Apa Arti dari Kedua Ungkapan Ini?
“Rusak” dan “cacat” keduanya berarti sesuatu tidak lagi dalam kondisi baik.
Keduanya memberi tahu seseorang bahwa suatu benda telah rusak atau telah berhenti berfungsi dengan benar.
Anak-anak mengucapkan kata-kata ini ketika mainan retak, alat patah, atau piring pecah.
Keduanya meminta bantuan.
“Rusak” berarti benda itu tidak lagi berfungsi atau hancur berkeping-keping.
Ini langsung dan final.
Seorang anak mengatakannya ketika roda lepas dari mobil mainan.
Ini adalah kata sehari-hari.
“Cacat” berarti benda itu telah rusak, tetapi mungkin masih berfungsi.
Ini lebih lembut dan tidak terlalu final.
Orang dewasa mengatakannya tentang meja yang tergores atau mobil yang penyok.
Ini lebih formal.
Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa.
Keduanya mengatakan “ada sesuatu yang salah dengan benda ini.”
Keduanya membutuhkan perbaikan.
Tetapi yang satu untuk barang yang tidak berfungsi sementara yang satu untuk barang yang rusak secara kosmetik.
Apa Perbedaannya?
Yang satu untuk barang yang tidak berfungsi, rusak. Yang satu untuk barang yang rusak tetapi mungkin masih berfungsi.
“Rusak” berarti benda itu tidak lagi berfungsi atau hancur berkeping-keping.
Telepon dengan layar retak yang masih berfungsi adalah cacat, bukan rusak.
Telepon yang tidak mau menyala adalah rusak.
“Cacat” berarti benda itu memiliki cacat tetapi mungkin masih berfungsi.
Mainan yang tergores, buku yang tertekuk, cangkir yang pecah.
Ini adalah kata yang kurang parah.
Ini lebih formal.
Pikirkan seorang anak dengan mobil mainan.
Roda lepas. “Rusak” sudah tepat.
Mobil itu memiliki goresan. “Cacat” sudah tepat.
Yang satu untuk fungsi. Yang satu untuk penampilan.
Yang satu untuk anak-anak. Yang lainnya untuk orang dewasa.
“Rusak” adalah apa yang dikatakan anak-anak.
“Cacat” adalah apa yang dikatakan orang dewasa kepada perusahaan asuransi.
Gunakan yang pertama untuk di rumah. Gunakan yang kedua untuk pembicaraan formal.
Juga, “cacat” dapat menggambarkan reputasi seseorang.
“Rusak” dapat menggambarkan semangat seseorang.
Keduanya dapat digunakan untuk perasaan, tetapi untuk benda, tetaplah dengan aturan di atas.
Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?
Gunakan “rusak” untuk saat suatu benda tidak lagi berfungsi.
Gunakan untuk mainan yang patah, layar retak yang tidak berfungsi, atau piring yang pecah.
Gunakan sebagai laporan masalah yang jelas.
Itu cocok dengan kegagalan fungsional.
Contoh di rumah:
“Mainannya rusak. Rodanya patah.”
“Arloji saya rusak. Tidak akan menunjukkan waktu.”
“Gelasnya pecah. Hancur berkeping-keping.”
Gunakan “cacat” untuk kerusakan kosmetik atau cedera ringan.
Gunakan untuk goresan, penyok, noda, atau serpihan di mana benda itu masih berfungsi.
Gunakan untuk menjadi tepat.
Itu cocok dengan kerusakan kecil.
Contoh untuk penampilan:
“Kotaknya cacat. Ada penyok.”
“Sampul bukunya cacat. Ada robekan.”
“Mobilnya cacat. Ada goresan di pintunya.”
Anak-anak dapat menggunakan keduanya.
“Rusak” untuk barang yang tidak berfungsi.
“Cacat” untuk barang yang tergores atau penyok.
Keduanya membantu orang tua memahami.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak
Rusak:
“Resletingnya rusak. Tidak mau menutup.”
“Saya menjatuhkan cangkirnya. Rusak.”
“Remote-nya rusak. Tombolnya tidak berfungsi.”
Cacat:
“Kotak puzzle-nya cacat. Ada robekan.”
“Buku saya cacat. Sudutnya bengkok.”
“Wajah bonekanya cacat. Ada goresan kecil.”
Perhatikan “rusak” berarti tidak berfungsi.
“Cacat” berarti terlihat rusak tetapi mungkin masih berfungsi.
Anak-anak mempelajari keduanya.
Yang satu untuk fungsi. Yang satu untuk penampilan.
Orang tua dapat menggunakan keduanya.
Mainan patah: “rusak.”
Meja tergores: “cacat.”
Anak-anak mempelajari perbedaannya.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Beberapa anak mengatakan “cacat” untuk mainan yang benar-benar rusak.
Itu tidak salah, tetapi kurang jelas.
Jika tidak berfungsi, katakan “rusak.”
Kerusakan dapat diperbaiki. Rusak lebih buruk.
Salah: “Mainannya cacat” (roda lepas, tidak mau menggelinding).
Lebih baik: “Mainannya rusak. Rodanya lepas.”
Kesalahan lain: mengatakan “rusak” untuk goresan kecil.
Itu adalah sebuah eksagerasi.
Goresan adalah kerusakan. Retakan yang membelah benda itu rusak.
Bersikaplah akurat.
Salah: “Mejanya rusak” (goresan kecil).
Benar: “Mejanya cacat. Ada goresan.”
Beberapa pelajar lupa bahwa “rusak” berarti perlu diperbaiki atau diganti.
“Cacat” mungkin hanya perlu dibersihkan atau ditutupi.
Ajarkan perbedaan keparahannya.
Juga hindari menyembunyikan kerusakan.
Jika Anda merusak sesuatu, katakanlah.
Menyembunyikan membuatnya lebih buruk.
Kejujuran adalah perbaikan terbaik.
Tips Memori Mudah
Pikirkan “rusak” sebagai pensil yang patah.
Dua potong. Tidak ada tulisan.
Selesai.
Untuk barang yang tidak berfungsi.
Pikirkan “cacat” sebagai sudut buku yang bengkok.
Buku itu masih bisa dibaca.
Sedikit terluka.
Untuk kerusakan kecil.
Trik lain: ingat fungsinya.
“Rusak” = tidak berfungsi.
“Cacat” = terlihat buruk tetapi berfungsi.
Tidak ada pekerjaan yang menjadi “rusak.”
Terlihat buruk menjadi “cacat.”
Orang tua dapat mengatakan:
“Rusak untuk patah. Cacat untuk sedikit goresan.”
Itu berarti tidak berfungsi menjadi “rusak.”
Kerusakan kosmetik menjadi “cacat.”
Berlatih di rumah.
Mainan patah: “rusak.”
Meja tergores: “cacat.”
Dua masalah berbeda.
Waktu Latihan Cepat
Mari kita coba latihan kecil.
Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.
Seorang anak menjatuhkan piring. Pecah menjadi tiga bagian. Tidak bisa menampung makanan.
a) “Piringnya cacat.”
b) “Piringnya rusak.”
Seorang anak menggores cat pada mobil mainan. Mobil itu masih menggelinding dan berfungsi dengan baik.
a) “Mobilnya rusak.”
b) “Mobilnya cacat. Ada goresan.”
Jawaban:
1 – b. Piring hancur berkeping-keping yang tidak dapat digunakan cocok dengan “rusak.”
2 – b. Goresan yang tidak memengaruhi fungsi cocok dengan “cacat.”
Isi bagian yang kosong:
“Ketika radio saya berhenti mengeluarkan suara, saya mengatakan itu ______.”
(“Rusak” adalah kata yang tepat untuk sesuatu yang tidak lagi berfungsi.)
Satu lagi:
“Ketika buku saya mendapat robekan kecil di sampulnya tetapi saya masih bisa membacanya, saya mengatakan itu ______.”
(“Cacat” adalah kata yang tepat untuk kerusakan kosmetik yang tidak merusak fungsi.)
Kejujuran tentang kerusakan itu baik.
“Rusak” meminta perbaikan.
“Cacat” meminta perawatan.
Ajarkan anak Anda keduanya.
Seorang anak yang dapat menjelaskan apa yang salah dapat memperbaikinya.
Ringkasan
“Rusak” menggambarkan sesuatu yang tidak lagi berfungsi atau hancur berkeping-keping. “Cacat” menggambarkan sesuatu yang memiliki cacat atau cedera tetapi mungkin masih berfungsi.
Gunakan “rusak” untuk mainan yang patah, layar retak yang tidak berfungsi, dan piring yang pecah. Gunakan “cacat” untuk goresan, penyok, dan sudut yang bengkok.
Kedua kata tersebut membantu orang dewasa memahami masalahnya.
Seorang anak yang dapat mengatakan “rusak” atau “cacat” dengan jujur dapat meminta bantuan untuk memperbaikinya.

