Mengajarkan konsep satu tahun bisa jadi menantang bagi pikiran anak-anak. Dua belas bulan adalah ide yang abstrak. Empat musim bisa membingungkan. Tetapi musik mengubah segalanya. Lagu tahun yang bagus mengatur waktu menjadi melodi. Itu mengubah kalender menjadi paduan suara. Sebagai guru, kita dapat menggunakan lagu-lagu ini untuk membantu anak-anak memahami siklus tahun. Mari kita jelajahi bagaimana cara membawa irama bulan dan musim ke dalam kelas kita.
Apa itu Lagu Tahun? Lagu tahun adalah lagu pembelajaran yang mengajarkan bulan-bulan dalam setahun atau musim. Ada banyak versi. Beberapa mencantumkan semua dua belas bulan secara berurutan. Beberapa mengelompokkan bulan berdasarkan musim. Beberapa menambahkan hari libur atau pola cuaca. Tujuan umumnya adalah untuk membantu anak-anak menghafal urutan tahun.
Lagu-lagu ini menggunakan melodi dan irama sebagai alat bantu memori. Ketika kita menyanyikan bulan, kita tidak hanya membacakan daftar. Kita sedang menciptakan pola musik di otak. Pola ini membantu anak-anak mengingat urutan nanti. Lagu tahun yang bagus mengubah waktu menjadi sesuatu yang bisa kita nyanyikan dan kita tari.
Lirik Lagu Tahun yang Khas Mari kita lihat versi umum dari lagu bulan.
Januari, Februari, Maret, April, Mei, dan Juni. Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember. Ini adalah dua belas bulan dalam setahun. Sekarang mari kita nyanyikan semuanya lagi, di sini!
Versi lain menghubungkan bulan dengan musim.
Di bulan Januari dan Februari, cuacanya dingin, Angin musim dingin bertiup kencang dan berani. Maret dan April membawa musim semi, Burung mulai bernyanyi dan bunga bermekaran.
Mei dan Juni hangat dan cerah, Hari-hari musim panas panjang dengan cahaya. Juli dan Agustus, matahari panas bersinar, Waktu untuk berenang, semua orang tahu.
September, Oktober, musim gugur tiba, Dedaunan berubah warna, keceriaan musim gugur. November dan Desember, tahun telah selesai, Liburan musim dingin telah dimulai!
Pendekatan yang berbeda ini memberi kita pilihan. Kita dapat memilih lagu tahun yang sederhana untuk pemula atau yang lebih detail untuk pelajar tingkat lanjut.
Pembelajaran Kosakata: Kata-kata dari Lagu Lagu tahun memperkenalkan kosakata waktu yang penting.
Januari: Bulan pertama dalam setahun.
Februari: Bulan kedua, seringkali dingin dan singkat.
Maret: Bulan ketiga, ketika musim semi dimulai.
April: Bulan keempat, dikenal karena hujan musim semi.
Mei: Bulan kelima, ketika bunga bermekaran.
Juni: Bulan keenam, awal musim panas.
Juli: Bulan ketujuh, panas dan cerah.
Agustus: Bulan kedelapan, masih hangat.
September: Bulan kesembilan, awal sekolah dan musim gugur.
Oktober: Bulan kesepuluh, dengan dedaunan berguguran.
November: Bulan kesebelas, semakin dingin.
Desember: Bulan kedua belas, dengan liburan musim dingin.
Kosakata musim juga muncul.
Musim Dingin: Musim dingin dengan salju di banyak tempat.
Musim Semi: Musim ketika tanaman tumbuh dan bunga bermekaran.
Musim Panas: Musim terhangat, dengan hari-hari yang panjang.
Musim Gugur: Musim ketika daun berubah warna dan berguguran.
Kata-kata ini membentuk dasar pemahaman kalender. Lagu tahun yang bagus memperkenalkannya dengan cara yang mudah diingat.
Poin Fonik: Suara dalam Lagu Lagu tahun menawarkan banyak peluang fonik.
Suara "J": Januari, Juni, dan Juli semuanya dimulai dengan suara /j/. Kita melatih suara ini. Kita merasakan bagaimana mulut kita membuat suara.
Suara "F": Februari dimulai dengan suara /f/. Kita merasakan gigi atas kita di bibir bawah kita.
Suara "M": Maret, Mei, dan bulan dimulai dengan /m/. Kita merasakan bibir kita menempel.
Suara "S": September dimulai dengan /s/. Kita merasakan udara mendesis keluar.
Suara "O": Oktober dimulai dengan suara /o/ pendek. Kita merasakan mulut kita terbuka.
Suara "N": November dan Desember dimulai dengan /n/. Kita merasakan lidah kita di atap mulut kita.
Rima dalam Lagu Musim: Lagu musim sering menggunakan rima. Dingin dan berani. Musim semi dan bernyanyi. Cerah dan terang. Bersinar dan tahu. Di sini dan bersorak. Selesai dan dimulai. Rima ini membangun kesadaran fonemik.
Pengulangan dalam lagu tahun memberi kita banyak kesempatan untuk mendengar dan melatih suara-suara ini.
Pola Tata Bahasa: Bahasa dalam Lagu Lagu tahun memperkenalkan beberapa konsep tata bahasa.
Kata Benda yang Tepat: Nama-nama bulan adalah kata benda yang tepat. Dalam bahasa Inggris, kita selalu menggunakannya dengan huruf kapital. Saat kita menulis lirik di papan tulis, kita menunjukkan huruf kapitalnya. "Lihat, Januari dimulai dengan J besar."
Preposisi Waktu: Kita menggunakan kata-kata tertentu dengan bulan dan musim. Kita mengatakan "pada bulan Januari" dan "di musim dingin." Kita tidak mengatakan "pada Januari." Kita dapat melatih pola ini. "Ulang tahun saya pada bulan Mei." "Sekolah dimulai pada bulan September."
Kata Sifat: Lagu sering menggunakan kata sifat untuk menggambarkan bulan dan musim. Musim dingin yang dingin, musim semi yang hangat, musim panas yang panas, musim gugur yang penuh warna. Kita dapat berbicara tentang bagaimana kata sifat menggambarkan kata benda.
Konjungsi: Lagu menggunakan kata-kata seperti "dan" untuk menghubungkan ide. "Januari dan Februari" "Maret dan April" Ini menunjukkan bagaimana kita membuat daftar hal.
Struktur sederhana dari lagu tahun membuatnya sempurna untuk memperkenalkan konsep tata bahasa ini dalam konteks yang alami.
Kegiatan Belajar: Menghidupkan Tahun Berikut adalah beberapa kegiatan untuk memperdalam pengalaman belajar.
Kegiatan 1: Seni Bulan demi Bulan Kita membuat dua belas kartu besar, satu untuk setiap bulan. Saat kita mempelajari lagu tahun, kita menambahkan gambar ke setiap kartu. Untuk Januari, kita menambahkan salju. Untuk Juli, kita menambahkan matahari. Untuk Oktober, kita menambahkan labu. Seiring waktu, kita membangun kalender visual yang tetap berada di dinding.
Kegiatan 2: Barisan Ulang Tahun Kita bertanya kepada setiap anak di bulan apa ulang tahun mereka. Kemudian kita menyusunnya sesuai urutan bulan. Semua ulang tahun Januari berdiri bersama. Lalu Februari, dan seterusnya. Kita dapat menghitung berapa banyak ulang tahun di setiap bulan. Ini membuat bulan relevan dengan kehidupan mereka sendiri.
Kegiatan 3: Penyortiran Musim Kita mengumpulkan gambar dari majalah atau menggambar gambar sederhana. Manusia salju, bunga, pantai, daun berguguran. Siswa menyortir gambar ke dalam empat musim. Ini menghubungkan lagu tahun dengan pengamatan dunia nyata.
Kegiatan 4: Pembuatan Kalender Setiap bulan, kita membuat kalender sederhana bersama-sama. Kita menulis nama bulan di bagian atas. Kita mengisi tanggalnya. Kita menandai hari-hari khusus seperti ulang tahun dan hari libur. Proyek berkelanjutan ini menghubungkan lagu dengan alat praktis yang kita gunakan untuk melacak waktu.
Materi yang Dapat Dicetak: Visual untuk Ruang Kelas Printable mendukung pelajaran dan memberikan latihan mandiri.
Poster Bulan: Kita membuat satu set dua belas poster. Setiap poster memiliki nama bulan, gambar sederhana, dan nomor bulan. Kita menampilkannya di sekitar ruangan. Kita menunjuknya saat kita menyanyikan lagu tahun kita.
Kartu Penyortiran Musim: Kita membuat kartu dengan gambar yang mewakili setiap musim. Siswa menyortirnya menjadi empat kelompok: musim dingin, musim semi, musim panas, musim gugur.
Templat Kalender: Kita menyediakan templat kalender kosong untuk satu bulan. Siswa dapat menulis nama bulan saat ini di bagian atas. Mereka dapat mengisi tanggalnya.
Halaman Mewarnai: Kita menyediakan halaman mewarnai yang menampilkan keempat musim dalam satu gambar. Siswa dapat mewarnai setiap bagian sesuai dengan musim.
Game Edukasi: Membuat Pembelajaran Menyenangkan Game mengubah lagu tahun menjadi pengalaman interaktif.
Game 1: Lomba Nama Bulan Kita membagi kelas menjadi dua tim. Kita mengatakan fakta tentang suatu bulan. "Bulan ini ada Hari Tahun Baru." Tim harus menebak bulan (Januari). Tim pertama yang menyebutkan bulan yang benar mendapat poin. Game ini membangun asosiasi dan ingatan.
Game 2: Bulan Apa Berikutnya? Kita mulai menyanyikan lagu tahun. Tiba-tiba, kita berhenti. Kita menunjuk seorang siswa. Mereka harus menyebutkan bulan berikutnya dalam urutan. Kita bernyanyi, "Januari, Februari, Maret, April, Mei, dan..." lalu kita berhenti. Siswa harus mengatakan "Juni." Game cepat ini membangun ingatan otomatis.
Game 3: Tarian Beku Musim Kita memutar musik. Siswa menari seperti musim panas. Ketika musik berhenti, kita menyebutkan sebuah musim. Siswa membeku dalam pose yang mewakili musim itu. Menggigil untuk musim dingin. Menyeka keringat untuk musim panas. Ini menghubungkan gerakan dengan musim.
Game 4: Pertandingan Bulan Kita membuat dua set kartu. Satu set memiliki nama bulan. Satu set memiliki gambar yang mewakili bulan-bulan itu. Salju untuk Januari. Bunga untuk April. Matahari untuk Juli. Daun untuk Oktober. Siswa mencocokkan kartu bulan dengan kartu gambar.
Game 5: Buat Bait Baru Kita menantang siswa untuk membuat bait baru untuk lagu tahun. Apa yang terjadi di bulan favorit mereka? "Di bulan Desember, kepingan salju jatuh, membangun manusia salju, semuanya."
Dengan menggunakan strategi ini, kita mengubah lagu pembelajaran sederhana menjadi pengalaman pendidikan yang kaya. Kita menjelajahi kosakata, fonik, tata bahasa, dan siklus waktu. Lagu tahun menjadi soundtrack untuk pembelajaran kalender kita. Ini membantu kita menandai berlalunya hari, bulan, dan musim bersama-sama.

