Apa Arti Ungkapan-ungkapan Ini?
“Saya terkejut” dan “Saya kagum” keduanya adalah reaksi terhadap sesuatu yang tak terduga.
Keduanya memberi tahu seseorang bahwa pikiran Anda tidak memprediksi apa yang terjadi.
Anak-anak mengucapkan kata-kata ini ketika melihat trik sulap atau berita besar.
Keduanya mengungkapkan rasa takjub.
“Saya terkejut” berarti saya tidak menyangka hal ini akan terjadi.
Itu umum dan alami.
Seorang anak mengatakannya ketika seorang teman berkunjung secara tak terduga.
Itu bisa baik atau buruk.
“Saya kagum” berarti saya merasakan kekaguman dan kekaguman yang mendalam.
Kedengarannya jauh lebih kuat.
Seorang anak mengatakannya ketika melihat ikan paus raksasa atau trik sulap.
Itu hampir selalu positif.
Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa.
Keduanya bereaksi terhadap sesuatu di luar kebiasaan.
Keduanya membuka mata Anda lebih lebar.
Tetapi yang satu biasa sementara yang lain luar biasa.
Apa Perbedaannya?
Yang satu untuk kejutan sehari-hari. Yang lainnya untuk kekaguman yang mendalam.
“Saya terkejut” cocok untuk hal-hal tak terduga kecil.
Kuis dadakan. Hadiah ulang tahun lebih awal. Hujan tiba-tiba.
Itu cocok untuk kehidupan sehari-hari.
“Saya kagum” cocok untuk hal-hal yang benar-benar membuat Anda terpana.
Matahari terbenam di atas lautan. Seorang teman yang bepergian jauh. Sejumlah besar.
Rasanya jauh lebih besar.
Pikirkan seorang anak membuka hadiah.
Mainan kecil: “Saya terkejut!”
Perjalanan ke Disney: “Saya kagum!”
Yang satu cocok dengan ukuran momen.
Yang satu bisa negatif. Yang lainnya hampir selalu positif.
“Saya terkejut kamu jahat” (negatif).
“Saya kagum dengan kebaikanmu” (positif).
“Kagum” mempertahankan kilau positifnya.
Juga, “terkejut” bisa netral. “Kagum” tidak pernah netral.
Kejutan bisa baik atau buruk.
Kekaguman selalu terasa menyenangkan.
Ajarkan anak-anak perbedaan nada.
Kapan Kita Menggunakan Masing-masing?
Gunakan “Saya terkejut” untuk sebagian besar peristiwa tak terduga.
Gunakan itu untuk berita, hadiah, kunjungan, dan perubahan.
Gunakan itu ketika otak Anda tidak menebak apa yang akan terjadi selanjutnya.
Itu cocok untuk kejutan sehari-hari.
Contoh di rumah:
“Saya terkejut kamu ingat warna favorit saya.”
“Saya terkejut salju turun di bulan April.”
“Saya terkejut melihatmu di sini!”
Gunakan “Saya kagum” untuk kekaguman yang mendalam.
Gunakan itu untuk kecantikan, keterampilan, atau fakta yang luar biasa.
Gunakan itu ketika sesuatu menyentuh hati atau pikiran Anda dengan kuat.
Itu cocok untuk momen-momen spesial.
Contoh untuk kekaguman:
“Saya kagum betapa cepatnya kamu mempelajari lagu itu.”
“Saya kagum dengan bintang-bintang di langit malam.”
“Saya kagum kamu membangun seluruh kastil itu sendirian.”
Anak-anak dapat menggunakan keduanya.
“Saya terkejut” berfungsi setiap hari.
“Saya kagum” disimpan untuk kekaguman sejati.
Keduanya adalah hadiah dari reaksi yang jujur.
Contoh Kalimat untuk Anak-anak
Saya terkejut:
“Saya terkejut kucing bisa membuka pintu.”
“Saya terkejut kita tidak ada pekerjaan rumah hari ini.”
“Saya terkejut kamu suka brokoli!”
Saya kagum:
“Saya kagum seberapa tinggi kamu memanjat.”
“Saya kagum bahwa kupu-kupu dimulai sebagai ulat.”
“Saya kagum kamu membaca seluruh buku itu dalam satu hari.”
Perhatikan “Saya terkejut” bisa kecil.
“Saya kagum” selalu besar.
Yang satu untuk alis terangkat.
Yang satu untuk rahang yang jatuh.
Orang tua dapat mencontohkan keduanya.
“Saya terkejut tokonya tutup.”
“Saya kagum dengan gambarmu. Itu indah.”
Anak-anak belajar skala dari kata-kata Anda.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Beberapa anak mengatakan “Saya kagum” untuk hal-hal kecil.
Itu membuat kata itu lebih lemah.
Simpan untuk kekaguman sejati.
Gunakan “terkejut” untuk hal-hal tak terduga kecil.
Salah: “Saya kagum kamu punya pensil biru.”
Benar: “Saya terkejut kamu punya pensil biru. Saya pikir kamu hanya punya warna merah.”
Kesalahan lain: menggunakan “kagum” untuk hal-hal negatif.
“Saya kagum kamu merusak mainan saya” terdengar aneh.
Kekaguman harus tetap positif.
Gunakan “terkejut” atau “terkejut” untuk negatif.
Salah: “Saya kagum kamu berbohong padaku.”
Benar: “Saya terkejut kamu berbohong padaku. Itu menyakitkan.”
Beberapa pelajar lupa menjelaskan mengapa mereka merasa terkejut atau kagum.
Katakan apa yang terjadi. Bagikan detailnya.
Itu membuat percakapan lebih kaya.
Salah: “Saya terkejut.” (diam)
Benar: “Saya terkejut karena saya pikir pestanya minggu depan.”
Juga hindari berpura-pura terkejut atau kagum.
Kejujuran membangun kepercayaan.
Jika Anda tidak terkejut, katakan “Saya tahu” atau “itu masuk akal.”
Reaksi palsu membingungkan orang.
Tips Memori Mudah
Pikirkan “Saya terkejut” sebagai lompatan kecil.
Kelinci melompat sekali.
Telinga terangkat.
Cepat dan kecil.
Pikirkan “Saya kagum” sebagai jeda yang lama.
Anda berhenti berbicara.
Mulut Anda menganga.
Besar dan lambat.
Trik lain: ingat hurufnya.
“Terkejut” memiliki S untuk “kecil.”
“Kagum” memiliki A untuk “kekaguman.”
Kecil mendapat “terkejut.”
Kekaguman mendapat “kagum.”
Orang tua dapat mengatakan:
“Terkejut untuk sehari-hari. Kagum untuk benar-benar gila.”
Itu membantu anak-anak memilih.
Kunci hilang: terkejut.
Gunung berapi meletus: kagum.
Berlatih di sekitar rumah.
Temukan koin di belakang sofa: “Saya terkejut!”
Tonton matahari terbenam: “Saya kagum.”
Dunia memberikan kedua hadiah setiap hari.
Waktu Latihan Cepat
Mari kita coba latihan kecil.
Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.
Teman Anda menunjukkan trik sulap di mana sebuah koin menghilang. a) “Saya kagum dengan trik itu.” b) “Saya terkejut koin itu menghilang.”
Anda melihat seekor anjing menyeimbangkan makanan di hidungnya. Anda tidak menyangka itu. a) “Saya kagum dengan anjing itu.” b) “Saya terkejut anjing itu bisa melakukan itu.”
Jawaban:
1 – a. Trik sulap sering kali pantas mendapatkan “kagum” yang lebih kuat.
2 – b. Trik kecil yang lucu cocok dengan “terkejut” yang lebih ringan.
Isi bagian yang kosong:
“Ketika saya menemukan uang di saku mantel musim dingin saya, saya berkata ______.”
(“Saya terkejut” cocok dengan penemuan kecil yang membahagiakan.)
Satu lagi:
“Ketika saya melihat pelangi ganda setelah badai, saya berkata ______.”
(“Saya kagum” cocok dengan keajaiban alam yang indah dan langka.)
Kekaguman membuat masa kecil tetap hidup.
Kejutan dan kekaguman adalah sepupu.
Yang satu sering berkunjung. Yang satu jarang berkunjung.
Keduanya membuat hidup lebih kaya.
Ajarkan anak Anda untuk menyebut keduanya.
Ringkasan
“Saya terkejut” bereaksi terhadap peristiwa kecil yang tak terduga. “Saya kagum” mengungkapkan kekaguman yang mendalam pada hal-hal yang luar biasa.
Gunakan “terkejut” untuk kejutan sehari-hari. Gunakan “kagum” untuk kekaguman sejati.
Kedua perasaan itu indah.
Tetap buka mata Anda. Dunia akan memberi Anda alasan untuk keduanya.

