Bahasa Inggris tidak "dibuat" pada satu waktu tertentu, karena bahasa biasanya berkembang perlahan selama berabad-abad. Alih-alih diciptakan dalam satu tahun, bahasa Inggris tumbuh selangkah demi selangkah dari bahasa-bahasa yang lebih tua yang digunakan di Eropa.
Sebagian besar sejarawan melacak awal bahasa Inggris sekitar abad ke-5, ketika suku-suku Jerman tiba di Inggris.
Awal Mula Bahasa Inggris (Abad ke-5)
Sekitar tahun 450 M, tiga suku Jerman — Angles, Saxon, dan Jutes — bermigrasi ke Inggris dari Eropa utara.
Mereka membawa bahasa mereka sendiri.
Bahasa-bahasa ini bercampur.
Seiring waktu, campuran ini menjadi Bahasa Inggris Kuno.
Kata “English” sebenarnya berasal dari nama “Angles.”
Bahasa Inggris Kuno (450–1100 M)
Bahasa Inggris Kuno sangat berbeda dari bahasa Inggris modern.
Bahasa ini terlihat dan terdengar lebih mirip dengan bahasa Jerman.
Salah satu contoh terkenal dari tulisan Bahasa Inggris Kuno muncul dalam puisi epik Beowulf.
Jika Anda melihat Bahasa Inggris Kuno hari ini, Anda mungkin tidak akan mudah memahaminya.
Contoh Bahasa Inggris Kuno:
“Hwæt! We Gardena in geardagum…”
Penutur modern biasanya tidak dapat membaca ini tanpa belajar.
Bahasa Inggris Pertengahan (1100–1500 M)
Pada tahun 1066, William sang Penakluk menyerbu Inggris dalam Penaklukan Norman.
Setelah peristiwa ini, bahasa Prancis menjadi bahasa istana kerajaan dan pemerintahan.
Bahasa Inggris berubah lagi.
Bahasa ini meminjam banyak kata dari bahasa Prancis.
Periode ini disebut Bahasa Inggris Pertengahan.
Seorang penulis terkenal dari masa ini adalah Geoffrey Chaucer, yang menulis The Canterbury Tales.
Bahasa Inggris Pertengahan lebih mudah dikenali daripada Bahasa Inggris Kuno, tetapi masih berbeda dari bahasa Inggris saat ini.
Bahasa Inggris Modern Awal (1500–1700 M)
Selama tahun 1500-an, bahasa Inggris terus berubah.
Pencetakan menjadi umum di Inggris.
Kosakata berkembang.
Ejaan perlahan menjadi lebih teratur.
Salah satu penulis terpenting dari periode ini adalah William Shakespeare.
Karyanya sangat memengaruhi kosakata bahasa Inggris.
Banyak kata dan ungkapan umum saat ini pertama kali muncul dalam drama-dramanya.
Alkitab Raja James juga membantu menstandarisasi bahasa Inggris.
Bahasa Inggris Modern (1700–Saat Ini)
Sejak abad ke-18 dan seterusnya, bahasa Inggris terus berkembang.
Kekaisaran Inggris menyebarkan bahasa Inggris ke seluruh dunia.
Kemudian, Amerika Serikat menjadi pengaruh global.
Kosakata bahasa Inggris berkembang melalui sains, teknologi, perdagangan, dan media.
Hari ini, bahasa Inggris digunakan di banyak negara dan memiliki banyak variasi.
Jadi, Kapan Bahasa Inggris Dibuat?
Bahasa Inggris tidak dibuat dalam satu tahun.
Namun, bentuk awalnya dimulai sekitar abad ke-5 (sekitar 1.500 tahun yang lalu).
Sejak itu, bahasa ini terus berubah.
Bahasa selalu berkembang.
Bahasa Inggris modern adalah hasil dari sejarah, migrasi, dan pengaruh budaya selama berabad-abad.
Jika Anda mau, saya dapat menambahkan 1.000 kata lagi dengan detail sejarah yang lebih dalam, perbandingan garis waktu, atau penjelasan keluarga bahasa.
Akar Jermanik dari Bahasa Inggris
Untuk lebih memahami kapan bahasa Inggris dibuat, akan sangat membantu untuk melihat akar yang lebih dalam. Bahasa Inggris termasuk dalam cabang Jermanik dari keluarga bahasa Indo-Eropa, yang merupakan salah satu keluarga bahasa terbesar di dunia. Ini berarti bahasa Inggris terkait dengan bahasa seperti Jerman dan Belanda, meskipun mungkin terdengar berbeda saat ini.
Sebelum migrasi abad ke-5 ke Inggris, nenek moyang Angles, Saxon, dan Jutes berbicara dialek Jermanik awal di Eropa utara. Ketika kelompok-kelompok ini menetap di Inggris, dialek mereka bercampur dan secara bertahap membentuk apa yang sekarang kita sebut Bahasa Inggris Kuno.
Pada saat itu, Inggris sudah menjadi rumah bagi orang-orang berbahasa Celtic, jadi beberapa kata Celtic masuk ke dalam bahasa Inggris awal, meskipun pengaruhnya lebih kecil dari yang diharapkan banyak orang.
Pengaruh Viking pada Bahasa Inggris
Tahap penting lainnya dalam perkembangan bahasa Inggris terjadi antara abad ke-8 dan ke-11, ketika pemukim Viking dari Skandinavia tiba di beberapa bagian Inggris. Kelompok-kelompok berbahasa Norse ini sering melakukan kontak dengan penutur bahasa Inggris, dan sebagai hasilnya, banyak kata Bahasa Norse Kuno masuk ke dalam bahasa tersebut.
Kata-kata modern yang umum seperti “sky,” “egg,” “law,” dan bahkan kata ganti “they” memiliki akar dalam Bahasa Norse Kuno. Pencampuran bahasa ini menyederhanakan struktur tata bahasa tertentu dan membantu membentuk bahasa Inggris menjadi sistem yang lebih fleksibel.
Oleh karena itu, bahasa Inggris tidak dibuat secara terpisah; bahasa ini berkembang melalui kontak konstan dengan budaya lain.
Penaklukan Norman dan Perluasan Kosakata
Tahun 1066 sering dianggap sebagai salah satu titik balik terpenting dalam sejarah Inggris karena Penaklukan Norman yang dipimpin oleh William sang Penakluk. Setelah penaklukan, bahasa Prancis menjadi bahasa pemerintahan, hukum, dan istana kerajaan.
Selama beberapa abad, bahasa Inggris ada terutama sebagai bahasa orang biasa, sementara bahasa Prancis mendominasi kehidupan resmi. Selama waktu ini, ribuan kata Prancis masuk ke dalam bahasa Inggris, terutama di bidang-bidang seperti hukum, politik, makanan, dan seni.
Sebagai contoh:
Pemerintah Keadilan Pengadilan Daging Sapi Daging Babi Kecantikan
Ini adalah salah satu alasan mengapa bahasa Inggris sering memiliki dua kata untuk ide-ide serupa, satu berasal dari bahasa Jermanik dan satu dari bahasa Prancis. Misalnya, “ask” (Jermanik) dan “inquire” (berasal dari bahasa Prancis) memiliki arti yang sama tetapi nada yang sedikit berbeda.
Mesin Cetak dan Standardisasi
Pada akhir abad ke-15, pengenalan mesin cetak ke Inggris memainkan peran utama dalam membentuk Bahasa Inggris Modern. Ketika buku mulai dicetak secara luas, ejaan dan tata bahasa secara bertahap menjadi lebih standar.
Meskipun ejaan belum sepenuhnya diperbaiki, materi cetak membantu menciptakan bentuk tulisan bahasa Inggris yang lebih terpadu. Penulis seperti William Shakespeare memperkenalkan kosakata baru dan ekspresi kreatif yang masih digunakan sampai sekarang.
Karena pencetakan, bahasa Inggris menjadi lebih konsisten di seluruh wilayah, yang membantunya berkembang menjadi bahasa nasional daripada hanya kumpulan dialek regional.
Kebangkitan Bahasa Inggris Global
Sejak abad ke-17 dan seterusnya, eksplorasi dan kolonisasi Inggris membawa bahasa Inggris ke Amerika Utara, Afrika, Asia, dan Australia. Akibatnya, berbagai bahasa Inggris baru berkembang, termasuk Bahasa Inggris Amerika, Bahasa Inggris Australia, dan banyak lainnya.
Kemudian, pengaruh global Amerika Serikat dalam bisnis, sains, teknologi, dan hiburan semakin memperkuat peran internasional bahasa Inggris. Saat ini, bahasa Inggris berfungsi sebagai bahasa pergaulan global dalam banyak konteks internasional.
Meskipun penutur bahasa Inggris modern dapat berkomunikasi melintasi benua, bahasa tersebut terus berkembang melalui bahasa gaul baru, kata pinjaman, dan istilah teknologi.
Mengapa Bahasa Inggris Terus Berubah
Bahkan sekarang, bahasa Inggris belum selesai berkembang. Kata-kata baru masuk ke dalam bahasa setiap tahun, terutama di bidang seperti teknologi dan media sosial. Kata-kata seperti “internet,” “email,” dan “smartphone” tidak ada satu abad yang lalu.
Pengucapan dan tata bahasa juga bergeser perlahan seiring waktu. Misalnya, beberapa aturan tata bahasa tradisional menjadi kurang ketat dalam percakapan sehari-hari.
Perubahan yang berkelanjutan ini menunjukkan bahwa bahasa Inggris tidak dibuat pada satu momen dalam sejarah; sebaliknya, bahasa ini telah terbentuk dan terbentuk kembali selama lebih dari 1.500 tahun.
Perspektif Akhir tentang Asal Usul Bahasa Inggris
Jika seseorang bertanya, “Kapan bahasa Inggris dibuat?” jawaban paling sederhana adalah bahwa bentuknya yang paling awal yang dapat dikenali dimulai sekitar abad ke-5, ketika suku-suku Jerman menetap di Inggris. Namun, bahasa yang kita gunakan saat ini adalah hasil dari banyak lapisan sejarah, termasuk akar Jermanik, pengaruh Viking, kosakata Prancis Norman, kreativitas Renaisans, ekspansi kolonial, dan globalisasi modern.
Oleh karena itu, bahasa Inggris bukanlah produk dari satu penemuan atau satu orang, tetapi bahasa yang hidup yang dibentuk oleh abad pertukaran budaya dan perubahan sejarah.

