Halo, para pelajar muda! Selamat datang di kelas musik kami yang nyaman. Hari ini kita mendengarkan hujan. Kita akan menjelajahi rima anak-anak hujan deras. Lagu-lagu ini merayakan hari hujan dengan cara yang menyenangkan.
Cuaca hujan bisa menyenangkan. Kita bisa bermain air di genangan air. Kita bisa tetap di dalam dan bernyanyi. Kakek tua dalam sajak ini memiliki petualangan lucu saat badai.
Mari kita pakai sepatu bot hujan kita. Mari kita buka payung kita. Kita akan mempelajari kata-katanya dan menikmati rima hari hujan.
Apa Rima Itu? Rima anak-anak hujan deras yang paling terkenal adalah "It's Raining, It's Pouring." Rima bahasa Inggris kuno ini telah dinyanyikan selama bertahun-tahun. Anak-anak menyukai iramanya yang riang.
Lagu ini menceritakan tentang seorang kakek tua yang mendengkur saat badai. Dia membenturkan kepalanya dan tidak bisa bangun di pagi hari. Itu adalah cerita konyol yang membuat anak-anak tertawa.
Beberapa orang berpikir rima itu hanya untuk bersenang-senang. Yang lain berpikir itu mungkin memiliki makna tersembunyi. Tapi bagi anak-anak, itu hanyalah lagu yang menyenangkan tentang hujan dan kecelakaan kakek tua.
Rima itu pendek dan mudah diingat. Anak-anak bisa menyanyikannya di hari hujan. Mereka bisa memerankan dengkuran dan membenturkan kepala. Itu membawa tawa ke cuaca yang suram.
Lirik Rima Anak-Anak Mari kita baca lirik rima anak-anak hujan deras yang paling terkenal bersama-sama.
Hujan turun, hujan deras, Kakek tua mendengkur. Dia pergi tidur dan membenturkan kepalanya, Dan tidak bisa bangun di pagi hari.
Beberapa versi memiliki bait tambahan.
Hujan turun, hujan deras, Kakek tua mendengkur. Dia pergi tidur dan membenturkan kepalanya, Dan tidak bisa bangun di pagi hari.
Hujan turun, Kakek tua mendengkur, Dia membenturkan kepalanya dan jatuh ke lantai. Dia tidak bisa bangun sampai sore, Karena dia membenturkan kepalanya ke cahaya bulan.
Kata-kata sederhana melukiskan gambaran yang lucu. Seorang kakek tua tidur saat badai. Benjolan di kepala. Kesulitan bangun keesokan harinya.
Pembelajaran Kosakata Rima anak-anak hujan deras ini mengajarkan kita banyak kata yang berguna. Mari kita lihat setiap kata penting.
Raining (Hujan): Ini berarti air jatuh dari langit. Hujan berasal dari awan. Itu membuat benda basah dan membantu tanaman tumbuh.
Pouring (Deras): Ini berarti hujan sangat deras. Ketika hujan deras, hujan turun dengan cepat dan deras. Itu lebih dari sekadar hujan ringan.
Old man (Kakek tua): Ini adalah orang laki-laki lanjut usia. Rima tersebut menampilkan seorang kakek tua yang sedang tidur. Tua berarti telah hidup selama bertahun-tahun.
Snoring (Mendengkur): Ini adalah suara yang dibuat beberapa orang saat tidur. Mendengkur terjadi ketika udara melewati jaringan tenggorokan yang rileks. Itu bisa keras atau lembut.
Went to bed (Pergi tidur): Ini berarti masuk ke tempat tidur untuk tidur. Orang pergi tidur di malam hari atau saat lelah. Kakek tua itu pergi tidur saat hujan.
Bumped his head (Membenturkan kepalanya): Ini berarti memukul kepalanya pada sesuatu. Kakek tua itu membenturkan kepalanya, mungkin ke rangka tempat tidur atau dinding. Membentur sakit.
Couldn't get up (Tidak bisa bangun): Ini berarti tidak dapat bangun dari tempat tidur. Kakek tua itu mencoba tetapi tidak bisa bangun. Mungkin dia terlalu pusing karena benturan.
Morning (Pagi): Ini adalah bagian awal hari setelah malam. Pagi datang setelah tidur. Orang biasanya bangun di pagi hari.
Afternoon (Sore): Ini adalah bagian tengah hari setelah pagi. Dalam beberapa versi, kakek tua itu tidak bisa bangun sampai sore.
Moon (Bulan): Bulan adalah lingkaran terang di langit malam. Dia membenturkan kepalanya ke cahaya bulan adalah ide konyol yang mustahil.
Poin Fonik Sekarang mari kita latih beberapa suara dari rima anak-anak hujan deras. Fonik membantu kita membaca dan mengucapkan kata-kata dengan benar.
Dengarkan awal kata "raining." Itu dimulai dengan suara "r." Tekuk lidahmu sedikit ke belakang. Ucapkan "r-r-r." Sekarang ucapkan "raining." Rasakan getarannya.
Dengarkan suara "p" dalam kata "pouring." Tekan bibirmu. Biarkan udara menumpuk. Buka mereka. Ucapkan "p-p-p." Sekarang ucapkan "pouring." Rasakan udara meledak.
Dengarkan suara "sn" dalam kata "snoring." Ucapkan "s-s-s." Lalu dengan cepat tambahkan "n-n-n." Ucapkan "sn-sn-sn." Sekarang ucapkan "snoring." Rasakan kedua suara itu bersama-sama.
Dengarkan suara "b" dalam kata "bed" dan "bumped." Tekan bibirmu. Biarkan udara menumpuk. Buka mereka. Ucapkan "b-b-b." Sekarang ucapkan "bed." Sekarang ucapkan "bumped."
Dengarkan suara "m" dalam kata "morning." Tekan bibirmu. Biarkan suara keluar melalui hidungmu. Ucapkan "m-m-m." Sekarang ucapkan "morning." Rasakan getarannya.
Pola Tata Bahasa Rima anak-anak hujan deras ini mengajarkan kita beberapa tata bahasa yang berguna. Tata bahasa adalah cara kita menyusun kata-kata dalam kalimat.
Kita melihat bentuk waktu continuous present. "It's raining" berarti hujan turun sekarang. "It's pouring" berarti hujan deras turun saat ini.
Kita melihat bentuk waktu present. "The old man is snoring" berarti dia mendengkur sekarang. Ini cocok dengan momen hujan.
Kita melihat bentuk waktu past. "He went to bed" adalah bentuk lampau dari go. "Bumped" adalah bentuk lampau dari bump. "Couldn't" adalah bentuk lampau dari cannot. Tindakan ini sudah terjadi.
Kita melihat kata sambung "and" yang menggabungkan tindakan. "He went to bed and bumped his head" menghubungkan dua hal yang terjadi.
Kita melihat bentuk negatif "couldn't" yang menunjukkan ketidakmampuan. "Couldn't get up" berarti dia tidak bisa bangun.
Kegiatan Belajar Mari kita lakukan beberapa kegiatan menyenangkan dengan rima anak-anak hujan deras. Ini membantu kita mengingat kata-kata dan menikmati rima.
Kegiatan 1: Kerajinan Rainstick Buat rainstick dari tabung handuk kertas. Masukkan beras atau kacang ke dalamnya. Tutup ujungnya. Hiasi dengan warna biru dan abu-abu. Saat dimiringkan, mereka terdengar seperti hujan. Gunakan mereka saat bernyanyi.
Kegiatan 2: Boneka Kakek Tua Buat boneka kakek tua. Gunakan kaus kaki atau kantong kertas. Tambahkan rambut abu-abu dari kapas. Gambarlah wajah yang sedang tidur. Gunakan boneka itu untuk memerankan dengkuran dan membenturkan kepala.
Kegiatan 3: Menggambar Hari Hujan Berikan kertas dan krayon kepada anak-anak. Mereka menggambar pemandangan hari hujan. Sertakan hujan, awan, dan kakek tua di tempat tidur. Beri label bagian-bagiannya. Hujan, tempat tidur, kakek tua.
Kegiatan 4: Suara Mendengkur Berlatih membuat suara mendengkur. Dengkuran keras, dengkuran lembut, dengkuran lucu. Tambahkan mereka ke lagu saat bernyanyi tentang kakek tua yang mendengkur.
Bahan yang Dapat Dicetak Kita dapat membuat bahan yang dapat dicetak untuk rima anak-anak hujan deras. Ini adalah lembaran untuk dicetak di rumah atau di kelas.
Lembar Lirik Cetak kata-kata rima di satu halaman. Gunakan huruf besar dan jelas. Tambahkan gambar hujan, awan, dan kakek tua di tempat tidur. Anak-anak mengikuti sambil bernyanyi.
Halaman Mewarnai Gambar sederhana seorang kakek tua tidur di tempat tidur. Hujan turun di luar jendela. Anak-anak mewarnai gambar. Di bawahnya, tulis kata "hujan" dan "kakek tua" untuk dilacak.
Lembar Penghitungan Tetes Hujan Gambar awan dengan tetesan hujan yang jatuh. Tulis angka di awan. Anak-anak menghitung tetesan hujan di bawah setiap awan dan menulis angkanya.
Kartu Kata Cetak kartu dengan kata-kata dari rima. Raining, pouring, old man, snoring, bed, bumped, head, morning. Di bagian belakang, gambar gambar sederhana. Berlatih mencocokkan kata dengan gambar.
Lembar Urutan Cerita Cetak gambar yang menunjukkan cerita rima. Hujan turun. Kakek tua di tempat tidur mendengkur. Dia membenturkan kepalanya. Dia tidak bisa bangun di pagi hari. Anak-anak menyusunnya sesuai urutan.
Permainan Edukasi Permainan membuat belajar dengan rima anak-anak hujan deras menjadi lebih menyenangkan. Berikut adalah beberapa permainan untuk dimainkan.
Permainan 1: Hujan, Hujan, Pergi Mainkan seperti Bebek, Bebek, Angsa tetapi dengan hujan. Anak-anak duduk melingkar. Satu anak berjalan berkeliling mengetuk kepala sambil berkata "hujan, hujan, hujan." Ketika mereka mengetuk seseorang dan berkata "deras," anak itu mengejar mereka.
Permainan 2: Pembekuan Mendengkur Mainkan lagunya. Anak-anak berjalan-jalan berpura-pura menjadi kakek tua yang mendengkur. Ketika musik berhenti, semua orang membeku dalam pose mendengkur. Yang terakhir membeku duduk.
Permainan 3: Apa yang Hilang? Tempatkan barang-barang dari rima di atas baki. Tempat tidur mainan, sosok kakek tua, guntingan tetesan hujan. Biarkan anak-anak melihat selama satu menit. Tutupi dan hapus satu. Buka dan tanyakan apa yang hilang.
Permainan 4: Cocokkan Memori Buat pasangan kartu. Satu kartu memiliki kata dari rima. Satu kartu memiliki gambar dari kata itu. Hujan, tempat tidur, kakek tua, kepala. Pemain mencocokkan kata dengan gambar.
Permainan 5: Cocokkan Kata Berima Temukan kata-kata dari rima yang berima. Raining dan pouring tidak berima sempurna. Pouring dan snoring berima. Bed dan head berima. Morning dan snoring berima. Buat kartu dan temukan pasangan yang berima.
Permainan 6: Kata Apa yang Hilang? Tulis lirik di papan tulis dengan beberapa kata hilang. It's raining, it's ____. The old man is ____. He went to bed and bumped his ____. Anak-anak menebak kata-kata yang hilang.
Permainan 7: Lompat Tetes Hujan Potong bentuk tetesan hujan dari kertas biru. Tempatkan mereka di lantai dalam sebuah jalur. Anak-anak melompat dari tetesan hujan ke tetesan hujan. Di setiap tetes, mereka mengucapkan sebuah kata dari rima.
Permainan 8: Kakek Tua Berkata Mainkan seperti Simon Says dengan kakek tua. Kakek Tua berkata mendengkur keras. Kakek Tua berkata membenturkan kepalamu dengan lembut. Kakek Tua berkata berpura-pura tidur. Anak-anak mengikuti hanya jika "Kakek Tua berkata" muncul lebih dulu.
Permainan 9: Laporan Cuaca Berpura-pura menjadi reporter cuaca. Berikan ramalan cuaca. "Hari ini akan hujan dan deras." Gunakan kata-kata dari rima. Ini membangun keterampilan berbicara.
Permainan 10: Teka-Teki Lagu Cetak lirik dan potong menjadi baris-baris terpisah. Campur baris-barisnya. Anak-anak meletakkannya dalam urutan yang benar dari lagu. Ini membangun keterampilan membaca dan mengurutkan.
Permainan 11: Orkestra Rainstick Buat beberapa rainstick. Mainkan mereka bersama-sama sambil menyanyikan lagu. Dengarkan suara hujan. Ini membangun kesadaran musik.
Permainan 12: Benturkan Kepalamu dengan Lembut Ajarkan anak-anak untuk dengan lembut menyentuh kepala mereka saat menyanyikan "membenturkan kepalanya." Lakukan dengan lembut. Tidak ada benturan nyata. Ini menambahkan gerakan ke lagu.
Permainan 13: Diskusi Rutinitas Waktu Tidur Bicarakan tentang rutinitas waktu tidur. Apa yang anak-anak lakukan sebelum tidur? Sikat gigi, membaca cerita, mengucapkan selamat malam. Hubungkan ke kakek tua yang akan tidur.
Permainan 14: Urutkan Pagi atau Malam Buat dua tanda. Pagi dan Malam. Tunjukkan gambar kegiatan. Tidur, makan sarapan, sikat gigi, bermain di luar. Anak-anak mengurutkan menjadi pagi atau malam.
Permainan 15: Buat Bait Baru Dorong anak-anak untuk membuat bait mereka sendiri. "Hujan turun, hujan deras, gadis kecil itu mendengkur. Dia pergi tidur dan membenturkan kepalanya..." Ini membangun kreativitas.
Permainan 16: Berdandan Hari Hujan Siapkan sepatu bot hujan, payung, dan jas hujan. Anak-anak berdandan untuk cuaca hujan. Bicarakan tentang mengapa kita membutuhkan hal-hal ini saat hujan.
Permainan 17: Lompat Genangan Air Potong bentuk genangan air dari kertas biru. Tempatkan mereka di lantai. Anak-anak melompat ke atau ke dalam genangan air sambil bernyanyi. Ini membangun keterampilan motorik.
Permainan 18: Bagan Cuaca Buat bagan cuaca untuk minggu ini. Setiap hari, catat apakah hujan, cerah, berawan. Gunakan kata-kata dari rima untuk menggambarkan cuaca.
Permainan 19: Menggambar Kakek Tua Anak-anak menggambar versi kakek tua mereka sendiri. Di mana dia? Seperti apa dia? Bagikan gambar dan jelaskan menggunakan kata-kata dari rima.
Permainan 20: Permainan Suara Hujan Buat suara hujan yang berbeda. Jepret jari untuk hujan ringan. Tepuk tangan untuk hujan sedang. Tepuk paha untuk hujan lebat. Gunakan suara-suara ini sambil bernyanyi.
Rima anak-anak hujan deras mengubah hari hujan menjadi peluang belajar yang menyenangkan. Anak-anak belajar kata-kata cuaca dan kata kerja aksi. Mereka membayangkan kakek tua yang konyol mendengkur melalui badai.
Setiap kali anak-anak menyanyikan rima ini, mereka melatih kosakata baru. Raining, pouring, snoring, bumping. Mereka belajar tentang urutan peristiwa. Mereka menghubungkan kata-kata dengan tindakan.
Hari hujan tidak harus suram. Dengan rima ini, mereka menjadi menyenangkan dan menyenangkan. Kakek tua mungkin membenturkan kepalanya, tetapi anak-anak tertawa dan belajar.
Teruslah bernyanyi saat hujan. Teruslah membayangkan kakek tua di tempat tidurnya. Belajar bahasa Inggris itu menyenangkan, bahkan di hari hujan.
Selamat bernyanyi dan belajar, semuanya

