Selamat datang di klub obrolan kami. Hari ini kita bertemu Mia dan Leo. Mereka berbicara setiap hari. Senin lalu, Mia memberi tahu Leo sebuah rahasia. Dia mendekat. Dia berbisik pelan. Leo mengangguk. Dia berkata, "Aku sedang diajak bicara oleh Mia." Kemudian, Leo melatih pidato. Dia mengucapkan kata-kata besar dengan keras. Dia berkata, "Aku sedang diucapkan oleh diriku sendiri." Mia merasa didengar. Leo merasa formal. Keduanya menggunakan kata-kata. Lihat perbedaannya? Yang satu adalah percakapan alami. Yang lainnya adalah latihan yang kaku. Mari kita jelajahi alasannya.
Memahami Berbicara dan Diucapkan
Berbicara Berarti Percakapan Santai
Bayangkan sedang diajak bicara saat Anda mengobrol dengan teman. Kata-kata mengalir dengan mudah. Ini adalah berbicara untuk berbagi. Gerakan terasa santai.
Pikirkan tentang sedang diajak bicara saat Anda meminta bantuan. Suara terdengar normal. Ini adalah berbicara untuk meminta. Tindakan itu ramah.
Bayangkan diri Anda sedang diajak bicara saat Anda menceritakan lelucon. Tawa mengikuti. Ini adalah berbicara untuk menghibur. Hati terasa ringan.
Diucapkan Berarti Pengucapan Formal
Sekarang bayangkan sedang diucapkan saat Anda membacakan puisi. Setiap kata jelas. Ini adalah diucapkan untuk tampil. Gerakan terasa kaku.
Pikirkan tentang sedang diucapkan saat Anda memberikan laporan. Suara keras. Ini adalah diucapkan untuk memberi tahu. Tindakan itu serius.
Pikirkan tentang sedang diucapkan saat Anda melatih pengucap lidah. Suara tepat. Ini adalah diucapkan untuk berlatih. Jiwa terasa fokus.
Bagaimana Cara Membedakannya dengan Cepat
Berbicara itu santai. Diucapkan itu formal. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah ini percakapan sehari-hari? Jika ya, sedang berbicara. Apakah ini pengucapan yang hati-hati? Jika ya, sedang diucapkan.
Berbicara itu seperti mengobrol saat makan siang. Diucapkan itu seperti berbicara di atas panggung. Yang satu longgar. Yang lainnya ketat.
Ingat perasaannya. Berbicara terasa nyaman. Diucapkan terasa tertekan. Lihatlah pengaturannya.
Tiga Skenario Kehidupan Nyata
Adegan satu terjadi saat istirahat sekolah. Mia bertanya kepada Leo tentang akhir pekannya. Dia berkata, "Apakah kamu bermain sepak bola?" Leo tersenyum. Dia berkata, "Aku sedang diajak bicara oleh Mia." Kemudian, Leo berdiri di depan kelas. Dia mempresentasikan proyeknya. Dia berkata, "Aku sedang diucapkan oleh audiens." Pertanyaan Mia bersifat santai. Presentasi Leo bersifat formal. Keduanya menggunakan kata-kata. Tapi yang satu adalah obrolan. Yang lainnya adalah pidato.
Adegan dua terjadi saat makan malam di rumah. Ibu bertanya tentang sekolah. Mia menjawab seperti biasa. Dia berkata, "Aku sedang diajak bicara oleh Ibu." Ayah melatih pidato untuk sebuah pesta. Dia berkata, "Aku sedang diucapkan oleh catatanku." Pertanyaan ibu adalah sehari-hari. Pidato ayah sudah dilatih. Keduanya melibatkan berbicara. Tapi yang satu santai. Yang lainnya sudah dilatih.
Adegan tiga terjadi di taman bermain. Mia memanggil Leo untuk bermain. Dia berteriak, "Kemarilah!" Leo berlari. Dia berkata, "Aku sedang diajak bicara oleh Mia." Kemudian, Leo membaca sebuah tanda dengan keras. Dia berkata, "Anjing dilarang masuk." Dia berkata, "Aku sedang diucapkan oleh tanda itu." Panggilan Mia bersifat santai. Bacaan Leo bersifat formal. Keduanya menggunakan suara. Tapi yang satu spontan. Yang lainnya disengaja.
Perhatikan pergeserannya. Percakapan santai dulu. Pidato formal kedua. Pilih frasa Anda berdasarkan suasana hati.
Kesalahan Umum dan Cara Memperbaikinya
Kesalahan satu: Mengatakan "Saya mengucapkan kepada teman saya tentang permainan." Mengapa salah: Berbicara tentang permainan bersifat santai. Alternatif yang benar: "Saya sedang diajak bicara oleh teman saya." Trik memori: Diucapkan untuk pidato. Berbicara untuk obrolan.
Kesalahan dua: Mengatakan "Saya berbicara kepada kelas selama presentasi saya." Mengapa salah: Presentasi membutuhkan kata-kata yang hati-hati. Alternatif yang benar: "Saya sedang diucapkan oleh kelas." Trik memori: Berbicara untuk sehari-hari. Diucapkan untuk formal.
Kesalahan tiga: Mengatakan "Dia mengucapkan kepada ibunya tentang makan malam." Mengapa salah: Bertanya kepada ibu bersifat santai. Alternatif yang benar: "Dia sedang diajak bicara oleh ibunya." Trik memori: Diucapkan terdengar kaku. Berbicara terdengar alami.
Kesalahan empat: Mengatakan "Dia berbicara kepada mikrofon di pertemuan." Mengapa salah: Pertemuan membutuhkan pengucapan yang jelas. Alternatif yang benar: "Dia sedang diucapkan oleh audiens." Trik memori: Berbicara itu longgar. Diucapkan itu tepat.
Trik memori: Pikirkan tentang telepon. Sedang berbicara adalah panggilan biasa. Sedang diucapkan adalah pesan yang direkam. Otak Anda tahu perbedaannya.
Aktivitas Menyenangkan untuk Menguasai Kata-Kata Ini
Aktivitas satu adalah pertukaran kata. Saya mengucapkan sebuah kalimat. Anda memilih kata yang tepat. Siap?
Kalimat satu: "Guru saya ______ kepada kelas tentang aturan." (berbicara/diucapkan) Jawaban: diucapkan.
Kalimat dua: "Saya ______ kepada sahabat saya tentang hari saya." (berbicara/diucapkan) Jawaban: berbicara.
Kalimat tiga: "Kepala sekolah ______ kepada kami melalui pengeras suara." (berbicara/diucapkan) Jawaban: diucapkan.
Kalimat empat: "Saya ______ kepada saudara perempuan saya saat kami berjalan." (berbicara/diucapkan) Jawaban: berbicara.
Aktivitas dua adalah teater mini. Dua adegan. Adegan A: Berbicara. A berkata, "Saya diajak bicara oleh teman saya." Adegan B: Diucapkan. A berkata, "Saya diucapkan oleh naskah saya." Bertindaklah dengan perasaan.
Aktivitas tiga adalah temukan yang ganjil. Kalimat mana yang terdengar lucu? "Saya mengucapkan kepada ibu saya tentang pekerjaan rumah saya." Mengapa? Pembicaraan pekerjaan rumah bersifat santai. Seharusnya berbicara.
Aktivitas empat adalah membuat kalimat. Gunakan berbicara untuk percakapan santai. Contoh: "Saya diajak bicara oleh tetangga saya." Gunakan diucapkan untuk pidato formal. Contoh: "Saya diucapkan oleh penyiar."
Tantangan bonus: Jika Anda mengobrol dengan seorang teman, katakan "Saya sedang diajak bicara." Jika Anda berpidato, katakan "Saya sedang diucapkan." Berlatih dengan seorang teman.
Game-game ini melatih otak Anda. Anda akan memilih kata yang tepat secara alami. Mainkan dengan teman hari ini.
Rima Mudah untuk Diingat Selamanya
Obrolan mengalir bebas, itu sedang berbicara. Panggung terdengar kaku, itu sedang diucapkan. Teman berbicara bebas, diajak bicara. Mik membutuhkan kejelasan, diucapkan untuk dilihat. Santai dan hangat, berbicara seperti itu. Fokus dan tajam, diucapkan untuk tetap. Hati terasa mudah, berbicara dengan hati-hati. Hati terasa siap, diucapkan untuk berbagi.
Bertepuk tangan dan nyanyikan rima ini. Segera ia hidup dalam ingatan Anda. Tidak ada lagi kesalahan.
Tugas Pekerjaan Rumah Anda Minggu Ini
Pilih salah satu tugas di bawah ini. Tulis atau gambar jawaban Anda. Bagikan besok.
Tugas satu: Jurnal bicara. Siapkan buku catatan kecil. Gambarlah tiga gambar. Pertama: Sedang diajak bicara oleh seorang teman. Kedua: Sedang diucapkan oleh seorang guru. Ketiga: Keduanya menunjukkan kata-kata. Tulis kalimat di bawah masing-masing. Contoh: "Saya diajak bicara oleh Mia. Saya diucapkan oleh Bapak Lee. Keduanya menggunakan suara."
Tugas dua: Versi bermain peran. Dengan orang tua, mainkan "Bicara Bicara." Anda berkata, "Saya sedang diajak bicara oleh Anda." Orang tua berkata, "Saya sedang diucapkan oleh bos saya." Tukar peran. Berlatih menggunakan frasa dengan benar.
Tugas tiga: Versi berbagi. Besok di kelas, beri tahu teman sebangku Anda: "Saya diajak bicara kemarin. Saya diucapkan hari ini. Bagaimana denganmu?" Dengarkan contoh mereka.
Bawa pekerjaan Anda ke kelas. Kami akan menggantung gambar terbaik. Semua orang berbagi kalimat mereka.
Tantangan Mingguan Latihan Hidup
Selesaikan satu tantangan. Tunjukkan buktinya kepada guru atau orang tua Anda.
Tantangan A: Rutinitas pagi. Berbicara saat Anda mengobrol dengan saudara kandung. Diucapkan saat Anda membaca tanda dengan keras. Katakan, "Saya diajak bicara oleh saudara perempuan saya. Saya diucapkan oleh rambu berhenti." Rasakan perbedaannya. Ambil foto Anda sedang berbicara.
Tantangan B: Pahlawan waktu bermain. Berbicara saat Anda membahas strategi permainan. Diucapkan saat Anda mengumumkan pemenangnya. Tempatkan mereka berdampingan. Beri label dengan benar. Tunjukkan kepada teman Anda.
Tantangan C: Sudut baca. Berbicara dalam sebuah cerita tentang obrolan. Diucapkan dalam sebuah cerita tentang pidato. Gunakan mereka selama waktu cerita. Ceritakan versi Anda kepada saudara kandung.
Tantangan D: Kesenangan seni. Berbicara untuk menggambar dua anak berbicara. Diucapkan untuk menggambar seseorang di podium. Buatlah sebuah gambar. Gantung di kulkas.
Lakukan setidaknya satu tantangan. Tersenyumlah saat Anda menggunakan frasa yang tepat. Anda semakin pintar setiap hari. Terus jelajahi kata-kata. Kerja bagus hari ini.

