di mana karakter membuat pilihan yang buruk. Diskusikan apa yang seharusnya tidak mereka lakukan.
Latih bentuk lampau secara terpisah. "Ought not have" itu rumit. Berikan banyak contoh: "Saya seharusnya tidak makan itu." "Dia seharusnya tidak mengatakan itu."
Gunakan konteks yang sopan. "Ought not" dapat terdengar lebih lembut daripada "should not" dalam beberapa situasi. "Kamu seharusnya tidak menyela" terdengar seperti nasihat daripada perintah.
Kesalahan Umum dengan Ought Not Anak-anak membuat kesalahan yang dapat diprediksi dengan "ought not." Mengetahui hal ini membantu kita mengatasinya dengan lembut.
Satu kesalahan umum adalah menambahkan "to" setelah "not." "Kamu seharusnya tidak berlari" sebenarnya benar dalam beberapa konteks, tetapi "kamu seharusnya tidak berlari" yang lebih sederhana baik-baik saja. Polanya bisa membingungkan.
Kesalahan lain adalah mengkonjugasikan "ought." "Dia oughts not" itu salah. Ingatkan anak-anak bahwa "ought" tetap sama untuk semua orang.
Beberapa anak menggunakan "ought not" untuk masa lalu tanpa "have." "Saya seharusnya tidak makan itu kemarin" seharusnya "Saya seharusnya tidak makan itu kemarin." Latih pola masa lalu.
Urutan kata dalam pertanyaan bisa jadi rumit. "Ought we to go?" terdengar aneh di telinga modern. Yakinkan anak-anak bahwa menggunakan "should" untuk pertanyaan baik-baik saja.
Game Edukasi untuk Ought Not Game membuat latihan tata bahasa menjadi menyenangkan dan mudah diingat. Berikut adalah beberapa game untuk berlatih menggunakan "ought not."
Game Pilihan Baik/Pilihan Buruk: Sajikan skenario. Anak-anak memutuskan apakah itu pilihan yang baik atau pilihan yang buruk. Untuk pilihan yang buruk, mereka mengatakan apa yang seharusnya tidak dilakukan seseorang. "Dia seharusnya tidak berlari di aula." "Dia seharusnya tidak makan permen sebelum makan malam."
Game Nasihat: Satu anak menggambarkan masalah. Yang lain memberikan nasihat menggunakan "ought not." "Saya sakit perut." "Kamu seharusnya tidak makan terlalu cepat." "Kamu seharusnya tidak makan terlalu banyak permen."
Akhir Cerita: Mulai sebuah cerita tentang seseorang yang membuat pilihan yang buruk. Anak-anak selesai dengan apa yang seharusnya tidak mereka lakukan. "Maria makan sepuluh kue. Dia..." Anak-anak selesai: "seharusnya tidak makan begitu banyak."
Main Peran: Anak-anak memerankan situasi di mana satu orang memberikan nasihat menggunakan "ought not." Orang tua berbicara kepada anak tentang keselamatan. Seorang teman menasihati teman lainnya. Ini membuat bahasa menjadi praktis.
Kartu Gambar: Tampilkan gambar situasi. Seorang anak meraih kompor panas. Seorang anak berlari dengan gunting. Seorang anak tidak memakai mantel di salju. Anak-anak mengatakan apa yang seharusnya tidak dilakukan orang tersebut.
Menggunakan Ought Not dalam Cerita Cerita sangat bagus untuk melatih "ought not." Banyak buku anak-anak menunjukkan karakter membuat pilihan yang buruk.
"Goldilocks dan Tiga Beruang" menunjukkan Goldilocks membuat banyak pilihan yang buruk. Dia seharusnya tidak memasuki rumah itu. Dia seharusnya tidak memakan bubur itu. Dia seharusnya tidak merusak kursi.
"Anak Laki-Laki yang Berteriak Serigala" menunjukkan seorang anak laki-laki yang seharusnya tidak berbohong. Kebohongannya menyebabkan masalah nanti.
Saat membaca, jeda dan diskusikan. "Apa yang seharusnya tidak dilakukan karakter?" Ini membangun pemahaman dan penalaran moral.
Ought Not vs. Should Not Anak-anak akan mendengar "should not" jauh lebih sering daripada "ought not." Kita dapat menjelaskan perbedaannya.
"Should not" lebih umum dalam percakapan sehari-hari. "Kamu seharusnya tidak menyentuh itu."
"Ought not" sedikit lebih formal dan seringkali membawa rasa kewajiban moral yang lebih kuat. "Kamu seharusnya tidak berbohong" terdengar lebih serius daripada "kamu seharusnya tidak berbohong."
Dalam kebanyakan situasi, keduanya benar. Anak-anak dapat menggunakan mana saja yang terasa lebih nyaman.
Ought Not dalam Lagu dan Rima Beberapa lagu dan sajak tradisional menggunakan "ought." "Oh, sayang, apa masalahnya? Johnny begitu lama di pameran. Dia berjanji untuk membelikanku pernak-pernik untuk menyenangkan aku, dan kemudian untuk sebuah ciuman, oh, dia seharusnya tidak menggodaku."
Mendengar "ought" dalam lagu membantu anak-anak mengenalinya bahkan jika mereka tidak sering menggunakannya sendiri.
Saat kita menjelajahi ought not dengan pelajar muda, kita membantu mereka mengungkapkan nasihat dan penilaian moral dengan cara yang sopan dan bijaksana. Mereka belajar untuk mengatakan apa yang tidak disarankan, tidak benar, atau tidak pantas. Melalui permainan, cerita, dan diskusi, frasa ini menjadi bagian dari bahasa mereka untuk berbicara tentang pilihan dan konsekuensi.

