Saat Membuat Rencana Masa Depan, Haruskah Anda Memberi Tahu Anak "Minggu Depan" atau "Minggu Berikutnya" Agar Jelas?

Saat Membuat Rencana Masa Depan, Haruskah Anda Memberi Tahu Anak "Minggu Depan" atau "Minggu Berikutnya" Agar Jelas?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Arti Ungkapan Ini?

“Minggu depan” dan “minggu berikutnya” keduanya berarti minggu setelah minggu saat ini. Mereka memberi tahu seseorang bahwa suatu acara akan terjadi setelah tujuh hari saat ini berakhir. Anak-anak mendengar kata-kata ini ketika membuat rencana, menghitung mundur liburan, atau berbicara tentang jadwal. Keduanya mengacu pada masa depan.

“Minggu depan” adalah frasa umum sehari-hari untuk minggu setelah minggu ini. Seorang anak mengatakannya ketika bertanya “Apakah kita akan bertemu Nenek minggu depan?” Singkat dan alami.

“Minggu berikutnya” berarti hal yang sama, tetapi lebih formal dan sering digunakan dalam cerita atau urutan. Ini kurang umum dalam ucapan langsung tentang “minggu ini.” Ini lebih berguna dalam narasi ketika mengacu pada minggu setelah minggu lainnya.

Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya berarti “minggu setelah minggu ini.” Keduanya menjawab “minggu yang mana?” Tapi yang satu untuk percakapan sehari-hari sementara yang lain untuk bercerita atau penggunaan formal.

Apa Perbedaannya?

Yang satu adalah frasa standar sehari-hari. Yang satu digunakan dalam cerita atau untuk kejelasan dalam urutan. “Minggu depan” adalah apa yang Anda katakan kepada keluarga dan teman Anda. Sederhana dan langsung. Anak-anak mempelajarinya terlebih dahulu.

“Minggu berikutnya” digunakan ketika Anda sudah berbicara tentang minggu tertentu. Contoh: “Kami pergi berlibur pada minggu pertama bulan Juli. Minggu berikutnya, kami memulai kemah musim panas.” Ini mengacu pada minggu setelah minggu tertentu, belum tentu setelah minggu ini.

Pikirkan seorang anak yang bertanya tentang pesta ulang tahun. “Apakah pestanya minggu depan?” sudah benar. “Apakah pestanya minggu berikutnya?” akan membingungkan karena Anda belum menyebutkan minggu awal. Yang satu jelas. Yang satu samar.

Yang satu untuk “minggu setelah minggu ini.” Yang lainnya untuk “minggu setelah minggu lainnya.” “Minggu depan” = mulai sekarang. “Minggu berikutnya” = dari minggu yang sudah disebutkan. Gunakan yang pertama untuk saat ini. Gunakan yang kedua untuk cerita.

Juga, “minggu berikutnya” jarang digunakan untuk minggu setelah hari ini dalam percakapan. Kedengarannya seperti seorang narator. Untuk anak-anak, gunakan “minggu depan.”

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?

Gunakan “minggu depan” untuk minggu setelah minggu saat ini. Gunakan itu untuk rencana, perjalanan, janji temu, acara sekolah. Gunakan itu dalam percakapan sehari-hari. Itu cocok untuk percakapan sehari-hari.

Contoh di rumah: “Minggu depan adalah liburan musim semi.” “Janji temu dokter saya minggu depan.” “Saya akan mulai les piano minggu depan.”

Gunakan “minggu berikutnya” untuk bercerita atau ketika mengacu pada minggu setelah minggu tertentu. Gunakan itu dalam narasi atau cerita tertulis. Gunakan itu untuk memperjelas urutan. Itu cocok untuk percakapan naratif.

Contoh untuk cerita: “Kami menyelesaikan ujian pada hari Jumat. Minggu berikutnya, kami bersantai.” “Dia mengunjungi Paris pada bulan Juni. Minggu berikutnya, dia pergi ke Roma.” “Minggu pertama kemah menyenangkan. Minggu berikutnya, hujan.”

Anak-anak dapat menggunakan keduanya. “Minggu depan” untuk rencana. “Minggu berikutnya” untuk cerita. Keduanya benar.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Minggu depan: “Minggu depan adalah ulang tahun teman saya.” “Kami akan pergi ke pantai minggu depan.” “Saya tidak sabar menunggu minggu depan.”

Minggu berikutnya: “Kami mengadakan pesta pada hari Sabtu. Minggu berikutnya, kami mengadakan pesta lain.” “Minggu pertama panas. Minggu berikutnya lebih dingin.” “Saya menyelesaikan buku saya pada hari Senin. Minggu berikutnya, saya memulai yang baru.”

Perhatikan “minggu depan” untuk rencana nyata. “Minggu berikutnya” untuk urutan bercerita. Anak-anak mempelajari keduanya. Satu untuk kehidupan. Satu untuk cerita.

Orang tua dapat menggunakan keduanya. Membentuk rencana: “minggu depan.” Membaca buku: “minggu berikutnya.” Anak-anak mempelajari konteks yang berbeda.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Beberapa anak mengatakan “minggu berikutnya” ketika mereka bermaksud “minggu depan.” Itu bisa membingungkan pendengar. Jika Anda bermaksud minggu setelah minggu ini, katakan “minggu depan.” Simpan “minggu berikutnya” untuk cerita.

Salah: “Saya akan bertemu Anda minggu berikutnya.” Lebih baik: “Saya akan bertemu Anda minggu depan.”

Kesalahan lain: menggunakan “minggu depan” untuk minggu setelah minggu yang berbeda. Jika Anda sedang bercerita, “minggu depan” akan salah kecuali cerita itu terjadi “sekarang.”

Salah: “Kami pergi ke pantai pada bulan Juni. Minggu depan, kami pergi ke pegunungan.” (dalam cerita yang berlatar belakang masa lalu) Benar: “Kami pergi ke pantai pada bulan Juni. Minggu berikutnya, kami pergi ke pegunungan.”

Beberapa pelajar berpikir “minggu berikutnya” lebih sopan. Tidak. Itu hanya untuk urutan. Kesopanan ada pada nada, bukan pilihan kata.

Juga hindari mengatakan “minggu depan” untuk minggu mana pun di masa mendatang. “Minggu depan” berarti persis minggu setelah minggu ini. Untuk dua minggu dari sekarang, katakan “minggu setelah minggu depan.” Bersikaplah tepat.

Tips Memori Mudah

Pikirkan “minggu depan” sebagai kalender yang dibalik satu minggu ke depan. Dari sekarang. Langsung.

Pikirkan “minggu berikutnya” sebagai panah yang menunjuk dari satu minggu ke minggu berikutnya dalam sebuah cerita. Berurutan. Naratif.

Trik lain: ingat titik awalnya. “Minggu depan” dimulai dari minggu ini. “Minggu berikutnya” dimulai dari minggu lain. Dari minggu ini dapatkan “minggu depan.” Dari minggu lain dapatkan “minggu berikutnya.”

Orang tua dapat mengatakan: “Minggu depan untuk sebuah rencana. Minggu berikutnya untuk rentang tindak lanjut.”

Berlatih di rumah. Rencanakan untuk minggu depan: “minggu depan.” Ceritakan sebuah cerita: “minggu berikutnya.”

Waktu Latihan Cepat

Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.

Seorang anak membuat rencana dengan seorang teman untuk minggu setelah minggu saat ini. a) “Mari bermain minggu berikutnya.” b) “Mari bermain minggu depan.”

Seorang anak menceritakan sebuah cerita tentang liburan. Mereka tinggal di pantai selama satu minggu. Kemudian mereka berbicara tentang minggu berikutnya. a) “Minggu depan, kami pergi ke pegunungan.” b) “Minggu berikutnya, kami pergi ke pegunungan.”

Jawaban: 1 – b. Sebuah rencana untuk minggu setelah minggu ini cocok dengan “minggu depan” yang langsung. 2 – b. Urutan cerita cocok dengan “minggu berikutnya” yang naratif.

Isi bagian yang kosong: “Ketika saya berbicara tentang rencana saya untuk minggu setelah minggu ini, saya mengatakan ______.” (“Minggu depan” adalah pilihan alami, langsung, sehari-hari.)

Satu lagi: “Ketika saya menceritakan sebuah cerita yang dimulai dengan satu minggu dan kemudian minggu berikutnya terjadi, saya mengatakan ______.” (“Minggu berikutnya” cocok dengan bahasa berurutan, naratif, bercerita.)

Masa depan penuh dengan rencana. “Minggu depan” untuk bertindak. “Minggu berikutnya” untuk refleksi. Ajarkan anak Anda keduanya. Seorang anak yang mempelajari keduanya dapat merencanakan dan menghitung waktu.