Jerapah adalah hewan yang tinggi. Pohon bisa lebih tinggi dari rumah. Kata-kata “tinggi, lebih tinggi, tertinggi, ketinggian” semuanya berasal dari satu keluarga. Masing-masing kata berbicara tentang tinggi badan. Tetapi masing-masing memiliki peran yang berbeda dalam sebuah kalimat. Mempelajari keluarga kata ini membantu anak-anak membandingkan ukuran dan menggambarkan pertumbuhan. Mari kita jelajahi keempat kata ini bersama-sama.
Apa Maksud dari “Kata yang Sama, Bentuk yang Berbeda”? Satu gagasan inti dapat berkembang menjadi banyak bentuk kata. Maknanya tetap sama di intinya. Tetapi kata tersebut mengubah akhirnya untuk peran baru. Misalnya, “tinggi” adalah kata sifat. “Lebih tinggi” adalah kata sifat komparatif. “Tertinggi” adalah kata sifat superlatif. “Ketinggian” adalah kata benda. Mengetahui keempat bentuk ini membantu seorang anak membandingkan orang, hewan, dan benda.
Kata Ganti Orang Mengubah Bentuknya Kata ganti berubah dari “dia” menjadi “dia” atau “miliknya”. Keluarga kata kita berubah dengan menambahkan akhiran, bukan dengan mengubah orang. Pikirkan “tinggi” sebagai kualitas tinggi. “Lebih tinggi” membandingkan dua hal. “Tertinggi” membandingkan tiga atau lebih. “Ketinggian” menyebutkan kualitas sebagai suatu hal. Masing-masing bentuk menjawab pertanyaan sederhana. Kualitas apa? Tinggi. Apa perbandingan antara dua hal? Lebih tinggi. Apa tinggi badan tertinggi? Tertinggi. Apa keadaan menjadi tinggi? Ketinggian.
Dari Kata Kerja ke Kata Benda ke Kata Sifat ke Kata Keterangan – Satu Keluarga, Banyak Kata Keluarga ini memiliki kata sifat dan kata benda. Mari kita mulai dengan kata sifat “tinggi”. Kata sifat: Itu adalah bangunan yang tinggi. “Tinggi” berarti memiliki tinggi badan yang hebat.
Berikutnya adalah kata sifat komparatif “lebih tinggi”. Kata sifat: Kakak laki-laki saya lebih tinggi dari saya. “Lebih tinggi” berarti lebih tinggi dari sesuatu yang lain.
Kemudian kata sifat superlatif “tertinggi”. Kata sifat: Ini adalah gunung tertinggi di negara ini. “Tertinggi” berarti yang paling tinggi.
Terakhir kata benda “ketinggian”. Kata benda: Ketinggian pemain bola basket membantunya mencetak skor. “Ketinggian” menyebutkan kualitas menjadi tinggi. Keluarga ini tidak memiliki bentuk kata kerja atau kata keterangan.
Satu Akar, Banyak Peran – Bagaimana Kata-kata Tumbuh dari Tindakan ke Kualitas Kata bahasa Inggris Kuno “get?l” berarti cepat atau siap. Seiring waktu, “tinggi” berarti tinggi dalam perawakan. Dari akar ini, kita membangun keluarga tentang tinggi badan. “Tinggi” mempertahankan arti kata sifat utama. Menambahkan -er membuat “lebih tinggi” (lebih tinggi). Menambahkan -est membuat “tertinggi” (paling tinggi). Menambahkan -ness membuat “ketinggian” (keadaan). Anak-anak dapat melihat pola yang sama dalam keluarga lain. Misalnya “pendek, lebih pendek, terpendek, pendeknya”. Juga “tinggi, lebih tinggi, tertinggi, ketinggian”. Mempelajari pola membantu anak-anak berbicara tentang pertumbuhan.
Makna yang Sama, Peran yang Berbeda – Apakah Itu Kata Kerja atau Kata Benda? Perhatikan dengan cermat peran masing-masing kata. “Tinggi” adalah kata sifat. Contoh: Rumput yang tinggi bergoyang tertiup angin.
“Lebih tinggi” adalah kata sifat. Contoh: Bunga matahari lebih tinggi dari bunga aster.
“Tertinggi” adalah kata sifat. Contoh: Siapa siswa tertinggi di kelas?
“Ketinggian” adalah kata benda. Contoh: Ketinggian pohon menciptakan naungan. Masing-masing bentuk memiliki satu peran yang jelas. Tidak ada peran ganda yang membingungkan di sini.
Kata Sifat dan Kata Keterangan – Kapan Kita Menambahkan -ly? Bisakah kita membuat kata keterangan dari “tinggi”? Tambahkan -ly untuk mendapatkan “tinggi”. Itu hampir tidak pernah digunakan. Kita mengatakan “dengan cara yang tinggi” atau menggunakan kata-kata lain. Untuk pelajar muda, fokuslah pada kata sifat dan kata benda. Peringatan sederhana: “Tinggi menggambarkan satu. Lebih tinggi membandingkan dua. Tertinggi membandingkan banyak. Ketinggian adalah nama untuk menjadi tinggi.”
Waspadalah terhadap Perubahan Ejaan yang Rumit (Huruf Ganda, y ke i, dan Lainnya) “Tinggi” memiliki ganda l. Tambahkan -er untuk membuat “lebih tinggi”. Tinggi + er = lebih tinggi (pertahankan ganda l). Tambahkan -est untuk membuat “tertinggi”. Tinggi + est = tertinggi (pertahankan ganda l). Tambahkan -ness untuk membuat “ketinggian”. Tinggi + ness = ketinggian (pertahankan ganda l). Kesalahan umum adalah menulis “tinggi” sebagai “tal” (satu l). Katakan “Tinggi memiliki dua l, seperti bola dan panggilan.” Kesalahan lain adalah “lebih tinggi” dieja “taler” (satu l). Katakan “Lebih tinggi mempertahankan ganda l dari tinggi.” Kesalahan lain adalah “tertinggi” dieja “talest”. Katakan “Tertinggi mempertahankan ganda l.” Kesalahan lain adalah “ketinggian” dieja “talness” (satu l). Katakan “Ketinggian memiliki ganda l.”
Mari Berlatih – Bisakah Anda Memilih Bentuk yang Tepat? Coba kalimat-kalimat ini dengan anak Anda. Bacalah masing-masing dengan lantang. Pilih kata yang benar dari keluarga.
Sebuah ______ bunga matahari berdiri di dekat pagar. Jawaban: tinggi (kata sifat)
Gedung pencakar langit baru ______ dari yang lama. Jawaban: lebih tinggi (kata sifat)
Gunung Everest adalah gunung ______ di Bumi. Jawaban: tertinggi (kata sifat)
______ rak buku membuatnya sulit untuk mencapai bagian atas. Jawaban: ketinggian (kata benda)
Ayah saya ______ dari ibu saya. Jawaban: lebih tinggi (kata sifat)
Segelas air ______ menampung lebih banyak cairan. Jawaban: tinggi (kata sifat)
Siapa pemain ______ di tim? Jawaban: tertinggi (kata sifat)
______ jerapah membantunya memakan daun. Jawaban: ketinggian (kata benda)
Itu adalah pohon ______. Jawaban: tinggi (kata sifat) Adik perempuan saya ingin ______ dari saya suatu hari nanti. Jawaban: lebih tinggi (kata sifat)
Setelah latihan, tanyakan satu pertanyaan kepada anak Anda. Apakah kata ini tinggi sederhana, perbandingan dua, perbandingan banyak, atau nama tinggi? Pertanyaan sederhana itu mengajarkan tata bahasa melalui pengukuran.
Tips untuk Orang Tua – Bantu Anak Anda Mempelajari Keluarga Kata dengan Cara yang Menyenangkan Gunakan bagan pertumbuhan untuk mengajarkan “tinggi”. Berdiri di sebelah bagan. Katakan “Kamu tinggi untuk usiamu.” Gunakan dua saudara kandung atau teman untuk mengajar “lebih tinggi”. Katakan “Jake lebih tinggi dari Sam.” Gunakan foto kelas untuk mengajar “tertinggi”. Katakan “Siapa yang tertinggi di foto ini?” Gunakan penggaris untuk mengajar “ketinggian”. Ukur tanaman. Katakan “Ketinggian tanaman ini adalah 12 inci.”
Mainkan “isi bagian yang kosong” saat berkendara. Katakan “Itu adalah bangunan ______ di pusat kota.” (tinggi) Katakan “Sebuah gedung pencakar langit ______ dari sebuah gereja.” (lebih tinggi) Katakan “Hewan ______ di kebun binatang adalah jerapah.” (tertinggi) Katakan “______ lampu membuat ruangan menjadi terang.” (ketinggian)
Bacalah cerita tentang raksasa atau karakter yang tinggi. Tanyakan “Siapa yang lebih tinggi dalam cerita?” Tanyakan “Karakter mana yang tertinggi?”
Ubah aktivitas menggambar menjadi pelajaran kata. Gambar tiga pohon: pendek, sedang, tinggi. Beri label “tinggi” untuk yang besar. Gambar dua anak. Beri label “lebih tinggi” untuk anak yang lebih tinggi. Gambar garis orang. Beri label “tertinggi” untuk yang tertinggi. Gambar bagan pertumbuhan. Beri label “ketinggian diukur dalam inci”.
Saat anak Anda membuat kesalahan, tetap tenang. Jika mereka mengatakan “Dia adalah yang lebih tinggi dari kelompok itu,” untuk tiga orang, katakan “Hampir. Dia adalah yang tertinggi dari kelompok itu. Lebih tinggi membandingkan dua. Tertinggi membandingkan tiga atau lebih.” Jika mereka mengatakan “Saya suka tingginya,” katakan “Hampir. Saya suka ketinggiannya. Tinggi adalah kata sifat. Ketinggian adalah kata benda.” Tuliskan keempat kata itu di catatan tempel. Letakkan di kusen pintu atau bagan pertumbuhan. Setiap kali Anda mengukur tinggi badan, tunjuklah kata-kata itu.
Ingatlah bahwa ketinggian hanyalah satu sifat. Gunakan kata-kata ini untuk merayakan semua jenis tubuh. “Menjadi tinggi atau pendek itu baik-baik saja. Yang penting adalah apa yang ada di dalam.” Segera anak Anda akan mengukur ketinggian mereka sendiri. Mereka akan membandingkan siapa yang lebih tinggi. Mereka akan tahu kerucut es krim tertinggi. Dan mereka akan menggunakan ketinggian untuk menggambarkan bangunan dan pohon. Itulah puncak pembelajaran satu keluarga kata kecil bersama-sama.

