Pernahkah Anda melihat kamera yang mencetak foto segera setelah Anda mengambilnya? Sebuah kotak putih keluar. Anda melihat gambar muncul. Itu adalah kamera Polaroid. Edwin Land yang menemukannya. Kisah Selebriti ini: Edwin Land akan memperkenalkan Anda kepada pria yang membuat fotografi instan menjadi mungkin. Dia adalah seorang ilmuwan, penemu, dan pengusaha. Dia keluar dari Harvard. Dia memulai sebuah laboratorium. Dia menemukan filter polarisasi. Dia menggunakannya untuk membuat kacamata hitam. Kemudian putrinya mengajukan sebuah pertanyaan. Dia berusia tiga tahun. Dia bertanya, "Mengapa saya harus menunggu untuk melihat gambar?" Dia memikirkannya. Dia bekerja selama bertahun-tahun. Dia menemukan film instan.
Mari kita bertemu dengan pria yang membuat menunggu menjadi tidak perlu. Edwin Land berkata, "Jangan lakukan sesuatu yang bisa dilakukan orang lain."
Siapa Selebriti Ini?
Edwin Land adalah seorang ilmuwan dan penemu asal Amerika. Dia hidup dari tahun 1909 hingga 1991. Dia paling dikenal karena menemukan kamera instan Polaroid dan film instan. Dia juga menemukan filter polarisasi pertama. Filter itu mengurangi silau. Itu digunakan dalam kacamata hitam, lensa kamera, dan layar LCD.
Mengapa dia terkenal? Dia membuatnya mungkin untuk mengambil foto dan melihatnya beberapa detik kemudian. Sebelum Polaroid, Anda harus menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk film dikembangkan. Kamera Land melakukan semuanya di dalam kamera. Dia juga mendirikan Polaroid Corporation. Dia adalah seorang penemu yang brilian. Dia memegang lebih dari 500 paten. Hanya Thomas Edison yang memiliki lebih banyak.
Kehidupan Awal dan Masa Kecil
Edwin Land lahir di Bridgeport, Connecticut. Dia dibesarkan di Norwich, Connecticut. Ayahnya adalah seorang pedagang logam bekas. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Dia adalah anak yang penasaran. Dia menyukai sains. Dia suka bereksperimen.
Dia bersekolah di Norwich Free Academy. Dia adalah siswa yang baik. Dia juga seorang pengacau. Dia dikeluarkan karena menyalakan petasan. Dia diterima kembali. Dia lulus.
Dia masuk Harvard University pada tahun 1926. Dia merasa bosan. Dia tidak suka kelas-kelasnya. Dia keluar setelah tahun pertama.
Dia pindah ke New York. Dia mendirikan sebuah laboratorium kecil. Dia bekerja pada sebuah masalah: bagaimana mempolarisi cahaya tanpa menggunakan kristal besar yang mahal. Dia membaca makalah ilmiah. Dia bereksperimen di malam hari.
Dia menemukan jenis polarisator baru. Dia menggunakan kristal kecil yang digantung dalam lembaran plastik. Dia menyebutnya Polaroid. Dia kembali ke Harvard. Dia menyelesaikan gelarnya. Dia melanjutkan penelitiannya.
Pendidikan dan Perjalanan Belajar
Edwin Land keluar dari Harvard setelah satu tahun. Dia tidak sabar. Dia ingin bekerja pada ide-ide sendiri. Dia kembali ke Harvard kemudian. Dia mendapatkan gelarnya. Tetapi pendidikan sebenarnya adalah di laboratorium.
Dia mengajarkan dirinya sendiri tentang optik. Dia mengajarkan dirinya sendiri tentang kimia. Dia mengajarkan dirinya sendiri tentang fisika. Dia membaca semua yang bisa dia temukan. Dia terus bereksperimen.
Pada tahun 1932, dia mendirikan Land-Wheelwright Laboratories bersama profesor fisikanya. Mereka membuat filter polarisasi. Filter tersebut digunakan dalam kacamata hitam. Mereka mengurangi silau. Perusahaan itu berganti nama menjadi Polaroid Corporation pada tahun 1937.
Selama Perang Dunia II, Land bekerja pada proyek militer. Dia menemukan perangkat penglihatan malam. Dia menemukan alat bidik optik. Dia juga bekerja pada pesawat mata-mata U-2. Pekerjaannya bersifat rahasia. Dia adalah seorang pahlawan.
Setelah perang, dia kembali ke produk konsumen. Dia ingin menciptakan sesuatu yang baru.
Bagaimana Mereka Menjadi Sukses?
Edwin Land menjadi sukses ketika dia menemukan kamera Polaroid. Ide itu datang dari putrinya. Dia bertanya mengapa dia harus menunggu untuk melihat gambar. Dia memikirkannya. Dia bekerja selama tiga tahun.
Kamera Polaroid pertama dijual pada tahun 1948. Itu disebut Model 95. Harganya $89.75. Itu mahal. Tetapi terjual habis. Orang-orang terpesona. Anda mengambil foto. Anda menarik sebuah tab. Foto itu berkembang dalam 60 detik.
Land terus meningkatkan prosesnya. Dia membuat film lebih baik. Dia membuat kamera lebih kecil. Dia membuatnya lebih murah. Polaroid Swinger dijual seharga $19.95. Itu adalah hit besar.
Land adalah bos yang menuntut. Dia mendorong karyawannya. Dia bekerja berjam-jam. Dia adalah seorang perfeksionis. Dia juga dermawan. Dia mendanai penelitian. Dia membayar pekerjanya dengan baik.
Dia berteman dengan Steve Jobs. Jobs mengaguminya. Jobs menyebutnya sebagai harta nasional. Dia berkata Land adalah model untuk apa yang dia inginkan Apple menjadi.
Land pensiun pada tahun 1982. Dia meninggalkan Polaroid. Perusahaan itu berjuang setelah dia pergi. Akhirnya bangkrut. Tetapi penemuannya tetap hidup.
Ide-Ide Besar dan Prestasi
Ide terbesar Edwin Land adalah bahwa pengguna tidak perlu menunggu. Dia menghilangkan ruang gelap. Dia menghilangkan waktu tunggu. Foto itu siap dalam satu menit.
Prestasi terbesarnya adalah kamera instan Polaroid. Itu mengubah fotografi. Itu mengubah cara orang mengambil gambar. Tiba-tiba, Anda bisa melihat hasilnya segera. Anda bisa mengambil ulang foto yang buruk. Anda bisa membagikannya segera.
Prestasi besar lainnya adalah filter polarisasi. Itu digunakan dalam kacamata hitam. Itu digunakan dalam lensa kamera. Itu digunakan dalam layar LCD. Itu digunakan dalam instrumen ilmiah. Itu ada di mana-mana.
Dia juga berkontribusi pada pesawat mata-mata U-2. Pekerjaannya membantu pemerintah AS selama Perang Dingin.
Dia memegang lebih dari 500 paten. Dia menerima Medali Kebebasan Presiden pada tahun 1963. Itu adalah penghargaan sipil tertinggi di Amerika Serikat.
Dia juga menginspirasi Steve Jobs. Jobs berkata bahwa Land mengajarinya bahwa Anda bisa mengubah dunia dengan menemukan sesuatu yang baru.
Tantangan dan Masa Sulit
Edwin Land menghadapi banyak tantangan. Pertama, dia keluar dari Harvard. Dia tidak memiliki gelar. Dia harus membuktikan dirinya.
Kedua, dia berjuang untuk mengumpulkan uang. Investor tidak percaya pada ide-idenya. Dia bertahan.
Ketiga, pertanyaan putrinya adalah tantangan. Dia tidak tahu bagaimana membuat film instan. Dia mencari solusinya.
Keempat, dia adalah seorang perfeksionis. Dia mendorong karyawannya keras. Beberapa mengundurkan diri. Dia tidak peduli. Dia menginginkan kesempurnaan.
Kelima, dia pensiun dari Polaroid. Perusahaan itu menurun. Dia menyaksikan karya hidupnya hancur. Dia merasa sedih.
Fakta Menarik Tentang Selebriti
Edwin Land memiliki ingatan fotografis. Dia bisa mengingat halaman-halaman buku yang telah dia baca bertahun-tahun yang lalu.
Fakta menarik lainnya: Dia adalah seorang pilot. Dia menerbangkan pesawatnya sendiri.
Dia suka memancing. Dia pergi memancing untuk bersantai.
Dia buta warna. Dia tidak bisa melihat beberapa warna. Itu tidak menghentikannya.
Satu fakta lagi: Dia berteman dengan fisikawan Albert Einstein. Mereka saling berkirim surat.
Mengapa Selebriti Ini Penting Hari Ini?
Edwin Land penting karena dia menemukan kepuasan instan yang sekarang kita anggap remeh. Setiap kali Anda mengambil foto dengan ponsel Anda dan melihatnya segera, Anda mengalami visi Land.
Dia juga penting karena filter polarisasinya. Mereka ada di jutaan produk. Anda telah menggunakannya hari ini. Anda melihat melalui jendela mobil. Anda melihat layar. Anda mengenakan kacamata hitam. Itu adalah Land.
Pengaruhnya terlihat di industri teknologi. Steve Jobs memodelkan Apple setelah Polaroid. Land menunjukkan bahwa sebuah perusahaan bisa menciptakan produk yang orang tidak tahu mereka inginkan.
Orang tua bisa menggunakan kisahnya untuk mengajarkan anak-anak tentang rasa ingin tahu. Penemuan Land berasal dari pertanyaan seorang anak. Dengarkan anak-anak. Mereka mengajukan pertanyaan yang baik.
Apa yang Bisa Dipelajari Anak-Anak dari Kisah Ini?
Anak-anak bisa belajar pelajaran yang luar biasa dari Edwin Land. Pertama, ajukan pertanyaan. Putri Land bertanya mengapa dia harus menunggu. Pertanyaan itu mengarah pada penemuan yang mengubah dunia. Ajukan pertanyaan. Itu penting.
Kedua, keluar dari sekolah? Land keluar dari Harvard. Dia mengikuti hasratnya. Itu tidak berarti Anda harus keluar dari sekolah. Tetapi itu berarti Anda bisa mengambil jalan yang tidak biasa.
Ketiga, kerja keras. Land bekerja 18 jam sehari. Dia terobsesi. Dia tidak menyerah. Kerja keras itu penting.
Akhirnya, bersabarlah. Land bekerja selama tiga tahun pada film instan. Dia gagal berkali-kali. Dia terus melanjutkan. Hal-hal besar membutuhkan waktu.
Kuis Cepat atau Waktu Latihan
Mari kita lihat apa yang Anda pelajari dari Kisah Selebriti ini: Edwin Land. Jawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan orang tua Anda atau sendiri.
Apa nama perusahaan kamera instan Land?
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk foto Polaroid berkembang?
Apa yang ditemukan Land sebelum kamera yang digunakan dalam kacamata hitam?
Siapa yang mengajukan pertanyaan kepada Land yang menginspirasi kamera instan?
Siapa pengusaha teknologi terkenal yang mengagumi Land?
Berikut adalah aktivitas menyenangkan. Jika Anda memiliki kamera Polaroid, ambil foto. Saksikan foto itu berkembang. Gambar itu muncul seperti sihir. Itu adalah penemuan Edwin Land. Jika Anda tidak memiliki Polaroid, ambil foto dengan ponsel Anda. Lihat segera. Itu adalah fotografi instan. Ucapkan terima kasih kepada Edwin Land.
Aktivitas lainnya. Cari kamera Polaroid secara online dengan orang tua Anda. Kemudian gambar penemuan Anda sendiri. Apa yang akan Anda ciptakan? Gambar itu. Beri label. Anda sedang menemukan seperti Edwin Land.
Edwin Land lahir di Connecticut. Dia keluar dari Harvard. Dia menemukan filter polarisasi. Dia memulai Polaroid. Putrinya mengajukan sebuah pertanyaan. Dia menemukan film instan. Kamera mengeluarkan foto dalam 60 detik. Dia menjadi terkenal. Dia memegang 500 paten. Dia adalah seorang jenius. Dia adalah seorang perfeksionis. Dia menginspirasi Steve Jobs. Kameranya sekarang menjadi barang vintage. Idéanya ada di mana-mana. Kisahnya mengajarkan kita untuk mengajukan pertanyaan. Untuk bekerja keras. Untuk bersabar. Untuk menemukan. Itulah pelajaran nyata dari kisah selebriti ini.

