Apa Perbedaan Antara "Memohon" dan "Memelas" Ketika Anak-Anak Sangat Menginginkan Sesuatu?

Apa Perbedaan Antara "Memohon" dan "Memelas" Ketika Anak-Anak Sangat Menginginkan Sesuatu?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Seorang anak sangat menginginkan sesuatu. Mereka tidak hanya meminta. Mereka memohon. Mereka memelas. Dua kata yang kuat. Keduanya berarti "meminta dengan emosi yang besar." Tetapi rasanya berbeda. Yang satu terdengar seperti anak yang menginginkan mainan. Yang satu terdengar seperti situasi yang serius.

Anak-anak menggunakan kata-kata ini. Mereka mendengarnya dalam cerita. Memahami perbedaannya membantu mereka menggambarkan seberapa besar mereka menginginkan sesuatu.

Artikel ini membantu keluarga menjelajahi frasa permintaan yang kuat ini. Anak Anda akan belajar kapan harus mengatakan "memohon" dan kapan harus mengatakan "memelas."

Apa Arti Ungkapan Ini?
"Memohon" berarti "meminta sesuatu dengan cara yang putus asa, membutuhkan, atau rendah hati, sering kali berulang kali." Frasa tersebut menyiratkan keinginan yang kuat dan terkadang status yang rendah. Itu mengatakan "Saya sangat menginginkan ini. Tolong, tolong, tolong."

Untuk seorang anak, pikirkan ini seperti menginginkan kue sebelum makan malam. Anda berkata "tolong, tolong, tolong, hanya satu kue?" Anda memohon. Suara Anda terdengar putus asa. Anda bertanya berulang kali.

"Memelas" berarti "meminta sesuatu dengan mendesak dan emosional, sering kali karena rasa takut atau kebutuhan yang serius." Frasa tersebut menyiratkan emosi yang tinggi dan terkadang rasa takut. Itu mengatakan "Saya membutuhkan ini. Ini penting. Tolong bantu."

Untuk seorang anak, pikirkan ini seperti meminta orang tua untuk tidak pergi ketika mereka takut. "Tolong jangan pergi. Saya takut. Tolong tetap di sini." Anda memelas. Suara Anda bergetar.

Kedua ungkapan ini tampak serupa karena keduanya berarti "meminta dengan sangat kuat." Keduanya menunjukkan orang tersebut sangat, sangat menginginkan sesuatu.

Tetapi yang satu tentang keinginan yang putus asa. Yang satu tentang kebutuhan yang mendesak.

Apa Perbedaannya?
Perbedaan utama terletak pada alasan permintaan yang kuat. "Memohon" biasanya tentang menginginkan sesuatu yang diinginkan. "Memelas" sering kali tentang membutuhkan sesuatu untuk keselamatan atau untuk menghindari sesuatu yang buruk.

Yang satu tentang keinginan. Yang satu tentang kebutuhan.

"Memohon" terdengar seperti anak yang menginginkan camilan. Orang tersebut putus asa tetapi tidak takut. Mereka hanya sangat menginginkannya. Mereka mungkin merengek. Mereka mungkin mengulangi diri mereka sendiri.

"Memelas" terdengar lebih serius. Orang tersebut takut atau khawatir. Mereka tidak hanya menginginkan sesuatu yang menyenangkan. Mereka membutuhkan bantuan atau belas kasihan. Emosinya adalah rasa takut, bukan hanya keinginan.

Perbedaan lainnya melibatkan situasi. Memohon sering terjadi untuk camilan, mainan, atau hak istimewa. Memelas sering terjadi dalam keadaan darurat, perdebatan, atau ketika seseorang dalam kesulitan.

Juga, memelas dapat melibatkan air mata. Memohon juga bisa, tetapi memelas hampir selalu berasal dari tempat yang benar-benar tertekan.

Jadi ingat: memohon = keinginan putus asa untuk sesuatu yang diinginkan. memelas = kebutuhan mendesak akan bantuan atau belas kasihan.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?
Gunakan "memohon" untuk menginginkan sesuatu yang diinginkan. Gunakan untuk camilan. Gunakan untuk mainan. Gunakan untuk hak istimewa. Gunakan ketika seorang anak bertanya berulang kali untuk sesuatu yang menyenangkan.

Misalnya, seorang anak melihat mainan di toko. Mereka berkata "tolong, tolong, tolong bisakah saya memilikinya? Saya akan sangat baik. Tolong!" Kemudian Anda berkata "dia memohon mainan itu." Keinginannya kuat. Situasinya tidak menakutkan.

Gunakan "memohon" untuk meminta melakukan sesuatu yang menyenangkan. "Dia memohon untuk begadang menonton film."

Gunakan "memelas" untuk situasi yang serius atau menakutkan. Gunakan ketika seseorang membutuhkan bantuan. Gunakan ketika seseorang takut. Gunakan ketika permintaannya mendesak.

Misalnya, seorang anak takut badai. Mereka berkata "tolong jangan tinggalkan saya sendirian. Saya sangat takut. Tolong tetap di sini." Kemudian Anda berkata "dia memelas saya untuk tetap tinggal." Kebutuhannya mendesak dan emosional.

Gunakan "memelas" untuk pengampunan. "Dia memohon kesempatan lain setelah melanggar aturan."

Juga gunakan "memelas" dalam situasi hukum atau serius. "Pria itu memohon tidak bersalah."

Ingat: menginginkan sesuatu yang menyenangkan atau diinginkan = "memohon." kebutuhan mendesak, rasa takut, atau situasi serius = "memelas."

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak
Berikut adalah kalimat sederhana untuk "memohon":

Dia memohon sepotong kue kedua. Dia berkata "tolong" sepuluh kali.
(Ini menunjukkan keinginan putus asa untuk camilan.)

Dia memohon ibunya untuk membiarkannya begadang menonton film.
(Ini menunjukkan keinginan yang kuat untuk hak istimewa yang menyenangkan.)

Anjing itu memohon perhatian dengan merengek dan meletakkan cakarnya di kaki saya.
(Ini menunjukkan keinginan putus asa untuk kasih sayang.)

Berikut adalah kalimat sederhana untuk "memelas":

Dia memelas ayahnya untuk tidak pergi bekerja selama badai petir. Dia takut.
(Ini menunjukkan kebutuhan mendesak berdasarkan rasa takut.)

Dia memelas bantuan ketika dia terjebak di dinding panjat.
(Ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan bantuan dalam situasi yang menakutkan.)

"Saya tidak bermaksud untuk merusaknya," dia memelas. "Tolong maafkan saya."
(Ini menunjukkan permintaan emosional untuk belas kasihan setelah kesalahan.)

Perhatikan bagaimana "memohon" adalah untuk hal-hal yang menyenangkan dan diinginkan. "Memelas" adalah untuk situasi yang serius, menakutkan, atau mendesak.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak orang mengatakan "memelas" untuk menginginkan camilan. Ini terdengar terlalu dramatis. Seorang anak menginginkan kue. Anda berkata "dia memelas kue."

Salah: Anak menginginkan kue. "Memelas."
Benar: "Dia memohon kue."

Camilan dan mainan adalah untuk memohon, bukan memelas.

Kesalahan lainnya: menggunakan "memohon" untuk keadaan darurat yang serius. Ini terdengar terlalu lemah. Seorang anak hilang dan ketakutan. Mereka meminta bantuan. Anda berkata "mereka memohon bantuan."

Salah: Tidak salah, tetapi kurang kuat.
Lebih baik: "Mereka memelas bantuan. Suara mereka bergetar."

Situasi serius pantas mendapatkan kata yang lebih kuat.

Kesalahan ketiga: melupakan bahwa memohon dan memelas dapat mengganggu atau tidak pantas. Memohon mainan di toko tidak sopan. Memelas untuk menghindari konsekuensi tidak selalu benar.

Ajarkan anak Anda bahwa meminta dengan baik sekali adalah yang terbaik. Memohon dan memelas adalah untuk momen yang sangat istimewa. Sebagian besar waktu, "tolong" yang tenang berfungsi lebih baik. Simpan kata-kata yang kuat untuk saat Anda benar-benar membutuhkannya.

Tips Memori Mudah
Berikut adalah trik menyenangkan untuk anak-anak. Pikirkan anak anjing dan anak kucing yang ketakutan.

"Memohon" = anak anjing memohon camilan. Anak anjing itu duduk. Ia merengek. Ia sangat menginginkan kue itu. Itulah memohon.

"Memelas" = anak kucing yang ketakutan terjebak di pohon. Anak kucing itu menangis minta tolong. Ia tidak meminta camilan. Ia perlu diselamatkan. Itulah memelas.

Tips memori lainnya: lihat kata-katanya. "Memohon" terdengar seperti "tas" - sekantong permen yang Anda inginkan. "Memelas" terdengar seperti "permohonan" - permohonan bantuan.

Gambar sederhana. Gambarlah anak anjing yang duduk untuk camilan di samping "memohon." Gambarlah anak kucing yang ketakutan di pohon di samping "memelas." Gambar-gambar tersebut membantu anak-anak merasakan perbedaannya.

Coba juga pertanyaan ini: "Apakah orang tersebut menginginkan sesuatu yang menyenangkan atau membutuhkan bantuan untuk sesuatu yang serius?" Jika menginginkan kesenangan, katakan "memohon." Jika membutuhkan bantuan yang serius, katakan "memelas."

Waktu Latihan Cepat
Coba latihan mudah ini dengan anak Anda. Isilah bagian yang kosong dengan "memohon" atau "memelas."

Anak laki-laki kecil itu ingin begadang. Dia ____________ untuk menonton film.

Anak yang hilang itu ____________ agar seseorang membantunya menemukan orang tuanya.

"Tolong, tolong, tolong biarkan saya makan permen karet," dia ____________.

"Jangan kirim saya ke kamar saya," dia ____________. "Saya berjanji saya akan baik."

Jawaban:

Memohon (menginginkan hak istimewa yang menyenangkan)

Memelas (anak yang hilang membutuhkan bantuan yang serius)

Memohon (menginginkan camilan)

Memelas (berusaha menghindari konsekuensi, emosional)

Sekarang berlatihlah menggunakan kedua frasa di rumah. Ketika anak Anda benar-benar menginginkan camilan atau hak istimewa dan bertanya berkali-kali, katakan "Anda sedang memohon." Bicaralah tentang kapan memohon itu baik-baik saja dan kapan tidak. Ketika anak Anda benar-benar takut atau membutuhkan bantuan yang serius, katakan "Anda sedang memelas." Bantu mereka memahami bahwa memelas adalah untuk momen-momen penting. Anak Anda akan belajar untuk mencocokkan kata-kata mereka dengan situasi.

Ringkasan
Gunakan "memohon" untuk permintaan putus asa dan berulang untuk sesuatu yang diinginkan seperti camilan, mainan, atau hak istimewa. Gunakan "memelas" untuk permintaan mendesak dan emosional untuk bantuan, belas kasihan, atau keselamatan dalam situasi yang serius atau menakutkan. Keduanya meminta dengan kuat, tetapi yang satu menginginkan kue sementara yang lain membutuhkan garis hidup.