Saat Menolak Tawaran, Haruskah Anak Mengatakan “Tidak, Terima Kasih” atau “Saya Baik-Baik Saja”?

Saat Menolak Tawaran, Haruskah Anak Mengatakan “Tidak, Terima Kasih” atau “Saya Baik-Baik Saja”?

Game Seru + Cerita Menarik = Anak-anak Senang Belajar! Unduh Sekarang

Apa Arti Ungkapan Ini?

“Tidak, terima kasih” dan “Saya baik-baik saja” keduanya menolak tawaran dengan sopan.

Keduanya memberi tahu seseorang bahwa Anda tidak menginginkan apa yang mereka tawarkan.

Anak-anak mengucapkan kata-kata ini ketika ditawari makanan, bantuan, atau giliran yang tidak mereka butuhkan.

Keduanya menunjukkan kesopanan.

“Tidak, terima kasih” berarti saya tidak menginginkan tawaran Anda, dan saya tetap berterima kasih.

Itu jelas dan sopan.

Seorang anak mengatakannya ketika ditawari camilan yang tidak mereka inginkan.

Rasanya langsung dan baik.

“Saya baik-baik saja” berarti saya sudah baik-baik saja dan tidak membutuhkan apa pun.

Itu lebih lembut dan tidak langsung.

Seorang anak mengatakannya ketika ditanya apakah mereka membutuhkan bantuan.

Rasanya lembut dan mandiri.

Ungkapan-ungkapan ini tampak serupa.

Keduanya mengatakan “tidak” pada sebuah tawaran.

Keduanya menghindari menyakiti perasaan pemberi.

Tetapi yang satu sangat jelas sementara yang lain lebih lembut.

Apa Perbedaannya?

Yang satu adalah tidak yang langsung dan sopan. Yang satu adalah tidak yang lebih lembut dan tidak langsung.

“Tidak, terima kasih” dengan jelas menolak tawaran tersebut.

Orang tersebut tahu bahwa Anda tidak menginginkan hal tersebut.

Itu sempurna untuk tawaran makanan atau benda.

“Saya baik-baik saja” berarti “Saya sudah puas.”

Itu menunjukkan bahwa Anda tidak membutuhkan apa pun karena Anda sudah memiliki cukup.

Itu lebih lembut dan terkadang dapat membuat si penawar tidak yakin.

Itu cocok untuk tawaran bantuan.

Pikirkan seorang anak yang ditawari kue kedua.

“Tidak, terima kasih, saya sudah kenyang” sangat jelas.

“Saya baik-baik saja” bisa berarti “Saya baik-baik saja dengan apa yang saya miliki.”

Yang satu adalah tidak yang jelas. Yang satu adalah “Saya baik-baik saja” yang lembut.

Yang satu untuk hal-hal yang tidak Anda inginkan. Yang lain untuk bantuan yang tidak Anda butuhkan.

“Tidak, terima kasih” untuk minuman yang tidak Anda inginkan.

“Saya baik-baik saja” ketika seseorang bertanya apakah Anda baik-baik saja.

Cocokkan frasa dengan tawaran.

Juga, “Saya baik-baik saja” bisa berarti “Saya tidak terluka.”

Jika seorang anak terjatuh, “Saya baik-baik saja” berarti tidak ada cedera.

“Tidak, terima kasih” akan terasa aneh setelah terjatuh.

Konteks penting.

Kapan Kita Menggunakan Masing-Masing?

Gunakan “tidak, terima kasih” untuk tawaran benda atau makanan.

Gunakan itu ketika ditawari camilan, mainan, atau giliran.

Gunakan itu ketika Anda ingin bersikap sopan.

Itu cocok dengan tawaran hal-hal.

Contoh di rumah:

“Apakah Anda mau brokoli lagi?” “Tidak, terima kasih.”

“Apakah Anda ingin bermain game?” “Tidak, terima kasih.”

“Bolehkah saya mengambilkan Anda jus?” “Tidak, terima kasih.”

Gunakan “Saya baik-baik saja” untuk tawaran bantuan atau perhatian.

Gunakan itu ketika seseorang bertanya apakah Anda membutuhkan bantuan.

Gunakan itu ketika Anda baik-baik saja dan tidak membutuhkan apa pun.

Itu cocok dengan tawaran berbasis bantuan.

Contoh untuk bantuan:

“Apakah Anda perlu bantuan membawa itu?” “Saya baik-baik saja, terima kasih.”

“Apakah Anda baik-baik saja?” “Saya baik-baik saja. Hanya lelah.”

“Apakah Anda ingin saya mengikatkan tali sepatu Anda?” “Saya baik-baik saja, saya bisa melakukannya.”

Anak-anak dapat menggunakan keduanya.

“Tidak, terima kasih” untuk benda.

“Saya baik-baik saja” untuk tawaran bantuan.

Keduanya sopan. Keduanya baik.

Contoh Kalimat untuk Anak-Anak

Tidak, terima kasih:

“Tidak, terima kasih. Saya tidak suka acar.”

“Tidak, terima kasih. Saya sudah punya stiker.”

“Tidak, terima kasih. Saya tidak lapar sekarang.”

Saya baik-baik saja:

“Saya baik-baik saja. Saya bisa melakukannya sendiri.”

“Saya baik-baik saja, terima kasih. Saya tidak butuh bantuan.”

“Apakah kamu baik-baik saja?” “Saya baik-baik saja. Hanya sedikit lelah.”

Perhatikan “tidak, terima kasih” dengan jelas menolak suatu hal.

“Saya baik-baik saja” dengan lembut menolak bantuan atau perhatian.

Anak-anak mempelajari keduanya.

Keduanya mengatakan “tidak” tanpa bersikap kasar.

Orang tua dapat menggunakan keduanya.

Menawarkan makanan: “tidak, terima kasih.”

Menawarkan bantuan: “Saya baik-baik saja, sayang.”

Anak-anak belajar penolakan yang sopan melalui contoh.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Beberapa anak mengatakan “Saya baik-baik saja” ketika ditawari makanan yang tidak mereka inginkan.

Itu bisa membingungkan si penawar.

“Saya baik-baik saja” mungkin berarti “Saya sudah makan” atau “Saya tidak suka makanan itu.”

Katakan “tidak, terima kasih” untuk penolakan hal-hal yang jelas.

Salah: “Saya baik-baik saja” (ditawari kue yang tidak mereka inginkan).

Lebih baik: “Tidak, terima kasih. Saya tidak lapar.”

Kesalahan lain: mengatakan “tidak, terima kasih” ketika seseorang bertanya apakah Anda terluka.

Jika Anda jatuh dan seseorang bertanya “apakah Anda baik-baik saja?” katakan “Saya baik-baik saja.”

“Tidak, terima kasih” untuk tawaran, bukan pertanyaan perhatian.

Salah: “Apakah kamu baik-baik saja?” “Tidak, terima kasih.”

Benar: “Apakah kamu baik-baik saja?” “Saya baik-baik saja.”

Beberapa pelajar mengatakan “Saya baik-baik saja” dengan suara yang pemarah.

“Saya baik-baik saja” yang diucapkan dengan tangan bersilang berarti “tinggalkan saya sendiri.”

Ucapkan dengan senyuman jika Anda bersungguh-sungguh.

Nada bicara penting.

Juga hindari mengatakan “tidak, terima kasih” terlalu cepat.

Berhenti sejenak. Tersenyum. Ucapkan dengan lembut.

“Tidak terima kasih” yang terburu-buru bisa terasa seperti penolakan.

Kebaikan membutuhkan napas.

Tips Memori Mudah

Pikirkan “tidak, terima kasih” sebagai tangan lembut yang mendorong menjauh.

Tangan itu berkata “tidak” tetapi wajah berkata “terima kasih juga.”

Jelas dan baik.

Untuk benda dan makanan.

Pikirkan “Saya baik-baik saja” sebagai anggukan kecil.

Kepala mengangguk. Mulut berkata “Saya baik-baik saja.”

Menenangkan dan lembut.

Untuk tawaran bantuan.

Trik lain: ingat jenis tawaran.

“Tidak, terima kasih” untuk hal-hal yang ditawarkan.

“Saya baik-baik saja” untuk bantuan yang ditawarkan.

Hal-hal mendapatkan “tidak, terima kasih.”

Bantuan mendapatkan “Saya baik-baik saja.”

Orang tua dapat mengatakan:

“Tidak terima kasih untuk barang-barang. Saya baik-baik saja untuk cukup.”

Itu berarti makanan dan mainan mendapatkan “tidak, terima kasih.”

Bantuan dan perhatian mendapatkan “Saya baik-baik saja.”

Berlatih di rumah.

Diberi kerupuk: “tidak, terima kasih.”

Ditanya apakah baik-baik saja: “Saya baik-baik saja.”

Dua penolakan sopan. Satu anak yang baik.

Waktu Latihan Cepat

Mari kita coba latihan kecil.

Pilih frasa yang lebih baik untuk setiap situasi.

Seorang teman menawarkan permen kepada anak Anda yang tidak mereka inginkan.

a) “Saya baik-baik saja.”

b) “Tidak, terima kasih. Saya tidak mau permen.”

Seorang dewasa bertanya kepada anak Anda, “Apakah Anda baik-baik saja? Kamu terlihat sedih.”

a) “Tidak, terima kasih.”

b) “Saya baik-baik saja. Hanya memikirkan sesuatu.”

Jawaban:

1 – b. Tawaran makanan atau benda cocok dengan “tidak, terima kasih.”

2 – b. Pertanyaan tentang kesejahteraan cocok dengan “Saya baik-baik saja.”

Isi bagian yang kosong:

“Ketika nenek saya menawarkan lebih banyak kentang dan saya sudah kenyang, saya mengatakan ______.”

(“Tidak, terima kasih” adalah pilihan yang jelas dan sopan.)

Satu lagi:

“Ketika guru saya bertanya apakah saya perlu bantuan dengan ransel saya yang berat, saya mengatakan ______.”

(“Saya baik-baik saja” cocok dengan tawaran bantuan saat Anda baik-baik saja sendiri.)

Mengatakan tidak dengan sopan adalah sebuah keterampilan.

“Tidak, terima kasih” menolak benda dengan baik.

“Saya baik-baik saja” menolak bantuan dengan lembut.

Ajarkan anak Anda keduanya.

Kesopanan membuat tidak terasa seperti kebaikan.

Ringkasan

“Tidak, terima kasih” dengan sopan menolak tawaran makanan, mainan, atau benda. “Saya baik-baik saja” dengan lembut menolak tawaran bantuan atau perhatian.

Gunakan “tidak, terima kasih” untuk hal-hal yang tidak Anda inginkan. Gunakan “Saya baik-baik saja” ketika seseorang bertanya apakah Anda membutuhkan bantuan atau baik-baik saja.

Kedua frasa mengatakan tidak tanpa menyakiti perasaan.

Kebaikan mengubah setiap tidak menjadi ya untuk menghormati.