Kapan Sesuatu Tidak Pada Tempatnya, Haruskah Anda Mengatakan “Kembalikan” atau “Pulangkan” untuk Mengajarkan Keteraturan?

Kapan Sesuatu Tidak Pada Tempatnya, Haruskah Anda Mengatakan “Kembalikan” atau “Pulangkan” untuk Mengajarkan Keteraturan?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Maksud dari Ungkapan-ungkapan Ini?

“Kembalikan” dan “pulangkan” sama-sama memberi tahu seseorang untuk menempatkan suatu benda di tempatnya. Mereka menginstruksikan seorang anak untuk mengembalikan suatu barang ke tempat yang seharusnya setelah menggunakannya. Anak-anak mendengar kata-kata ini ketika membersihkan mainan, buku, atau barang pinjaman. Keduanya mengajarkan tanggung jawab.

“Kembalikan” berarti menempatkan benda tersebut di lokasi aslinya. Itu umum dan langsung. Seorang orang tua mengatakannya ketika seorang anak meninggalkan permainan di lantai. Itu adalah frasa sehari-hari.

“Pulangkan” berarti mengembalikan benda tersebut kepada pemiliknya atau tempat asalnya. Itu seringkali untuk barang pinjaman. Seorang orang tua mengatakannya ketika seorang anak memiliki buku perpustakaan atau mainan teman. Rasanya lebih formal.

Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa. Keduanya meminta suatu benda untuk pergi ke tempat yang seharusnya. Keduanya mengajarkan kerapian. Tetapi yang satu untuk pembersihan harian sementara yang satu untuk mengembalikan barang pinjaman.

Apa Perbedaannya?

Yang satu untuk menyimpan barang. Yang satu untuk mengembalikan barang. “Kembalikan” untuk barang-barang yang ada di rumah Anda sendiri. Mainan di tempat sampah. Buku di rak. Cangkir di lemari. Ini tentang keteraturan.

“Pulangkan” untuk barang-barang milik orang lain atau tempat lain. Buku perpustakaan. DVD teman. Sewa toko. Ini tentang mengembalikan.

Pikirkan seorang anak bermain dengan teka-teki. Setelah selesai, “kembalikan ke rak” adalah benar. Jika teka-teki itu dipinjam dari tetangga, “pulangkan ke Ibu Jones” adalah benar. Yang satu untuk barang-barang Anda. Yang satu untuk barang pinjaman.

Yang satu untuk rumah. Yang lainnya untuk barang pinjaman. “Kembalikan” untuk mainan Anda sendiri. “Pulangkan” untuk buku perpustakaan dan barang teman. Gunakan yang pertama untuk membersihkan. Gunakan yang kedua untuk meminjam.

Juga, “kembalikan” menyiratkan suatu hubungan. Anda membalas budi. Anda menelepon balik. “Kembalikan” murni fisik. Pilih berdasarkan konteks.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?

Gunakan “kembalikan” untuk kerapian sehari-hari. Gunakan untuk mainan, sepatu, piring, atau remote. Gunakan untuk mengajar di mana barang-barang berada. Itu cocok untuk pembersihan harian.

Contoh di rumah: “Kembalikan ke kotak mainan jika sudah selesai.” “Kembalikan sepatumu ke lemari.” “Kembalikan buku itu ke rak.”

Gunakan “pulangkan” untuk barang pinjaman atau sewaan. Gunakan untuk buku perpustakaan, film sewaan, atau barang yang Anda pinjam dari teman. Gunakan untuk kewajiban formal. Itu cocok untuk barang pinjaman.

Contoh untuk meminjam: “Pulangkan ke perpustakaan sebelum hari Jumat.” “Kamu meminjam permainan temanmu. Pulangkan besok.” “Pulangkan kereta belanja ke bagian depan toko.”

Anak-anak membutuhkan kedua frasa tersebut. “Kembalikan” untuk rumah. “Pulangkan” untuk meminjam. Keduanya membangun anak-anak yang bertanggung jawab.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak Kembalikan: “Kembalikan ke tempat kamu menemukannya.” “Kembalikan krayon ke dalam kotak.” “Kembalikan setelah kamu menggunakannya.”

Pulangkan: “Harap pulangkan buku perpustakaan pada hari Selasa.” “Saya meminjam pena Anda. Saya akan memulangkannya.” “Pulangkan film ke toko penyewaan.”

Perhatikan “kembalikan” untuk ketertiban rumah. “Pulangkan” untuk barang pinjaman. Anak-anak mempelajari keduanya. Satu untuk merapikan. Satu untuk meminjam.

Orang tua dapat menggunakan keduanya. Waktu bersih-bersih: “kembalikan.” Tanggal jatuh tempo perpustakaan: “pulangkan.” Anak-anak belajar berbagai jenis tanggung jawab.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Beberapa anak mengatakan “pulangkan” untuk mainan mereka sendiri. Itu terdengar aneh. Anda tidak memulangkan mainan Anda sendiri. Anda menyimpannya. Gunakan “kembalikan” untuk rumah Anda sendiri.

Salah: “Pulangkan teka-teki Anda ke rak.” Benar: “Kembalikan teka-teki Anda ke rak.”

Kesalahan lain: mengatakan “kembalikan” untuk barang pinjaman. Jika Anda meminjam buku, katakan “pulangkan.” “Kembalikan” terdengar seperti Anda mencurinya dan menyelinapkannya kembali. Gunakan “pulangkan” untuk pinjaman.

Salah: “Kembalikan buku perpustakaan ke meja.” (terdengar seperti Anda mengambilnya tanpa izin). Benar: “Pulangkan buku perpustakaan ke pustakawan.”

Beberapa pelajar lupa untuk mengatakan di mana harus mengembalikannya. “Kembalikan” baik-baik saja, tetapi “kembalikan ke laci” lebih baik. Spesifisitas membantu.

Juga hindari mengatakan “pulangkan” dengan nada suara yang jahat. “Pulangkan atau kalau tidak” menakutkan. Ucapkan “tolong pulangkan” dengan suara yang baik. Tanggung jawab dengan kebaikan adalah yang terbaik.

Tips Memori Mudah Pikirkan “kembalikan” sebagai tangan kosong yang meletakkan mainan. Tangan pergi ke rak. Untuk barang-barang Anda sendiri.

Pikirkan “pulangkan” sebagai tangan yang memberikan buku kepada pustakawan. Tangan meraih melintasi meja. Untuk barang pinjaman.

Trik lain: ingat pemiliknya. “Kembalikan” = rumah Anda sendiri. “Pulangkan” = pemilik lain. Rumah sendiri mendapat “kembalikan.” Pemilik lain mendapat “pulangkan.”

Orang tua dapat mengatakan: “Kembalikan untuk tumpukan. Pulangkan untuk apa yang kurang.” Itu berarti barang-barang Anda sendiri mendapat “kembalikan.” Barang pinjaman mendapat “pulangkan.”

Berlatih di rumah. Mainan di lantai: “kembalikan.” Buku perpustakaan: “pulangkan ke perpustakaan.” Dua pelajaran pelatihan rumah yang berbeda.

Waktu Latihan Cepat Mari kita coba latihan kecil. Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.

Seorang anak meninggalkan permainan di lantai ruang tamu. Permainan itu milik keluarga. a) “Pulangkan permainan itu.” b) “Kembalikan permainan itu ke lemari.”

Seorang anak meminjam video game dari seorang teman seminggu yang lalu. Sudah waktunya untuk mengembalikannya. a) “Kembalikan permainan itu ke rak temanmu.” b) “Pulangkan permainan itu ke temanmu.”

Jawaban: 1 – b. Permainan keluarga perlu dikembalikan ke tempatnya. 2 – b. Permainan teman yang dipinjam perlu dikembalikan.

Isi bagian yang kosong: “Ketika saya selesai bermain dengan mainan saya sendiri, saya ______ itu di kotak mainan.” (“Kembalikan” adalah frasa yang benar untuk barang milik Anda sendiri.)

Satu lagi: “Ketika buku perpustakaan sudah jatuh tempo, saya harus ______ itu.” (“Pulangkan” adalah kata yang benar untuk barang pinjaman dari perpustakaan atau teman.)

Keteraturan dan rasa hormat berjalan bersama. “Kembalikan” menjaga rumah Anda tetap rapi. “Pulangkan” menghormati barang-barang orang lain. Ajarkan anak Anda keduanya. Seorang anak yang melakukan keduanya tumbuh menjadi bertanggung jawab dan baik hati.

Ringkasan “Kembalikan” untuk barang-barang Anda sendiri di rumah: mainan, sepatu, piring, dan buku kembali ke tempat asalnya. “Pulangkan” untuk barang pinjaman: buku perpustakaan, mainan teman, dan barang sewaan kembali ke pemiliknya. Gunakan “kembalikan” untuk pembersihan harian. Gunakan “pulangkan” untuk barang pinjaman. Kedua frasa mengajarkan tanggung jawab. Seorang anak yang belajar mengembalikan dan memulangkan tumbuh menjadi orang yang dapat dipercaya.