Ketika Seorang Anak Menceritakan Sebuah Cerita, Haruskah Mereka Mengatakan “Kemarin” atau “Hari Sebelumnya” untuk Menggambarkan Kapan Sesuatu Terjadi?

Ketika Seorang Anak Menceritakan Sebuah Cerita, Haruskah Mereka Mengatakan “Kemarin” atau “Hari Sebelumnya” untuk Menggambarkan Kapan Sesuatu Terjadi?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Arti Ungkapan Ini? “Kemarin” dan “hari sebelumnya” keduanya berarti hari sebelum hari ini. Mereka memberi tahu seseorang bahwa suatu peristiwa terjadi satu hari di masa lalu. Anak-anak mendengar kata-kata ini ketika mengingat peristiwa, menceritakan kisah, atau menjawab pertanyaan. Keduanya mengacu pada masa lalu.

“Kemarin” adalah kata umum sehari-hari untuk hari sebelum hari ini. Seorang anak mengatakannya ketika berbicara tentang apa yang mereka lakukan. Singkat dan alami.

“Hari sebelumnya” berarti hal yang sama, tetapi sering digunakan dalam cerita atau ketika mengacu pada hari sebelum hari tertentu lainnya. Hal ini kurang umum dalam ucapan langsung tentang “hari ini.” Lebih berguna dalam narasi.

Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya berarti “satu hari yang lalu.” Keduanya menjawab “kapan itu terjadi?” Tetapi yang satu untuk percakapan sehari-hari sementara yang lain untuk urutan bercerita.

Apa Perbedaannya? Yang satu adalah kata standar sehari-hari. Yang satu digunakan dalam cerita atau untuk kejelasan dalam urutan. “Kemarin” adalah apa yang Anda katakan kepada keluarga dan teman Anda. Sederhana dan langsung. Anak-anak mempelajarinya terlebih dahulu.

“Hari sebelumnya” digunakan ketika Anda sudah berbicara tentang hari tertentu. Sebagai contoh: “Kami pergi ke pantai pada hari Selasa. Hari sebelumnya, kami mengemasi tas kami.” Ini mengacu pada hari sebelum hari tertentu, belum tentu sebelum hari ini.

Pikirkan seorang anak yang menggambarkan apa yang mereka makan. “Saya makan pizza kemarin” sudah benar. “Saya makan pizza hari sebelumnya” akan membingungkan karena Anda belum menyebutkan hari mulai. Yang satu jelas. Yang satu samar untuk kalimat sederhana.

Yang satu untuk “hari sebelum hari ini.” Yang lainnya untuk “hari sebelum hari yang berbeda.” “Kemarin” = dari sekarang. “Hari sebelumnya” = dari hari yang sudah disebutkan. Gunakan yang pertama untuk saat ini. Gunakan yang kedua untuk cerita.

Juga, “hari sebelumnya” jarang digunakan untuk hari sebelum hari ini dalam percakapan. Kedengarannya seperti seorang narator. Untuk anak-anak, gunakan “kemarin.”

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “kemarin” untuk hari sebelum hari ini. Gunakan itu untuk mengingat kegiatan, acara sekolah, atau makanan. Gunakan itu dalam percakapan sehari-hari. Cocok untuk percakapan sehari-hari.

Contoh di rumah: “Kemarin, kami pergi ke taman.” “Saya menyelesaikan pekerjaan rumah saya kemarin.” “Apa yang kamu makan kemarin?”

Gunakan “hari sebelumnya” untuk bercerita atau ketika mengacu pada hari sebelum hari tertentu. Gunakan itu dalam narasi atau cerita tertulis. Gunakan itu untuk memperjelas urutan. Cocok untuk percakapan naratif.

Contoh untuk cerita: “Kami tiba pada hari Jumat. Hari sebelumnya, kami mengemasi koper kami.” “Dia mengikuti ujian pada hari Rabu. Hari sebelumnya, dia belajar sepanjang malam.” “Hari sebelum pesta, kami mendekorasi rumah.”

Anak-anak dapat menggunakan keduanya. “Kemarin” untuk percakapan sehari-hari. “Hari sebelumnya” untuk cerita. Keduanya benar.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Kemarin: “Kemarin adalah hari ulang tahun teman saya.” “Saya melihat pelangi kemarin.” “Kemarin, saya bermain dengan balok saya.”

Hari sebelumnya: “Kami berkemah pada hari Sabtu. Hari sebelumnya, kami membeli makanan.” “Hari sebelum ulang tahun saya, saya sangat bersemangat.” “Ujian saya pada hari Kamis. Hari sebelumnya, saya berlatih.”

Perhatikan “kemarin” untuk rencana masa lalu yang nyata. “Hari sebelumnya” untuk urutan bercerita. Anak-anak mempelajari keduanya. Satu untuk kehidupan. Satu untuk cerita.

Orang tua dapat menggunakan keduanya. Mengingat: “kemarin.” Membaca buku: “hari sebelumnya.” Anak-anak mempelajari konteks yang berbeda.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Beberapa anak mengatakan “hari sebelumnya” ketika mereka bermaksud “kemarin.” Itu bisa membingungkan pendengar. Jika Anda bermaksud hari sebelum hari ini, katakan “kemarin.” Simpan “hari sebelumnya” untuk cerita.

Salah: “Saya melihatmu hari sebelumnya.” (tanpa hari rujukan) Lebih baik: “Saya melihatmu kemarin.”

Kesalahan lain: menggunakan “kemarin” untuk hari sebelum hari yang berbeda. Jika Anda menceritakan sebuah cerita, “kemarin” akan salah kecuali cerita itu terjadi “hari ini.”

Salah: “Kami pergi ke toko. Kemarin kami pergi ke taman.” (dalam cerita yang berlatar belakang masa lalu) Benar: “Kami pergi ke toko. Hari sebelumnya, kami pergi ke taman.” (jika itu urutannya)

Beberapa pelajar berpikir “hari sebelumnya” lebih sopan. Tidak. Itu hanya untuk urutan. Kesopanan ada pada nada, bukan pilihan kata.

Juga hindari mengatakan “kemarin” untuk hari apa pun di masa lalu. “Kemarin” berarti tepat satu hari yang lalu. Untuk lebih lama lagi, katakan “minggu lalu” atau “pada hari Senin.” Bersikaplah tepat.

Tips Memori yang Mudah Pikirkan “kemarin” sebagai kalender yang dibalik satu halaman ke belakang. Dari sekarang. Langsung.

Pikirkan “hari sebelumnya” sebagai panah yang menunjuk dari satu hari kembali ke hari lain dalam sebuah cerita. Berurutan. Naratif.

Trik lain: ingat titik awalnya. “Kemarin” dimulai dari hari ini. “Hari sebelumnya” dimulai dari hari lain. Dari hari ini dapatkan “kemarin.” Dari hari lain dapatkan “hari sebelumnya.”

Orang tua dapat mengatakan: “Kemarin untuk mengingat. Hari sebelumnya untuk cerita yang mendebarkan.”

Berlatih di rumah. Mengingat kemarin: “kemarin.” Menceritakan sebuah cerita: “hari sebelumnya.”

Waktu Latihan Cepat Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.

Seorang anak memberi tahu orang tua tentang acara menyenangkan yang terjadi satu hari yang lalu. a) “Hari sebelumnya, kami makan es krim.” b) “Kemarin, kami makan es krim.”

Seorang anak menceritakan sebuah cerita tentang perjalanan berkemah. Mereka mendirikan tenda pada hari Sabtu. Kemudian mereka berbicara tentang hari Jumat. a) “Kemarin, kami berkemas.” b) “Hari sebelumnya, kami berkemas.”

Jawaban: 1 – b. Mengingat hari sebelum hari ini cocok dengan “kemarin” yang langsung. 2 – b. Urutan cerita tentang hari sebelum hari tertentu cocok dengan naratif “hari sebelumnya.”

Isi bagian yang kosong: “Ketika saya berbicara tentang apa yang saya lakukan satu hari yang lalu, saya mengatakan ______.” (“Kemarin” adalah pilihan alami, langsung, sehari-hari.)

Satu lagi: “Ketika saya menceritakan sebuah cerita yang dimulai pada hari Selasa dan kemudian saya berbicara tentang hari Senin, saya mengatakan ______.” (“Hari sebelumnya” cocok dengan bahasa urutan, naratif, bercerita.)

Setiap kemarin menyimpan sebuah kenangan. “Kemarin” untuk berbagi. “Hari sebelumnya” untuk pengurutan. Ajarkan anak Anda keduanya. Seorang anak yang mempelajari keduanya dapat menceritakan harinya dan menceritakan sebuah kisah.