Apa Maksud dari Ungkapan-Ungkapan Ini?
“Apa itu?” dan “itu apa?” sama-sama meminta penjelasan. Mereka mencari nama atau tujuan dari sesuatu yang tidak diketahui. Anak-anak terus-menerus mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini saat mereka menjelajah. Kedua frasa tersebut berasal dari rasa ingin tahu alami.
“Apa itu?” berarti beri tahu saya identitas benda ini. Ini meminta definisi atau kategori. Seorang anak menanyakannya sambil menunjuk suatu objek. Ia mengharapkan nama seperti “kupu-kupu.”
“Itu apa?” berarti beri tahu saya tentang benda spesifik di sana. Ini mengarah ke sesuatu di kejauhan. Seorang anak menanyakannya saat melihat sesuatu yang asing. Ia mengharapkan nama atau deskripsi.
Ungkapan-ungkapan ini tampak sangat mirip. Keduanya membantu anak-anak mempelajari kata-kata baru. Keduanya memuaskan rasa ingin tahu. Tetapi yang satu terasa lebih dekat sementara yang lain terasa lebih jauh.
Apa Perbedaannya? Yang satu untuk objek di dekatnya. Yang lainnya untuk hal-hal yang jauh. “Apa itu?” biasanya berarti sesuatu yang dekat. Anda hampir bisa menyentuhnya. Itu ada tepat di depan Anda.
“Itu apa?” biasanya berarti sesuatu yang lebih jauh. Anda perlu menunjuk atau melihat ke seberang ruangan. Itu ada di kejauhan. Kata “itu” menciptakan ruang.
Pikirkan seorang anak di dapur. Seorang orang tua memegang buah. Anak itu bertanya “apa itu?” Buahnya dekat. Jika anak melihat burung di luar jendela, mereka bertanya “itu apa?” Burungnya jauh.
Yang satu lebih langsung. Yang lainnya lebih bersifat pengamatan. “Apa itu?” menyentuh objek. “Itu apa?” mengamati dari jauh. Keduanya mengajar. Keduanya penting.
Juga, “itu apa?” berfungsi untuk suara. Anda mendengar suara dan bertanya “itu apa?” Anda tidak dapat menggunakan “apa itu?” untuk suara yang tidak dapat Anda lihat. Itu adalah perbedaan utama.
Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing? Gunakan “apa itu?” untuk hal-hal yang Anda pegang atau sentuh. Gunakan itu untuk benda di atas meja atau di tangan. Gunakan itu ketika benda itu dekat dengan kedua orang. Itu cocok dengan ruang sempit seperti mobil atau pangkuan.
Contoh dari dekat: “Kamu menemukan sesuatu di pasir. Apa itu?” “Tombol ini melakukan sesuatu. Apa itu?” “Sebuah kotak tiba. Apa itu?”
Gunakan “itu apa?” untuk hal-hal di kejauhan. Gunakan itu untuk suara, benda jauh, atau pemandangan luar ruangan. Gunakan itu ketika Anda perlu menunjuk atau melihat ke atas. Itu cocok dengan ruang yang lebih besar seperti taman atau sekolah.
Contoh dari jauh: “Saya mendengar suara di loteng. Itu apa?” “Lihatlah ke langit. Apa titik terang itu?” “Seseorang melambai pada kita. Ada apa dengan itu?”
Anak-anak secara alami mempelajari perbedaan ini. Mereka mengatakan “itu apa?” sambil menunjuk ke bulan. Mereka mengatakan “apa itu?” sambil memegang mainan baru. Percayai naluri mereka.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Apa itu? “Kamu punya rahasia di tanganmu. Apa itu?” “Guru menunjukkan sebuah gambar. Apa itu?” “Mesin ini mengeluarkan suara. Apa namanya?”
Itu apa? “Apa yang merayap di dinding itu?” “Saya melihat asap di kejauhan. Itu apa?” “Suara apa yang berasal dari kamarmu itu?”
Perhatikan “itu apa?” menggunakan kontraksi. “Apa itu?” dapat dikontraksikan menjadi “apa itu?” Tetapi “apa itu?” terdengar kurang umum. Kebanyakan orang mengatakan “apa itu?” sepenuhnya.
Anak-anak sering mendengar “itu apa?” Itu mudah diucapkan. “Apa itu?” terdengar sedikit lebih hati-hati. Keduanya berfungsi untuk anak-anak yang penasaran.
Orang tua dapat menjawab keduanya dengan cara yang sama. Hanya sebutkan nama objek atau jelaskan. Bentuk pertanyaan kurang penting daripada jawabannya. Teruslah memuaskan rasa ingin tahu itu.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Beberapa pelajar menggunakan “apa itu?” untuk hal-hal yang jauh. Itu terdengar aneh bagi penutur asli. Jika Anda tidak dapat menyentuhnya, gunakan “itu apa?” Jarak mengubah kata.
Salah: (menunjuk ke awan) “Apa itu?” Benar: (menunjuk ke awan) “Itu apa?”
Kesalahan lain: menggunakan “itu apa?” untuk objek yang dipegang. Jika Anda memegang krayon, tanyakan “apa itu?” “Itu apa?” terdengar seperti Anda melihatnya di seberang lapangan. Cocokkan kata dengan ruang.
Salah: (memegang kelereng) “Itu apa?” Benar: (memegang kelereng) “Apa ini?” atau “Apa itu?”
Beberapa anak lupa untuk menunjuk. “Itu apa?” membutuhkan jari yang menunjuk atau anggukan. Kalau tidak, orang lain tidak tahu benda mana. Selalu tambahkan gerakan.
Juga hindari menjawab terlalu cepat. Biarkan anak menebak dulu. Tanyakan “menurutmu itu apa?” Itu membangun keterampilan berpikir bersama dengan kosakata.
Tips Memori Mudah Pikirkan “apa itu?” sebagai kaca pembesar. Kaca pembesar menyentuh objek. Anda melihat detail kecil. Itu berfungsi untuk hal-hal yang dekat.
Pikirkan “itu apa?” sebagai teropong. Teropong melihat hal-hal yang jauh. Anda melihat jarak dan ruang. Itu berfungsi untuk hal-hal di seberang ruangan.
Trik lain: ingatlah bunyi T. “Itu” memiliki T untuk “di sana” (jauh). “Itu” tidak memiliki T untuk “langsung” (dekat). Cocokkan T dengan jarak. Itu membantu Anda mengingat.
Orang tua dapat mengatakan: “Itu untuk di tanganmu. Itu untuk di seberang daratan.” Rima kecil itu melekat dalam ingatan. Berlatih dengan mainan di rumah. Pegang mainan dan katakan “apa itu?” Letakkan mainan di seberang ruangan dan katakan “itu apa?”
Waktu Latihan Cepat Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.
Anak Anda memegang batu yang tampak aneh yang mereka temukan. a) “Itu apa di tanah?” b) “Apa itu? Coba saya lihat.”
Anak Anda mendengar truk keras di luar jendela. a) “Apa itu di telingamu?” b) “Suara keras apa itu?”
Jawaban: 1 – b. Objek yang dipegang membutuhkan frasa dari dekat. 2 – b. Suara jauh membutuhkan “itu apa?”
Isi bagian yang kosong: “Ketika saya melihat serangga di tangan saya, saya bertanya ______.” (“Apa itu?” berfungsi karena serangga itu menyentuhmu.)
Satu lagi: “Ketika saya melihat binatang aneh di seberang lapangan, saya bertanya ______.” (“Itu apa?” sangat cocok untuk hal-hal yang jauh.)
Kedua pertanyaan menunjukkan pikiran yang ingin tahu. Dorong keduanya setiap hari. Anak-anak yang ingin tahu menjadi pembelajar yang hebat. Teruslah menjawab pertanyaan-pertanyaan indah mereka.
Ringkasan “Apa itu?” bertanya tentang hal-hal dekat yang dapat Anda sentuh. “Itu apa?” bertanya tentang hal-hal atau suara yang jauh. Gunakan “itu” untuk dekat. Gunakan “itu” untuk jauh. Kedua pertanyaan membuka pintu menuju pembelajaran. Setiap jawaban yang Anda berikan memberi makan dunia anak yang sedang berkembang.

