Apa Arti dari Ungkapan-ungkapan Ini?
“Ini dia” dan “silakan” adalah dua frasa yang digunakan saat memberikan sesuatu kepada seseorang. Keduanya memberi tahu orang tersebut bahwa kamu sedang memberikan benda yang mereka minta. Anak-anak mendengar kata-kata ini ketika orang tua memberikan mereka camilan atau mainan. Keduanya membuat memberi terasa alami.
“Ini dia” berarti saya sedang memberikan benda ini kepadamu sekarang. Ini langsung dan jelas. Seorang anak mengatakannya ketika mengembalikan pensil yang dipinjam. Ini berfokus pada kedatangan benda tersebut.
“Silakan” berarti saya memberikan ini kepadamu, dan sekarang ini milikmu untuk digunakan. Ini lebih hangat dan lebih tentang tindakan memberi. Seorang orang tua mengatakannya ketika memberikan sepiring makanan kepada seorang anak. Rasanya seperti persembahan yang baik.
Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya menyertai tangan yang mengulurkan sesuatu. Keduanya melengkapi sebuah permintaan. Tetapi yang satu tentang benda sementara yang satu tentang tindakan memberi.
Apa Perbedaannya?
Yang satu tentang benda. Yang satu tentang tindakan memberi. “Ini dia” mengarah pada benda tersebut. “Ini benda yang kamu inginkan.” Ini faktual.
“Silakan” mengarah pada pengalihan. “Sekarang kamu memilikinya. Gunakan dengan baik.” Ini lebih hangat dan lebih mendorong. Ini sering mengikuti sebuah permintaan.
Pikirkan seorang anak yang meminta segelas air. Orang tua menuangkannya dan menyerahkannya. “Ini dia” menyatakan gelasnya ada di sini. “Silakan” berkata “ini airmu, selamat menikmati.” Yang satu adalah pernyataan. Yang satu adalah penawaran yang baik.
Yang satu untuk mengembalikan. Yang lain untuk memberi. “Ini dia” cocok untuk mengembalikan barang yang dipinjam. “Silakan” cocok untuk memberikan hadiah atau suguhan. Gunakan yang pertama untuk mengembalikan. Gunakan yang kedua untuk memberi dengan murah hati.
Juga, “silakan” dapat berarti “kamu melakukannya dengan benar” dalam konteks yang berbeda. Tetapi ketika memberi, itu berarti “ini yang kamu inginkan.”
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing?
Gunakan “ini dia” ketika menyerahkan benda tertentu yang diminta. Gunakan itu untuk mengembalikan barang, memberikan alat, atau menyajikan sesuatu. Gunakan itu untuk menjadi jelas. Itu cocok untuk penyerahan faktual.
Contoh di rumah: “Ini dia. Bukumu ada di rak.” “Ini dia. Aku menemukan kaus kakimu yang hilang.” “Ini dia. Remote ada di bawah sofa.”
Gunakan “silakan” untuk memberi yang hangat dan baik. Gunakan itu untuk camilan, suguhan, hadiah, atau bantuan. Gunakan itu untuk membuat orang tersebut merasa diperhatikan. Itu cocok untuk momen-momen yang murah hati.
Contoh untuk kehangatan: “Silakan. Aku membuatkanmu camilan.” “Silakan. Kamu bisa mendapatkan kue terakhir.” “Silakan. Aku menyimpannya untukmu.”
Anak-anak dapat menggunakan keduanya. “Ini dia” untuk mengembalikan. “Silakan” untuk berbagi. Keduanya baik.
Contoh Kalimat untuk Anak-anak
Ini dia: “Ini dia. Aku menemukan pensilmu.” “Ini dia. Lem stik ada di tasku.” “Ini dia. Kamu meminta krayon merah.”
Silakan: “Silakan. Aku sudah menyimpan tempat untukmu.” “Silakan. Kamu bisa mendapatkan kerupuk terakhirku.” “Silakan. Aku menuangkan susu untukmu.”
Perhatikan “ini dia” menyajikan benda tersebut. “Silakan” menyajikan kebaikan. Anak-anak mempelajari keduanya. Yang satu untuk fakta. Yang satu untuk kehangatan.
Orang tua dapat menggunakan keduanya. Mengembalikan mainan: “ini dia.” Berbagi camilan: “silakan.” Anak-anak mempelajari nada memberi yang berbeda.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Beberapa anak mengatakan “silakan” ketika mengembalikan sesuatu yang mereka pinjam. Itu baik-baik saja, tetapi “ini dia” lebih jelas. Gunakan “silakan” untuk berbagi barang milikmu sendiri. Gunakan “ini dia” untuk mengembalikan.
Salah: “Silakan, ini penghapusmu kembali.” (berlebihan) Lebih baik: “Ini dia. Penghapusmu.”
Kesalahan lain: mengatakan “ini dia” untuk suguhan yang kamu berikan. Itu baik-baik saja, tetapi “silakan” lebih hangat. Gunakan frasa yang lebih hangat untuk kemurahan hati.
Salah: “Ini dia. Sebuah kue.” Lebih baik: “Silakan. Sebuah kue untukmu.”
Beberapa pembelajar mengatakan “silakan” sebelum orang tersebut memiliki benda tersebut. Ucapkan saat kamu meletakkannya di tangan mereka. Waktu sangat penting. Kata-kata dan hadiah harus tiba bersamaan.
Juga hindari mengatakan “silakan” dengan nada sarkasme. Sarkasme merusak kebaikan. Ucapkan dengan senyuman. Memberi harus terasa menyenangkan bagi kedua orang.
Tips Memori Mudah
Pikirkan “ini dia” sebagai tangan yang menunjuk. Tangan menunjuk ke benda tersebut. Faktual dan langsung. Untuk mengembalikan.
Pikirkan “silakan” sebagai tepukan hangat di punggung. Tepukan itu berkata “ini untukmu.” Baik dan murah hati. Untuk berbagi hadiah atau suguhan.
Trik lain: ingat perasaannya. “Ini dia” netral. “Silakan” hangat. Netral mendapatkan “ini dia.” Hangat mendapatkan “silakan.”
Orang tua dapat mengatakan: “Di sini untuk fakta. Di sana untuk tindakan yang baik.” Itu berarti mengembalikan mendapatkan “ini dia.” Berbagi hadiah atau suguhan mendapatkan “silakan.”
Berlatih di rumah. Kembalikan pensil: “ini dia.” Berbagi kue: “silakan.” Dua perasaan memberi yang berbeda.
Waktu Latihan Cepat
Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.
Seorang anak mengembalikan buku yang mereka pinjam dari seorang teman. a) “Silakan. Terima kasih.” b) “Ini dia. Terima kasih sudah meminjamkannya.”
Seorang anak memberikan segelas air kepada adik laki-laki mereka yang haus. a) “Ini dia. Ini air.” b) “Silakan. Minumlah perlahan.”
Jawaban: 1 – b. Mengembalikan barang yang dipinjam cocok dengan “ini dia” yang faktual. 2 – b. Berbagi minuman dengan kebaikan cocok dengan “silakan” yang hangat.
Isi bagian yang kosong: “Ketika aku mengembalikan pena teman saya, saya mengatakan ______.” (“Ini dia” adalah pilihan yang jelas dan faktual untuk mengembalikan.)
Satu lagi: “Ketika saya menuangkan segelas jus untuk saudara perempuan saya, saya mengatakan ______.” (“Silakan” cocok dengan momen berbagi yang hangat dan murah hati.)
Memberi adalah sebuah bahasa. “Ini dia” mengembalikan apa yang dipinjam. “Silakan” berbagi apa yang menjadi milikmu. Ajarkan anakmu keduanya. Seorang anak yang memberi dengan kata-kata yang tepat memberi dengan cinta.
Ringkasan
“Ini dia” adalah frasa netral dan faktual yang digunakan saat mengembalikan atau menyajikan benda yang diminta. “Silakan” adalah frasa yang lebih hangat dan baik yang digunakan saat memberikan hadiah, suguhan, atau persembahan yang murah hati. Gunakan “ini dia” untuk mengembalikan barang yang dipinjam dan menyerahkan benda yang ditemukan. Gunakan “silakan” untuk berbagi camilan, memberikan hadiah, dan membantu seseorang. Kedua frasa membuat memberi terasa alami. Seorang anak yang mempelajari keduanya akan memberi dengan kejelasan dan kebaikan.

