Apa Arti Ungkapan-ungkapan Ini?
“Itu terbang” dan “itu di udara” sama-sama menggambarkan sesuatu yang berada di atas tanah dan bergerak di langit. Mereka memberi tahu seseorang bahwa suatu benda tidak berada di tanah dan sedang bergerak atau tetap berada di atas. Anak-anak mengucapkan kata-kata ini tentang burung, pesawat terbang, balon, atau serangga. Keduanya menggambarkan benda-benda di udara.
“Itu terbang” berarti benda tersebut bergerak di udara menggunakan sayap atau kekuatan. Seorang anak mengatakannya ketika seekor burung mengepakkan sayapnya. Itu berfokus pada tindakan.
“Itu di udara” berarti benda tersebut saat ini berada di atas tanah, belum tentu bergerak. Seorang anak mengatakannya ketika sebuah balon mengambang. Itu berfokus pada lokasi.
Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya mengatakan “tidak di tanah.” Keduanya menggambarkan udara. Tapi yang satu tentang gerakan aktif sementara yang satu tentang posisi.
Apa Perbedaannya?
Yang satu tentang gerakan. Yang satu tentang posisi. “Itu terbang” berarti benda tersebut bergerak aktif di udara, biasanya dengan sayap atau mesin. Seekor burung, pesawat terbang, layang-layang. Itu menyiratkan tindakan.
“Itu di udara” berarti benda tersebut tergantung atau terletak di atas tanah. Bisa diam atau bergerak. Daun yang mengambang, drone yang melayang-layang, sebutir debu. Ini tentang lokasi.
Pikirkan seekor burung yang melayang. “Itu terbang” tepat. Gelembung sabun yang mengambang. “Itu di udara” lebih cocok. Yang satu untuk gerakan aktif. Yang satu untuk lokasi.
Yang satu untuk makhluk dan mesin yang bisa terbang. Yang lainnya untuk benda apa pun di atas tanah. “Terbang” untuk pesawat terbang. “Di udara” untuk balon. Gunakan yang pertama untuk tindakan. Gunakan yang kedua untuk posisi.
Juga, “terbang” menunjukkan benda tersebut mengendalikan gerakannya. Pesawat kertas sedang terbang. Daun yang jatuh tidak terbang; itu di udara.
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing?
Gunakan “itu terbang” untuk gerakan udara yang aktif dan terkendali. Gunakan untuk burung, pesawat terbang, serangga, dan layang-layang. Gunakan saat benda tersebut mendorong dirinya sendiri. Itu cocok dengan pembicaraan tindakan.
Contoh di rumah: “Lihat! Burung itu terbang.” “Pesawat terbang itu terbang tinggi.” “Kupu-kupu itu terbang dari bunga ke bunga.”
Gunakan “itu di udara” untuk benda apa pun yang tergantung. Gunakan untuk balon, gelembung, debu, atau biji yang mengambang. Gunakan untuk lokasi, bukan tindakan. Itu cocok dengan pembicaraan posisi.
Contoh untuk lokasi: “Balon itu di udara.” “Ada bulu di udara.” “Asapnya ada di udara.”
Anak-anak dapat menggunakan keduanya. “Terbang” untuk tindakan. “Di udara” untuk lokasi. Keduanya menggambarkan langit.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Itu terbang: “Itu terbang. Itu sangat tinggi.” “Elang itu terbang di atas gunung.” “Lihat, sebuah pesawat terbang sedang terbang.”
Itu di udara: “Gelembung-gelembung itu di udara.” “Ada daun di udara.” “Bau kue ada di udara.”
Perhatikan “terbang” adalah untuk bergerak dengan kendali. “Di udara” adalah untuk lokasi. Anak-anak mempelajari keduanya. Yang satu untuk tindakan. Yang satu untuk tempat.
Orang tua dapat menggunakan keduanya. Seekor burung: “itu terbang.” Sebuah balon: “itu di udara.” Anak-anak mempelajari deskripsi yang berbeda.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Beberapa anak mengatakan “terbang” untuk daun yang mengambang. Daun tidak terbang; itu melayang. Katakan “jatuh” atau “mengambang.” Simpan “terbang” untuk hal-hal yang memberi daya pada penerbangannya.
Salah: “Daun itu terbang.” Lebih baik: “Daun itu mengambang di udara.”
Kesalahan lain: mengatakan “di udara” untuk burung di tengah kepakan sayap. Itu benar, tetapi “terbang” lebih tepat. Ketika burung mengepakkan sayapnya, katakan “terbang.” Ketika meluncur, keduanya berfungsi.
Salah: “Burung itu di udara.” (tidak salah, tapi samar) Lebih baik: “Burung itu terbang.”
Beberapa pelajar berpikir “di udara” berarti hanya di luar ruangan. Asap juga bisa berada di udara di dalam ruangan. “Di udara” berarti tidak menyentuh tanah. Itu berfungsi di mana saja.
Juga hindari mengatakan “terbang” untuk hal-hal yang dilempar. Sebuah bola dilempar, tidak terbang. Simpan “terbang” untuk hal-hal yang tetap berada di atas dengan sendirinya.
Tips Memori Mudah Pikirkan “terbang” sebagai sayap yang mengepak. Seekor burung. Sebuah pesawat terbang. Aktif. Untuk gerakan.
Pikirkan “di udara” sebagai gelembung yang mengambang. Diam atau melayang. Lokasi. Untuk posisi.
Trik lain: ingat kontrolnya. “Terbang” = mengontrol gerakan sendiri. “Di udara” = hanya terletak di sana. Kontrol mendapatkan “terbang.” Lokasi mendapatkan “di udara.”
Orang tua dapat mengatakan: “Terbang untuk sayap. Udara untuk benda yang mengambang.”
Berlatih di rumah. Burung: “itu terbang.” Balon: “itu di udara.”
Waktu Latihan Cepat Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.
Seorang anak mengamati burung camar mengepakkan sayapnya di atas laut. a) “Itu di udara.” b) “Itu terbang.”
Seorang anak mengamati balon helium yang telah mengambang ke langit-langit dan tetap di sana. a) “Itu terbang.” b) “Itu di udara.”
Jawaban: 1 – b. Seekor burung mengepakkan sayap dan bergerak secara aktif cocok dengan “terbang.” 2 – b. Sebuah balon yang melayang di langit-langit cocok dengan lokasi “di udara.”
Isi bagian yang kosong: “Ketika saya melihat sebuah helikopter bergerak melintasi langit, saya mengatakan ______.” (“Itu terbang” adalah pilihan yang berfokus pada tindakan, gerakan terkontrol.)
Satu lagi: “Ketika saya melihat partikel debu mengambang dalam seberkas sinar matahari, saya mengatakan mereka ______.” (“Di udara” cocok dengan deskripsi yang berfokus pada lokasi, diam atau melayang.)
Langit penuh dengan gerakan. “Itu terbang” merayakan tindakan. “Itu di udara” memperhatikan lokasi. Ajarkan anak Anda keduanya. Seorang anak yang mempelajari keduanya melihat dunia di atas dengan takjub.
Ringkasan “Itu terbang” menggambarkan gerakan aktif dan terkontrol melalui udara, seperti burung, pesawat terbang, atau serangga. “Itu di udara” menggambarkan lokasi benda apa pun yang tergantung di atas tanah, baik bergerak maupun diam. Gunakan “itu terbang” untuk burung, pesawat terbang, dan layang-layang. Gunakan “itu di udara” untuk balon, gelembung, bulu, dan debu. Kedua frasa tersebut menggambarkan hal-hal yang tidak berada di tanah. Seorang anak yang mempelajari keduanya dapat memberi tahu Anda apakah sesuatu terbang tinggi atau hanya mengambang.

