Apa asal-usul bahasa Inggris?
Halo, para penjelajah kata. Hari ini, kita akan melakukan perjalanan fantastis kembali ke masa lalu. Kita akan menemukan sebuah kisah yang luar biasa. Ini adalah kisah dari mana bahasa Inggris berasal. Bahasa Inggris yang kita gunakan saat ini tidak muncul begitu saja. Ia tumbuh dan berubah selama waktu yang sangat, sangat lama, seperti pohon yang kokoh.
Pikirkan bahasa Inggris sebagai sup raksasa yang lezat. Banyak koki yang berbeda, dari berbagai tempat, datang dan menambahkan bahan-bahan khusus mereka sendiri. Beberapa menambahkan kata-kata sederhana dan kuat. Yang lain menambahkan kata-kata mewah dan elegan. Mereka semua bercampur dalam panci besar sejarah. Pertanyaan, "Dari mana asal bahasa Inggris?" meminta kita untuk menemukan koki pertama itu dan melihat semua bahan yang mereka bawa. Mari kita kenakan topi penjelajah kita dan temukan resep bahasa kita.
Arti dan penjelasan
Jadi, apa artinya menanyakan dari mana asal suatu bahasa? Suatu bahasa bukanlah sesuatu yang lahir di satu tempat. Ia adalah sesuatu yang hidup yang berubah seiring dengan perpindahan, pertemuan, dan berbagi ide orang. Ketika kita bertanya dari mana asal bahasa Inggris, kita mencari akar tertuanya dan peristiwa-peristiwa besar yang membentuknya.
Bahasa Inggris dimulai sejak lama sekali dengan sekelompok orang yang berbicara bahasa yang sekarang kita sebut Bahasa Inggris Kuno. Bunyinya sangat berbeda dari bahasa Inggris yang kita gunakan saat ini. Selama ratusan tahun, bahasa ini bertemu dengan bahasa lain. Ia bertarung dengan mereka, berdagang dengan mereka, dan hidup bersama mereka. Setiap pertemuan mengubah bahasa Inggris. Ia menambahkan kata-kata baru. Ia mengubah beberapa aturan tata bahasa. Perlahan, selangkah demi selangkah, Bahasa Inggris Kuno berubah menjadi Bahasa Inggris Pertengahan, dan kemudian menjadi Bahasa Inggris Modern yang kita gunakan sekarang. Kisah dari mana asal bahasa Inggris adalah kisah dari pertemuan dan percampuran yang luar biasa ini.
Kategori atau daftar
Mari kita lihat "koki" utama yang menambahkan bahan-bahan ke dalam sup bahasa Inggris kita, dalam urutan kedatangan mereka.
Koki Pertama: Bangsa Anglo-Saxon (Sekitar 1.500 tahun yang lalu). Mereka adalah orang-orang dari sebagian wilayah Jerman dan Denmark yang berlayar ke Inggris. Mereka membawa bahasa mereka, yang kita sebut Bahasa Inggris Kuno. Ini adalah inti dari sup kita. Banyak dari kata-kata kita yang paling umum, kuat, dan pendek berasal dari mereka. Kata-kata untuk keluarga (ibu, ayah), bagian tubuh (tangan, kaki), hewan (sapi, domba), dan kehidupan sehari-hari (rumah, makanan, minuman, tidur) berasal dari Bahasa Inggris Kuno. Ini adalah dasar dari bahasa kita.
Rasa Besar Kedua: Bangsa Viking (Sekitar 1.200 tahun yang lalu). Prajurit Viking dari Skandinavia menyerbu dan menetap di sebagian wilayah Inggris. Bahasa mereka, Bahasa Norse Kuno, bercampur dengan Bahasa Inggris Kuno. Mereka memberi kita banyak kata yang dimulai dengan "sk-" seperti sky (langit), skin (kulit), skill (keterampilan), dan skirt (rok). Mereka juga memberi kita kata ganti "they" (mereka), "them" (mereka), dan "their" (mereka). Bayangkan bahasa Inggris tanpa kata "sky" – itu menunjukkan betapa pentingnya percampuran ini.
Peningkatan Mewah: Bangsa Norman (Sekitar 1.000 tahun yang lalu). William sang Penakluk dari Normandia (di Prancis saat ini) menyerbu Inggris. Bahasa Prancis menjadi bahasa istana kerajaan, hukum, dan hal-hal mewah. Bahasa Inggris Kuno masih digunakan oleh masyarakat umum. Hal ini menciptakan bahasa dengan dua tingkatan. Hewan di ladang tetap menggunakan nama Bahasa Inggris Kuno mereka (sapi, babi, domba). Tetapi daging di meja bangsawan mendapat nama Prancis (beef (daging sapi), pork (daging babi), mutton (daging domba). Kita mendapatkan ribuan kata mewah dari bahasa Prancis tentang pemerintahan, seni, hukum, dan mode.
Dapur Modern: Meminjam dari Seluruh Dunia. Saat orang Inggris menjelajahi dan berdagang di seluruh dunia, mereka terus meminjam kata-kata. Dari bahasa-bahasa di seluruh dunia, bahasa Inggris mengambil "bahan-bahan" baru. Tomato (dari Nahuatl, melalui bahasa Spanyol), yoga (dari Sanskerta), piano (dari Italia), kindergarten (dari Jerman), safari (dari Swahili), tsunami (dari Jepang). Inilah sebabnya mengapa bahasa Inggris memiliki begitu banyak kata. Ia selalu menjadi bahasa yang suka meminjam dan berbagi.
Contoh kehidupan sehari-hari
Anda dapat melihat sejarah dari mana asal bahasa Inggris dalam kehidupan Anda sendiri. Mari kita lihat dua tempat sederhana.
Di Meja Makan: Lihatlah makanan Anda. Nama-nama hewan seringkali berasal dari Bahasa Inggris Kuno. Cow (sapi), pig (babi), chicken (ayam). Nama-nama daging seringkali berasal dari bahasa Prancis. Beef (daging sapi), pork (daging babi), poultry (unggas). Kata "dinner" (makan malam) itu sendiri berasal dari kata Prancis kuno. Sayuran memiliki asal-usul yang beragam. "Apple" (apel) adalah Bahasa Inggris Kuno. "Potato" (kentang) berasal dari bahasa penduduk asli Amerika melalui bahasa Spanyol. Makanan Anda adalah pelajaran sejarah yang lezat.
Dalam Nama Anda Sendiri dan Nama Kota Anda: Banyak nama depan bahasa Inggris yang umum menunjukkan asal-usul kita. Nama-nama seperti Alfred, Edward, dan Harold adalah Bahasa Inggris Kuno. Nama-nama seperti William, Robert, dan Richard datang bersama bangsa Norman dari Prancis. Lihatlah peta Inggris. Nama-nama kota yang berakhiran "-ton" (seperti Southampton) atau "-ham" (seperti Birmingham) seringkali berasal dari Bahasa Inggris Kuno. Nama-nama yang berakhiran "-chester" (seperti Manchester) berasal dari kata Romawi kuno. Nama-nama di peta menceritakan kisah tentang siapa yang tinggal di sana sejak lama.
Kartu flash yang dapat dicetak
Mari kita buat sejarah bahasa Inggris menjadi visual dan menyenangkan dengan bahan cetak. Buatlah "Silsilah Keluarga Bahasa".
Cetaklah garis besar pohon yang besar. Akarnya diberi label "Bahasa Inggris Kuno (Anglo-Saxon)." Sebuah cabang tebal dan rendah diberi label "Bahasa Norse Kuno (Viking)." Sebuah cabang yang lebih tinggi dan elegan diberi label "Bahasa Prancis (Norman)." Bagian atas pohon, dengan banyak cabang kecil, diberi label "Bahasa-bahasa Dunia." Kemudian, cetaklah kartu berbentuk daun dengan kata-kata di atasnya. "House" (rumah), "Foot" (kaki), "Drink" (minum) diletakkan di akar Bahasa Inggris Kuno. "Sky" (langit), "Skin" (kulit), "They" (mereka) diletakkan di cabang Viking. "Beef" (daging sapi), "Art" (seni), "Government" (pemerintahan) diletakkan di cabang Prancis. "Tomato" (tomat), "Pyjamas" (pakaian tidur), "Kangaroo" (kanguru) diletakkan di cabang dunia. Anak-anak dapat mewarnai dan menempelkan daun ke bagian pohon yang tepat, membangun gambaran indah dari mana asal bahasa Inggris.
Gagasan lain adalah poster "Garis Waktu Kata". Gambarlah garis panjang di seberang halaman. Tandai tahun-tahun penting: 500 M, 800 M, 1066 M, 1500 M, Sekarang. Di bawah setiap tanggal, tambahkan gambar dan kata-kata sederhana yang masuk ke dalam bahasa sekitar waktu itu. Di bawah 500 M, gambar sebuah rumah sederhana dan kata "house" (rumah). Di bawah 800 M, gambar kapal Viking dan kata "sky" (langit). Di bawah 1066 M, gambar mahkota dan kata "royal" (kerajaan). Di bawah 1500 M, gambar kapal dan kata "potato" (kentang). Ini menunjukkan bahasa yang tumbuh seiring waktu.
Kegiatan atau permainan belajar
Mari kita bermain game yang disebut "Arkeolog Kata". Siapkan daftar kata-kata bahasa Inggris yang umum. Anak-anak bekerja dalam tim. Tugas mereka adalah menjadi arkeolog dan menggali asal-usul kata tersebut menggunakan petunjuk. Beri mereka bagan sederhana: Bahasa Inggris Kuno = hal-hal sederhana sehari-hari. Bahasa Norse Kuno = seringkali kata "sk-". Bahasa Prancis = kata-kata mewah, kerajaan, atau makanan. Untuk setiap kata (seperti "king" (raja), "egg" (telur), "river" (sungai), "dance" (menari), "skirt" (rok)), mereka harus memutuskan dari "lapisan waktu" mana kata itu berasal. "King" berasal dari Bahasa Inggris Kuno (cyning). "Egg" berasal dari Bahasa Norse Kuno. "Dance" berasal dari bahasa Prancis. Ini mengubah kosakata menjadi teka-teki sejarah.
Cobalah aktivitas bercerita "Campuran Bahasa". Ceritakan sebuah cerita yang sangat sederhana dua kali. Pertama, ceritakan hanya menggunakan kata-kata yang kemungkinan berasal dari Bahasa Inggris Kuno. "Orang baik itu pergi ke rumahnya. Ia makan roti dan minum air. Ia melihat istri dan anaknya." Kemudian, ceritakan cerita yang sama menggunakan kata-kata yang kemungkinan berasal dari bahasa Prancis. "Tuan yang elegan itu pergi ke rumahnya. Ia mengonsumsi masakan dan meminum minuman. Ia mengamati istri dan keturunannya." Diskusikan bagaimana cerita itu terasa berbeda. Ini menunjukkan dua tingkatan bahasa Inggris yang bercampur sejak lama.
Buatlah "Paspor ke Asal-usul Kata". Cetaklah buklet kecil untuk setiap anak. Setiap halaman untuk negara atau bahasa yang berbeda yang berkontribusi pada bahasa Inggris. Halaman untuk "Prancis" memiliki bendera dan ruang untuk menulis tiga kata yang kita pinjam (seperti "ballet", "garage", "restaurant"). Halaman untuk "India" memiliki ruang untuk kata-kata seperti "shampoo", "pyjamas", "jungle". Saat mereka belajar tentang dari mana asal bahasa Inggris, mereka mengisi paspor mereka dengan "suvenir kata" dari seluruh dunia. Ini merayakan bahasa Inggris sebagai pencampur bahasa dan ide global.

