Saat Anak Meraih Sesuatu, Haruskah Anda Mengatakan “Selamat” atau “Bagus Sekali”?

Saat Anak Meraih Sesuatu, Haruskah Anda Mengatakan “Selamat” atau “Bagus Sekali”?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Arti dari Kedua Ungkapan Ini?

“Selamat” dan “bagus sekali” sama-sama merayakan kesuksesan atau pencapaian. Keduanya memberi tahu seseorang bahwa Anda mengakui dan menghargai apa yang telah mereka capai. Anak-anak mendengar kata-kata ini setelah menang, lulus, atau menyelesaikan sesuatu yang sulit. Keduanya membangun kebanggaan dan kegembiraan.

“Selamat” berarti saya senang atas kesuksesanmu. Itu umum untuk acara-acara besar. Orang tua mengatakannya ketika seorang anak memenangkan penghargaan. Rasanya seperti perayaan.

“Bagus sekali” berarti Anda melakukan tugas itu dengan sangat baik. Itu berfokus pada upaya dan pelaksanaan. Orang tua mengatakannya ketika seorang anak menyelesaikan teka-teki yang sulit. Rasanya seperti anggukan bangga.

Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya mengatakan “kamu melakukan sesuatu yang baik.” Keduanya membuat seorang anak merasa diperhatikan. Tetapi yang satu untuk kemenangan besar sementara yang satu untuk kesuksesan sehari-hari.

Apa Perbedaannya?

Yang satu untuk pencapaian besar. Yang satu untuk keunggulan sehari-hari. “Selamat” paling cocok untuk acara seperti menang, lulus, atau penghargaan. Rasanya seperti kata pesta. Itu besar dan menyenangkan.

“Bagus sekali” cocok untuk hampir semua kesuksesan. Ruangan yang bersih. Nilai yang bagus. Teka-teki yang sulit. Itu spesifik untuk tindakannya. Rasanya seperti tos.

Pikirkan seorang anak memenangkan lomba mengeja. “Selamat” sangat cocok. “Bagus sekali” juga berhasil, tetapi terasa kurang meriah. Yang satu cocok dengan momen besar. Yang satu untuk usahanya.

Yang satu untuk hasilnya. Yang lainnya untuk kinerjanya. “Selamat” merayakan kemenangan itu sendiri. “Bagus sekali” memuji bagaimana Anda melakukannya. Keduanya luar biasa. Yang satu untuk piala. Yang satu untuk pekerjaan.

Juga, “selamat” tidak pernah digunakan untuk hal-hal kecil. Anda tidak mengatakan “selamat” karena mengikat tali sepatu. “Bagus sekali” cocok untuk mengikat tali sepatu. Cocokkan frasa dengan ukuran pencapaian.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?

Gunakan “selamat” untuk kesuksesan besar. Gunakan untuk menang, lulus, ulang tahun, atau penghargaan besar. Gunakan ketika pencapaian adalah tonggak yang jelas. Itu cocok dengan momen perayaan.

Contoh di rumah: “Selamat atas kemenanganmu di pameran sains.” “Selamat atas kelulusanmu.” “Selamat! Kamu harus sangat bangga.”

Gunakan “bagus sekali” untuk kesuksesan dan tugas sehari-hari. Gunakan untuk nilai yang bagus, ruangan yang bersih, kerja keras, dan usaha. Gunakan ketika Anda ingin memuji kualitas pekerjaan. Itu cocok dengan momen sehari-hari.

Contoh pujian sehari-hari: “Bagus sekali pada tes ejaanmu.” “Bagus sekali membersihkan kamarmu dengan begitu cepat.” “Bagus sekali. Kamu terus mencoba bahkan ketika itu sulit.”

Anak-anak membutuhkan keduanya. “Selamat” untuk kemenangan besar. “Bagus sekali” untuk kemenangan sehari-hari. Yang satu melempar konfeti. Yang satu memberikan senyuman bangga.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak

Selamat: “Selamat karena menjadi ketua kelas.” “Selamat! Kamu mendapatkan piala itu.” “Selamat atas hasil tempat pertama Anda.”

Bagus sekali: “Bagus sekali pada laporan buku Anda.” “Bagus sekali. Kamu berbagi mainanmu dengan sangat baik.” “Bagus sekali. Saya melihat betapa kerasnya kamu berusaha.”

Perhatikan “selamat” terasa seperti balon yang naik. “Bagus sekali” terasa seperti jabat tangan yang kuat. Yang satu untuk panggung. Yang satu untuk sehari-hari. Keduanya membangun anak yang percaya diri.

Orang tua dapat menggunakan keduanya. Kemenangan besar: “selamat.” Usaha sehari-hari: “bagus sekali.” Anak-anak mempelajari skala pujian.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Beberapa anak mengatakan “selamat” untuk hal-hal kecil. Itu terdengar konyol. Mengikat sepatu bukanlah momen selamat. Simpan “selamat” untuk tonggak sejarah yang nyata.

Salah: “Selamat karena memakai kaus kakimu.” Benar: “Bagus sekali memakai kaus kakimu.”

Kesalahan lain: mengatakan “bagus sekali” untuk kemenangan besar. “Bagus sekali” baik-baik saja, tetapi melewatkan perasaan pesta. Untuk memenangkan kejuaraan, katakan “selamat” terlebih dahulu. Kemudian tambahkan “bagus sekali” untuk usahanya.

Salah: “Bagus sekali memenangkan pertandingan.” (hanya) Benar: “Selamat! Kamu bermain sangat baik.”

Beberapa pelajar lupa untuk mengatakan alasannya. “Selamat atas apa?” anak itu mungkin bertanya. Tambahkan alasannya. “Selamat atas pameran senimu.” Pujian khusus mengajarkan anak apa yang telah mereka lakukan dengan benar.

Juga hindari mengatakan “selamat” dengan suara datar. Katakan seolah-olah Anda bersungguh-sungguh. “Selamat” yang datar terasa seperti tidak ada apa-apa. Cocokkan suara Anda dengan kegembiraan Anda.

Tips Memori Mudah

Pikirkan “selamat” sebagai karangan balon. Berwarna-warni. Mengambang. Meriah. Untuk momen-momen besar dan panggung. Meriah dan cerah.

Pikirkan “bagus sekali” sebagai bintang emas di atas kertas. Kecil. Spesifik. Diperoleh. Untuk tugas dan usaha sehari-hari. Bangga dan mantap.

Trik lain: ingat ukurannya. “Selamat” memiliki lima suku kata besar. “Bagus sekali” memiliki dua suku kata pendek. Acara besar mendapatkan kata besar. Kemenangan kecil mendapatkan frasa kecil.

Orang tua dapat mengatakan: “Selamat untuk panggung. Bagus sekali untuk halaman.” Itu berarti penghargaan dan upacara mendapatkan “selamat.” Pekerjaan rumah dan tugas mendapatkan “bagus sekali.”

Berlatih di rumah. Anak memenangkan kontes: “selamat.” Anak menyelesaikan lembar kerja matematika: “bagus sekali.”

Dua ukuran pujian. Keduanya dari cinta.

Latihan Cepat

Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.

Anak Anda memenangkan tempat pertama dalam kompetisi seni di seluruh sekolah. a) “Bagus sekali dalam kompetisi seni.” b) “Selamat! Lukisanmu indah.”

Anak Anda membereskan semua mainannya tanpa diminta. a) “Selamat karena membersihkan.” b) “Bagus sekali membersihkan. Terima kasih sudah membantu.”

Jawaban: 1 – b. Kemenangan sekolah besar cocok dengan “selamat.” 2 – b. Tugas sehari-hari cocok dengan “bagus sekali” yang membanggakan.

Isi bagian yang kosong: “Ketika anak saya lulus dari taman kanak-kanak, saya mengatakan ______.” (“Selamat” cocok dengan perayaan tonggak sejarah ini.)

Satu lagi: “Ketika anak saya menyelesaikan teka-teki yang sulit, saya mengatakan ______.” (“Bagus sekali” cocok dengan pencapaian spesifik berbasis usaha.)

Pujian membentuk anak-anak. “Selamat” merayakan momen-momen besar yang akan mereka ingat selamanya. “Bagus sekali” merayakan momen-momen kecil yang membangun karakter setiap hari. Berikan kedua hadiah secara bebas.

Ringkasan

“Selamat” merayakan pencapaian dan tonggak sejarah besar. “Bagus sekali” memuji usaha yang sangat baik dan kesuksesan sehari-hari. Gunakan “selamat” untuk kemenangan, penghargaan, dan kelulusan. Gunakan “bagus sekali” untuk tugas, kerja keras, dan nilai yang bagus. Kedua frasa membangun anak-anak yang percaya diri. Yang satu mengadakan pesta. Yang satu memberikan pelukan. Keduanya mengatakan “Saya melihatmu. Saya bangga.”