Apa Arti Ungkapan Ini?
“Bekerja bersama” dan “bekerja sama” keduanya memberi tahu anak-anak untuk bergabung dalam upaya mencapai tujuan bersama.
Mereka menginstruksikan anak-anak untuk berbagi ide, bergantian, dan saling membantu. Anak-anak mendengar kata-kata ini selama proyek kelompok, waktu bersih-bersih, atau olahraga. Keduanya membangun kerja tim.
“Bekerja bersama” berarti menggabungkan tindakan Anda untuk menyelesaikan suatu tugas. Ini konkret dan jelas. Seorang orang tua mengatakannya ketika dua anak perlu membangun sesuatu. Ini berfokus pada tindakan bersama.
“Bekerja sama” berarti bertindak dengan cara yang membantu kelompok berhasil. Ini adalah sikap yang lebih umum. Seorang guru mengatakannya selama kegiatan kelas. Ini berfokus pada semangat membantu.
Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya meminta anak-anak untuk berhenti berkelahi dan mulai membantu. Keduanya menyelesaikan tugas lebih cepat. Tetapi yang satu tentang tindakan sementara yang lain tentang sikap.
Apa Perbedaannya?
Yang satu tentang tindakan. Yang satu tentang sikap. “Bekerja bersama” menyebutkan tindakan menggabungkan tangan. Ini spesifik dan mudah dibayangkan. Anak-anak kecil memahaminya dengan baik.
“Bekerja sama” adalah tentang kesediaan untuk membantu. Ini adalah kata yang lebih besar dan gagasan yang lebih besar. Ini berarti mendengarkan, berbagi, dan tidak berkelahi. Ini lebih tentang hati.
Pikirkan anak-anak membangun menara balok. “Bekerja bersama untuk membuatnya tinggi” sudah jelas. “Bekerja sama agar tidak jatuh” juga bagus. Yang satu memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan. Yang satu memberi tahu mereka bagaimana menjadi.
Yang satu untuk tugas-tugas tertentu. Yang lain untuk perilaku umum. “Bekerja bersama” untuk membangun, membersihkan, atau memindahkan sesuatu yang berat. “Bekerja sama” untuk bermain, berbagi, atau berada dalam suatu kelompok. Gunakan yang pertama untuk tugas. Gunakan yang kedua untuk sikap.
Juga, “bekerja sama” terdengar agak formal. Anak-anak kecil memahami “bekerja bersama” dengan lebih baik. Katakan “bekerja bersama” terlebih dahulu. Kemudian ajarkan “bekerja sama” seiring mereka tumbuh.
Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?
Gunakan “bekerja bersama” untuk tugas bersama tertentu. Gunakan itu untuk membersihkan, membangun, memindahkan, atau membuat. Gunakan itu ketika Anda ingin anak-anak menggabungkan tindakan mereka. Itu cocok dengan momen-momen konkret.
Contoh di rumah: “Bekerja bersama untuk memasukkan mainan ke dalam tempat sampah.” “Jika kalian berdua bekerja bersama, kalian bisa mengangkat kotak itu.” “Bekerja bersama di bentengmu. Satu memegang, satu merekatkan.”
Gunakan “bekerja sama” untuk perilaku dan sikap umum. Gunakan itu selama permainan kelompok, kegiatan kelas, atau bermain saudara kandung. Gunakan itu ketika Anda ingin anak-anak menjadi penolong dan tidak berkelahi. Itu cocok dengan bimbingan sikap.
Contoh untuk sikap: “Silakan bekerja sama selama permainan. Jangan mendorong.” “Bekerja samalah dengan saudaramu. Bergantianlah.” “Saya perlu semua orang untuk bekerja sama dalam perjalanan lapangan ini.”
Anak-anak membutuhkan kedua frasa. “Bekerja bersama” untuk tindakan. “Bekerja sama” untuk sikap. Keduanya membangun kerja tim.
Contoh Kalimat untuk Anak-Anak
Bekerja bersama: “Bekerja bersama untuk membawa bahan makanan.” “Jika kita bekerja bersama, kita bisa menyelesaikannya lebih cepat.” “Bekerja bersama seperti sebuah tim.”
Bekerja sama: “Guru meminta kami untuk bekerja sama selama percobaan sains.” “Bekerja samalah dengan saudara perempuanmu. Bergantianlah.” “Bekerja samalah atau kita tidak bisa pergi ke taman.”
Perhatikan “bekerja bersama” adalah tentang tangan. “Bekerja sama” adalah tentang hati dan aturan. Anak-anak mempelajari keduanya. Yang satu untuk melakukan. Yang satu untuk menjadi.
Orang tua dapat menggunakan keduanya. Bersih-bersih: “bekerja bersama.” Waktu bermain: “bekerja sama.” Anak-anak mempelajari kerja tim pada tingkat yang berbeda.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Beberapa orang tua mengatakan “bekerja sama” kepada balita. Balita mungkin tidak tahu kata itu. Katakan “bekerja bersama” terlebih dahulu. Ajarkan “bekerja sama” ketika mereka lebih besar.
Salah: “Bekerja sama!” (kepada anak berusia 3 tahun). Lebih baik: “Bekerja bersama. Kamu ambil ujung itu, aku ambil ujung ini.”
Kesalahan lain: mengatakan “bekerja bersama” ketika tugas tidak membutuhkan dua orang. Kadang-kadang seorang anak perlu bekerja sendiri. Jangan memaksakan kerja tim. Belajar bekerja sendiri juga merupakan keterampilan.
Salah: “Bekerja bersama untuk menggambar satu gambar.” (anak ingin menggambar sendiri) Lebih baik: “Kamu menggambar gambarmu. Lalu tunjukkan kepada saudaramu.”
Beberapa pelajar lupa bahwa kerja sama bukan hanya menyetujui. Kerja sama mencakup mendengarkan, berkompromi, dan terkadang membiarkan orang lain memimpin. Ajarkan seluruh keterampilan, bukan hanya kata.
Juga hindari berteriak “bekerja sama” ketika anak-anak sedang berkelahi. Pertama, hentikan perkelahian. Kemudian ajarkan kerja sama dengan tenang. Berteriak tidak mengajarkan kerja tim.
Tips Memori Mudah
Pikirkan “bekerja bersama” sebagai dua tangan yang memegang kotak yang sama. Tangan berbagi beban. Tindakan yang jelas. Untuk tugas.
Pikirkan “bekerja sama” sebagai lingkaran teman yang berpegangan tangan. Lingkaran itu berfungsi karena semua orang berpartisipasi. Semangat bersama. Untuk sikap.
Trik lain: ingat usia. “Bekerja bersama” untuk anak-anak kecil. “Bekerja sama” untuk anak-anak yang lebih besar. Yang muda mendapat “bekerja bersama.” Yang lebih tua mendapat “bekerja sama.”
Orang tua dapat mengatakan: “Bekerja untuk tangan. Bekerja sama untuk band.” Itu berarti tugas fisik mendapatkan “bekerja bersama.” Perilaku kelompok mendapatkan “bekerja sama.”
Berlatih di rumah. Bersihkan kamar: “bekerja bersama.” Mainkan permainan papan: “bekerja sama dan bergantian.” Dua pelajaran kerja tim yang berbeda.
Waktu Latihan Cepat
Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.
Dua anak perlu memindahkan kursi berat melintasi ruangan. a) “Bekerja samalah dengan kursi.” b) “Bekerja bersama untuk mengangkat kursi.”
Sekelompok anak bermain game yang membutuhkan bergantian dan tidak berdebat. a) “Bekerja bersama dalam permainan.” b) “Bekerja sama. Jika kamu berdebat, permainan berhenti.”
Jawaban: 1 – b. Tugas fisik sesuai dengan tindakan “bekerja bersama.” 2 – b. Permainan yang membutuhkan perilaku baik sesuai dengan sikap “bekerja sama.”
Isi bagian yang kosong: “Ketika anak-anak saya perlu membersihkan kamar mereka, saya mengatakan ______.” (“Bekerja bersama” adalah instruksi yang jelas dan berfokus pada tindakan.)
Satu lagi: “Ketika anak-anak saya bermain olahraga kelompok, saya mengingatkan mereka untuk ______ dengan rekan satu tim mereka.” (“Bekerja sama” sesuai dengan perilaku dan sikap yang dibutuhkan untuk olahraga tim.)
Kerja tim membuat segalanya lebih mudah. “Bekerja bersama” menyelesaikan pekerjaan. “Bekerja sama” membuat kelompok tetap bahagia. Ajarkan anak Anda keduanya. Seorang anak yang bekerja dan bermain dengan baik dengan orang lain akan selalu diterima.
Ringkasan
“Bekerja bersama” menginstruksikan anak-anak untuk menggabungkan tindakan fisik mereka untuk tugas tertentu. “Bekerja sama” mengajarkan sikap umum membantu, mendengarkan, dan berbagi dalam suatu kelompok. Gunakan “bekerja bersama” untuk anak-anak kecil dan tugas-tugas konkret. Gunakan “bekerja sama” untuk anak-anak yang lebih besar dan bimbingan perilaku umum. Kedua frasa membangun tim yang kuat. Seorang anak yang dapat bekerja bersama dan bekerja sama akan berhasil di mana saja.

