Situasi Apa Ini?
Permainan itu menyenangkan. Tetapi terkadang Anda kalah. Orang lain mencapai garis akhir lebih dulu. Mereka mendapatkan lebih banyak poin. Mereka memenangkan permainan. Kekalahan dapat membawa perasaan yang besar. Kekecewaan. Frustrasi. Terkadang air mata.
Apa yang harus dikatakan saat kalah dalam permainan dalam bahasa Inggris memberi anak-anak kata-kata untuk menghadapi saat-saat ini. Alih-alih berteriak atau menangis, mereka belajar untuk mengatakan "Good game." Alih-alih berhenti, mereka belajar untuk mengatakan "Let us play again." Kata-kata itu membantu mereka kalah dengan anggun.
Situasi ini terjadi di rumah dengan permainan keluarga. Itu terjadi di sekolah saat istirahat. Itu terjadi di pesta ulang tahun bersama teman-teman. Itu terjadi setiap kali anak-anak bermain game. Belajar untuk kalah dengan baik adalah keterampilan sosial yang penting.
Frasa-frasa ini sederhana dan baik hati. Mereka mengakui pemenang. Mereka mengungkapkan perasaan tanpa menyalahkan. Mereka membuat permainan tetap menyenangkan bagi semua orang. Dengan kata-kata ini, anak Anda belajar bahwa kekalahan bukanlah akhir. Itu hanya satu permainan.
Frasa Bahasa Inggris Kunci untuk Situasi Ini Gunakan frasa untuk menerima kekalahan. "You win" mengakui hasilnya. "Good game" menunjukkan rasa hormat. "That was fun" berfokus pada pengalaman.
Gunakan frasa untuk mengungkapkan perasaan. "I am disappointed" menyebutkan perasaan. "I wanted to win" jujur. "I tried my best" berfokus pada usaha.
Gunakan frasa untuk memberi selamat kepada pemenang. "Good job" memuji pemain lain. "You played well" mengakui keterampilan. "Congratulations" bersifat formal dan baik hati.
Gunakan frasa untuk melanjutkan. "Let us play again" mengundang permainan lain. "Maybe I will win next time" menunjukkan optimisme. "That was close" menemukan hal positif.
Gunakan frasa untuk menangani perasaan yang kuat. "I need a minute" meminta ruang. "I am going to take a deep breath" menggunakan strategi yang menenangkan. "I am okay now" menandakan kesiapan untuk melanjutkan.
Percakapan Sederhana untuk Anak-Anak Dialog 1: Kalah dalam Permainan Papan Permainan berakhir. Anak kalah. Orang tua: "Good game. You played well." Anak: "I lost. I wanted to win." Orang tua: "I know. Losing is hard. But you played well." Anak: "Good game, Mama. Can we play again?" Orang tua: "Yes. Let us play again."
Percakapan ini mengakui kekalahan. Orang tua menyebutkan perasaan. Anak menerima hasilnya. Anak mengatakan permainan yang bagus. Permainan berlanjut.
Dialog 2: Kalah saat Istirahat Teman: "I won! I got to the tree first." Anak: "Good job. You are fast." Teman: "Do you want to race again?" Anak: "Yes. Maybe I will win this time." Teman: "Ready, set, go!"
Percakapan ini menunjukkan seorang anak kalah dalam perlombaan. Anak memberi selamat kepada pemenang. Anak menerima undangan untuk bermain lagi. Anak mengungkapkan optimisme. Permainan berlanjut.
Dialog 3: Merasa Kesal Anak melempar bidak permainan. "I always lose!" Orang tua: "It is okay to feel upset. Let us take a deep breath." Anak menarik napas. Orang tua: "Can you say good game?" Anak: "Good game, Papa." Orang tua: "Thank you. You played well too. Let us take a break and then play again."
Percakapan ini membahas perasaan yang kuat. Orang tua memvalidasi perasaan tersebut. Orang tua memandu strategi yang menenangkan. Anak menggunakan frasa yang sopan. Orang tua menyarankan istirahat. Permainan belum berakhir selamanya.
Kosakata yang Harus Anda Ketahui Win berarti menjadi yang pertama atau mendapatkan poin terbanyak. Anda dapat mengatakan "You win." Kata ini menyebutkan kesuksesan.
Lose berarti tidak menjadi yang pertama. Anda dapat mengatakan "I lost." Kata ini menyebutkan hasilnya tanpa rasa malu.
Game adalah aktivitas yang Anda mainkan. Anda dapat mengatakan "Good game." Kata ini menyebutkan apa yang Anda bagikan.
Good game adalah apa yang Anda katakan setelah bermain. Anda dapat mengatakan "Good game." Frasa ini menunjukkan rasa hormat dan menutup permainan.
Try berarti berusaha. Anda dapat mengatakan "I tried my best." Kata ini berfokus pada usaha, bukan hasil.
Next time berarti di masa depan. Anda dapat mengatakan "Maybe next time." Frasa ini menunjukkan harapan.
Cara Menggunakan Frasa-Frasa Ini Secara Alami Gunakan nada yang tenang dan stabil. Ketika anak Anda kalah, suara Anda mengatur nada. Jika Anda tenang, mereka belajar untuk tenang. Jika Anda kesal karena kalah, mereka belajar bahwa kekalahan itu menyebalkan.
Ucapkan frasa sebelum permainan berakhir. Bicaralah tentang menang dan kalah sebelum Anda bermain. "Siapa pun yang kalah bisa mengatakan 'good game.'" Menetapkan harapan membantu.
Modelkan frasa itu sendiri. Ketika Anda kalah, katakan "Good game. You won." Anak Anda melihat bahwa orang dewasa juga kalah dengan anggun. Mereka belajar dari contoh Anda.
Biarkan anak Anda memiliki perasaannya. Jika mereka kesal, jangan terburu-buru mengucapkan "good game." Biarkan mereka merasakan perasaan itu. Kemudian bimbing mereka ke frasa tersebut. Frasa itu untuk setelah perasaan.
Puji sportivitas yang baik. "I saw you say good game when you lost. That was kind." Pujian khusus mengajarkan seperti apa kekalahan yang baik itu.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Satu kesalahan adalah membiarkan anak Anda menang sepanjang waktu. Anak-anak perlu kalah terkadang. Kekalahan mengajarkan ketahanan. Itu mengajarkan cara menangani kekecewaan. Biarkan mereka kalah terkadang.
Kesalahan lain adalah membuat masalah besar tentang kemenangan. Jika Anda merayakan kemenangan Anda dengan keras, anak Anda belajar untuk melakukan hal yang sama. Rayakan usaha. Rayakan bermain. Bukan hanya menang.
Beberapa orang tua mengatakan "It does not matter who wins." Tetapi itu penting bagi anak-anak. Mereka peduli. Sebagai gantinya, katakan "Winning feels good. Losing feels hard. But playing together is what matters."
Hindari menghukum karena kesal. Perasaan besar tentang kekalahan adalah hal yang normal. Jangan katakan "Stop crying." Katakan "I know you are disappointed. Let us take a breath." Terima perasaan itu. Ajarkan keterampilannya.
Tips untuk Orang Tua dan Ide Latihan Mainkan game di mana kemenangan bukanlah tujuannya. Game kooperatif di mana semua orang bekerja sama sangat bagus. Tidak ada yang kalah. Semua orang menang. Game ini membangun kerja tim.
Bicaralah tentang atlet profesional. Mereka menang dan kalah. Mereka berjabat tangan setelah pertandingan. Mereka mengatakan "good game." Anak Anda belajar bahwa bahkan pemain terbaik pun terkadang kalah.
Berlatih dengan permainan keluarga. Keluarga adalah tempat yang aman untuk berlatih kalah. Anak Anda mempelajari kata-kata di lingkungan yang penuh kasih. Keterampilan tersebut terbawa ke tempat lain.
Gunakan boneka binatang. Teddy kalah dalam permainan. Anak Anda membantu Teddy mengatakan "good game." Bermain membuat latihan aman. Taruhannya rendah.
Bacalah buku tentang kekalahan. Banyak buku anak-anak menunjukkan karakter yang kalah dan menanganinya dengan baik. Bacalah bersama. Bicaralah tentang apa yang dikatakan karakter.
Aktivitas Latihan yang Menyenangkan Mainkan game "good game". Mainkan game yang sangat singkat. Siapa pun yang kalah harus mengatakan "good game." Lalu main lagi. Latihan cepat membangun kebiasaan.
Buat bagan sportivitas. Setiap kali anak Anda mengatakan "good game" saat kalah, mereka menambahkan stiker. Bagan tersebut merayakan keterampilan.
Mainkan peran kekalahan. Anda memainkan permainan. Anda membiarkan anak Anda menang. Anda mengatakan "Good game. You won." Anak Anda melihat modelnya. Kemudian beralih. Anak Anda berlatih.
Buat perlengkapan pendingin. Sertakan bola stres, kartu pernapasan, dan pengingat untuk mengatakan "good game." Ketika perasaan menjadi besar, anak Anda menggunakan perlengkapan tersebut.
Nyanyikan lagu sportivitas. "I played the game. You won today. Good game, good game, let us play again." Musik membuat kata-kata mudah diingat.
Apa yang harus dikatakan saat kalah dalam permainan dalam bahasa Inggris mengajarkan anak-anak salah satu pelajaran terpenting dalam hidup. Menang itu menyenangkan. Tetapi kalah adalah bagian dari bermain. Permainan bukan tentang menang setiap saat. Ini tentang bermain, mencoba, dan bersama. Ketika anak Anda dapat kalah dan masih mengatakan "good game," mereka telah mempelajari sesuatu yang lebih besar daripada bahasa Inggris. Mereka telah belajar keanggunan. Mereka telah belajar ketahanan. Mereka telah belajar bahwa permainan bukanlah hasilnya. Itu adalah permainannya. Dan dengan kata-kata itu, mereka dapat terus bermain, permainan demi permainan, menang atau kalah, dengan kebaikan dan kegembiraan.

